Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 72


__ADS_3

Pagi itu Chika dan Victor sudah turun ke meja makan , disana terlihat Camila , Valentino , papa Wijaya dan mama Farah.


"Ma , Vincent sudah berangkat ke sekolah?" , tanya Chika.


"Gak tau nak , dari tadi mama turun , mama gak melihat Vincent ke sini" , ucap mama Farah.


"Gak biasanya Vincent telat seperti ini , aku lihat ke kamarnya dulu ya , kamu ambil sarapannya sendiri dulu ya mas" , ucap Chika kepada suaminya.


"Baiklah sayang" , jawab Victor.


Chika berjalan menuju ke atas dan membuka pintu kamar anaknya.


Chika berjalan masuk dan melihat Vincent masih duduk terdiam mematung di atas kasurnya dengan pandangan yang kosong dan wajah yang sangat suram.


"Kamu kenapa sayang?" , ucap Chika sambil duduk di samping tubuh anaknya dan menyentuh wajah anaknya.


"Aku masih belum bisa menerima pertunangan Angelica dan pacarnya sekarang ma" , ucap Vincent dengan lirih.


"Mama tau ini pasti akan sangat terasa sakit untuk kamu , tapi kamu harus bisa menerima semua ini nak , makanya dari awal mama sudah minta kamu untuk mundur dari rasa cinta ini" , ucap Chika.


"Aku sudah mencoba untuk gak menghiraukan Angelica dan pergi dengan teman-teman wanita yang suka mengejar-ngejar aku , tapi setiap aku pergi dengan mereka , hati aku kosong ma , aku gak bisa sebahagia kalau aku bertemu dengan Angelica" , ucap Vincent.


"Mama tau awalnya pasti sulit untuk menerima semua ini nak , tapi ada saatnya kamu pasti akan bisa melupakan semuanya dan menerima cinta yang baru" , ucap Chika sambil memeluk tubuh anaknya.


"Sampai kapan ma? Sekarang setiap aku melihat Angelica , dada ini rasanya sangat sakit dan sesak sekali ma" , ucap Vincent yang wajahnya sudah dialiri oleh air mata.


Chika yang merasakan ada sesuatu yang basah di bahunya , langsung mengetahui bahwa anaknya pasti sedang menangis.


"Kamu yang sabar ya sayang , mama yakin kamu pasti bisa melupakan perasaan kamu kepada Angelica" , ucap Chika sambil membelai kepala anaknya.


********


"Camila , coba pergi ke kamar kakak. Kenapa kakak dan mama belum turun juga? Nanti terlambat ke sekolah" , ucap Victor.


"Iya pa" , jawab Camila sambil berdiri dan berjalan menuju ke atas.


"Kak , kata papa ayo turun , nanti telat ke sekolah" , ucap Camila sambil membuka pintu kamar kakaknya dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam.


"Kakak gak sekolah dulu hari ini nak" , ucap Chika.


Camila yang melihat kakaknya sedang menangis sambil memeluk mamanya , menjadi kebingungan disana.


"Kakak kenapa ma?" , tanya Camila.

__ADS_1


"Kakak hari ini gak sekolah dulu ya nak , kamu dan adek berangkat ke sekolah dulu" , ucap Chika.


"Baiklah ma" , jawab Camila yang sebenarnya masih ingin mengetahui kenapa kakaknya menangis , tapi dia juga sudah harus pergi ke sekolah , kalau gak dia pasti akan telat.


Camila berjalan keluar , menuju ke meja makan dengan banyaknya pikiran di dalam kepalanya.


"Mana kakak sama mama?" , tanya Victor.


"Kakak sedang menangis pa , mama bilang kakak juga gak masuk sekolah dulu hari ini" , jawab Camila.


"Baiklah nak , kalau gitu kalian pergi ke sekolah dulu" , ucap Victor.


"Iya pa" , jawab Camila.


Camila dan Valentino pun berpamitan kepada papa , opa Wijaya dan oma Farah untuk pergi ke sekolah.


Setelah kedua anaknya pergi dari sana...


"Aku pergi melihat Vincent dulu ya ma , pa" , ucap Victor.


"Iya nak , papa rasa dia belum bisa menerima berita tentang pertunangan Angelica.


Victor pun menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju ke atas.


********


"Selamat ya Angelica atas pertunangan kamu" , ucap Mira teman satu kelas Angelica.


"Iya terima kasih" , jawab Angelica.


"Aku gak menyangka kalau ternyata kamu anaknya pemilik All Star Hotel , pantesan waktu itu pacar kamu marah saat aku mengatai kamu" , ucap Marco.


"Iya gak apa-apa" , jawab Angelica.


"Selamat ya Angelica" , ucap Prita teman sebangku Angelica.


"Dari mana kalian bisa tau masalah pertunangan aku" , ucap Angelica.


"Apa kamu gak tau kalau hari ini acara pertunangan kamu jadi berita utama di surat kabar?" , ucap Prita.


"Apa!!! Aku benar-benar gak tau" , ucap Angelica yang biasanya hanya mengetahui orang tua nya saja yang akan masuk ke dalam berita.


"Ini , kamu lihat sendiri , berita pertunangan anak pemilik dari All Star Hotel dan Arthur Jungleland , disana juga ada foto kamu yang sangat besar bersama dengan kekasih kamu" , ucap Prita sambil memperlihatkan surat kabar yang dia beli di lampu merah sebelum ke sekolah tadi.

__ADS_1


Angelica langsung terkejut melihat wajahnya yang terlihat sangat jelas dan dalam ukuran yang besar disana.


"Pantesan semua orang memberikan selamat untuk aku" , ucap Angelica dalam hatinya.


Dari banyaknya orang yang memberikan selamat ada juga yang mulai membicarakannya di belakang.


"Coba saja kalau aku tau Angelica yang pendiam dan sangat pintar itu anak pemilik All Star Hotel , aku pasti akan mengejarnya sampai dapat , supaya aku juga bisa merasakan hidup yang nyaman kelak" , ucap Giovani.


"Gak akan mungkin juga Angelica mau sama kamu" , ucap Franky.


"Memangnya apa kurang aku , aku ganteng , banyak cewek yang mau sama aku" , jawab Giovani.


"Kamu gak pintar , Marco saja yang juara dua di kelas di tolak sama Angelica , apalagi kamu yang rangking dua dari seluruh murid disini" , jawab Franky.


"Kamu mau cari masalah sama aku" , ucap Giovani sambil memegang kemeja seragam sekolah Franky.


"Gak....gak...aku gak mau mencari masalah sama kamu" , ucap Franky yang sudah ketakutan.


Terdengar bel tanda masuk berbunyi dan sepatu bu guru sudah tuk....tak....tuk....tak.... disana , Giovani langsung melepaskan tangannya dari baju Franky.


"Untung saja bel tanda masuk sudah berbunyi , kalau gak bisa habis aku sama Giovani yang suka mencari ribut sama orang ini" , ucap Franky sambil merapikan bajunya.


Setelah guru masuk ke dalam kelas , semua murid mengikuti pelajaran dengan penuh konsentrasi.


********


James yang sudah sampai di kantornya , langsung di berikan selamat oleh semua karyawan disana , termasuk Susan sang asisten pribadi dan Ernest sekretarisnya juga memberikan selamat atas pertunangannya dengan Angelica.


"Dari mana kalian tau berita pertunangan aku?" , tanya James.


"Ini pak , dari surat kabar" , ucap Susan sambil memperlihatkannya kepada James.


James langsung melihat fotonya yang di buat besar dan sangat jelas disana bersama dengan Angelica.


"Kamu cantik sekali sayang" , gumam James sambil melihat foto mereka berdua disana.


"Susan , kamu potong foto ini dengan rapi , lalu kamu pergi ke tukang buat bingkai foto dan minta dia buatkan bingkai foto yang sangat bagus untuk foto saya ini" , ucap James.


"Kenapa gak minta foto aslinya saja pak kalau untuk di bingkai , biar kelihatan lebih bagus" , ucap Susan.


"Kalau gitu kamu pergi cari wartawan yang mengambil foto saya dan calon istri saya , lalu kamu kasih bingkai yang bagus dan gantung di ruangan kerja saya" , ucap James.


"Baik pak" , jawab Susan.

__ADS_1


"Harusnya gue gak ngomong seperti itu sama pak bos , sekarang jadinya nambah kerjaan gue deh" , ucap Susan setelah melihat James masuk ke dalam ruangan kerjanya.


"Salah kamu juga mengatakan seperti itu" , ucap Ernest sambil tersenyum dan mulai mengerjakan pekerjaannya lagi.


__ADS_2