
Ketika makanan pesanan mereka sudah datang , Sandra langsung menyiapkan semua makanan dan menatanya di meja makan.
Lalu Sandra memanggil suaminya , papa Chandra , papa Surya , mama Shinta dan mama Amel , untuk makan bersama.
Mereka pun berjalan ke meja makan dan makan bersama.
Melihat Sandra minta Antonio ini dan itu , membuat papa Chandra mengatakan...
"Ternyata ada juga yang merasakan seperti papa dulu ketika mama hamil".
Sontak hal itu membuat semuanya yang disana tertawa.
Antonio hanya menelan saliva nya kuat-kuat.
Setelah itu mereka mengobrol ringan sampai makanan mereka habis.
Ketika Sandra membereskan semua piring kotor dimeja , kedua papa mama dan suaminya , duduk di sofa ruang tamu.
"Anak kita ternyata tidak se manja dulu ya pa", ucap mama Amel.
"Iya ma , papa juga gak menyangka anak manja kita bisa mengerjakannya" , ucap papa Surya.
"Iya pa , aku juga kaget begitu melihat Sandra mau mengerjakannya" , ucap Antonio.
"Bagus dong Antonio , jadi Sandra gak ngerepotin kamu terus" , ucap mama Amel.
"Sandra gak pernah kok ma ngerepotin aku" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Nanti kamu baru akan repot" , ucap papa Chandra.
"Jangan gitu pa , ngidam kan wajar" , kata mama Shinta.
"Iya wajar ma , tapi gak bisa kerja" , jawab papa Chandra.
Mereka pun tertawa mendengar ucapan papa Chandra dan mama Shinta.
Tidak lama Sandra keluar dari dapur setelah membereskan semuanya dan langsung duduk bersandar dengan suaminya.
"Kayaknya seru banget obrolannya", ucap Sandra.
"Iya nak , kami membicarakan bagaimana repot nya Antonio nanti selama kamu hamil" , ucap mama Shinta sambil tertawa.
Setelah itu mereka mengobrol ringan , sampai tidak terasa waktu sudah malam , kedua mama papa pun sudah mau pulang.
Setelah mengantarkan papa Chandra , papa Surya , mama Amel dan mama Shinta sampai depan pintu , Antonio dan Sandra berjalan menuju ke kamar mereka.
Sandra mulai meletakkan kepalanya di dada suaminya dan memainkan jarinya disana.
"Hubby...harusnya hari ini acara penutupan ospek" , ucap Sandra.
"Tapi aku gak akan biarkan kamu pergi , mana ada Jeri lagi yang suka sama kamu , siapa lagi itu" , ucap Antonio sambil menghela nafasnya.
"Itu kakak kelas yang menjadi pembimbing di kelas aku selama ospek hubby" , ucap Sandra.
"Aku benar-benar gak tenang kamu pergi ke kampus" , ucap Antonio.
"Tapi aku pengen kuliah hubby" , ucap Sandra dengan manja.
"Iya tapi bagaimana caranya supaya cowok gak bisa melihat kamu?" , ucap Antonio.
"Hantu dong hubby , gak bisa dilihat" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Maksud aku , mereka jangan suka sama kamu , karena kamu itu membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama sayang" , ucap Antonio.
"Benarkah hubby , apa hubby juga seperti itu" , ucap Sandra sambil mendongakkan kepalanya.
"Iya sayang , aku juga seperti itu waktu pertama kali melihat kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Biarin cowok lain jatuh cinta melihat aku , yang terpenting cinta aku hanya milik Antonio Winata seorang" , ucap Sandra sambil mencium bibir suami tercintanya.
Sejenak mereka berciuman dengan dalam.
"Terima kasih sayang" , ucap Antonio setelah bibir mereka terlepas.
"Hubby , besok aku sudah gak ada kegiatan kampus , nanti awal bulan depan baru masuk kelas" , ucap Sandra setelah meletakkan kepalanya di dada suami tercintanya.
"Jadi besok kamu ikut ke hotel ya dari pagi , kalau mau kita nginap disana aja beberapa hari , supaya kamu gak kerja-kerja dulu" , ucap Antonio.
"Iya boleh hubby , coklat aku jangan lupa dibawa ya hubby , nanti aku cariin lho" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya bidadari cantikku" , jawab Antonio sambil tersenyum dan membelai kepala bidadari cantiknya.
Tidak lama mereka pun ketiduran sampai pagi dengan posisi kepala Sandra berada di atas dadanya dan tidak berpindah sedikit pun.
********
Pagi harinya , perusahaan batu bara Doddy papanya Yogi , dinyatakan pailit dan rumahnya utamanya akan di lelang untuk melunasi sisa hutangnya yang ada di bank.
__ADS_1
Mendengar perusahaan yang dibangunnya dari nol itu bangkrut dan rumah yang dia perjuangkan dari saat masih bersama istrinya pun akan di lelang membuat Doddy menjadi semakin terpuruk.
"Habis semua , semua yang aku pertahankan selama ini sudah tidak ada" , ucap Doddy.
Tiba-tiba Doddy terjatuh dan pingsan , Lauren asistennya Doddy yang melihat bos nya pingsan langsung menelpon ambulance dan membawanya ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit , dokter langsung memeriksa keadaan Doddy.
Lauren harus menunggu di luar dan tidak diperbolehkan untuk masuk ke ruangan pemeriksaan.
Sambil menunggu hasil dari pemeriksaan bosnya , Lauren menelpon Yogi anaknya Doddy.
Yogi yang baru sampai di bengkelnya pagi itu , mendengar Hp nya berbunyi , langsung dikeluarkannya dari sakunya.
Terlihat nama Lauren asisten papanya yang menelpon.
"Ada apa asisten papa menelpon aku" , ucap Yogi dalam hatinya.
Tidak lama Yogi pun mengangkatnya...
"Halo" , jawab Yogi.
"Halo Yogi , bapak pingsan dan sekarang sedang di rawat di rumah sakit Kenanga" , ucap Lauren.
"Baik kak , aku kesana sekarang" , ucap Yogi sambil memutuskan sambungan telponnya dan menyalakan motornya lagi.
"Kamu mau kemana lagi Yogi" , tanya Rangga.
"Aku kerumah sakit Kenanga dulu ya , papa aku dirawat disana" , ucap Yogi.
"Oh ok bro" , ucap Rangga.
Yogi pun langsung menjalankan motornya menuju ke rumah sakit Kenanga.
Begitu sampai di rumah sakit , Yogi langsung memarkirkan motornya disana dan berjalan dengan cepat menemui Lauren.
"Kak Lauren , apa yang terjadi?" , tanya Yogi setelah sampai di sana.
"Pagi ini perusahaan papa kamu di nyatakan bangkrut dan rumah utama kalian akan di lelang untuk melunasi sisa hutang yang ada , setelah mendengar berita tersebut , tidak lama bapak langsung pingsan" , ucap Lauren.
Yogi langsung terduduk lemas mendengar cerita Lauren.
"Jadi sekarang kondisi papa gimana kak?" , tanya Yogi.
"Kakak juga gak tau , dari tadi dokter masih di dalam memeriksa papa kamu dan belum keluar sampai sekarang" , ucap Lauren.
********
Ketika Antonio bangun melihat kepala istrinya masih berada di dadanya sambil tertidur , dengan pelan Antonio langsung memindahkan tubuh istrinya ke kasur dan dengan pelan Antonio turun dari kasur dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tidak lama Sandra terbangun , karena dia sudah tidak bersama suaminya lagi.
Begitu Sandra mendengar ada bunyi suara air dari kamar mandi...
Sandra langsung masuk ke kamar mandi dan memeluk tubuh polos suaminya yang berada di bawah shower.
"Baju kamu jadi basah semua sayang" , ucap Antonio.
"Gak mau lepas peluk hubby" , ucap Sandra dengan manja.
"Tanggung basah , ya udah mandi bersama aja ya" , ucap Antonio dengan lembut.
Sandra pun menganggukkan kepalanya.
Antonio mulai membuka piyama Sandra dan melemparkan bajunya ke arah pintu kamar mandi.
Setelah itu mereka mandi bersama , dari mandi sampai selesai , Sandra benar-benar tidak mau melepaskan pelukannya.
Antonio harus benar-benar sabar menggosokkan sabun dan shampoo di tubuh istrinya yang manja itu.
Sampai akhirnya mereka selesai mandi , Antonio mengeringkan tubuh polos bidadari cantiknya dan tubuhnya sendiri , setelah itu mereka ke kamar dengan menggunakan bathrobe.
Antonio mengambil baju kerjanya di lemari , Sandra masih saja memeluk tubuhnya.
"Jangan gitu sayang , aku mau berangkat ke kantor hari ini" , ucap Antonio dengan lembut.
"Gak boleh hubby...gak boleh" , ucap Sandra sambil mengeratkan pelukannya.
Melihat istrinya seperti itu , akhirnya Antonio memutuskan tidak bekerja hari itu.
Ya sudah aku ambil baju rumah dulu ya sayang , hari ini gak ke kantor.
Mendengar suaminya gak jadi ke kantor , tiba-tiba Sandra langsung melepaskan pelukannya.
Antonio langsung menggunakan baju rumahnya.
"Kamu pakai baju dulu sayang , gak mungkin kan pake bathrobe seharian", ucap Antonio sambil tersenyum.
__ADS_1
"Pakaikan ya hubby" , ucap Sandra dengan manja.
"Iya sayang" , ucap Antonio sambil memakaikan daster yang dia ambil di dalam lemari.
"Ya udah , ayo makan dulu , nanti baby aku kelaparan lho" , ucap Antonio sambil mengelus perut istrinya.
"Iya papa" , jawab Sandra dengan manja.
Antonio dan Sandra berjalan menuju ke meja makan , pastinya Sandra menempel terus dengan suaminya.
Tuti yang melihat nona muda menempel terus sama tuannya , langsung tersenyum.
"Tuan gak ke kantor hari ini?" , tanya Tuti.
"Gak Tuti , kamu gak lihat istri aku seperti ini , gimana mau pergi" , ucap Antonio.
"Iya ya tumben banget nona muda kayak cicak nemplok di dinding" , ucap Tuti sambil tersenyum.
"Iya gak tau nih Tuti , sejak tau hamil kemaren aku gak mau pisah sama suami aku" , jawab Sandra.
"Oh nona muda lagi hamil , Tuti turut bahagia tuan dan nona muda" , ucap Tuti sambil tersenyum.
"Iya terima kasih Tuti" , jawab Sandra dan Antonio bersamaan.
Setelah itu Tuti kembali mengerjakan pekerjaannya.
Antonio dan Sandra yang sudah selesai sarapan langsung menuju ke kamar.
Antonio langsung mengambil ponselnya dan membawanya ke kasur , karena nanti dia pasti tidak akan dilepaskan istrinya.
Begitu Antonio naik ke kasurnya , langsung dipeluk oleh istrinya.
"Aduh kalau benar seperti mama yang sampai berbulan-bulan seperti ini , bagaimana ya , mana pekerjaan lagi banyak" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio menelpon Robi asistennya.
Terdengar suara sambungan disana , tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo pak" , jawab Robi.
"Halo Robi , hari ini saya tidak ke kantor dulu , tolong kamu yang handle meeting hari ini" , ucap Antonio.
"Baik pak", jawab Robi.
"Kamu kapan pergi melihat Citra dan tukangnya memasang interior di kota B?" , tanya Antonio.
"Lusa pak , saya pergi bersama dengan Citra ke kota B" , jawab Robi.
"Jadi kamu jalan bersama dengan Citra ke kota B?", tanya Antonio untuk memastikan kalau dia tidak salah dengar.
"Iya pak , kebetulan kemaren saya sempat nawarin pergi bareng dan dia setuju" , jawab Robi.
"Upsssss....kenapa aku keceplosan" , ucap Robi dalam hatinya.
"Ok , bagus Robi , kalau kamu suka kejar terus" , ucap Antonio.
"Dari mana bapak tau saya suka dengan Citra", tanya Robi.
"Mata kamu tidak bisa berbohong Robi , saya ikut bahagia kalau kamu bisa bersamanya" , ucap Antonio.
"Terima kasih pak" , jawab Robi.
"Iya sama-sama" , ucap Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Robi suka dengan kak Citra ya hubby" , tanya Sandra yang mendengar suaminya ngobrol dengan Robi.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
"Semoga mereka bisa bersama ya hubby" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil mengelus punggung istrinya.
"Sayang , lusa Robi mau ke kota B , aku harus ke kantor mulai besok , bagaimana kalau nanti kita ke hotel , kita nginap disana saja , nanti bawa baju agak banyak saja , gimana?", tanya Antonio.
"Lihat nanti ya hubby , sekarang aku belum mau keluar" , jawab Sandra.
"Semoga nanti mood nya berubah dan mau pergi ke hotel" , ucap Antonio dalam hatinya.
Tidak lama masuk chat dari Robi , di ponsel Antonio.
Antonio langsung membuka chat nya...
"Pak , hari ini perusahaan Doddy dinyatakan pailit dan rumah utamanya di lelang untuk melunasi sisa hutangnya dengan bank".
-Robi-
"Ok Robi , terima kasih informasinya".
__ADS_1
(Pesan dikirim)