Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Masalah Tian dan Fabian


__ADS_3

Fabian sangat geram dengan tindakan suster Chaca, suster muda yang dikiranya sangat ramah dan polos itu ternyata bisa berbuat licik juga hanya karena uang. Fabian sangat tak menyangka, ternyata wajahnya tak seindah hatinya.Ide gila muncul di otaknya, saat tadi dia berbincang dengan Tian sebelum Jay membawa Suster Chaca masuk ke apartemen nya.


"Baiklah......kau ingin uang kan??? kita akan pesta se*x saat ini!! bagaimana?" ucap Fabian sambil menyinggung kan senyuman liciknya, Tian hanya terpejam matanya, dia tau apa rencana Fabian,sedangkan Chaca sangat kaget dengan perkataan Fabian.


"Sebentar lagi teman-teman ku datang!!! layani kami secara bersamaan...!! maka aku akan memberimu berapamu uang yang kau minta!!" ucap Fabian dengan angkuhnya.


Bruuukkkk.......Tiba-tiba Suster Chaca pingsan ditempat mendengar perkataan Fabian.


"Haiishhh malah pingsan dia!!" kata Fabian.


"Hahahahhaha loe yang gila!! beneran mau digilir dia??" tanya Tian penuh kecurigaan.


"Menurut loe?" tanya Fabian balik


"Dia sudah hampir meres gue!! dan loe sekarang yang jadi korbannya!!" lanjut Fabian


"Gue sebenernya enak-enak aja sih jadi korbannya!" kata Tian santai tak segarang tadi, hal itu sukses membuat Fabian melotot.


"Dengan perbuatan dia, gue jadi bisa ngajari kekasih kecil gue!! Dia udah bisa puasin ular piton peliharaan gue hahahhahahaha!!!" ucap Tian tanpa dosa


"Brengseeek!!! jadi loe menikmati nya??? Sialaaan loe!!" umpat Fabian.


Mereka berbincang dengan mengabaikan si gadis yang sedang pingsan di lantai, mereka seakan lupa bahwa mereka lah yang menyebabkan si gadis itu pingsan ditempat. sebenarnya Tian sudah mencari tahu tentang seluk beluk Chaca, siapakah sebenarnya suster Chaca itu.


"loe nggak punya musuh lain selain Chaca?" tanya Tian pada Fabian.


" enggak lah!!!lagian Chaca kan juga bukan musuh gue!! dia cuma gadis yang memeras gue!!" kata Fabian.


"oke bangunin dia!! barangkali kita mendapatkan petunjuk dari apa yang dilakukannya!"


Fabian mengambil segelas air dari dapur dan menyiramkan begitu saja ke wajah Chaca dan beberapa saat kemudian Chaca terbangun dari pingsannya. Chaca bahkan belum menyadari keberadaannya sekarang, dia masih bingung namun beberapa menit kemudian dia ingat bahwa dia sekarang sedang berurusan dengan dokter Tian dan juga dokter Fabian,2 pria tampan yang ada di depannya saat ini.


Buru-buru Chaca bangun dan berdiri dari tempatnya, dia mengingat bagaimana Fabian mengatakan kalau mereka akan pesta se*x!seketika Chaca mengedarkan pandangannya,dia berpikir apakah teman-teman Fabian sudah pada datang.


Chaca kemudian melihat kearah Tian dan juga Fabian dan mereka berdua masih menatap Chaca dengan tajam! lebih tepatnya Fabian yang terlihat menatapnya sangat tajam.

__ADS_1


seketika suster Chaca berlutut kembali dihadapan mereka berdua,masih terngiang di ingatan suster chaca kalau Fabian akan mengilir dia dengan teman-temannya.


"Dokter tolong lepaskan aku!!" ucapnya lirih sambil terus terisak.


"Aku bersumpah!!!Aku tidak akan pernah lagi menemui Anda dokter!! bahkan aku tidak akan pernah masuk rumah sakit itu lagi, Aku bersumpah dokter tolong lepaskan aku..hiks....hiks...!!" lanjut Chaca.


"Beri aku alasan agar aku bisa melepaskan mu suster Chaca!!" ucap Fabian sambil memengang dagu suster Chaca dan sedikit menekanknya.


"Aku....aku hanya butuh rumah yang dokter beli sebulan yang lalu!" kata Suster Chaca lirih.


"Apa maksud mu? rumah? rumah yang mana?" kata Fabian


"Bukannya dokter sebulan lalu membeli rumah dari seseorang? rumah yang terlihat sederhana dengan desain lama yang ada di belakang apartemen ini" jelas suster Chaca.


"Apa hubunganmu dengan rumah tersebut? kenapa kau mengincar rumah itu dengan cara mencelakaiku?? heehh!!??" hardik Fabian


"Kata temanku hiks...kita bisa memeras seseorang kalo hiks....aku membuat video mesum..hiks....dokter maafkanlah aku!!" kata suster Chaca sambil terisak.


"Dan dengan bodohnya kamu menurutinya!!!" bentak Fabian., Chaca mengangguk.


"Kau sengaja akan menyeret ku ke rumahmu malam itu?? makanya kau minta di antar pulang? benar???!!!"


Sekarang dia menyadari kalau caranya salah. Fabian hanya bisa memijat pangkal hidung nya sendiri!.


"ciihh..... dasar!!! polos sekali gadis ini!!!" gumam Tian,


Tiba-tiba ide gila Tian muncul, entah apa yang di otaknya sekarang, yang pasti saat ini dia juga hendak mengerjai Fabian, teman seprofesinya yang juga belum mau menikah, tak seperti Tian yang dari orok sudah kaya, Fabian teman dokternya itu berasal dari keluarga menengah, keuletan dan kemampuan otaknya yang membawa dia menjadi dokter hebat di usianya yang belum sampai kepala 3, Dia memang punya segalanya namun tak sekaya Tian.


"Emmmm jadi kamu ingin membuat video mesum dan memeras Fabian?" tanya Tian pada suster Chaca.


Chaca mengangguk!


"Kenapa kau menginginkan rumah yang Fabian beli!" katanya lagi, karena dari hasil penyelidikan anak buah Ray, Chaca termasuk gadis yang baik kata sebagian temannya.


"Karena.....karena....!" Chaca melirik Fabian yang masih menatapnya tajam.

__ADS_1


"Katakan cepat!!!" bentak Fabian yang tak sabar.


"Karena...itu adalah rumah warisan dari orangtua ibu ku dokter!! beberapa bulan lalu rumah itu di jual oleh ayahku dan istri baru nya!" ucap Chaca lirih sambil menunduk, sontak membuat Fabian kaget, karena dia baru saja membeli rumah itu dari seorang temannya, dan sertifikat rumah tersebut pun atas nama temannya.


"kau jangan bohong!!"


"Benar dokter!! aku tidak bohong!!! bahkan alamat di KTP ku sama dengan alamat rumah itu!" ucap suster Chaca.


"Baiklah!! aku akan memberikan rumah itu padamu! dengan satu syarat!!" kata Tian.


"Tian!! apa-apain loe!! itu rumah gue!!" kata Fabian tak terima


"Gue tau!! ntar gue beli deh!" kata Tian enteng, karena dia benar-benar ingin mengerjai Fabian.


"Bagaimana mau tidak memenuhi syarat dari ku?" tanya Tian berlanjut ke Chaca.


"Mau!! asalkan aku dapat rumah ibu lagi!! a-asal ja-jangan di gi-gilir!" ucap Suster Chaca semakin lirih sambil melirik ke arah Fabian.


"Baiklah!!! gak di gilir kok!! cuma layani dia sampai tua dan mati!!"


"Maksudnya gimana?" tanya suster Chaca yang mulai binggung.


"Menikah lah dengan dokter Fabian!!" kata Tian dengan tenang!


"Udah gila loe ya!!!???" saut Fabian dengan lantang bahkan sampai berdiri dari tempat duduknya.


"Aku mau dokter!!" ucap suster Chaca girang.


"Apa????!" pekik Fabian


bersamaan dengan teriak an Fabian,tawa Tian yang meledak di ruangan tersebut.


"Setaaan!!!! kalian berdua gila!?!" ucap Fabian berikut nya.


"Aku mau kok Dok!! aku akan jadi istri yang baik?! istri yang nurut dan istri yang bisa melayani suami dengan baik!! aku akan banyak belajar!! bahkan aku.......!"

__ADS_1


"Diam!!!" Fabian memotong omongan suster Chaca sambil memijat pangkal hidung nya.sedangkan bagi Suster Chaca biarlah dia mengorbankan segalanya asalkan rumah itu kembali menjadi miliknya, karena dengan cara ini saja dia bisa, kalau harus membeli rumah tersebut dia tak mampu,dia ingin rumah kembali padanya seperti amanah Almarhum sang ibu.


bersambung.....


__ADS_2