
"Kamu mau makan apa sayang?" ucap Antonio setelah menyelesaikan kerjaannya.
"Apa aja kak" ucap Sandra.
"Ok , kakak pesan chinese food aja ya" ucap Antonio.
"Iya boleh kak" jawab Sandra.
Sambil menunggu pesanan datang , Antonio dan Sandra menonton acara yang ada di TV sambil mengobrol ringan.
Tidak lama terdengar suara bel apartemen Antonio berbunyi.
Antonio membukanya dan kurir pengantar makanan mereka sudah datang , Antonio mengambil makanannya dan memberikan tips buat kurir tersebut.
Setelah itu Antonio menutup pintunya dan membawa masuk makanan yang dipesannya ke meja makan.
Melihat Antonio membawa makanan , Sandra berdiri untuk membantu Antonio.
Sandra membuka setiap kotak yang ada dan menyalin semua makanan di piring , yang sudah disiapin Antonio.
Setelah semua makanan sudah tertata , Antonio dan Sandra makan di meja makan Antonio.
"Coba kalau setiap hari seperti ini , apartemen ini jadi tidak sepi ketika aku pulang" ucap Antonio.
"Jadi kakak disini benar-benar sendiri , gak ada asisten rumah tangga?" tanya Sandra.
"Ada sayang , tapi cuma datang pagi , pulang siang" jawab Antonio.
"Kenapa gak tinggal disini saja?" tanya Sandra.
"Gak enak dong sayang , masa kakak tinggalnya sama asisten rumah tangga , mana cewek lagi , kecuali kalau sudah ada kamu disini , gak pa pa deh suruh dia tinggal disini juga" ucap Antonio sambil tersenyum.
"Tapi aku gak bisa kerjaan rumah lho kak" jawab Sandra.
"Gak pa pa , sayang kan sudah ada asisten rumah tangga , kamu gak perlu lagi kerjakan pekerjaan rumah" jawab Antonio.
"Apakah kakak tidak masalah , kalau aku tidak bisa masak?" tanya Sandra , itu salah satu pertanyaan yang selalu muncul di kepalanya beberapa hari belakangan ini.
"Tidak masalah sayang , kan banyak yang jual makanan , lagian kan kakak bukan mau nyari koki , tapi cari istri" ucap Antonio dengan tersenyum.
Mendengar jawaban Antonio , membuat perasaan Sandra menjadi lega.
Benar kata mamanya , kalau Antonio pasti tidak masalah kalau dia tidak bisa pekerjaan rumah.
Setelah mereka makan , Sandra membantu membawa piring bekas makan mereka ke dapur.
Sampai di dapur Sandra langsung mencuci piring mereka , Antonio yang masuk ke dapur hanya tersenyum melihat Sandra.
Sandra mencuci dengan air yang bercipratan kemana-mana di lantai.
Maklum ya itu pertama kalinya Sandra mencuci piring , selama 17 tahun. 🤭🤭🤭
Antonio yang melihat air yang ada dilantai , langsung mengambil kain dan membersihkannya , dia takut nanti Sandra terpleset disana.
Setelah selesai mencuci semua piring yang ada , Sandra kaget melihat Antonio yang sedang membersihkan lantai.
__ADS_1
"Kenapa kakak membersihkan lantai?" tanya Sandra.
"Banyak air disini sayang , kalau tidak dibersihkan nanti kamu bisa jatuh terpleset" ucap Antonio sambil tersenyum.
"Ya ampun" kata Sandra , sambil menutup mulutnya dengan tangannya.
"Maaf ya kak , aku memang gak terbiasa mencuci piring , jadi ngerepotin kakak deh" ucap Sandra dengan malu.
"Gak pa pa sayang , hitung-hitung kamu belajar" ucap Antonio sambil tersenyum.
"Kalau gitu biar aku yang bersihkan kak" ucap Sandra , dengan rasa bersalah.
"Gak apa apa , sayang...ini juga sudah selesai kok" jawab Antonio.
"Iya kak , maaf ya" ucap Sandra , sambil menundukkan kepalanya , karena malu dan rasa bersalah.
Melihat Sandra , Antonio hanya tersenyum dan menarik tangan Sandra ke arah balkon.
Sampai di balkon mereka berdiri disana , sambil memandangi pemandangan kota malam hari itu.
Antonio memeluk pinggang Sandra dari belakang.
"Kalau kamu gak bisa cuci piring jangan dipaksain sayang , ditinggalin saja , pagi juga diberesin sama Tuti asisten rumah tangga" ucap Antonio dengan lembut.
"Tapi kan aku juga malu kak , masa cewek gak bisa kerjaan rumah" jawab Sandra.
"Untuk kakak itu tidak masalah sayang , asalkan kamu selalu ada bersama kakak , itu sudah cukup" ucap Antonio.
"Makasih ya kak , aku beruntung bisa bersama kakak" ucap Sandra.
"Kakak dong yang paling beruntung di dunia ini , bisa mendapatkan bidadari cantik" ucap Antonio.
"Lusa kita mau ketemu papa dan mama kakak , apa papa dan mama kakak tidak masalah kalau kakak sama aku" tanya Sandra.
"Tidak masalah dong sayang , memangnya kenapa?" tanya Antonio.
"Aku agak sedikit takut kak , karena kan belum pernah ketemu sama orang tua pacar" jawab Sandra.
"Tapi kan dulu kamu sering ketemu sama papa dan mama kakak" ucap Antonio.
"Ya kan itu beda kak , kalau sekarang kan aku sebagai status pacarnya kakak" jawab Sandra.
"Kamu tenang saja sayang , papa dan mama sudah tau dengan hubungan kita , mereka juga sudah menyetujuinya" ucap Antonio.
"Baiklah kak" ucap Sandra.
Perasaan Sandra menjadi lega , mendengar papa dan mama Antonio menyetujui hubungan mereka.
"Kayaknya udah malem banget kak , aku pulang lagi ya" ucap Sandra.
"Aduh benar-benar gak rela nganterin kamu pulang" kata Antonio.
"Kenapa? Males ya nganterin aku? Kalau gitu aku naik taksi aja deh" ucap Sandra.
"Bukannya gitu sayang , pengennya meluk kamu seperti ini setiap hari dari pagi sampai malem" ucap Antonio.
__ADS_1
Sandra membalikkan tubuhnya dan sekarang mereka saling berhadapan.
"Nanti ada waktu nya sayang... yang sabar ya" , ucap Sandra sambil mencium pipi Antonio.
Antonio langsung merasa senang dapat kecupan dari bidadari cantiknya , setelah itu Antonio mengecup kening Sandra.
Setelah beberapa saat dia melepaskan pelukannya.
"Ayo , kakak antar pulang sekarang" ucap Antonio.
Dijawab dengan anggukan kepala oleh Sandra.
********
Hari makan malam kedua keluarga pun tiba.
Sandra sangat panik dikamarnya , dia tidak tau mau menggunakan baju apa.
"Mana ini mau ketemu dengan orang tua kak Antonio lagi" , ucapnya.
Setelah hampir 2 jam dia mencari baju , akhirnya dia memilih baju yang baru di beli dengan mama Amel di mall kemaren.
Jam di dinding sudah menunjukkan pukul setengah 6 , aduh aku harus segera mandi dan bersiap-siap.
Setelah mandi , Sandra berdandan seperti biasa dan menukar bajunya.
Setelah itu dia memilih sepatu yang cocok dengan bajunya , pilihannya tertuju pada sendal sepatu yang bertali dengan heels yang pendek.
Sandra keluar kamar , terlihat papa Surya dan mama Amel sudah duduk di sofa bawah menunggunya.
Ya...pada akhirnya Sandra memutuskan untuk pergi dengan papa dan mamanya , supaya Antonio bisa menjemput orang tuanya.
"Sudah siap sayang" tanya mama Amel.
"Iya sudah ma... " jawab Sandra.
"Cantik banget anak kesayangan papa" ucap papa sambil tersenyum.
"Makasih papa kesayangan aku" ucap Sandra sambil tersenyum.
"Ayo kita jalan lagi" ucap papa Surya.
Dijawab dengan anggukkan kepala oleh Sandra.
Papa Surya , Mama Amel , dan Sandra masuk ke mobil.
Papa Surya menjalankan mobilnya , menuju ke restoran yang sudah di janjikan.
Karena pertemuan antara 2 keluarga , jadi papa Chandra memesan ruangan private di restoran tersebut untuk acara makan malam mereka , sekalian ada hal penting yang akan dibahas nanti.
Papa Surya dan keluarga sudah sampai di restoran yang di janjikan.
Mereka turun dari mobil , sampai di restoran , papa Surya bilang reserve atas nama Chandra.
Mendengar nama Chandra , pelayan di restoran tersebut langsung mengantarkan mereka ke ruangan yang telah di siapkan.
__ADS_1
Papa Surya , mama Amel dan Sandra masuk keruangan yang di tunjukkan oleh pelayan tersebut.
Terlihat Antonio dan kedua orang tuanya sudah ada di dalam sana.