
Lia yang sudah keluar dari kamar khusus Antonio , langsung menuju ke lift dan turun ke restoran.
Sampai di restoran , Lia langsung membawakan kabar bahagia tersebut ke dapur restoran.
"Pak Herman , bu Nunung , aku sudah menanyakan kepada nona muda" , ucap Lia.
"Trus apa kata nona muda" , ucap bu Nunung.
"Nona muda sedang hamil muda , makanya nona muda belum bisa belajar masak dulu" , ucap Lia sambil tersenyum.
"Wahhhhh....ini kabar gembira" , ucap bu Nunung.
"Nona muda juga menitipkan salam buat semua yang ada di dapur" , ucap Lia.
"Ternyata nona muda inget juga sama kita ya" , ucap Jeje.
"Pasti dong , nona muda kan tidak sombong" , ucap bu Nunung.
"Iya kalian semua benar , sekarang kita doakan saja supaya nona muda dan calon anaknya sehat-sehat selalu dan dilancarkan sampai persalinan nanti" , ucap pak Herman.
"Amin" , ucap semua staf yang ada di dapur termasuk Lia.
Setelah itu mereka mulai bersiap-siap untuk pulang dan ganti shift dengan yang kerja malam.
********
Malam itu Yogi dan Rangga sedang bersiap-siap untuk pergi ke arena balap liar.
Sebelum sampai di arena balap liar , mereka makan sate ayam di pinggir jalan dulu.
"Enak juga ya bro sate disini" , ucap Yogi.
"Iya , makanya gue sering makan disini" , ucap Rangga.
Yogi menganggukkan kepalanya sambil memasukkan sate ke dalam mulutnya.
"Nanti loe mau ikutan balap nya satu ronde apa dua ronde?" , tanya Rangga.
"Kayaknya dua deh" , kan gue butuh uang yang banyak.
"Ok" , jawab Rangga sambil menganggukkan kepalanya.
Tidak lama mereka selesai makan , mereka membayar makanan mereka dan berjalan menuju ke motor , menyalakan motor mereka dan menuju ke arena balap liar.
Sebelumnya suasana riuh terjadi saat Victor datang , tapi tidak untuk sekarang.
Ya....sejak Victor menikah , dia sudah mulai serius dengan kerjaannya dan menemani istrinya setiap malam , jadi dia sudah gak ikut balapan liar lagi , hal itu pula yang menguntungkan buat Yogi.
Sekarang suasana akan riuh ketika Yogi datang.
YOGI....YOGI....YOGI....
Teriak penonton pada malam itu , ketika melihat motor Yogi sudah memasuki arena balap.
Tidak lama keluar cewek berbaju seksi , berjalan ke tengah arena balap liar dan melemparkan sapu tangan ke atas , pertanda pertandingan sudah dimulai.
Semua motor yang sudah mulai bersiap-siap disana , langsung tancap gas , ketika sapu tangan dilemparkan keatas.
Yogi dan Rangga masih terus memimpin pada malam itu , hingga sampai garis finish tetap Yogi lah yang menjadi pemenangnya.
Untuk mengikuti perlombaan kedua , mereka menunggu beberapa waktu.
Tidak lama host disana mengumumkan , bagi siapa yang bisa memenangkan balapan malam ini akan mendapatkan uang tunai 10 juta , hadiah di sponsori oleh gadis cantik kita malam ini , Katherine.
"Beri tepuk tangan yang meriah buat Katherine" , ucap host malam itu.
Tidak lama keluar cewek yang bernama Katherine itu di atas motor besarnya , menggunakan baju seksinya , crop top dan celana pendek setengah paha yang menutupi stocking model jaring-jaring di kakinya.
"Bro... cantik sekali Katherine itu" , ucap Rangga.
"Gue sudah males bro" , ucap Yogi.
__ADS_1
"Ini rugi kalo loe lewatkan bro , body nya benar-benar membuat semua pria ingin memilikinya" , ucap Rangga.
"Loe dekati aja kalau loe mau , gue mau ke tengah lapangan dulu , sudah mau di mulai" , ucap Yogi.
"Ok bro , semoga loe menang ya , gue dukung loe dari sini" , ucap Rangga.
Yogi hanya memberikan jempolnya kepada Rangga dan melajukan motornya ke tengah arena balapan.
Karena ronde ke dua ini hadiah dari Katherine , maka Katherine yang berjalan ke tengah arena dan melemparkan sapu tangan ke atas , tanda perlombaan dimulai.
Semua motor langsung berlomba untuk mendapatkan hadiah yang besar malam ini.
Tapi tetap saja Yogi selalu unggul dari yang lainnya , semua lawannya kalah telak darinya.
Yogi menang unggul malam itu.
Begitu Katherine menyerahkan hadiahnya kepada Yogi.
"Aku tau pasti kamu yang akan menang cowok ganteng , aku sudah memperhatikan kamu beberapa malam ini , dan aku suka sama kamu" , ucap Katherine sambil mencium pipi Yogi.
"Sorry , gue belum bisa menerima loe" , jawab Yogi sambil mengambil hadiah uang tunai dari Katherine dan pergi dari sana.
"Gak apa apa Yogi , aku sabar menunggu kamu" , ucap Katherine dalam hatinya.
"Gile loe dicium cewek itu bro" , ucap Rangga ketika Yogi sudah mendekatinya.
"Biasa aja bro , udah ayo pulang , besok pagi gue harus ke rumah sakit dan ke bengkel" , ucap Yogi.
"Iya bro" , jawab Rangga sambil menyalakan motornya mengikuti Yogi yang sudah jalan duluan.
Karena hari sudah subuh , jalanan malam itu pun sepi , bisa dibilang tidak ada kendaraan yang lewat selain motor mereka berdua , tidak lama Rangga dan Yogi sampai di kostan Rangga yang sederhana itu.
Yogi dan Rangga memasuki kamarnya dan mereka langsung tidur tanpa mengganti bajunya karena sudah kelelahan.
*******
Keesokan paginya berita perusahaan batu bara Doddy yang bangkrut masuk di koran dan berita.
Sandra yang baru keluar dari kamar mandi , langsung menemui suaminya di sofa ruang tamu.
"Hubby , itu berita tentang papanya Yogi ya?" , tanya Sandra setelah duduk di samping suaminya.
"Iya sayang , akhirnya dinyatakan bangkrut juga perusahaannya" , jawab Antonio sambil melihat berita di TV.
"Jadi kondisi papanya sekarang dalam keadaan kritis ya" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
"Kasian ya hubby" , ucap Sandra.
"Kamu mau melihat papa nya Yogi dirumah sakit?" , tanya Antonio.
"Siapa yang bilang mau lihat" , jawab Sandra.
"Itu tadi katanya kasian", ucap Antonio sambil tersenyum.
"Ya cuma ikut prihatin aja hubby , tapi aku gak mau lihat , ngapain juga" , ucap Sandra sambil meletakkan kepalanya di bahu suaminya.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
"Sayang pagi ini mau sarapan apa?" , tanya Antonio.
"Aku mau cream sup aja hubby" , ucap Sandra.
"Ok" , ucap Antonio sambil mengambil telpon di meja nya dan menelpon ke restoran untuk memesan makanan dan memintanya mengantarkan ke kamar mereka.
"Sayang , nanti aku ada meeting sebentar , kamu gak apa apa kan sendiri di sini" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya boleh deh , tapi sebentar aja kan hubby , gak lama-lama" , ucap Sandra.
"Iya sayang...sebentar aja" , ucap Antonio sambil memeluk istrinya.
__ADS_1
Tidak lama terdengar bel pintu kamar mereka berbunyi.
Antonio langsung membuka pintunya dan terlihat Lia di depan pintu mengantarkan makanan pesanan mereka.
"Pagi pak , pagi nona muda" , sapa Lia.
"Pagi" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
Lia masuk ke dalam meletakkan makanan pesanan mereka di meja.
"Lia tolong belikan susu buat ibu hamil ya di mini market terdekat" , ucap Antonio yang baru ingat kalau istrinya belum minum susu untuk kehamilan.
"Baik pak , mau rasa apa pak?" , tanya Lia.
"Kamu mau rasa apa sayang?" , tanya Antonio.
"Rasa coklat aja hubby" , jawab Sandra.
"Kamu beli rasa coklat ya" , ucap Antonio.
"Mau beli berapa banyak pak?" , tanya Lia.
"Kamu beli 10 kotak aja , nanti sudah dibeli langsung bawa kesini saja" , ucap Antonio sambil memberikan uangnya kepada Lia.
"Baik tuan" , jawab Lia sambil menerima uang yang diberikan oleh bosnya.
"Kalau gitu saya permisi dulu ya pak , nona muda" , ucap Lia.
"Iya Lia" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
Lia menuju ke lift bawah menuju ke lobby.
Ketika dia sudah sampai di lobby , Erik menanyakan...
"Kamu pagi-pagi mau kemana Lia?"
"Mau ke mini market beli susu buat ibu hamil" , ucap Lia.
"Kamu hamil? Kapan kamu nikahnya?" , tanya Erik.
"Bukan untuk aku , tapi untuk nona muda" , jawab Lia.
"Oh , jadi istrinya bos besar lagi hamil" , ucap Erik.
"Iya , aku pergi dulu ya , nanti kelamaan kalau kamu nanya terus" , ucap Lia.
Erik hanya menganggukkan kepalanya dan Lia langsung keluar dari All Star Hotel menuju ke mini market terdekat.
********
Pagi itu papa Chandra dan pak Wijaya yang sedang berada di lapangan golf membaca berita perusahaan Doddy yang pailit di koran yang disediakan disana.
"Pada akhirnya perusahaan dia bangkrut juga dan kondisinya juga kritis" , ucap Chandra.
"Iya kamu benar , terakhir aku dengar dia memang sudah tidak bisa mendapatkan investor buat perusahaannya" , ucap Wijaya.
"Apa kamu gak mau ambil rumahnya buat cucu kamu?" , tanya Chandra.
"Aku malah mau menjauhkan cucu aku dari mereka , aku gak mau dia dan Yogi tau keberadaan cucu aku nanti" , ucap Wijaya.
"Aku rasa dengan kondisi begini anaknya juga gak akan berani macam-macam diluar untuk sementara waktu" , ucap Chandra.
"Iya , pasti anaknya juga sibuk menjaga Doddy di rumah sakit" , ucap Wijaya.
"Paling tidak kita sudah bisa untuk berpikiran tenang beberapa waktu ini" , ucap Chandra.
"Iya kamu benar" , jawab Wijaya.
"Ya udah , ayo kita mulai bermain golf" , ucap Chandra sambil berdiri.
Wijaya menganggukkan kepalanya sambil berdiri dan merekapun mulai bermain golf.
__ADS_1