Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Ben - Nayla


__ADS_3

"Cup.....pulanglah aku masih ada jadwal operasi!'' Kata Tian.


Seperti mayat hidup saja, Kila mengangguk mengiyakan perkataan Tian,dan akhirnya Tian meninggalkan Kila sendiri, dengan senyuman tipis di bibirnya dia melenggang ke ruang operasi. Kila yang hanya mematung memegang bibirnya yang baru saja di lumaat oleh lelaki pujaan hatinya.


"Aaaaaaaaaa.....gue di cium??....ohh astaga....ini bukan mimpi kan?? aaaaaaaaaa!?!" teriak Kila setelah sadar dari rasa terkejutnya.


braaak......suara pintu di buka dengan keras.


"Kila ada apa? loe gak papa kan?" tanya Alvi panik mendengar teriakkan dari dalam kamar Kila.


"Eh buset tuyul!!!! kalo masuk pelan dikit dong!!" bentak Kila.


"Abis lho teriak-teriak! mana tau loe celaka!!"


"Hehehehhee gue lagi bahagia Alvi...la..la...la ..la...la?" dendang Kila mengingat ciuman bersama Tian.


"sakit kakinya kayaknya pindah ke otak loe deh!! miring!!!" kata Alvi.


"Iya.... Alvi yang kalah ganteng dari kak Cris!!! pulang yuuukk!" ucap Kila yang membuat Alvi merinding takut Kila kerasukan roh dalam rumah sakit.


Sampai di rumah, Kila bernyanyi-nyanyi riang gembira, bahkan Lerie sudah diajak berdansa dengan lagu dari mulut Kila, Lerie yang keheranan hanya bisa pasrah menanggapi kakaknya yang satu ini.


"Yuhuuu papa Arya..love you emuuaacch.... emuuaacch...!"


kata Kila Setelah melepaskan Lerie,lalu melemparkan cium jauh pada papa Arya yang sedang duduk berdua di ruang keluarga bersama May.

__ADS_1


-Duhai cintaku, Sayang ku, lepaskan lah....


- perasaan mu,rindumu, seluruh cintamu....


- Dan kini hanya ada aku dan dirimu....


- sesaat di keabadian.....


Sebuah lagu yang keluar dari mulut Kila,sambil melambaikan tangan menuju ke kamarnya. Kila benar-benar bahagia cintanya bersambut, di dalam kamar bahkan dia sudah berguling-guling karena terlalu bahagia.


##########


Kehamilan Nayla sudah menginjak bulan ke empat, selama trimester pertama, Ben sungguh tersiksa! benar apa yang di katakan Tian kalau dia tak diperbolehkan melakukan olahraga ranjang terlebih dahulu karena kondisi kehamilan sang istri,Ben bahkan sering bersolo karir di bawah guyuran shower,hal yang tak pernah di lakukan di mantan Casanova itu! karena bila hasratnya naik, dia tinggal meminta Antoni mencarikan gadis sebagai pelampiasan nya,namun Nayla yang kasihan pada yang suami belajar memberikan servis tanpa harus melakukan penyatuan mereka,karena Nayla tak mau sang suami juga mencari wanita lain secara Nayla tau dia adalah mantan seorang pemain.


"Aku gak mau tau!!! pokoknya aku ikut!!! aku tau kamu mau ketemu sama model-model seksi itu kan??" kata Nayla dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"Sayang..... Canim!! Tentu saja tidak! ini hanya pertemuan bisnis sayang!! lagian ini di luar kota! kasihan kamu dan bayi kita nanti!'


'Aku sudah Konsultasi sama dokter! dan boleh... pokoknya aku ikut!! aku gak mau tau!! atau jangan-jangan kamu memang benar-benar...hmpprhhttt"


Ben melumaat bibir sang istri yang tak pernah bisa diam, dia tak peduli para pelayan sedang memperhatikan mereka, semua pelayan mendadak tertunduk begitu juga dengan Antoni.


"Antoni siapkan mobilmu yang paling bagus!! aku tak ingin istriku merasakan guncang an dalam berkendaraan!" ucap Ben tenang dengan memeluk pinggang sang istri yang perutnya sedikit buncit.


"Lihat! anakmu tak mau jauh dari Daddy nya!! jadi jangan salah kan aku!!" ucap Nayla dengan manja.

__ADS_1


'Oh Tuhan... alasan anak lagi! pinter sekali kamu Canim!!" batin Ben, ya . Ben yang biasanya tanpa basa-basi,kini hanya bisa mengumpat bahkan menggerutu di dalam batinnya saja, nama berani sekarang dia berkata tajam dan mengintimidasi istrinya seperti biasa.


"Baiklah anak Daddy yang pintar!! kita akan mengajak mommy jalan-jalan sambil bisnis okey?"


'Dan cepat lahir anak Daddy, setelah itu Daddy harus balas dendam pada mommy mu!!! dia harus di buat merintih dan mendesah setiap malam, agar kembali nurut sama Daddy!!'


batin Ben dengan seringai di bibirnya sambil mengelus perut sang istri.sungguh rencana yang luar biasa,dan hanya dia yang tau.... habis lah Nayla setelah kelahiran anaknya.


"Apa kita menginap lama?" tanya Nayla.


"Hemmm entahlah!" kata Ben sambil berjalan mengandeng sang istri masuk ke dalam mobil.


"Kenapa tidak menginap lama?" tanyanya lagi, karena Nayla tau mereka akan berada di pinggiran pantai.


"Mungkin kita dua hari di sana, agar kamu gak kecapekan di perjalanan! perjalanan hanya dua jam! tapi itu lama buat ibu hamil!" kata Ben.


"Memangnya kenapa? kamu mau menginap lama?" lanjut Ben


"Dokter bilang! aku sudah boleh berolahraga ranjang!" bisik Nayla,sontak membuat Ben menoleh ke arah Nayla.


"Antoni!pesan kamar hotel dengan fasilitas super mewah untuk satu Minggu!!" perintah Ben dengan senyum liciknya, tiba-tiba saja Nayla menyesal i perkataan nya ketika melihat senyum licik sang suami.


"Lemes deh gue!!" batin Nay


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2