
Maaf slow up ya...banyak kerjaan yang harus di selesaikan di Dunia nyata!!! namun otak halu ku masih ingin meneruskan cerita ini!!
beri semangat dan kopi buat othor ya para readers.....
Dan semoga keadaan Indonesia yang lemah segera pulih seperti sediakala.....Mari saling mendoakan walaupun kita berjauhan....sekali lagi makasih para readers yang masih sangat setia pada ku.....
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
" Kau ikut geng kami?" tanya Lee pada seorang cewek tomboy di depannya.
"Tentu saja!" dengan gaya cueknya.
"Jadi kamu juga di undang si sapi?" tanya Lee lagi, sedangkan Boy tak tertarik sama sekali dengan perbincangan mereka, karena pada dasarnya Boy tak menyukai cewek tomboi yang di ajak bicara oleh Lee, memang tak centil namun dia mengklaim dirinya sebagai istri masa depan Boy, dan Boy sama sekali tak suka dengan gadis yang 2 tahun lebih muda darinya itu.
"Ck..... Lee!! namanya Safira....!!" kata Kayra tak suka, nama gadis tomboy tersebut kemudian dia beralih ke Boy yang masih setia dengan game di ponselnya.
"Hai....pacar!! diem aja!! nahan pipis ya??" goda Kayra.
Boy terlihat menatap tajam ke arah Kayra, sedangkan Lee hanya cekikikan sendiri melihat kekesalan di wajah Boy.Lee sengaja menelpon anak gadis Om Johan , sahabat papanya untuk ikut dalam rencana kaburnya mereka esok hari.Dia cukup cerdik dalam berbagai rencana, walaupun Lee tau bahwa Boy sangat menentang nya namun Lee merayu Boy habis-habisan agar bisa mengikut sertakan Kayra dalam misi mereka.
"Hati Kay deg langsung deh...liat tatapan tajam kamu Boy?!" gombalan Kayra, gadis 8 tahun yang tak tau malu itu, yang keluar begitu saja.Hanya karena pernah di selamatkan Boy di saat dia berumur 5 tahun, Kayra langsung mengklaim Boy sebagai suami masa depannya, walaupun kala itu dia tak tau apa arti suami.
"Berhenti berbicara bodoh!!" ucap Lee sambil menjitak kepala Kayra.
"Iihh apa sih Lee!!'' ucap Kayra sewot.
"Jadi apa rencana mu?" tanya Lee
"Memangnya apa rencana kalian? aku sih ngikut aja!!" saut Kayra.
"Oke....sini!" Lee membisikkan sesuatu di telinga Kayra dan Kay mengangguk tanda mengerti.
"Wokey deh sip!!"
__ADS_1
Ketika para anak-anak tersebut merencanakan kaburnya mereka, Ray dan Jay berada di ruang kerja Ray.
"Dengar Jay! aku tau anak-anak sedang merencanakan sesuatu! jadi jangan lengah!" ucap Ray.
"Pasti tuan!! saya akan berjaga-jaga?"
"Pengasuh Boy hari ini datang! apa kau sudah melihat nya?" tanya Ray.
"Sudah tuan, dia sedang berada di antara petugas yang lain!"
" Biarkan dia istirahat dulu! baiklah Jay pergilah dan ingat bagaimana pola pikir Lee!! jangan kalah dari anak itu Jay!!"
"Pasti tuan!!" ucap Jay kemudian dia undur diri dari hadapan Ray.
Akhirnya hari yang ditunggu Lee dan Boy datang juga, hari di mana acara ulang tahun teman sekelas mereka di adakan di sebuah rumah mewah. Dengan gembira Lee dan Boy berangkat di antar oleh Jay, dan sebelum berangkat Lee mewanti-wanti paman nya tersebut untuk tidak membawa banyak pengawal, mereka ingin ke undangan temannya dengan tampilan apa adanya bahkan pengawal resmi Boy yang di kirim oleh sang Daddy tidak di perkenankan ikut.
"ayolah paman!! apa paman sudah tidak percaya diri lagi menjaga kami sendirian? atau jangan-jangan paman memang sudah tak sekuat dulu, aku yakin ini karena faktor UMUR!!" kata Lee coba memanas-manasi Jay,dan tentunya Lee lah pemenangnya. Akhirnya Deri pengawal baru Boy yang hanya terpaut usia 9 tahun darinya itu tak di ijinkan ikut oleh Jay, walaupun Deri sudah sedikit memaksa namun Jay tetap bersikukuh.Sebenarnya Deri tak mau menuruti Jay, dia sudah mendapatkan peringatan dari Antoni sang paman,bahwa Boy dan Lee adalah pasangan yang kompak, Lee si Jenius nyatanya begitu klop dengan tuan mudanya yang tergolong licik dan gesit.
Sedangkan di sisi lain, Kayra yang juga mendapat undangan segera di antar oleh sopir pribadinya,karena mama Safira adalah teman arisan mamanya yaitu Kiara. jadi walaupun berbeda kelas mereka saling mengenal.
Dan sampailah mereka semua di tempat acaranya.Semuanya nampak normal-normal saja di awal acara, Boy yang banyak di kagumi oleh teman ceweknya,nampak diam saja melihat serangakai acara dan tentunya dia sudah tak sabar untuk bisa kabur dari acara tersebut.Kayra nampak cantik sekali hari ini, bahkan Boy saja tak bisa mengenali musuh bebuyutan itu.
"Hai paman Jay....!" sapa Kayra, Jay heran siapa gadis kecil yang menyapanya itu.
"Dia Kay paman! anaknya Om Johan!" kata Lee
"Dia cewek jadi-jadian itu paman!" saut Boy.
"Oohh ya Tuhan, anda kah ini nona? anda nambah berbeda?" kata Jay.
"Apa aku nampak cantik paman?" tanya Kay
"Iya Nona!" jawab Jay.
__ADS_1
"Pacar!!! kenapa diam saja!! apa aku tidak dapat pujian?" kata Kay pada Boy dan sayangnya Boy hanya memandang saja tanpa berkomentar.
Mereka berbincang-bincang dan Safira pemilik acara datang ke meja mereka.
"Hai Boy... Lee dan Kay!!''
"Selamat ulang tahun Safira!" kata Boy dan memberikan sebuah kado.
"Selamat ulang tahun sapi!!' kata Lee.
"clkk kamu!?! Dasar Lele!!!" ucap Safira ketus.
"Lee!!!... panggil aku Lee bukan Lele!!! emang aku ikan apa?!"
Safira cekikikan bersama Kay, jika dia dipanggil sapi maka Safira memanggil Lee dengan sebutan ikan Lele.Setelh itu Safira berlalu dari sana dan menyapa yang lain.... kemudian..
"Paman Jay!!!!!!" pekik Lee saat melihat Kayra meringkuk sambil berjongkok.
"Nona!!'' teriak Jay.
"Bawa ke rumah sakit Paman!!" ucap Boy ikutan panik.
Tanpa pikir panjang Jay membawa Kayra ke dalam dekapannya, dan membopong gadis kecil itu menuju ke mobil.
"Tuan muda Lee,tuan muda Boy jangan kemana-mana?? tetap disini sampai anak buah paman datang!!!' : perintah Jay.
"Iya paman!! tapi jangan lupa jemput kami paman!' kata Lee dan di jawab anggukan dari Jay sambil melajukan mobilnya dari parkiran.
"Daaa paman!!! selamat bersenang-senang...Boy.. Lee!!!' ucap nya yang di tujukan pada diri nya dan Boy sendiri.
"Bagaimana Boy?? otakku tak pernah mengkhianati ku ha ha ha ha ha ha!!'
"Kau yang terbaik Lee!!! ayo segera pergi sebelum paman menyadari nya.
__ADS_1
Akhirnya rencana yang disusun oleh mereka bertiga sukses membuat mereka berdua terbebas sementara waktu.
bersambung......