Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Beniqno- Nayla


__ADS_3

"Aku mau kok Dok!! aku akan jadi istri yang baik?! istri yang nurut dan istri yang bisa melayani suami dengan baik!! aku akan banyak belajar!! aku gak akan banyak bertingkah!! beneran!!!" suster Chaca mengulangi lagi perkataan nya untuk meyakinkan Fabian.


"Diam kamu!!! aku bilang diam!!"l


bentak Fabian sambil terus memijat kedua pelipis kepalanya, Tian sudah mati-matian menahan tawanya, dia benar-benar senang melihat Fabian frustasi, dia tau teman dokternya itu, selama ini sudah di pojokan sang Bunda untuk menikah, usianya tak muda lagi, begitu lah kata sang Bunda, namun Fabian masih bisa menghindarinya karena sang Bunda tinggal di kota yang berbeda dengannya.Tapi saat mendengar rencana Tian dan nyatanya Chaca mau melakukan nya dia sedikit frustasi, pasalnya temannya itu kadang tak main-main dengan perkataan nya.


"Berapa harga rumah loe itu Bian?" tanya Tian masih dengan kejahilan nya.


"Loe?!! bener-bener sialaaan loe!!"


ting tong....ting tong.....


Suara bel apartemen berbunyi beberapa kali, hingga membuat Fabian segera beranjak dari sofa untuk membukakan pintu,dia juga penasaran siapa yang datang bertamu ke apartemennya, pasalnya selama ini selain Tian dan dokter Roger tidak ada yang dia undang untuk datang ke apartemen sebelumnya. apartemen adalah tempat yang privasi bagi Fabian, jadi bila ingin berkumpul dengan teman-temannya dia lebih memilih untuk keluar di cafe ataupun di restoran.


ceklek...... pintu terbuka dan apes Bian hari ini benar-benar lengkap.


"Bu-bunda???" pekik Fabian


"Anak Bunda sayang......aduuuuhh Bunda kangen!!" kata sang Bunda yang tiba-tiba nyelonong masuk gitu aja, setelah memeluk sang anak.


"Eh ada tamu ya?" kata Bunda nya Fabian.


"iya Tante...apa kabar te? saya Tian teman setempat kerja sama Fabian!" kata Tian memperkenalkan diri.


"oh oh kamu dokter juga?" tanya Bunda Fabian, di balas anggukan oleh Tian.


"Dan kamu?" lanjut nya bertanya pada Chaca, Chaca masih diam saja namun beberapa detik kemudian dia tersenyum manis, Fabian merasa senyuman itu penuh bahaya!


"Saya Chaca Bunda!" Chaca memperkenalkan diri.


"Bunda?" gumam Fabian sambil melotot ke arah Chaca.

__ADS_1


"Chaca?....emmmm!" Bunda nampak berpikir.


"Calon istri mas Bian Bunda!"


"Apa??" pekik sang Bunda senang, jangan tanyakan bagaimana muka Fabian, antara kaget, murka dan geram dan jangan lupakan Tian juga yang sudah menahan tawanya agar tidak meledak.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


"Antoni loe gak becus banget jadi orang ya!!!! cepat lakukan yang benar!!!" bentak Beniqno pada Antoni.


Ya.... antoni sedang memakai apron dan berada di balik kompor dan wajan Nayla yang sudah hamil 9 bulan itu masih saja ngidam dan ingin melihat Antoni masak Setelah dia melihat acara sebuah stasiun TV yang menampilkan lomba memasak! melihat masakan Antoni yang gosong dan Ben memarahi nya membuat Nayla kesal sendiri, entah mengapa sejak hamil, Nayla lebih membela Antoni.


"Eh...eh...eh.....sayang!!! kalian ini kan bersaing jadi jangan memarahi peserta lain!!hanya aku jurinya!!yang boleh memarahi Antoni ataupun kamu Ben!!" kata Nayla.


Jangan tanyakan bagaimana wajah Ben!sekarang wajahnya sudah menahan amarah yang sedang dia tampilkan di depan sang istri!!rasanya Dia benar-benar ingin menghukum istri kecilnya yang berani melakukan hal ini terhadap dirinya.


"Sayang....apa kamu marah?" rengek Nayla sambil menampilkan wajah yang hendak menangis, itu adalah senjata yang paling ampuh di gunakan Nayla untuk meluluhkan hati Ben, dan benar saja muka marah Ben berubah melembut.


"No Canim!!! aku tidak marah sayang!!.... Antoni..cepat masak yang enak!! nyonya besarmu sudah lapar!!" ucap Ben dengan penuh penekanan.Antoni yang tak pernah masak sangat binggung, dia selalu di layani oleh beberapa pelayan di rumah utama, jadi mana mungkin Antoni bisa masak.


"Uncle?" tanya Ben,dia bahkan sempat melihat senyum tipis di bibir Antoni.


"Akan ku robek mulutmu Antoni!!! jika kau berani tersenyum pada istri ku!!!" lanjut Ben


"Tentu tidak Tuan!!"


"Iihh Ben sayang!!! anakmu nanti yang akan memanggil Antoni dengan sebutan uncel!!"


akhirnya Be hanya diam saja dan melanjutkan memasaknya, Beniqno dan Anthony yang tidak biasa memasak,mereka benar-benar kesulitan dengan permintaan Nayla. Beniqno bahkan hanya menggoreng satu telur saja dia membutuhkan waktu hampir 20 menit karena harus mengulang beberapa kali telur yang gosong. sedangkan Anthony dia memasak sayuran dia bahkan memotong wortel dengan ukuran yang cukup besar,hingga membuat beberapa pelayan yang ada disampingnya mengisyaratkan agar Antoni memotongnya lebih kecil lagi! tentu saja dia ingin membuat sop untuk nyonya besarnya.


hanya semangkuk sup kecil saja membutuhkan waktu lebih dari setengah jam sedangkan Beniqno sudah bisa menggoreng telur setelah menghabiskan 2 kilo telur yang semuanya gosong!. dengan bangga mereka mempersembahkan semangkok sup sayur dan 1 butir telur yang sudah digoreng oleh Beniqno kehadapan Nayla. Nayla nampak berbinar melihat sup dan juga telur goreng di depannya! rasanya Dia sudah ingin melahap masakan mereka berdua.

__ADS_1


seorang pelayan memberikan sepiring nasi putih untuk Nayla, karena dia ingin memakan nasi putih beserta sop dan juga telur goreng bikinan Beniqno.


"waahh rasanya aku sudah tidak sabar ingin mengicipi masakan kalian berdua!!" ucap Nay berbinar.


dengan tenang Nayla menyendokkan sup ke dalam piring juga mengambil telur goreng tersebut, menyuapkan makanan tersebut ke dalam mulutnya. Beberapa kali kunyahan membuatnya terdiam dan menelan pelan.


"Bagaimana Canim? apa enak?" tanya Beniqno tak sabar, begitu pula dengan Antoni, namun tiba-tiba.....


"Aaargghh....... sakit!!" teriak Nayla sambil memegang perutnya.


Ben dan Antoni kaget seketika, mereka benar-benar tak menyangka kalau makanan mereka bisa membuat Perut Nayla kesakitan.


"Antoni!!? bangsaaat!!! apa yang kamu berikan ke istri ku!!!! "


bentak Ben sambil mencengkram krah baju Antoni, Antoni hanya diam dengan binggung.


"Ben......!!" rengek Nay.


"Tunggu pembalasan ku Antoni!!! akan ku cincang tubuhmu nanti!??" ucapnya sambil menghempaskan Antoni.


"Bennnnn sakit!!!" teriak Nayla.


"Kenapa kalian malah bertengkar!!!!! bukan salah Kalian!!!!! aku mau melahirkan bodoh!!!!" bentak Nayla pada meeka sambil menahan rasa sakit nya.


"Oohh mau melahirkan Tuan!" ucap Antoni tenang.


"Iya...aku kira kita yang salah masak!! bersyukurlah aku tak jadi mencincang mu!!"


melihat mereka berdua santai berbincang,padahal Nayla sedang kesakitan dan beberapa pelayan panik!! bahkan sudah ada pengawal yang menyiapkan mobil.


"Beeeennnn!!!?! Antoniiii??!!!!! aku yang akan mencincang kalian jika anakku kenapa-kenapa!!!" teriak Nayla.

__ADS_1


Bahkan drama kelahiran anak Beniqno baru saja di mulai, Nayla yang mengalami kontraksi membuat geger seisi mansion, dengan cepat Ben membawa Nay ke rumah sakit dan menelpon mama Sita.


bersambung....


__ADS_2