Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Masalah kehamilan May


__ADS_3

Akhirnya Maysha mendapatkan perawatan di rumah sakit, pagi itu Jaya di perintahkan oleh Ray untuk membawakan baju dan beberapa keperluan nya ke rumah sakit, serta membawa Kila untuk menjaga Maysha di rumah sakit, Ray tak bisa mengabaikan pekerjaan nya sebagai asisten tuan Adrian, setelah memastikan Maysha sarapan bunur walau hanya dua sendok makan, Ray bergegas ke rumah tuan Adrian di jemput oleh Raka, sedangkan Jay di perintahkan untuk menjaga sang istri.


"Pagi nyonya Ray!" sapa dokter Cahya


"Pagi dok!" sapa May lirih.


Setelah memeriksa sebentar, dokter Cahya meminta suster untuk melakukan tes pada Maysha, Seperti hari-hari sebelumnya, May tetap mengalami mual dan muntah, bahkan disela-sela pemeriksaan Maysha masih sempat memuntahkan sesuatu yang bahkan tak pernah keluar dari mulutnya, apa yang mau di muntahkan kembali kalau makan saja sangat susah.Setelah mendapatkan kabar dari Jay bahwa Maysha melakukan serangkaian tes,karena waktu makan siang dan tak ada rapat klien saat ini, Ray pergi ke rumah sakit untuk melihat sang istri.


"May.....!" panggil Ray saat melihat Maysha sudah terduduk di lantai kamar mandi, sedangkan Ray tak melihat Kila dan ternyata Kila datang dengan segelas air jahe hangat.


"Maaf kak, tadi gak ada yang bisa Kila mintai tolong tapi kak May mint air jahe!" kata Kila ketika mendapat i Ray di dalam kamar inapnya.


"Gak papa,makanlah dulu! biar kakak temani kak May nya!"


kata Ray sambil membopong sang istri kembali ke ranjang.


Setelah memastikan Maysha tertidur dan Kila sudah kembali bersama dengan Tian, akhirnya Ray bergegas menemui dokter kandungan yang menangani Maysha.


"Tian! ayo ikut gue menemui dokter!"


"oke ayo gue temenin!"


mereka berdua akhirnya masuk ke ruangan dokter Cahya yang sudah menunggu Ray datang menemuinya.


"Bagaimana hasil tes istri saya dok?"


"Maaf sebelumnya tuan Ray, nyonya Maysha mengalami hiperemesis gravidarum! namun syukur lah ini masih ada di tingkat satu dan segera di lakukan pemeriksaan!"


"apa berbahaya bagi kandungannya dokter?"


"Iya, kalau tidak ditangani dengan baik dan syukurlah setelah dilakukan pemeriksaan, kita bisa mengetahuinya lebih cepat sehingga bisa dilakukan pencegahan dan pengobatannya!" kata dokter Cahya.


"hiperemesis gravidarum yang di alami nyonya Maysha ini masih tergolong di tingkat yang paling ringan mual dan muntah nya,namun saya harapkan nyonya Maysha bisa menjaga kondisinya dengan baik nggak bisa dicegah terjadinya keguguran!" lanjut dokter Cahya.


"Terimakasih dok! saya akan menjaga istri saya dengan baik!" kata Ray


"Tuan, usahakan dia banyak memakan camilan biscuit kalau memang susah makan, dan kalau pun makan usahakan makanan yang banyak mengandung karbohidrat!"

__ADS_1


"Terimakasih dok!"


Di lorong rumah sakit...


" Loe gak libur aja Ray?" tanya Tian


"Ya gue bakal telepon tuan Adrian hari ini! kasihan May!"


"mungkin ada salah-satu anggota keluarganya ada yang pernah yang pernah mengalami hal seperti Maysha karena itu bukan hanya hormon aja ray,tapi juga bisa dari keturunan!"


"nggak tahu Tian loe kan tahu May sudah tidak punya siapa-siapa lagi mama Sita saja hanya mama angkatnya! selama ini dia hidup sendiri bersama Lerie dan kedua paman dan bibinya dan sekarang paman dan bibinya juga sudah meninggal" kata Ray


"Ya udah loe tunggu istri loe,dan nitip pesen ya,suruh Kila ke ruangan gue!" kata Tian


"loe macarin si Kilaa Tian?" tanya Ray menyelidik.


"hehehehehehe emang gak boleh?"


"loe bilang dia bau kencur! eh nyatanya loe pacaran in juga!!"


"habis itu anak gemesin banget sih Ray! gue kawinin boleh nggak Ray??!" tanya Tian


"kawin! kawin! Nikah Tian?!"


#########


"Aduhh Kila terus dong!! diteken dong sayang! biar enak!"


kata Tian sambil merem melek, merasa keenakan.


"Kak Cris Kila capek!! gimana kalo ada yang masuk kak!" ucap Kila,dia merasa gak enak kalo tiba-tiba ada suster yang masuk ruang praktek Tian.


"Gak bakalan!!! ayo dong sayang! kakak belum puas! Ntar kita jalan deh!! pacar sayang!!" Rayu Tian


"Iiihhhh kak Cris nyebelin!!! udah dong!!! kita jalan yuukk!!" rengek Kila, gadis yang terlihat mandiri itu memang sering bersikap manja kalo di depan pacarnya.ya Tian sudah mengklaim Kila sebagai pacarnya.


"Aaargghh Kila!! sakit sayang ....aduuhh pelan dong!!!!!"

__ADS_1


pinta Tian sambil meringis kesakitan.


"Gak!! biarin kak Cris puas!! katanya belum puas!!"


"Naik turun gitu dong pacar sayang mijit nya!! jangan berhenti trus di tekan-tekan doang! mana enak!!" kata Tian kebanyakan protes. karena kesal Tian tak menepati janjinya jalan-jalan sore ini karena terlalu banyak keinginan Tian, akhirnya...


"Aaargghh sayang!!!! sakiiiit!!!!"


Bersamaan dengan itu seorang suster masuk membuka pintu dengan keras mendengar dokter Tian berteriak.Melihat posisi dokter Tian dan Kila,membuat sang suster malu sendiri dan segera undur diri. Tian dan Kila masih kaget dengan reaksi sii suster yang sudah terbirit-birit keluar ruangan.


"Kamu sih sayang!" Tian menyalahkan Kila.


"Kok jadi Kila!! yang minta di pijit siapa?!! kok Kila yang salah!!"


ucap Kila dengan nada gak terima,hal itu malah membuat Tian senyum sendiri.


"Ini rasakan!!! rasakan!!!" ucap Kila sambil menekan pijitan kakinya di punggung Tian yang dari tadi tengkurap di atas sofa panjang.


"Aaargghh sayang!!! ampun!!" kata Tian sambil menggerakkan tubuhnya, hal itu membuat Kila hilang keseimbangan dan jatuh di atas tubuh Tian yang sudah berbalik terlentang!Tian menangkap tubuh Kila agar tak jatuh, namun sofa sempit itu tak mampu menampung tubuh mereka berdua Dan akhirnya mereka terjatuh di bawah sofa dengan posisi Kila berada di bawahnya kungkungannya Tian. Melihat bola mata Tian yang menatapnya lembut membuat jantung Kila berdetak lebih kencang dari biasanya, rasanya jantungnya berdebar-debar lebih cepat saat ini.


Tian tak melewati kesempatan itu,melihat bibir mungil Kila membuat otak Tian travelling kemana-mana,akhirnya karena sudah tak tahan lagi,Tian meluuumat bibir manis Kila dengan lembutnya.Kila hanyut dalam buaian bibir lelaki idaman nya itu. Setelah puas Tian melepaskan ciiiumaannya dengan nafas yang sudah tersengal-sengal. Dia menyapu sisa-sisa salivanya di bibir Kila.


"Anak bau kencur!! Kawin yuk!!"


"Ehh........"


.


.


.


.


bersambung.....


Kawin-kawin!!!! Nikah kali Tian!!! kalo bilang kawin otak suci othor bisa traveling ke mana-mana dong!!😁😁

__ADS_1


Buat para readers yang minta up-up terus....di usahakan mulai bulan ini rutin!! maklumlah ini bukan pekerjaan tetap othor, di sini othor cuma jadi artis aja!! bagian penghibur!!😁😁 ...jadi otak othor minta di suguhi "kopi" biar puter terus idenya...atau boleh deh sekuntum mawar merah!!!


Thanks buat para readers setia....aku juga pembaca novel di sini, novel yang aku baca kadang upnya gak menentu tapi aku sabaaaar banget😁 semoga kalian juga sabar kayak aku nunggu novelku up date...


__ADS_2