Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 76


__ADS_3

Setengah jam berlalu , akhirnya sampai juga di gedung All Star Hotel yang megah itu.


Sandra turun dari mobil dan masuk ke dalam hotel.


Semua staf yang ada disana menyapa Sandra ketika melihat Sandra masuk.


Sandra menuju ke ruangan kerja suaminya.


Sampai di ruangan kerjanya , Sandra langsung membuka pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu.


"Hubby" , panggil Sandra.


Mendengar suara bidadari cantiknya , Antonio yang tadi sedang melihat laptopnya langsung berdiri dan berjalan mendekati bidadari cantiknya.


"Akhirnya kamu sampai juga sayang" , ucap Antonio sambil memeluk dan mencium kening istrinya.


"Kangen banget ya hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Iya sayang , kangen banget rasanya..." , ucap Antonio sambil memeluk erat istrinya.


"Lebay banget sih hubby , belum juga pisahnya seharian , nanti kalau hubby ke luar kota bagaimana?" , tanya Sandra.


"Kamu harus ikut dong sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Kalau aku sudah masuk kuliah gimana?" , tanya Sandra.


"Nanti saja ya kita lihat , pokoknya sekarang gak mau pisah lama-lama" , jawab Antonio sambil tersenyum.


Sandra hanya tersenyum melihat tingkah suami nya itu.


Aku kerja dulu ya sayang , nanti kita ke atasnya sama-sama aja ya.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.


Antonio mengambil Hp nya dan membuka room chatnya...


"Robi , besok pagi kamu ke apartemen saya , lagi ada renovasi di sana , tolong kamu lihatin kerja Citra dan tukangnya besok ya".


(Pesan dikirim)


Tidak lama langsung ada balasan...


"Baik pak"


-Robi-


Setelah meletakkan Hp nya di meja , Antonio mulai mengerjakan kerjaannya lagi.


Sandra hanya duduk di sofa bermain game , sambil menunggu suaminya selesai bekerja.


Tidak lama , masuk chat dari Karin di Hp Sandra...


"Sandra , sebelum aku keluar kota , kita ketemuan yuk"


-Karin-


"Hubby , Karin ajak ketemuan sebelum dia keluar kota , boleh gak hubby?" , tanya Sandra kepada suaminya.


"Mau ketemunya dimana sayang?" , tanya Antonio.


"Bentar ya , aku coba nanya dulu..." , jawab Sandra.


Room chat Sandra....


"Karin , mau ketemuan dimana?"


(Pesan dikirim)


"Terserah kamu , aku tau kak Antonio gak akan biarin kamu keluar sendiri kan..."


-Karin-


Sandra langsung tersenyum membaca pesan dari Karin.


"Tau aja dia" , ucap Sandra dalam hatinya.


"Kenapa sayang?" , tanya Antonio , yang melihat istrinya tersenyum.


"Si Karin sudah tau hubby , kamu gak akan biarin aku keluar sendiri" , ucap Sandra sambil tersenyum.

__ADS_1


"Itu sudah tau , jadi ketemu di hotel atau di apartemen saja ya sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya deh hubby , tapi kamu sediain makanan enak ya" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Jangankan makanan enak , makanan satu restoran akan aku sediakan , asalkan kamu gak keluar sendiri , selalu berada di dekat aku sayang" , jawab Antonio dengan lembut.


"Iya...iya...hubby...aku minta dia besok ke sini saja ya , supaya aku juga gak bosen sendirian di kamar" , ucap Sandra.


Dibalas dengan anggukkan kepala oleh Antonio , tanda dia pun setuju.


Sandra membuka room chatnya....


"Besok aja ya Karin , ketemu di hotel"


(Pesan dikirim)


"Ok...Sandra , sampai ketemu besok"


-Karin-


"Ok"


(Pesan dikirim)


*********


Antonio sudah selesai mengerjakan pekerjaannya , dia pun langsung menutup laptopnya.


"Ayo kita ke kamar atas sayang" , ucap Antonio pada istrinya , yang masih memainkan gamenya di ponsel.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berdiri dari duduknya.


Antonio membawakan tas yang dibawa Sandra dari apartemen dan tangan satu lagi memeluk pinggang ramping istrinya , mereka berjalan ke arah lift menuju ke kamar atas.


Sampai di kamar atas , Antonio meletakkan tas di samping lemari kamarnya.


Sandra langsung membuka tas dan mengeluarkan baju piyama couple yang di bawanya.


"Hubby , nanti pakai ini ya setelah mandi", ucap Sandra sambil memberikan piyama couple yang baru dia beli kepada suaminya.


"Iya sayang , lagian juga ntar dipakainya cuma sebentar saja , setelah itu pasti akan berakhir berserakan dilantai" , ucap Antonio sambil terkekeh.


"Ya udah deh , aku mau mandi dulu" , ucap Sandra , sambil mengambil bajunya dan masuk ke kamar mandi.


"Sudah biasa , masih juga bidadari cantikku ini merasa malu" , ucap Antonio sambil tersenyum melihat istrinya.


Antonio duduk di sofa , mengambil Hp nya dan menelpon papa Chandra.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo nak" , jawab papa Chandra.


"Halo pa , tadi pak Wira datang kesini , ternyata anaknya hamil , yang hamilin anaknya adalah Yogi , tapi pak Wira tidak tau siapa cowok yang menghamili anaknya , dalam waktu dekat ini anaknya akan dinikahkan dengan anaknya pak Wijaya" , cerita Antonio.


"Kenapa anaknya Wira dinikahkan sama anaknya Wijaya , bukannya sama anaknya Doddy?" , tanya papa Chandra.


"Kata pak Wira , cowok yang hamilin anaknya tidak mau bertanggung jawab , jadi istrinya menjodohkan anaknya dengan anak temannya , dan ternyata anak temannya itu anaknya pak Wijaya", cerita Antonio.


"Benar-benar kurang ajar anaknya si Doddy , sudah menghamili anak orang , tapi tidak mau bertanggung jawab , Sandra harus benar-benar dijaga ketat , jangan sampai dia keluar sendiri dan ketemu dengan si Yogi itu , nanti ntah apa yang akan dilakukannya , atau kita sewa satu bodyguard saja untuk Sandra nanti" , ucap papa Chandra.


"Iya pa , aku juga sempat berpikir seperti itu , nanti ketika Sandra sudah masuk kuliah , kita sewa satu bodyguard , tapi untuk mengawasi dia dari jauh , jangan sampai Sandra tau , nanti dia pasti gak akan suka . Kemaren saja aku minta selama kuliah di antar jemput pak Maman aja , dia agak susah menerimanya" , cerita Antonio.


"Kamu atur saja nak , yang terpenting Sandra baik-baik saja" , ucap papa Chandra.


"Iya pa", jawab Antonio sambil memutuskan panggilan telpon.


"Siapa yang tidak bertanggung jawab pa?" , tanya mama Shinta yang mendengar obrolan suaminya dengan anaknya.


"Itu ma...Yogi anaknya si Doddy" , jawab papa Chandra.


"Yogi...yang sudah menyakiti menantu kita pa" , tanya mama Shinta.


"Iya ma , jadi ternyata si Yogi ini menghamili anaknya si Wira , tapi tidak mau bertanggung jawab , akhirnya istrinya si Wira...menjodohkan anaknya yang hamil dengan anaknya Wijaya dan mereka akan menikah dalam waktu dekat ini" , cerita papa Chandra.


"Sudah melukai menantu kita , menghamili anaknya Wira , tidak mau tanggung jawab lagi , ini anaknya kenapa jahat sekali pa", ucap mama Shinta sambil menggelengkan kepalanya.


"Iya ma , makanya papa khawatir dengan menantu kita", ucap papa Chandra.


"Kenapa gak sewa bodyguard aja pa , biar kita juga jadi tenang" , ucap mama Shinta.

__ADS_1


"Iya ma , Antonio sudah mengatur semuanya" , ucap papa Chandra.


"Kalau gitu mama jadi tenang sekarang" , ucap mama Shinta.


"Iya ma , kita bisa tenang , Antonio sudah mengatur semuanya untuk keselamatan istrinya" , jawab papa Chandra.


Mama Shinta hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.


********


Sandra yang sudah selesai mandi langsung memanggil suaminya.


"Hubby , mandi dulu" , ucap Sandra.


"Udah gak sabaran ya" , goda Antonio sambil menciumi istrinya.


"Gak gitu hubby...nanti kemalaman lho mandinya" , jawab Sandra.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum dan berjalan masuk ke kamar mandi.


Sandra menuju ke kasur dan menyalakan TV disana , tidak ada acara yang menarik malam itu , sampai akhirnya Sandra membuka channel musik.


Antonio yang sudah selesai mandi , langsung menuju ke kasur mendekati bidadari cantiknya.


Sekarang tangan Antonio sudah berani untuk menyentuh tubuh Sandra yang ada di balik bajunya.


Antonio memainkan tangannya di bagian kedua dada Sandra.


"Hubby...kita belum makan malam" , ucap Sandra.


"Kamu mau makan apa sayang?" , tanya Antonio yang tangannya masih berada di balik piyama Sandra.


"Nasi tom yum aja ya hubby" , jawab Sandra.


"Iya sayang , aku pesan dulu ya" , ucap Antonio , sambil mengecup bibir merah Sandra dan mengeluarkan tangannya dari dalam piyama Sandra , sebelum turun dari kasurnya.


Antonio mengangkat telpon yang ada dikamar mereka dan memesan makanan untuk mereka berdua.


Tidak lama bel kamar Antonio berbunyi , Antonio langsung berdiri membuka pintu kamarnya dan terlihat Lia sudah di depan pintu mengantarkan makanan mereka.


"Malam pak , ini pesanan bapak" , ucap Lia.


"Iya malam , tolong di letakin di meja" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Lia , sambil berjalan masuk membawakan makanan yang di pesan oleh bos nya.


"Silahkan di nikmati" , ucap Lia sambil mengundurkan diri dari sana.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


Antonio memanggil istrinya yang masih berada di kamar.


"Sayang ayo makan dulu" , panggil Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berjalan ke arah ruang tamu.


Sandra dan Antonio makan sambil mengobrol ringan.


"Hubby besok pagi aku ke apartemen ya , lihat kak Citra dan tukangnya kerja disana" , ucap Sandra sambil mengunyah makanannya.


"Gak perlu sayang , aku sudah mengutus Robi kesana besok pagi , jadi biar Robi yang lihatin mereka bekerja , besok juga kan kamu ketemu Karin disini" , ucap Antonio.


"Oh iya hubby...kenapa aku jadi lupa ya?" , jawab Sandra sambil terkekeh.


Setelah itu mereka makan dengan hening sampai makanan mereka habis.


Antonio dan Sandra masuk ke kamar dan menonton TV yang sudah nyala dari tadi.


Selama nonton tangan Antonio bermain-main di bawah baju istrinya , sampai pada akhirnya Antonio mulai membuka satu persatu kancing baju istrinya dan menciumi setiap inchi tubuh mulus bidadari cantiknya itu.


Sampai pada saatnya , Antonio bertanya , "sayang... karet pengamannya di bawa gak?".


"Aku gak bawa hubby" , jawab Sandra.


"Jadi gimana dong sayang" , ucap Antonio dengan nafas yang berat.


"Ya udah kali ini gak apa apa hubby" , jawab Sandra sambil memeluk suaminya.


Tidak lama mereka pun melakukan olah raga di kasur yang sering mereka lakukan setelah menikah.

__ADS_1


Sampai pada akhirnya mereka lelah dan keringat membasahi tubuh mereka , tapi perasaan mereka bahagia , karena mereka melakukannya dengan cinta.


__ADS_2