
Adam yang benar-benar sudah tidak ada pilihan lain lagi , terpaksa menyetujui persyaratan Antonio.
Adam menandatangani surat yang diberikan oleh Robi.
"Baiklah , mulai sekarang kamu sudah bisa pulang , besok kamu sudah tidak bekerja lagi disini dan setiap bulan kamu harus transfer kepada perusahaan berapa pun uang yang kamu punya , pokoknya dalam setahun 160 juta itu lunas" , ucap Antonio dengan tegas.
"Kalau saya tidak bekerja bagaimana saya bisa menggantinya pak" , ucap Adam.
"Apa perlu hal itu kamu tanyakan kepada saya , sedangkan kamu bekerja sama dengan Sherly untuk menggelapkan dana perusahaan , apakah kamu bertanya terlebih dahulu kepada saya?" , ucap Antonio.
Sejenak Adam pun terdiam , semua yang dikatakan Antonio itu benar.
"Baik pak , saya mengerti , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Adam.
"Baik , saya tunggu kamu melunasi semua hutang kamu kepada perusahaan" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Adam yang sudah tertunduk lesu sambil keluar dari ruangan Antonio.
"Robi , utus orang untuk mengawasi gerak gerik Adam sampai dia bisa melunasi uang perusahaan" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
"Baiklah , besok pagi kita sudah bisa pulang ke kota A , Robi" , ucap Antonio.
"Iya pak" , jawab Robi sambil tersenyum.
"Baiklah , apa ada yang harus saya periksa lagi?" , tanya Antonio.
"Ada beberapa dokumen pak yang harus bapak tanda tangani" , ucap Robi.
"Baiklah Robi , kamu tinggalkan dulu saja di meja saya" , ucap Antonio.
Robi pun meletakkan beberapa berkas-berkas di meja kerja bos nya , setelah itu Robi permisi keluar dari sana.
Antonio mulai melihat berkas-berkas yang ada , setelah itu Antonio mulai menandatangani satu persatu berkas-berkas tersebut.
Antonio mulai mengecek pekerjaan yang ada di All Star Hotel kota B.
Setelah Antonio melihat tidak ada yang mencurigakan , Antonio pun menutup laptopnya.
Antonio melihat jam di tangannya , terlihat jam menunjukkan pukul setengah 7 malam.
Antonio berjalan keluar dari ruangan kerjanya dan menuju ke restoran hotel untuk makan malam.
Sampai di restoran hotel Antonio bertemu dengan Robi.
"Robi" , panggil Antonio.
"Iya pak" , jawab Robi.
__ADS_1
"Semua berkas-berkasnya sudah saya tanda tangani , nanti kamu ambil saja di ruangan saya , karena besok pagi saya akan langsung pulang ke kota A" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
"Kamu kapan balik ke kota A?" , tanya Antonio.
"Besok siang pak , setelah semua kerjaan saya di sini selesai" , ucap Robi.
"Baiklah" , jawab Antonio.
Setelah itu Antonio dan Robi pun makan bersama sambil mengobrol santai.
Setelah selesai makan malam , Antonio dan Robi menuju ke kamar mereka masing-masing.
Antonio berjalan menuju ke kamar khusus untuknya.
Sampai di dalam kamar , Antonio langsung mengambil baju nya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah Antonio selesai mandi , Antonio berjalan naik ke atas kasur dan menelpon bidadari cantiknya.
Tidak lama terlihat wajah bidadari cantiknya.
"Halo hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Halo kesayangannya hubby" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Mama Amel , Ina dan Ira yang melihat Sandra video call dengan suaminya hanya tersenyum mendengarnya.
"Sudah sayang , kamu sudah makan belum , sayang?" , tanya Antonio.
"Sudah hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Anak-anak kita lagi ngapain sayang?" , tanya Antonio.
"Lagi tidur hubby" , jawab Sandra.
Antonio menganggukkan kepalanya.
"Besok pagi aku jalan pulang sayang" , ucap Antonio.
"Masalahnya sudah selesai hubby" , ucap Sandra yang sudah tersenyum bahagia.
"Iya dong sayang , supaya aku bisa pulang cepat , aku langsung selesaikan masalahnya hari ini juga , aku kan gak mau pisah lama-lama sama kamu" , ucap Antonio.
"Iya hubby , aku sama anak-anak juga kangen banget sama hubby" , ucap Sandra.
"Pasangan ini selalu saja gak bisa pisah sehari" , ucap mama Amel sambil tersenyum.
Ina dan Ira hanya tersenyum-senyum mendengarkan percakapan tuan dan nona muda mereka.
__ADS_1
"Iya sayang , aku juga sudah kangen banget sama kamu , besok begitu pulang aku langsung ke apartemen , aku kerja di apartemen saja , jadi aku gak ke All Star Hotel" , ucap Antonio.
"Iya hubby sayang , besok aku tunggu di apartemen ya , sudah dulu ya hubby , kita diketawain terus sama mama Amel , Ina dan Ira" , ucap Sandra.
"Baiklah sayang , sampai ketemu besok sayang , aku mencintaimu" , ucap Antonio.
"Sampai ketemu besok hubby , aku juga mencintai hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Setelah itu Sandra memutuskan sambungan telponnya.
"Tuh kan sudah mama bilang , Antonio gak akan tergoda dengan cewek itu" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Alvaro dan Angelica sudah tidur ya ma" , ucap Sandra.
"Iya sudah sayang , kalau kamu mau tidur , tidur dulu aja , nanti 2 jam lagi pasti Alvaro Angelica bangun" , ucap mama Amel.
"Iya ma".
"Kalian juga sudah boleh istirahat Ina dan Ira" , ucap Sandra.
"Iya nona muda" , jawab Ina dan Ira bersamaan sambil berjalan keluar dari kamar Sandra.
********
Setelah dipecat dari All Star Hotel dan di suruh menggantikan uang yang di ambil dalam waktu satu tahun , sore itu Adam langsung menjalankan mobilnya menuju ke apartemen Sherly.
Adam membuka pintu apartemen Sherly dengan cardlock yang selalu digunakannya selama ini.
Setelah pintu terbuka Adam memasuki apartemen , tidak terlihat Sherly disana.
Adam menutup pintu apartemen dan berjalan menuju ke kamar Sherly.
Terlihat Sherly yang sedang tidur dengan tubuh polosnya dan alat pemuas yang masih menempel di area sensitif tubuh bawahnya yang sangat disukai oleh Adam.
Adam yang tadinya pikirannya kacau , dibuat menjadi bergairah dan menginginkan tubuh Sherly.
Adam menarik alat itu keluar dari sana dengan pelan dan dia mulai menenggelamkan wajahnya disana dan memainkan area itu dengan mulutnya.
Sherly pun langsung menggeliat begitu ada sensasi yang memainkan area sensitif di tubuh bawahnya yang membuatnya selalu sangat menikmatinya.
Seketika Sherly teringat kalau dia menggunakan alat yang bergetar itu , kenapa sekarang alatnya berubah menjadi lidah orang.
Sherly pun mulai membuka matanya , ketika Sherly membuka matanya , dia terkejut melihat Adam berada disana dan sudah bermain dengan tubuh bawahnya.
Meskipun Sherly sangat menginginkan dan menyukainya tapi Sherly heran kenapa Adam gak bekerja di All Star Hotel , sekarang kan masih jam kerja , bukan jam pulang kerja.
"Kenapa kamu sudah ada disini jam segini?" , ucap Sherly yang terkejut melihat Adam sudah berada di dalam kamarnya.
__ADS_1
"Kita ketahuan oleh bos Antonio , aku sudah di pecat dan aku juga di suruh mengganti uang yang aku transfer kepada kamu semuanya" , ucap Adam sambil terus menikmati tubuh polos Sherly dan memainkan jari jarinya di sana.
"Apa kamu bilang!" , ucap Sherly yang terkejut dan langsung berdiri dan duduk di atas kasurnya dengan tubuh polosnya.