
"Akhirnya keluar juga tuh cewek gila , tapi dia sudah gak teriak-teriak lagi seperti kemaren" , ucap Adel.
"Pasti sudah di pecat langsung sama bos , mana berani lagi dia macam-macam , mana ada dua bodyguard wajah serem lagi di dalam" , ucap Susi sambil tersenyum.
"Iya kamu benar , akhirnya pergi juga tuh cewek gila" , ucap Adel.
Petugas yang membawa Sherly langsung mendorong tubuh Sherly dengan kasar begitu sudah diluar lobby All Star Hotel.
Sherly yang jatuh terduduk disana , langsung merasakan sakit di pinggangnya.
Dengan sisa-sisa tenaga yang dia punya , Sherly pun berjalan menuju ke parkiran mobilnya dan masuk disana.
Sherly menyalakan mobilnya , tapi dia belum menjalankan mobilnya , dia masih duduk di kursi kemudinya sambil berpikir.
"Ternyata aku salah , tidak mudah menaklukkan kamu Antonio , yang ada badan aku sakit semua sekarang , belum lagi tulang aku sakit karena tidur di lantai selama dikurung di gudang bersama kecoak , sekarang bagaimana aku mau ke kota B dengan tubuh sakit begini , mau nginap di hotel mahal , uang aku juga sudah mulai menipis , terpaksa nyari hotel murah untuk nginap hari ini dan membersihkan diriku yang sudah bau ini" , ucap Sherly dalam hatinya.
Setelah itu Sherly menjalankan mobilnya dan pergi mencari hotel murah yang ada di kota A.
********
Sandra yang masih berada dalam pelukan suaminya...
"Sudah percaya kan sayang , aku gak suka sama dia , dia aja yang gila" , ucap Antonio.
"Iya hubby , sekarang aku sudah percaya dengan hubby" , ucap Sandra sambil tetap meletakkan kedua tangannya di belakang leher suaminya.
"Kalian berdua sudah boleh menunggu di luar" , ucap Antonio kepada kedua bodyguardnya.
"Baik bos" , jawab kedua bodyguard tersebut dan berjalan keluar dari ruangan Antonio , berdiri tegap di depan pintu.
"Robi , kamu carikan lagi pengganti Sherly ya , sekarang saya mau kamu cari untuk pengganti Sherly seorang cowok saja , untuk kepala dan manajer di hotel cabang kita di kota C nanti juga dicari yang cowok saja semuanya , saya tidak mau kejadian seperti ini terjadi lagi" , ucap Antonio kepada Robi yang masih ada di ruangan Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
"Baiklah , kamu bisa melanjutkan pekerjaan kamu lagi" , ucap Antonio.
"Iya pak , kalau gitu saya permisi dulu" , jawab Robi.
"Iya Robi" , jawab Antonio.
"Kalau semuanya cowok gak ada pemandangan indah lagi dong hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh ketika Robi sudah keluar dari ruangan Antonio.
__ADS_1
"Bagi aku pemandangan indah itu sudah ada di depan aku sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Seketika Sandra pun tersipu malu dan menenggelamkan wajahnya di leher suaminya.
"Sudah mau jadi mama , masih malu aja sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Ya habisnya hubby sih" , ucap Sandra dengan manja.
"Iya aku gak mau kamu menjadi emosi dan sakit lagi , aku benar-benar gak sanggup melihat kamu yang seperti kemaren sayang , kita kan gak tau nanti akan ada Sherly Sherly lainnya lagi , jadi sebelum kejadian , lebih baik aku langsung aja putuskan minta cari karyawan cowok untuk semua staf yang akan sering komunikasi dengan aku" , ucap Antonio.
"Iya hubby sayang , terima kasih ya" , ucap Sandra sambil menciumi bibir suaminya.
Sejenak mereka berciuman dengan lembut untuk beberapa waktu.
"Aku masih ada kerjaan yang harus di selesaikan sayang , kamu mau menunggu disini atau di kamar atas?" , tanya Antonio setelah mereka melepaskan bibir mereka.
"Lama gak hubby?" , tanya Sandra dengan manja.
"Gak lama kok istri kesayangan hubby , palingan juga 2 jam" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Itu lama hubby sayang" , ucap Sandra yang masih bergelayut manja di tubuh suaminya.
"Gak deh hubby , yang ada nanti hubby tambah lama selesai kerjanya , aku nungguin hubby di kursi sofa saja ya" , ucap Sandra sambil berdiri dari pangkuan suaminya.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sandra pun berjalan menuju ke kursi sofa dan memainkan ponselnya disana.
********
Sherly yang sudah berada di hotel murah , langsung membersihkan dirinya.
"Ih...kenapa ini bau kecoak jadi nempel semua di tubuh aku" , ucap Sherly yang sudah masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya yang kotor itu , Sherly berjalan menuju ke kasur hotel.
"Aku harus menyusun rencana baru untuk bisa mendapatkan uang Antonio" , ucap Sherly dalam hatinya.
Sherly berpikir dan berpikir terus , sampai dia mendapatkan satu cara.
Hanya Adam yang bisa aku andalkan , dia kan yang memegang uang masuk All Star Hotel kota B.
__ADS_1
"Aku perhatikan meskipun dia sudah menikah , tapi kayaknya dia tertarik dengan tubuh aku" , ucap Sherly dalam hatinya.
Sherly pun langsung mengambil ponselnya dan menelpon Adam.
Tidak lama terdengar suara di sana.
"Halo Sherly , kemana saja kamu , kenapa kamu tidak masuk kerja?" , tanya Adam.
"Aku dipecat Antonio" , jawab Sherly.
"Kenapa bisa?" , tanya Adam.
"Aku mau membuat dia menikahi aku , tapi aku salah , dia sama sekali tidak tertarik sama aku , dia lebih tertarik dengan istri kecilnya" , ucap Sherly.
"Kamu salah kalau mau membuat bos besar menikahi mu , itu sudah pasti tidak mungkin , semua orang tau kalau bos besar hanya mencintai istrinya seorang" , ucap Adam sambil tertawa.
"Jadi bagaimana kalau kita bekerja sama melakukan penggelapan dana All Star Hotel yang ada di kota B , kamu berikan kepada aku 20 juta setiap bulan" , ucap Sherly.
"Itu enak di kamu gak enak di aku dong" , ucap Adam.
"Kalau kamu mau kamu kirim aku 30 juta setiap bulan , nanti aku kasih kamu 10 juta , bagaimana?" , tanya Sherly.
"Masih gak cukup , aku mau lebih" , ucap Adam.
"Gila kamu , kalau lebih lagi , kita akan cepat ketahuan , kamu kan juga masih di gaji disana" , ucap Sherly.
"Kalau gitu kamu bayar aku dengan tubuh kamu , aku sudah lama menginginkan tubuh kamu , kebetulan besok istri aku dinas diluar kota seminggu , aku mau mulai besok kamu tidur dengan aku sampai istri aku pulang" , ucap Adam.
"Ya baiklah , itu tidak masalah" , ucap Sherly yang memang sudah biasa tidur dengan siapa saja demi mendapatkan uang.
"Baiklah , aku akan menunggumu besok malam sayang , jangan lupa pakai dalaman yang seksi" , ucap Adam.
"Iya , sudah pasti itu , lagian juga itu gak akan dibutuhkan ketika kita melakukannya" , jawab Sherly.
"Aku suka gaya kamu sayang , tubuh yang polos memang lebih menggairahkan , tidak sabar aku menunggu malam yang indah besok" , ucap Adam.
"Iya , sampai ketemu besok" , ucap Sherly sambil menutup panggilan telponnya.
"Terpaksa deh aku harus manis sama dia , supaya dia mentransfer uang ke aku setiap bulan , kalau bukan karena uang , gak akan mau aku tidur dengan dia."
"Kenapa nasib aku gak bisa berakhir dengan bos besar dan menjadi nyonya besar yang sah , selalu saja aku menjadi pemuas nafsu orang-orang yang membayar ku" , ucap Sherly sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.
__ADS_1