
Pagi itu Sandra dan Antonio sudah bersiap mau ke All Star Hotel.
Sampai sekarang Sandra tetap tidak bisa bangun lebih pagi , jadinya mereka makan sarapan yang sudah dibuat oleh Tuti.
Setelah sarapan , Antonio dan Sandra berjalan menuju ke lift.
Sampai di parkiran mobil , Antonio menyalakan mobilnya dan menjalankannya menuju ke All Star Hotel.
Selama dalam perjalanan , Sandra memandangi kalung yang diberikan oleh suaminya.
"Kenapa diliatin terus sayang?" , tanya Antonio yang melihat bidadari cantiknya sambil tersenyum melihat kalung pemberiannya semalam.
"Banyak kenangan manis disini hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Memangnya bisa kelihatan sayang?" , tanya Antonio sambil mengernyitkan keningnya.
"Iya bisa hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Kenapa aku gak bisa lihat apa-apa selain berlian disana?" , ucap Antonio.
"Ada hubby , ketika hubby memberikannya itu bertepatan dengan satu bulan pernikahan kita , lalu dengan tubuh kita yang polos , setelah kita menyatukan perasaan cinta kita berdua" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Coba kalau aku lagi gak bawa mobil , pasti aku sudah mencium kamu sayang" , ucap Antonio.
"Kan bisa nanti hubby , ketika sudah sampai" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Iya ya sayang , jadi gak sabar pengen nyampe ke hotel" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.
Setelah beberapa waktu , mobil Antonio sudah sampai di parkiran khusus untuknya.
Antonio memarkiran mobilnya disana , setelah mobilnya terparkir , Sandra ingin langsung turun dari mobil.
"Tunggu sayang" , panggil Antonio.
"Iya hubby , kenapa?" , tanya Sandra.
Antonio langsung memajukan tubuhnya dan mulai mencium bibir merah bidadari cantiknya.
"Kan aku sudah bilang pengen mencium kamu sayang" , ucap Antonio setelah melepaskan bibirnya.
"Mau nambah lagi gak hubby?" , tanya Sandra sambil tersenyum.
"Nanti malam ya , pagi ini aku ada meeting laporan keuangan bulanan , kalau gak ada meeting , pasti aku bawa kamu langsung ke kamar sayang" , ucap Antonio dengan lembut.
"Nanti malam aja ya hubby ke kamarnya" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang , ya udah...ayo turun lagi" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil membuka pintu dan turun dari mobil.
Antonio dan Sandra masuk ke lobby hotel , semua staf yang ada disana menyapa mereka.
Ketika Antonio mau berjalan ke lift , tidak lupa dia mencium kening bidadari cantiknya , setelah itu baru dia jalan menuju ke lift.
Setelah mendapat kecupan dari suaminya , Sandra pun berjalan menuju ke dapur restoran hotel.
Sampai di dapur restoran hotel , Sandra menyapa semua orang disana , seperti kebiasaannya.
Hari ini tidak ada keributan yang dibuat oleh bu Nunung dan Jeje lagi.
__ADS_1
"Hari ini kita belajar buat steak daging dan salad ya nona muda" , ucap Pak Herman.
"Iya pak" , jawab Sandra.
Seperti biasa pak Herman mulai memberikan pengarahan kepada Sandra , dan Sandra pun mengikuti semua arahan yang diberikan oleh pak Herman.
*********
Yogi yang sudah janji dengan kakaknya , melihat jam menunjukkan pukul 11 siang , langsung keluar menyalakan motornya dan menuju ke All Star Hotel.
Sampai di All Star Hotel , Yogi pun langsung menuju ke restoran.
Orang suruhan yang sudah ditugaskan untuk mengawasi Yogi , langsung melaporkan kepada Robi...
"Pak , target memasuki restoran All Star Hotel" , ucap orang suruhan tersebut melalui telpon.
"Baik" , jawab Robi sambil menutup panggilan telpon.
Robi yang kebetulan sedang berada di ruangan meeting bersama Antonio , langsung membisikkan kepada Antonio...
"Pak , Yogi ada di restoran hotel kita sekarang" , ucap Robi sambil berbisik.
"Ok" , jawab Antonio yang masih melanjutkan meeting nya.
Yogi yang sudah sampai di restoran All Star Hotel langsung menelpon kakaknya Amanda.
Tidak lama terdengar suara dari sana...
"Halo dek" , jawab Amanda.
"Kak , aku sudah di restoran All Star Hotel ya" , ucap Yogi.
"Ok dek , kami akan kesana sekarang" , jawab Amanda.
"Ok , kalau gitu kita langsung kesana aja" , jawab Tristan.
Amanda , Tristan dan Albert pun keluar dari kamar menuju ke restoran hotel.
Amanda langsung memeluk dan mencium adiknya begitu mereka bertemu.
Setelah itu Amanda mengenalkan suaminya Tristan kepada Yogi.
"Halo Yogi" , ucap Tristan sambil mengulurkan tangannya.
"Halo kak Tristan" , ucap Yogi sambil menyambut tangan kakak iparnya.
"Ayo duduk" , ucap Amanda.
Mereka semua duduk disana sambil memesan makanan juga.
Tidak lama makanan yang mereka pesan sudah datang.
Mereka makan sambil mengobrol.
"Kamu kerja apa sekarang dek?" , tanya Amanda.
"Aku buka bengkel motor kak , baru buka masih kecil-kecilan" , ucap Yogi.
"Kalau kamu butuh modal nanti bilang aja , kita bisa bantu" , ucap Tristan.
__ADS_1
"Gak apa apa kak , aku masih bisa mendapatkan uang dari balapan motor liar" , ucap Yogi sambil tersenyum.
"Kan bahaya dek , balapan motor liar" , ucap Amanda.
"Tapi aku baik-baik saja sampai sekarang kak , kakak tenang aja , aku bisa jaga diri kok" , ucap Yogi.
"Iya pokoknya kalau butuh apa-apa kasih tau kakak ya dek" , ucap Amanda.
"Iya kak" , jawab Yogi.
Setelah itu mereka mengobrol ringan sambil makan.
********
Antonio yang mendapat laporan kalau Yogi ada di restoran hotelnya , langsung kepikiran bidadari cantiknya yang sedang di dapur restoran.
Begitu meeting selesai , Antonio langsung berjalan turun ke bawah , menuju ke dapur restoran.
Semua staf yang ada di dapur langsung menyapa Antonio , ketika melihat bos mereka masuk ke dapur.
"Hubby , tumben masuk ke dapur , nanti bajunya bau asap lho" , ucap Sandra yang melihat suaminya berada disana.
"Gak apa apa sayang , aku pengen lihat kamu aja" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Hubby tunggu di luar dulu ya , sebentar lagi juga sudah mau selesai" , ucap Sandra.
"Iya sayang , aku tunggu diluar ya" , ucap Antonio sambil berjalan keluar dari dapur.
"Bu Nunung seneng deh lihatin nona muda dan bos besar" , ucap bu Nunung.
"Kenapa gitu bu?" , tanya Sandra.
"Soalnya bos besar dan nona muda selalu harmonis dan mesra setiap hari" , ucap bu Nunung.
"Terima kasih bu Nunung" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Antonio yang sudah duduk di meja luar , langsung melihat ke sekeliling dan akhirnya dia bisa melihat secara langsung wajah Yogi , karena waktu itu dia hanya melihat dari foto yang dikirimkan oleh pak Maman.
"Kalau dilihat dari luar anaknya baik dan tidak liar , wajahnya juga tampan , tidak disangka kalau aslinya kasar dan tidak bertanggung jawab" , ucap Antonio dalam hatinya.
Sandra yang sudah menata steak dan salad di piring yang sudah disediakan , langsung membawanya keluar dan menuju ke arah suaminya.
Karena Sandra hanya fokus melihat suaminya , jadi Sandra tidak melihat Yogi yang berada disana.
Sandra mulai menyusun makanan di meja Antonio , setelah itu dia duduk di depan suaminya.
"Hubby cobain ya" , ucap Sandra sambil memotong kecil-kecil daging steak.
Setelah semua daging selesai di potong , Sandra mengambil satu daging dengan garfu dan menyuapinya ke mulut suaminya.
"Gimana , enak gak hubby?" , tanya Sandra.
"Enak banget sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Tidak lama Amanda dan suaminya sudah mau membereskan barang-barangnya di kamar , karena sebentar lagi mereka akan dijemput oleh mobil yang sudah mereka pesan , untuk membawa mereka ke bandara.
"Kakak mau siap-siap dulu ya dek , nanti kamu kalau ada apa-apa kabari kakak ya" , ucap Amanda.
"Iya kak , hati-hati di jalan ya" , ucap Yogi.
__ADS_1
Setelah itu Amanda , anak dan suaminya berjalan meninggalkan restoran menuju ke kamar mereka.
Yogi yang mulai berdiri dan mau pulang , tidak sengaja melihat Sandra dan Antonio yang sedang makan bersama disana.