Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Akhirnya... Kila..!!!!


__ADS_3

"Gak pengen lebih?!" goda Ray,entah sejak kapan Ray pandai menggoda


"Emang boleh?" tanya May lirih.


"Boleh!! malam ini aku gak mau cuma satu kali! aku mau lebih!" bisik Ray kemudian menutup tubuh mereka dengan selimut dan Ray pun memulai adegan panas-panasnya dengan sangat bersemangat!.


Kali Ray mau egois! setiap kali bercint@ dia selalu saja memanjakan Maysha,namun kali ini Ray ingin sedikit bermain-main dengan Maysha.


Ciuman dan lumaatan sedang di lancarkan oleh Ray dengan tangan yang tak mau kalah, entah sepintar apa si gunung es itu hingga cara melucuti pakaian sang istri pun tak disadari Maysha, Ray membalikkan badannya sekarang dia berada di bawah dan bersandar pada sandaran ranjang.


"Puaskan aku sayang!" bisik Ray sambil mendorong kepala sang istri tepat berhadapan dengan Ray Junior alias si RJ.Dengan cepat May mengikuti arahan sang suami, di bawah sana May sedang memanjakan RJ dengan tangan halus dan mulutnya, Ray memandang sambil memegang i rambut Maysha yang mulai berantakan.Cukup lama Maysha bermain di sana kemudian dia naik dan bermain-main di dada Ray dengan tangan maju mundur sambil menggenggam RJ. Desahan tertahan Ray akhirnya keluar juga ketika sang istri memberikan kenikmatan di setiap inci tubuh nya namun seperti malam-malam sebelumnya, RJ tetap tak mudah di taklukkan! Melihat May yang sudah kelelahan memanjakan diri nya, Ray membalikkan badan mereka hingga May berada di dalam kungkungannya.


"Maas!!!" panggil May ketika lidah Ray sudah bermain di taman surga milik sang istri.May paling tak tahan bila Ray sudah bermain-main disana,dia bahkan bisa mendapatkan pelepasan sampai berkali-kali hanya dengan bermain di taman surga milik nya. Ray akhirnya mulai masuk ke inti permainan,dia bahkan sudah memakai berbagai gaya bercint@ yang dia ketahui di ponselnya. kok bisa??? iya...adik angkatnya Raka yang gak ada akhlak itu, semakin mesum ketika sudah menikah! dengan tak tau dirinya dia mengirim video mantaf-mantaf dengan berbagai gaya ke ponsel Ray.


"Cari sensasi baru kak! biar gak bosen!!" kata si adik gak ada akhlak kala itu.Walhasil Ray tetap saja membuka dan menontonnya di ruang kerjanya di rumah.dan malam ini dia ingin mempraktekkan sendiri bersama Maysha istrinya.


Melihat sang istri sudah mulai lemas, Ray berusaha mengakhiri permainan nya dengan mempercepat pacuannya dan dengan jarak beberapa menit Ray sudah menumpahkan calon Ray kecil ke dalam rahim sang istri,bahkan dengan sengaja dia tak melepaskan dulu penyatuan nya agar tak keluar kembali.


"Tidurlah...cup....cup... biar aku bersihkan tubuhmu!" kata Ray sambil mengambil tissue basah dan membersihkan sisa pergulatan mereka.

__ADS_1


"Hemmmm" kata May yang sudah kehabisan tenaga.


###########


"Kila! emang kamu udah boleh pulang?" tanya Alvi, Mela dan Chaca gak bisa datang karena masih ada kuliah.


"Boleh! nanti aku telpon biar di jemput pak Yanto!" ucap Kila yang kakinya sudah bisa di pakai jalan, walaupun kadang masih terasa nyeri di bekas lukanya.


"Udah gue anter aja! kelamaan entar kalo nunggu pak Yanto dateng!"


Akhirnya Alvi membantu Kila membereskan bawaannya, disaat bersamaan Tian datang dan melihat mereka berberes.


" Gak papa kak Cris, aku di jemput Alvi kok!"


Tian memandang sekilas ke arah Alvi,Dia melihat Lelaki seumur an Kila itu begitu telaten membantu membereskan barang bawaan Kila.


"Pacar kamu?" tanyanya pada Kila,dia tak begitu mempedulikan sekitar Kila saat kemarin menguping pembicaraan Kila dan sahabatnya.


"Iih enggak kok!! kenapa? kak Cris cemburu ya?? hehehebe!" kata Kila.

__ADS_1


"Jangan khawatir kak!! hati Kila ini sudah di paku paten dan permanen buat kamu!! kak Cris ku seorang!!"


kata Kila sambil berbinar matanya, Alvi yang mendengar gombalan Kila rasanya ingin meledakkan tawa saja! bagaimana tidak, Tian yang sedang di gombal i oleh Kila hanya bisa bengong saja, Alvi pamit keluar terlebih dahulu dan memberikan kesempatan mereka berdua.


"Dasar anak bau kencur!!!" ucap Tian ketika sadar.


"hihihihi tapi Kila sayang banget sama kak Cris!! cintaku, pujaan hatiku, belahan jiwaku!!'" ucap Kila sambil mengedipkan matanya sebelah.


"Kalau pun ada bintang di langit hanya kakak yang aku pilih!!! hanya kaka..... hemmmmppphh!!" lanjut Kila dan lumaatan bibir Tian memotong perkataan gadis labil yang bucin ke Tian itu.Setelah beberapa saat Tian melepaskan ciumannya dan menyatukan keningnya dengan kening Kila.


"Aku pegang janji kamu!! hanya ada satu!!! Cristian!!"


ucap Tian sambil kembali melumaat bibir Kila,Kila yang biasanya cerewet hanya diam karena shock setelah perkataan Tian, dia melumaaat kembali bibir merah Kila.


"Cup.....pulanglah aku masih ada jadwal operasi!''


Seperti mayat hidup saja, Kila mengangguk mengiyakan perkataan Tian,dan akhirnya Tian meninggalkan Kila sendiri, dengan senyuman tipis di bibirnya dia melenggang ke ruang operasi.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2