Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Sikap 180°


__ADS_3

8 bulan sudah berlalu, kini Shailendra sudah belajar merangkak kemana-mana, Maysha yang tak menginginkan Baby sitter tak di hiraukan oleh Ray, Ray benar-benar menjaga May sedemikian rupa, bahkan hampir 1 jam sekali Jay harus mengirim kan video live streaming tentang anak dan istrinya.


Ray sudah kembali seperti dulu, menjadi asisten Ceo nya yaitu tuan Adrian, setelah hampir 4 bulan dari segala aktivitas di kantor. Hari ini adalah weekend dan seperti biasa di Minggu berakhir di tiap bulan , Johan akan selalu datang dengan anak dan istrinya, anak Kiara sudah berumur 4 tahun, dia sedang lincah-lincahnya berlarian kesana kemari.


"Tian mau kemana Ray?" tanya Johan ketika melihat Tian dan Kila ada di dalam mobil dan berpapasan dengan dirinya tadi.


"mempersiapkan pernikahan nya!" saut Ray


"Wah.....hebat banget dia! akhirnya bisa dapetin anak bau kencur itu hahhahaah!" gelak tawa Johan bahkan menular Sampai ke Ray.


"Mau kemana?" tanya Ray yang melihat Johan siap-siap hendak pergi.


"Nemenin Ara ke Mall! dah ah cabut dulu gue!!"


Johan dan Kiara pamit pada papa Arya dan pergi dari rumah Ray, karena siang ini Johan berjanji akan menemani sang istri ke mall berbelanja berbagai kebutuhan.


Ray masuk ke dalam kamar dan melihat sang istri menyusui anak lelakinya Lendra.


"Duuhh sayangnya papa! enak ya?" tanya Ray sambil menoel-noel pipi gembul sang anak.


"Udah dong sayang...ganti papa!!" ucap Ray, May heran akhir-akhir ini Ray berubah jadi lelaki mesum.


"Apa sih Ray!!" ucap May.


"Kenapa? emang gantian sama papa kok!"

__ADS_1


ucap Ray sambil memeluk May yang sedang menyusui Lendra. Akhir-akhir ini Ray berubah menjadi sosok yang lebih romantis, walaupun tak jarang keromantisan itu terlalu melampaui batas menurut Maysha.Lendra tertidur setelah mendapatkan ASI,dan sekarang giliran Ray yang menempel pada May istrinya bahkan sudah tertidur dengan kepala di pangkuan sang istri dan memeluk erat pinggang May.


"May......aku laper tau!" rengek Ray,dia bahkan sudah terlihat seperti anak pertama bagi May, sangat manja!


"Ya udah mau di bikinin apa?" tanya May.


"mie instan! dengan banyak sayur dan telor mata sapi!!! pasti enak sayang.....hayo yank!!" Ray bangun dari pangkuan Maysha dan menarik pelan keluar dari kamarnya menuju ke dapur,dulu Ray tidak pernah mengijinkan May untuk makan mie instan namun tak tau mengapa, Ray ingin sekali makan mie instan dengan banyak sayur.


Seperti biasanya, ketika masak Ray akan membuntuti May ke dapur, memeluknya dari belakang hingga May benar-benar sudah terbiasa dengan kelakuan Ray, tak ada lagi Ray dingin seperti dulu bila di depan May,dia berubah menjadi sosok yang manja seperti anak kecil saja,jangan lupakan tingkat kemesuman yang meningkat.


" Hemmm wangi banget sih sayangku.....!" kata Ray sambil menciumi tengkuk belakang Maysha.


"Iihh kamu tuh Ray! lain kali jangan ngobrol lama sama Ben!" kata Maysha, karena mereka sering bertemu di rumah mama Sita.


"Kenapa?'' tangannya


"Hahahaha sayang.....aku mesum cuma sama kamu!" bisik Ray di telinga May sambil sedikit mengigitnya.


"Minggir ah!!" usir May dengan menggoyangkan bahunya agar Ray lepas dari memeluk tubuhnya.Bukannya melepaskan nya Ray malah lebih mengeratkan pelukannya.


"Ray...sayang.....! ini udah mau selesai! minggir dulu dong!!"


"Yank...aku gak jadi makan mie!'' bisik Ray lagi.


''Lho!!?? kenapa?" tanya Maysha heran.

__ADS_1


"Aku mau makan kamu aja sayang!! mumpung Lendra tidur!" ucap Ray setelah dia mematikan kompor nya dan menarik pelan namun sedikit tergesa-gesa, karena hasratnya udah berada di ubun-ubun nya.Dengan segera Ray mengajak May masuk ke dalam kamar dan masuk ke kamar mandi.


"Yank... ngapain kita di sini?" tanya May bingung.


"Ngajakin kamu basah-basahan sayang!" ucap Ray dengan tangan yang tak tinggal diam, dia melucuti semua baju May satu persatu, setelah tubuh sang istri sukses polos, Ray langsung menerkam sang istri.


"Mau berapa kali pelepasan sayang?"


tanya Ray yang sudah memasukkan si RJ ke dalam sarang nya dari belakang,di bawah guyuran shower dengan volume air yang tak begitu banyak.


"Mau berapa kali pelepasan sayang?" tanya Ray lagi, Ray memang selalu memuaskan sang istri, setelah May mendapatkan beberapa pelepasan, Ray baru mengejar kepuasan sendiri.


''Mau lebih dari 3x? hemmmm?" tanya Ray lagi sambil menghentakkan RJ semakin cepat, bukannya menjawab May seakan sibuk dengan kenikmatan yang di berikan Ray.Suara desahan mereka berdua menggema di ruangan tersebut, bahkan May sudah lebih dari 3 kali mendapatkan Pelepasannya.


"Ray.....sa...sayang!!!! ayooo selesaikan!!" ucap May sambil terbata-bata, dia takut kalau Lendra anaknya terbangun, karena terhitung sudah hampir sejam mereka melakukan pemanasan sampai ke pada puncak acaranya, yaitu mencapai kenikmatan bersama.Mendengar permintaan sang istri, Ray semakin cepat melakukan hentakan demi hentakan nya, hingga terdengar suara desahan panjang dari Ray, menandakan dia sudah mencapai puncaknya.


"Terima kasih sayang!" ucap Ray sambil terus memeluk tubuh May.


Akhirnya mereka mandi bersama, benar-benar mandi bersama tanpa permintaan dari Ray lagi, selesai mandi Ray melihat ke arah Lendra yang masih tertidur dengan nyaman nya.


"Terimakasih Tuhan!" ucap Ray sambil menerawang menatap Ya langit-langit kamarnya.mencium pipi gembul sang anak.


bersambung


Othor sibuuukkk banget akhir-akhir ini....mohon di maklumi ya..... sabar lah menunggu othor.....

__ADS_1


terimakasih komen,like dan vote serta hadiahnya...


__ADS_2