Sang Asisten Ceo

Sang Asisten Ceo
Kegilaan Veronica


__ADS_3

Baca malam hari aja!! ini karena udah terekam di otak wajib di salurkan ke sini hehehehhee.....


***********


Beniqno, nama yang selalu di panggil Nayla dalam batinnya sedang gelisah karena tak kunjung sampai tujuan, berkali-kali dia membenarkan posisinya., apalagi setelah mendapat informasi dari Ray bagaimana sosok seorang Veronica. Veronica wanita psikopat itu mempunyai kelainan, selain kelainan jiwa, dia juga mempunyai kelainan sex, dia adalah wanita penyuka sesama jenis! entah kenapa Beniqno merasa sangat khawatir kali ini, dia tak ingin Nayla disentuh oleh siapapun, sekalipun itu adalah sesama wanita. Ray menceritakan bahwa bisa dipastikan Veronica datang karena ingin balas dendam atas kematian kekasihnya yaitu monica.beniqno semakin geram! bukan dia yang mengusik Monica terlebih dahulu,namun Monica yang menipu dan memanfaatkan Ben bahkan sampai Ray membobol uang milyaran rupiah dan di sumbangkan ke panti asuhan hanya karena ingin memberi pelajaran pada Beniqno yang berusaha berbuat curang kepada tuannya yaitu Adrian.


Dan sekarang dengan seenak perutnya sendiri, Veronica datang untuk membalas dendam, cih..... Beniqno benar-benar geram di buatnya, apalagi kali ini bukan dia yang di usik langsung melainkan wanita yang paling di cintai oleh Beniqno.Veronica benar-benar salah mencari lawan bermain-main.


"Apa sopir mu tidak bisa lebih cepat asisten Ray?" ucap Beniqno ketus dan tak sabaran.Raka yang mendengarnya ingin sekali melempar Beniqno keluar dari mobil yang dia kemudikan! Jelas sekali dia sudah menambah kecepatan dari mobilnya, bahkan dia sengaja membawa mobil pribadinya yang sudah di modifikasi agar kecepatan laju kendaraan di atas rata-rata. namun mau bagaimana lagi! mereka bahkan masih ada di dalam kota dengan tingkat kemacetan yang bisa di katakan parah!!.


Ray tau bagaimana perasaan Raka,namun Ray juga tau bagaimana kondisi Ben sekarang jadi dia hanya bisa menghela nafasnya saja.


"Sabar tuan Ben! kita akan segera keluar dari jalanan kota!" ucap Ray tenang, hal itu justru membuat Ben makin tidak tenang dan makin terlihat marah.


"Sabar???!!! bagaimana bisa sabar!! apa kalo pacarmu yang di culik kau bisa sabar!!!" ucap Ben menaikkan nada bicaranya.Kevin yang di depan sudah merasa geram dengan tingkah Beniqno! dia rasanya tak rela jika tuannya di bentak-bentak oleh Beniqno, orang yang bahkan sebenarnya di tolong oleh dia dan tuannya.

__ADS_1


"Tuan berhentilah marah-marah dan menganggu tuanku! atau aku sendiri yang akan melempar mu keluar dari mobil ini!" ucap Kevin dengan tenang.


"Apa kau bilang??!! Bangsaaat!!! berani kau melawanku??!!!'" teriak Ben dan seketika hendak berdiri mencekik Kevin dari belakang dan....


Bugh.....Ray memukul titik syaraf bagian belakang leher Beniqno, seketika Beniqno pingsan,karena Ray mempunyai cara tersendiri.


"Hahahahahahhahaa kenapa tidak dari tadi kak!! menyusahkan saja!!" kali ini Raka yang berbicara dan tertawa melihat Ray melumpuhkan lelaki yang sedari tadi sangat cerewet, namun dia diam seketika, ketika dua orang kembar beda wajah itu menatap tajam padanya, siapa lagi kalo bukan Ray dan Kevin


"Ya..ya ..ya ...aku diam!" lanjut Raka lalu melajukan kencang kendaraan nya karena sudah keluar dari jalanan kota.


"Sayang ... kamu sudah bangun?" tanya dokter Veronica, ditangannya ada sebuah suntikan.Mata Nayla menatap ke arah suntikan itu, dia takut apa yang akan di lakukan oleh dokter Veronica padanya.


"Le-lepaskan aku dok?" ucap Nayla lirih, airmatanya bahkan sudah jatuh tak tertahan lagi.


"Melepaskan kamu? tentu saja! setelah kita bermain-main sayang..." jawab dokter Veronica sambil maju terus menuju ke arah Nayla, dengan sigap dia menjatuhkan Nayla ke atas ranjang dan menyuntikkan obat yang ada di tangannya.nayla terus memberontak hingga suntikan itu tertancap agak kasar di kulit nya.

__ADS_1


"Aaaarggghhh! sakit dok!" lirih Nayla


"Setelah ini tak akan sakit sayang!" ucap dokter Ica sambil menyiapkan sesuatu, beberapa se**x toys yang dia punya dia bawa ke atas ranjang, Nayla hanya bergidik ngeri melihatnya, namun tiba-tiba, badannya mulai merasakan panas, keringat an tak karuan, sesuatu di pangkal pahanya merasa gatal dan entah mengapa dia ingin membuka bajunya sendiri.


Veronica hanya tersenyum melihat apa yang di lakukan oleh Nayla, ternyata Veronica menyuntikkan obat perangsang di tubuh Nayla dengan dosis yang lumayan lebih banyak, tanpa hitungan menit obat tersebut telah bereaksi.


"Aku tak suka bermain sendiri sayang! jadi beginilah caranya agar kamu ikutan bermain!" kata Veronica sambil membelai pipi mulus Nayla.


"Tolong lepaskan aku dokter!" ucap Nayla di sela-sela kesadaran nya, dia terisak menyaksikan dirinya sendiri melucuti pakaiannya sendiri.


"Kita bisa mulai...sayang???" kata Veronica mengambil sebuah se**x toys yang dia sediakan tadi, nayla yang sudah kehilangan kesadaran hanya mengeliat di atas ranjang karena pengaruh obat tersebut.


bersambung.....


wait......wait.....wait.....

__ADS_1


aduuhhh kok panas ya??😁😁.....lanjut nanti malam..khusus hari ini up 2X....jadi jangan pelit 'kopi' ya...biar othor gak gampang ngantuk!


__ADS_2