
Antonio gak pergi ke All Star Hotel karena tukang pak Budi datang ke rumahnya untuk membuat labor mini permintaan dari Alvaro.
Sandra sibuk membuka semua kado yang didapatnya ketika acara ulang tahun kemaren malam.
Setiap Sandra membuka kotak hadiah yang diberikan dari para tamu , Sandra langsung menghela nafasnya.
"Kenapa sayang?" , tanya Antonio.
"Ini kenapa hadiahnya mahal semua hubby" , ucap Sandra sambil memperlihatkan kepada suaminya.
"Karena kamu itu istri dari pemilik All Star Hotel , sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Masa hanya ulang tahun , hadiahnya tas mahal , jam mahal , perhiasan mahal , dompet mahal , semuanya yang mahal" , jawab Sandra sambil duduk dan menghempaskan tubuhnya di kursi.
Antonio meletakkan laptop nya di kasur dan berjalan mendekati tubuh istrinya.
"Jadi kamu mau hadiahnya yang seperti apa sayang?" , tanya Antonio sambil memeluk bahu istri tercintanya.
"Aku juga gak tau hubby , karena dulu aku hanya menginginkan acara yang sederhana saja. Sebenarnya aku membuat acara ini , supaya Alvaro bisa menemukan pasangan yang cocok untuk dia , tapi ternyata anak manja aku itu tidak mendapatkan cewek yang dia sukai" , ucap Sandra.
"Gak apa-apa sayang , paling gak kan kita juga sudah mengumumkan pertunangan Angelica dan James juga" , jawab Antonio sambil mengecup kening istrinya.
"Iya juga ya hubby , kalau gitu nanti aku akan mencatat semua nama yang memberikan aku hadiah mahal ini. Nanti ketika mereka mengundang kita ke acaranya , kasih hadiah yang mahal juga ya hubby , kalau gak aku pasti akan malu" , ucap Sandra.
"Kita mana pernah memberikan orang hadiah yang murah sayang" , ucap Antonio.
"Iya juga ya hubby , makanya aku dapatnya juga yang mahal ya" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil menganggukkan kepalanya.
"Tapi ini kebanyakan buat aku , kayaknya nanti aku akan kasih beberapa untuk Angelica dan jam ini kayaknya Alvaro bisa pakai deh" , ucap Sandra sambil melihat-lihat lagi hadiah yang dia dapatkan.
"Baiklah sayang , kamu atur saja , aku lanjut kerja lagi ya" , ucap Antonio.
"Iya hubby , mau aku ambilkan teh dan macaron gak hubby , kebetulan kemaren yang kue-kue kecil aku minta untuk di bawa pulang semua sisanya , karena Alvaro suka" , ucap Sandra.
"Boleh sayang" , jawab Antonio sambil berjalan menuju ke atas kasur.
Sandra berjalan keluar menuju ke dapur dan mengambil beberapa macaron dan membuatkan teh untuk suaminya.
"Mba , ini kuenya boleh dimakan ya" , ucap Sandra kepada Tuti dan mba Ida yang sedang bekerja di dapur.
"Baik nona muda" , jawab mba Tuti dan mba Ida bersamaan.
__ADS_1
Setelah itu Sandra kembali berjalan menuju ke kamarnya.
"Aku letakin di meja ya hubby" , ucap Sandra sambil berjalan menuju ke meja yang ada disana dan meletakkan nampannya.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil berjalan menuju ke kursi sofa sambil membawa laptopnya.
********
Alvaro dan Angelica yang sedang makan di kantin didatangi oleh Esmeralda.
"Hi Angelica , selamat ya atas pertunangan kamu" , ucap Esmeralda.
"Terima kasih" , jawab Angelica.
"Kamu ke sini cuma mau mengucapkan selamat saja" , ucap Alvaro.
"Gak kok , aku mau makan disini juga bersama kamu" , jawab Esmeralda sambil memandang wajah Alvaro sambil tersenyum.
"Oh , makan saja" , jawab Alvaro cuek.
"Kamu kenapa gak melihat aku , memangnya aku gak cantik ya" , ucap Esmeralda.
"Gak , kamu cantik kok" , jawab Alvaro.
"Aku memang disuruh untuk berkenalan dengan anak-anak dari teman-teman papa" , jawab Alvaro sambil memakan batagor yang dibelinya.
"Aku juga disuruh papa untuk berkenalan dengan anak-anak cowok yang ada disana" , jawab Esmeralda.
"Kenapa kamu masih mencari aku?" , ucap Alvaro sambil mengerutkan keningnya.
"Karena hanya kamu yang bisa membuat aku jatuh cinta dan gak ingin melepaskan kamu , aku akan terus mengejar kamu , sampai kamu jatuh cinta dengan aku" , ucap Esmeralda.
Alvaro langsung tersedak begitu mendengar perkataan Esmeralda , bisa dibilang itu adalah ungkapan cinta yang keluar dari bibir merah Esmeralda dan pastinya juga ungkapan cinta yang diutarakan kepada Alvaro.
Jangankan Alvaro , Angelica saja dibuat terkejut mendengarnya.
"Ternyata Esmeralda cewek yang sangat berani untuk mengungkapkan perasaannya , bahkan dia saja berani untuk menembak Alvaro secara langsung" , ucap Angelica dalam hatinya.
"Bagaimana dek , kamu terima apa gak?" , tanya Angelica setelah melihat Alvaro sudah minum dan meletakkan gelasnya di meja.
"Terima apa kak?" , tanya Alvaro dengan penuh tanda tanya.
"Menerima perasaan Esmeralda" , ucap Angelica.
__ADS_1
"Memangnya dia menembak aku?" , ucap Alvaro.
"Iya Alvaro sayang , aku sudah mengungkapkan perasaan aku hanya untuk kamu. Apakah kamu mau menjadikan aku sebagai kekasih kamu? Bahkan sampai ke jenjang pernikahan seperti Angelica dan James" , ucap Esmeralda sambil memandang mata Alvaro.
Alvaro langsung menjadi salah tingkah disana.
"Bukankah kalau menembak itu harusnya cowok ya yang melakukannya. Kenapa kamu menembak aku?" , ucap Alvaro.
"Sekarang sudah gak jamannya lagi seorang cewek gak boleh menembak cowok yang disukainya Alvaro sayang. Aku hanya gak mau nanti kamu di ambil dengan cewek gatel di luar sana" , jawab Esmeralda sambil tersenyum.
Angelica benar-benar dibuat kagum dengan keberanian yang dimiliki oleh Esmeralda , kalau dia...pasti tidak akan berani mengungkapkan perasaannya.
Untung saja James sangat pintar , sehingga membuat Angelica jatuh cinta kepadanya.
Alvaro yang masih salah tingkah dan berpikir keras untuk menjawab ungkapan hati Esmeralda , di selamatkan dengan bunyi bel tanda istirahat telah berakhir.
"Ah....sudah saatnya menuju ke kelas" , jawab Alvaro dengan semangat.
Angelica langsung tersenyum melihat saudara kembarnya yang pastinya sedang kebingungan itu.
Esmeralda yang tidak mau menyerah , terus mengikuti Alvaro berjalan menuju ke kelas.
Karena kelas mereka yang bersebelahan , pastinya gak ada alasan untuk Alvaro meminta Esmeralda berjalan di jalan yang berbeda.
"Alvaro jadi bagaimana? Apakah aku menjadi kekasih kamu sekarang?" , ucap Esmeralda yang pantang menyerah.
"Gak Esmeralda , aku gak bilang kalau aku akan menerima kamu menjadi kekasih aku" , jawab Alvaro.
"Tapi kamu tadi belum menjawabnya dengan jawaban yang benar" , ucap Esmeralda sambil mengulum senyumnya.
"Sekarang aku bilang , gak....gak.....gak....." , ucap Alvaro.
"Kamu sangat menggemaskan sayang , aku sudah bilang kan kalau aku akan terus mengejar kamu , sampai kamu jatuh cinta dengan aku" , ucap Esmeralda.
"Mau kamu apa sih" , ucap Alvaro yang mulai marah.
"Aku hanya mau menjadi kekasih kamu , istri kamu dan hanya milik kamu satu-satunya" , jawab Esmeralda.
"Tapi aku gak bisa" , ucap Alvaro.
"Aku gak akan menyerah Alvaro sayang" , ucap Esmeralda.
"Terserah kamu deh" , ucap Alvaro yang langsung masuk ke dalam kelasnya.
__ADS_1
Esmeralda hanya tersenyum melihat ke arah Alvaro.