Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 43


__ADS_3

"Sudah sampai , turun yuk" , kata Sandra.


"Ayo , nanti ceritain lagi ya di cafe" , ucap Karin.


"Iya...iya..." , ucap Sandra.


Sampai di cafe Matahari , mereka memesan minuman dan makanan ringan.


"Jadi gimana ceritanya , lanjutin lagi dong , aku penasaran banget nih" , ucap Karin.


"Iya kan aku udah bilang menembaknya biasa aja" , ucap Sandra.


"Gak mungkin dong , pasti bukan tembak biasa" , ucap Karin.


"Gak tembak biasa , jadi maksudnya , tembak luar biasa gitu" , jawab Sandra sambil tertawa.


"Iya lah , pasti , secara kan udah nembak , trus gak nyampe 3 bulan udah mau menikah" , ucap Karin.


"Ya menembaknya biasa , tapi keputusan menikah itu , terjadi ketika makan malam keluarga" , ucap Sandra.


"Maksudnya?" , tanya Karin yang semakin penasaran.


"Jadi , yang memutuskan untuk menikahkan kami secepatnya , itu papa nya kak Antonio" , ucap Sandra.


"Oh...aku kirain , kak Antonio langsung melamar kamu , untuk menikah dengannya" , ucap Karin.


"Kak Antonio ,melamar aku setelah kita membahas masalah pernikahan" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Oh...tapi bagus juga ya , sudah direstui kedua orang tua , tapi aku bingung juga bagaimana kalian bisa cepat direstui , kelihatannya juga tante Shinta sayang banget sama kamu" , ucap Karin.


"Papa mama aku dan papa mama kak Antonio itu , sudah berteman lama , makanya pertemuan antar keluarga , sudah tidak ada rasa canggung lagi" , ucap Sandra.


"Oh...pantesan , satu lagi , apa yang membuat kamu mau menikah dengan kak Antonio?" , tanya Karin dengan antusias.


"Aku berasa kayak di wawancara deh" , ucap Sandra sambil tertawa.


"Aku kan penasaran Sandra , soalnya kamu dari dulu , semua cowok ganteng yang ngejar kamu , ditolak seperti es , langsung bilang , S-O-R-R-Y" , ucap Karin , yang sambil membayangkan , bagaimana Sandra menolak cowok yang mengejar nya , pada saat sekolah.


Sandra langsung tertawa , mendengar ucapan Karin.


"Kamu ingat aja" , ucap Sandra , yang masih tertawa.


"Ya ingat la , gak mungkin aku lupa" , ucap Karin yang ikut tertawa juga.


"Jadi gimana , apa yang membuat kamu mau menikah?" , tanya Karin yang sudah tidak sabaran.


"Jawabannya hanya satu , karena orangnya itu adalah kak Antonio" , ucap Sandra.


"Iya Sandra , aku tau , tapi kenapa ketika kak Antonio kamu mau" , ucap Karin , yang semakin tidak sabaran.


"Ih...gemes aku liat kamu penasaran" , ucap Sandra sambil tertawa.


"Kamu gitu deh , suka banget liat aku penasaran" , ucap Karin , sambil memanyunkan bibirnya.


Sandra hanya ketawa melihat wajah sahabatnya itu , sambil makan makanan yang sudah mereka pesan.


"Aku minum es lemon tea aku dulu deh , biar kepala aku dingin , gak dibuat penasaran lagi sama kamu" , ucap Karin.

__ADS_1


"Memangnya bisa , lemon tea gak buat kamu penasaran?" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Ya kali aja bisa", ucap Karin asal.


"Ya udah , makan dulu juga , kasian tuh makanan di nganggurin , sama si penasaran" , ucap Sandra sambil tertawa.


"Kannnnn....kamu gitu deh" , ucap Karin , yang semakin kesel.


"Ha...ha...ha... , iya...iya... aku kasih tau deh , kasian liat kamu yang udah be-te" , ucap Sandra.


"Nah , itu tau , makanya buruan kasih tau" , ucap Karin , yang masih penasaran.


"Ya , karena hanya bersama dia aku bisa nyaman" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Aduh , cuma itu aja , kasih taunya lama banget" , ucap Karin.


Tapi aku senang , akhirnya kamu bisa menemukan orang yang kamu suka , aku lihat juga...kak Antonio sangat menyayangi kamu.


"Iya...makasih ya Karin" , ucap Sandra.


"Udah sore nih , kita jalan pulang lagi ya , aku masih harus ke kantor kak Antonio juga" , ucap Sandra.


"Iya boleh , kapan-kapan kita ketemuan lagi" , ucap Karin.


Dibalas anggukan kepala oleh Sandra.


Setelah Sandra membayar pesanan makanan , mereka pun jalan keluar.


Ketika mereka jalan hampir di tengah taman , tiba-tiba tangan Sandra ditarik dengan kasar.


YOGI...ternyata kamu , lepaskan aku , aku mohon.


Karin yang panik melihat Sandra ditarik oleh lelaki yang tidak dia kenal , langsung berlari memanggil pak Maman.


"Pak Maman , tolong pak , tolong , Sandra di culik pak" , kata Karin , yang sedang panik.


Mendengar Sandra diculik , pak Maman langsung berlari mengikuti Karin.


Dengan kasar , Yogi mendorong tubuh Sandra ke pohon besar yang ada di sana.


BUGGGGG...terdengar suara benturan yang keras.


"Awwwww sakittttttt" , ucap Sandra.


Yogi memegang bahu Sandra dengan kuat.


"Sakit Yogi , sakit , lepaskan aku" , ucap Sandra.


"Gue gak mau lepasin loe , gue cinta sama loe , kenapa loe gak mau milih gue , kenapa harus laki-laki lain" , ucap Yogi dengan nada marah.


Sandra hanya bisa menangis karena rasa sakit di punggungnya.


"Loe jawab gue Sandra , jawab gue" , ucap Yogi dengan kasar.


"Loe lepasin gue dulu , sakit banget Yogi" , ucap Sandra sambil menangis.


"Gue gak mau , gue mau loe jawab dulu" , ucap Yogi.

__ADS_1


"Gue gak suka sama loe , dari dulu gue gak suka" , jawab Sandra dengan berlinang air mata.


"Lepasin nona muda , kalau tidak saya laporin kamu ke polisi" , ucap pak Maman yang sudah sampai disana.


"Lepasin Sandra , kalau gak gue teriak nih" , ucap Karin.


Mendengar ancaman pak Maman dan Karin , akhirnya Yogi melepaskan Sandra.


Sandra langsung berlari ke arah pak Maman dan Karin.


Sandra , Karin dan pak Maman langsung berjalan ke arah mobil.


Yogi hanya terduduk lemas disana , kata-kata Sandra , "gue gak suka sama loe , dari dulu gue gak suka" , terngiang-ngiang di telinga Yogi.


Sandra , Karin dan pak Maman sudah masuk di mobil.


Melihat Sandra yang terus menangis dan mengatakan sakit sambil memegang punggungnya , membuat pak Maman khawatir.


Pak Maman langsung mengambil Hp nya dan menelpon Antonio.


Di ruangan meeting , terdengar suara Hp Antonio berbunyi.


Antonio melihat nama pak Maman dan langsung mengangkatnya.


"Halo pak" , jawab Antonio.


"Halo pak , nona muda disakiti sama seseorang pak , sekarang nona muda menangis kesakitan" , lapor pak Maman.


"Apa kamu ada wajah orang yang menyakiti Sandra?" , tanya Antonio.


"Ada pak , saya kirimkan fotonya setelah ini" , ucap pak Maman.


"Ok , sekarang kamu bawa Sandra ke hotel" , ucap Antonio yang langsung panik mendengar laporan dari pak Maman.


Antonio langsung menelpon Reihan temannya yang seorang dokter.


Begitu sambungan telpon tersambung , Antonio yang sedang panik , langsung ngomong tanpa basa basi.


"Reihan , kamu datang ke hotel sekarang" , titah Antonio.


"Ada apa , siapa yang sakit?" , tanya Reihan.


"Cewek aku , pokoknya kamu datang dulu ke hotel , cepetan ya" , titah Antonio.


"Iya...iya...bos besar , aku jalan kesana sekarang" , ucap Reihan.


"Untuk meeting hari ini , cukup sampai disini dulu" , ucap Antonio kepada para karyawannya.


"Baik pak" , ucap karyawannya sambil keluar dari ruangan meeting.


"Ada masalah apa pak?" , tanya Robi sang asisten.


"Calon istri aku di sakiti sama cowok ini , tolong kamu cari tau siapa dia" , ucap Antonio , sambil memperlihatkan foto yang dikirimkan oleh pak Maman.


"Baik pak , kalau gitu saya lanjutkan pekerjaan saya lagi" , ucap Robi.


"Ok Robi" , ucap Antonio.

__ADS_1


__ADS_2