
Alvaro yang kebanyakan makan , malam itu merasakan sakit perut yang luar biasa.
"Kak" , panggil Alvaro.
Angelica masih saja tertidur dengan nyenyak di kasur nya yang di ujung.
Alvaro mencoba mengumpulkan tenaganya dan mencoba memanggil kakaknya dengan suara yang lebih keras.
"Kakkkkkkkk" , teriak Alvaro.
Angelica masih juga tidur dengan nyenyak.
Sandra yang sedang bangun untuk memeriksa kondisi suaminya , merasa seperti terdengar suara anaknya.
Setelah memastikan suaminya baik-baik saja , Sandra berjalan menuju ke kamar Alvaro dan Angelica.
Terlihat Alvaro yang sedang meringkuk menahan sakit di atas kasur.
Sandra langsung mendekati anak manjanya.
"Kenapa sayang?" , tanya Sandra.
"Perut aku sakit sekali ma" , jawab Alvaro sambil menahan sakit.
"Kamu sih suka makan terlalu berlebihan , makanya jadi sakit perut begini kan" , ucap Sandra.
"Jadi bagaimana ma? Sekarang perut aku sakit banget" , ucap Alvaro.
"Kita gak ada obat disini sayang , mama gosokkan dengan minyak kayu putih saja ya".
"Iya mama" , jawab Alvaro.
Sandra berjalan menuju ke kamarnya dan mengambil minyak kayu putih , lalu Sandra berjalan kembali menuju ke kamar anaknya.
Sandra mengangkat baju kaos anaknya sampai di bawah dada dan menggosokkan perut anaknya dengan minyak kayu putih.
Sandra juga memijit perut anaknya untuk beberapa waktu.
"Aku bobok sama mama ya" , ucap Alvaro dengan manja.
"Ya boleh sayang" , ucap Sandra.
Sandra memegangi anaknya dan berjalan sampai menuju ke kamarnya.
Alvaro tidur di sebelah papanya , Sandra berbaring di sebelah tubuh anak manjanya.
"Perut aku masih sakit ma" , ucap Alvaro.
"Iya sayang , sini mama pijitin lagi , kamu tidur ya" , ucap Sandra.
Alvaro menganggukkan kepalanya dan menutup matanya.
Setelah beberapa waktu akhirnya Alvaro bisa juga tertidur.
Sandra menciumi kening anaknya dan setelah itu ikut tidur sambil memeluk anak manjanya.
Antonio yang sudah terbiasa memeluk tubuh istrinya ketika tidur , saat itu seperti biasa dia meletakkan tangannya di atas tubuh istrinya.
Antonio merasakan ada yang berbeda disana.
__ADS_1
"Kenapa dada istri aku jadi datar begini?" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio membuka matanya dan melihat siapa yang tidur di sampingnya.
"Kenapa Alvaro bisa tidur disini juga?" , gumam Antonio.
Antonio melihat ke arah istrinya yang tertidur nyenyak sambil memeluk tubuh anak manjanya.
Angelica yang sudah bangun pagi itu melihat ke arah kasur adiknya.
"Kenapa adek gak ada di kasurnya? Tumben banget dia sudah bangun duluan , biasanya juga bangunnya belakangan" , gumam Angelica sambil merapikan kasurnya.
Setelah selesai merapikan kasurnya , Angelica berjalan menuju ke kamar mamanya untuk melihat kondisi papanya.
Angelica yang sudah sampai di kamar papanya , melihat papanya sudah duduk sambil bersandar di kepala kasur dan melihat Alvaro yang tertidur dengan nyenyak bersama mamanya.
"Papa sudah sembuh pa?" , tanya Angelica sambil berjalan ke arah kasur dan duduk di pinggir kasur dekat papanya.
"Sudah sayang" , jawab Antonio.
Angelica menganggukkan kepalanya.
"Kenapa adek tidur disini pa? Tadi malam masih tidur di kamar sebelah bersama dengan aku" , ucap Angelica.
"Papa juga gak tau sayang , kamu pergi siap-siap untuk ke sekolah dulu ya" , ucap Antonio.
"Iya pa" , jawab Angelica sambil berjalan pergi menuju ke kamarnya.
Antonio turun dari kasur dan berjalan mendekati istrinya.
"Sayang...bangun..." , panggil Antonio sambil menciumi wajah bidadari cantiknya.
"Iya hubby , hubby sudah baikan ?" , tanya Sandra yang masih kelihatan mengantuk karena kurang tidur tadi malam menjaga suami dan anak manjanya.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
"Alvaro kenapa tidur disini sayang? Bukankah dia harus sekolah pagi ini" , ucap Antonio.
"Biar Alvaro libur sekolah dulu ya hubby , tadi malam dia sakit perut gak bisa tidur , setelah aku pijit pijit perutnya baru dia bisa tidur dengan nyenyak" , ucap Sandra.
"Baiklah sayang , itu Angelica sedang siap-siap untuk pergi sekolah , kamu gak bangun dulu sayang?" , tanya Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil bangun dan duduk di atas kasur.
********
Vincent yang sudah bangun pagi itu , selalu berpikir bagaimana mau mengajak Angelica keluar.
Chika yang sedang masuk ke dalam kamar anaknya.
"Kenapa nak?" , tanya Chika yang melihat anaknya melamun sambil memegang selimutnya.
Vincent pun langsung tersadar begitu mendengarkan suara mamanya.
"Eh mama" , ucap Vincent.
"Kamu sedang memikirkan apa nak?" , tanya Chika.
"Aku bingung ma" , ucap Vincent.
__ADS_1
"Bingung kenapa nak?" , tanya Chika.
"Kenapa Angelica setiap aku ajak jalan gak mau terus ya ma?" , ucap Vincent yang gak pernah menutupi perasaannya kepada mamanya.
"Kamu suka dengan Angelica ya nak?" , tanya Chika.
"Iya ma" , jawab Vincent.
Sejenak Chika terdiam.
"Kalau Sandra tau Vincent suka dengan Angelica , pasti Sandra gak akan menyetujuinya , karena Vincent anaknya Yogi , pria yang sudah menyakiti Sandra berkali-kali" , ucap Chika dalam hatinya.
"Jadi bagaimana caranya supaya aku bisa dekat dengan Angelica ma?" , tanya Vincent yang melihat mamanya terdiam disana.
"Ya kalau Angelica gak mau terus , tandanya dia gak suka sama kamu nak , jangan dipaksakan terus" , ucap Chika.
"Tapi aku mau dekat dengan dia ma" , ucap Vincent.
"Perasaan itu kalau dipaksakan gak bagus nak , lebih baik kamu mundur di awal sebelum terlalu sakit karena terlanjur mencintai lebih dalam" , ucap Chika mencoba menjelaskan kepada anaknya.
"Masa menyerah begitu saja ma" , ucap Vincent.
"Iya kalau nanti Angelica menolak kamu terus jangan dipaksakan ya sayang" , ucap Chika.
"Iya ma" , jawab Vincent sambil melipat selimutnya.
"Ya udah , setelah ini kamu mandi dan siap-siap ya , mama mau bangunkan Valentino dulu ya" , ucap Chika.
"Iya ma" , jawab Vincent.
********
"Ma , adek kok gak bangun-bangun sampai sekarang?" , tanya Angelica.
"Adek tadi malam sakit perut nak , nanti kamu bantu ijinkan adek gak masuk sekolah hari ini ya" , ucap Sandra.
"Mama sih biarin dia makan banyak , jadinya sakit perut kan dia" , ucap Angelica.
"Mau mama ijinkan atau gak , adek pasti maunya makan banyak juga kak" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica.
"Tadi mama sudah pesan bubur sama roti dan susu , kamu pilih sendiri saja ya mau sarapan apa" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica sambil berjalan menuju ke kursi sofa dan duduk di samping papanya yang sedang membaca koran.
"Nanti siang setelah pulang sekolah , aku ambil baju dan sepatu golf dulu di rumah ya ma , karena besok opa mau ngajak aku ke lapangan golf" , ucap Angelica.
"Iya sayang , nanti kamu telpon opa juga ya untuk jemput kamu di sini , nanti opa gak tau lagi kalau kita gak dirumah" , ucap Sandra.
"Gak usah sayang , nanti siang setelah aku tanda tangan dokumen , kita langsung pulang ke rumah saja" , ucap Antonio.
"Baik hubby" , jawab Sandra.
"Kalau gitu nanti siang aku langsung pulang ke rumah ya" , ucap Angelica.
"Iya nak" , jawab Antonio.
Setelah Angelica selesai makan , Angelica langsung berpamitan kepada papa dan mamanya.
__ADS_1
"Aku pergi dulu ya pa...ma..." , ucap Angelica sambil mencium pipi kedua orang tuanya.
"Iya nak" , jawab Sandra dan Antonio.