
Sesuai dengan janji Boy pada sang Daddy, Nayla yang baru saja pulang dari Mall secara tiba-tiba di bawa kembali oleh Ben setelah berpamitan dengan Ray dan papa Arya, ya .karena Ben berencana bulan madu, Boy meminta di kirim ke rumah papa Ray, Papanya Lee dan hal itu sudah cukup membuat Lee kesal.
"Kenapa kau kesal sekali Lee?" tanya sang papa yang sedang mengandeng papa Arya.
"Papa jangan dekati anak itu!! aku rasa dia mempunyai rencana untuk mencuci otak papa!!" tuduhan di tujukan pada Boy yang hanya diam, sambil menatap makanan yang ada di hadapannya dengan rasa laparnya. Boy memang sangat dekat dengan Ray, bisa di bilang Ray adalah idola Boy.Jadi bila Boy sedang di rumahnya menginap, Lee merasa perhatian Ray akan beralih ke Boy, walaupun Lee tau pasti itu tidak mungkin.
"Lee sudahlah! duduk yang manis sayang! dan kita akan makan bersama!" ucap May dengan lembut.
Akhirnya mereka makan bersama dan beberapa saat kemudian telah selesai makan, Boy dan Lee di giring oleh Ray menuju ruang kerja Ray, Ray selalu disiplin mendidik anaknya, tadi siang dia mendapatkan laporan bahwa Lee dan Boy merencanakan sesuatu yang membuat Ben geram, Boy yang berniat membela sang Mommy menyeret si jenius Lee masuk ke dalam masalah nya juga. Bahkan Lee lah yang mempunyai rencana itu untuk Boy.
"Ada yang ingin kalian jelas kan pada papa?" tanya Ray yang duduk di sofa di depan mereka berdua, seperti biasa! kalau sudah berhadapan dengan Ray ataupun Ben, mereka akan saling melindungi!.
"Lee tidak tega melihat Boy pa!" ucap Lee sambil menatap sang papa, takut sebenarnya menatap mata papanya,namun Ray selalu mengajarkan untuk tidak takut berhadapan dengan siapa pun.
"Boy tidak tega melihat mommy pa!" saut Boy ketika mata Ray beralih padanya.Ray hanya menghela nafasnya pelan.Ray tau bahwa Ben tadinya memberikan hukuman pada kedua anak yang ada dihadapannya,namun Ben malah kalah dengan otak jenius Lee yang lagi-lagi membantu Boy meluluhkan hati sang Daddy.Dengan akal bulus nya Lee mencoba mencari celah kelemahan Ben,dan akhirnya berhasil juga! Ben memang masih lemah dan akan selalu begitu jika menyangkut Nayla sang istri.
"Lee....seminggu ini jangan pernah menemui om Raka!" kata Ray dengan santainya dia menuju kursi kerjanya, seketika Lee berubah tegang! Lee yang tergila-gila dengan otomotif di larang bertemu dengan Raka,adik angkat yang papa, dan itu merupakan hal yang sangat tak di sukai Lee.Itu berarti juga Lee tidak bisa belajar banyak di bengkel milik Om Raka nya.
__ADS_1
"Dan kamu Boy!" ucap Ray, belum juga tau apa hukumannya, Boy sudah ikutan tegang.
"Seminggu ini...jangan pernah menemui Om Kevin!!" kata Ray, Benar saja Boy merasa kaget, Kevin yang selama ini mengelola perusahaan milik Ray juga adalah guru Boy belajar bela diri dan cara mengunakan samurai, benda tajam itu adalah hal yang paling Boy sukai, dia tak tau mengapa! namun memegang samurai dan berlatih membawa ketenangan tersendiri baginya, Boy sama persis dengan Ben, namun Boy tak pernah tau kalau sang papa mahir dalam menggunakan samurai, Boy hanya tau di ruangan kerja sang papa ada sebuah samurai terpajang disana.
"Kalian mengerti?" tanya Ray.
"Ya pa!" saut mereka bersamaan.
"Ya sudah.... kalian keluar lah dan pergi tidur!" perintah Ray.
###########
"Tenang sayang!...... cepat bantu istri saya!!"
Semua suster yang ada berusaha membantu wanita yang hendak melahirkan itu,bahkan wanita tersebut sudah mengusir sang suami, dia tak ingin bertemu suaminya saat ini.Di kehamilan nya saat ini, wanita tersebut malah mengalami ngidam yang cukup aneh! yaitu membenci hal-hal yang berhubungan dengan suaminya.Namun baru saja suaminya hendak pergi,dia sudah memanggilnya dengan manja.
"Mas Bian mau kemana? hiks....hiks....!" tanya Chaca, ya Chaca lah wanita tersebut.
__ADS_1
"Mas di sini!" ucap Bian sambil mendekati istrinya dan memegang tangannya lembut.
Ya...drama cinta Fabian dan Chaca sudah menghebohkan 8 tahun silam, perjuangan Chaca demi mendapatkan rumah ibunya kembali ke tangannya walaupun dengan cara salah.Chaca akhirnya menyerah saat itu, namun siapa sangka bahwa bunda Fabian jatuh sakit ketika mendengar berita Fabian dan Chaca putus, maka saat itu juga Fabian menikahi Chaca walaupun harus menyeret Chaca ke Bandung dan menikahi nya di depan sang Bunda yang masih sakit saat itu.
Kini setelah melewati perselisihan panjang dalam masa pernikahan nya,dan sembuh nya sang Bunda, Fabian dan Chaca sudah hidup harmonis dan bahagia,bahkan mempunyai 3 anak lelaki dan saat ini Chaca sedang melahirkan anak lagi dengan jenis kelamin perempuan,hal yang ditunggu-tunggu oleh Fabian,sama seperti ketiga anaknya lahir,kali ini Fabian juga menangis sejadinya demi melihat lahirnya sang anak dan membuat Chaca terlihat kelelahan.
"Terima kasih sayang!! anak kita perempuan sayang!! cup..cup...cup....!" kata Fabian sambil menghujani sang istri dengan ciuman tanpa mempedulikan suster dan dokter yang membantu Chaca melahirkan.
Setelah beberapa saat kini Chaca sudah berada di ruang rawat, di sana juga sudah ada Tian yang menjenguk Chaca karena kebetulan dia juga sedang berada di rumah sakit tersebut, ada pasien yang harus dia operasi.
"Waaahhh nambah lagi!! apa mau sekalian 5 aja Ca?" goda Tian.
" Heleh!!! enak bikinnya, ngerawat nya yang bikin pusing!! apalagi kalau udah pada berantem!! pusing dokter!!" kata Chaca.
"Hahahahhaha iya pusing!!" saut Tian,sambil membayangkan kedua anaknya yang sedang di asuh oleh istri nya Kila, Kila dan Tian mempunyai 2 anak yang tak jauh terpaut umurnya nya, Januar yang berumur 8 tahun sedangkan Jenar yang berumur 4 tahun, padahal mereka kakak beradik cowok dan cewek,tapi kalau sudah berselisih paham atau berebut mainan, Kila sang istri kadang menelpon Tian dan ikut menangis jika kedua anaknya sudah menangis dan tak bisa di tenangkan, namun anehnya hanya dengan suara Tian di balik telepon saja, mereka berdua langsung terdiam.
"Sekali lagi selamat ya Cha... Bian!! akhirnya yang kamu inginkan di kabulkan juga!!" kata Tian sambil pamit karena dia harus kembali ke klinik miliknya sendiri yang sekarang sudah berubah menjadi rumah sakit besar.ya....Tian berhasil mengembangkan klinik nya selama 8 tahun ini menjadi rumah sakit besar, lengkap dengan fasilitas kos murah di samping rumah sakit yang di peruntukan para pasien atau keluarga pasien dari berbagai kota yang jauh dari rumah sakit.
__ADS_1
bersambung......