Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 158


__ADS_3

"Sandra sakit lagi pa?" , tanya mama Shinta yang mendengar percakapan antara suami dan anaknya.


"Demam tinggi ma , kata Reihan karena kecapean" , jawab papa Chandra.


"Sejak kuliah memang Sandra menjadi lebih sibuk" , ucap mama Shinta.


"Iya makanya papa bilang lebih baik cuti dulu saja sampai anaknya lahir", ucap papa Chandra.


"Tapi mama yakin Sandra tidak akan mau pa , Sandra itu serius kalau masalah pendidikannya , kita juga gak bisa terlalu memaksakan keinginan kita kepada menantu kita" , ucap mama Shinta.


"Iya mama benar , nanti kita pergi lebih cepat aja ma ke hotel , papa mau lihat keadaan Sandra" , jawab papa Chandra.


"Bilang aja papa khawatir kan sama keadaan menantu kita" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.


"Ya , bagaimana tidak khawatir ma , Sandra itu menantu kita dan sudah seperti anak kita sendiri" , jawab papa Chandra.


"Iya pa , kayaknya Sandra sakit Amel belum tau deh pa , kemaren mama masih telponan dengan Amel , tapi Amel gak ada bilang kalau Sandra sakit" , ucap mama Shinta.


"Pasti Antonio gak kabari ma , anak itu kan kalau dia lihat bukan masalah yang serius , mana mau dia memberitahukan kepada kita orang tuanya , tadi karena kebetulan aja papa suruh dia buat terima mobil dulu , baru dia beritahukan keadaan Sandra" , ucap papa Chandra.


"Iya papa benar , kalau gitu mama kabari Amel , siapa tau Amel mau ke sana juga lebih cepat" , ucap mama Shinta.


Papa Chandra menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Mama Shinta mengambil ponselnya dan menyentuh nama Amel disana.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo Shinta"


"Halo Amel , apa kamu sudah tau kalau Sandra demam tinggi kemaren?" , tanya mama Shinta.


"Gak tau , Antonio gak ada kabarin aku" , ucap mama Amel.


"Tadi kebetulan karena suami aku nelpon Antonio , makanya jadi tau kalau Sandra kemaren demam tinggi , nanti aku mau datang lebih cepat ke hotel , mau melihat keadaan Sandra , apa kamu mau kesana juga lebih cepat?" , tanya mama Shinta.


"Iya boleh , nanti aku ajak Surya jam 5 sore ke All Star Hotel" , jawab mama Amel.


"Baiklah , kalau gitu nanti kita ketemu disana ya" , ucap mama Shinta.


"Ok , terima kasih ya informasinya" , ucap mama Amel.


"Iya sama sama Amel" , jawab mama Shinta sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Shinta telpon kamu kabari apa ma?" , tanya papa Surya.


"Shinta mengabari kalau kemaren Sandra demam tinggi pa , nanti juga dia ajak kita supaya lebih cepat ke All Star Hotel untuk melihat keadaan anak kita" , ucap mama Amel yang memang sudah berada di toko papa Surya.


"Antonio itu kalau bukan masalah yang serius dia pasti tidak akan mengabari kita ma , pasti keadaan Sandra sudah mulai membaik hari ini" , ucap papa Surya.


"Iya papa benar , nanti kita pergi jam 5 ya pa ke All Star Hotel" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab papa Surya.


********


Antonio yang sudah selesai kerja , melihat jamnya....


"Sudah jam 4 sore aja" , ucap Antonio.


Antonio jalan masuk ke kamar mereka , terlihat Sandra yang sedang tidur di kasur.


Setelah makan siang dan minum obat dari Reihan , Sandra pun langsung ketiduran.


Antonio menyentuh kening bidadari cantiknya....


"Syukurlah sudah gak panas lagi" , ucap Antonio.


Lalu Antonio mulai memanggil bidadari cantiknya.


"Sayang...." , panggil Antonio sambil menciumi seluruh wajah istri tercintanya.


"Iya hubby" , jawab Sandra yang mulai membuka matanya.

__ADS_1


"Nanti malam kita makan di restoran bawah aja ya" , ucap Antonio.


Sandra mulai bangun dan duduk sambil menyandarkan tubuhnya di tubuh suaminya dan Sandra meletakkan kepalanya di dada suaminya.


"Kenapa harus makan di bawah hubby , biasanya juga dikamar aja" , ucap Sandra sambil mengucek matanya.


"Nanti malam...papa mama aku dan papa mama kamu juga datang kesini , makan malam bersama dengan kita sayang" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang istri tercintanya.


"Kamu kuat gak ke bawah?" , tanya Antonio.


"Kayaknya bisa hubby , tapi jangan sekarang ya , sekarang aku masih agak ngantuk hubby , kayaknya obat dari dokter Reihan buat ngantuk hubby" , ucap Sandra.


"Ya...kan memang supaya kamu bisa istirahat sayang" , ucap Antonio sambil mengelus perut istrinya yang sudah mulai membulat.


"Hubby , kayaknya nanti aku lahirannya pas liburan semester deh" , ucap Sandra.


"Iya sayang , tapi kamu tetap harus ambil cuti yang semester kedua" , jawab Antonio dengan lembut.


"Iya hubby sayang , setelah lahiran juga aku belum bisa kuliah , katanya kan baby itu setiap 2 jam harus asi , nanti apa bisa cuti cuma 1 semester atau malah 2 semester cutinya" , ucap Sandra.


"Setiap 2 jam sekali , kalau gitu aku jadi cemburu , sayang" , ucap Antonio.


"Masa hubby cemburu sama anaknya sendiri" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Ya iya la , anaknya dapat menikmati 2 jam sekali , papanya gak sampai 2 jam kadang dapat kadang gak dapat" , ucap Antonio.


"Tapi kan anak kita juga selama bayi aja dapatnya , kalau hubby kan bisa sampai seterusnya" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Iya sayang....kita mandi dulu yuk , nanti papa mama datang , kita malah belum siap-siap" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


Antonio dan Sandra turun dari kasur dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka berdua.


Setelah mereka selesai mandi...


"Hubby , kita pakai baju batik pasangan ini aja ya , kebetulan kemaren aku belinya daster model longgar jadi bisa di pakai sekarang" , ucap Sandra sambil mengeluarkan baju batiknya.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil mengambil baju kemeja batik yang diberikan oleh bidadari cantiknya dan menggunakannya.


Antonio keluar mengambil hadiah yang akan diberikan untuk istrinya.


Setelah Sandra selesai dandan , Antonio pun memberikan kadonya.


"Happy birthday istri tercinta hubby" , ucap Antonio sambil memberikan kado yang sudah dipersiapkannya untuk istrinya.


"Terima kasih hubby , aku kirain hubby gak kasih kado buat aku" , ucap Sandra.


"Gak mungkin dong sayang , pernikahan satu bulan aja aku kasih kado , masa kamu ulang tahun aku gak kasih kado" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Tapi gak pakai lilin aromatherapy lagi kan hubby nanti malam" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Sebenarnya aku mau sayang , tapi gak jadi karena kamu lagi sakit" , ucap Antonio.


"Kasiannya hubby tercintaku" , ucap Sandra sambil menyentuh wajah suaminya , lalu Sandra pun mencium bibir suaminya dengan lembut.


Setelah itu mereka pun berciuman untuk beberapa saat.


Sandra membuka kotak hadiah yang diberikan oleh Antonio setelah mereka melepaskan bibir mereka.


"Wah....jam pasangan ya hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum bahagia.


"Iya sayang , kamu suka gak?" , tanya Antonio sambil mengeluarkan jam yang untuk istrinya dan memakaikannya di tangan kiri istri tercintanya.


"Aku suka banget hubby , semua pemberian dari hubby aku pasti suka" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Kamu pakaikan buat aku juga sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil mengambil jam yang cowok dan memasangkan di tangan kiri Antonio.


"Terima kasih ya hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suami tercintanya.


Tidak lama terdengar suara bel pintu kamar mereka berbunyi.

__ADS_1


Ting...tong...


"Siapa lagi yang ganggu kemesraan aku?" , ucap Antonio.


"Hubby ada janji dengan klien?" , tanya Sandra.


"Gak ada sayang" , jawab Antonio.


"Dibuka dulu aja hubby , siapa tau ada urusan penting" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil berjalan keluar kamar dan membuka pintunya.


Ketika Antonio membuka pintunya terlihat papa Chandra , papa Surya , mama Shinta dan mama Amel sudah berada disana.


"Pa...ma...cepet banget datangnya" , ucap Antonio.


"Iya Antonio , kami khawatir dengan keadaan istri kamu" , jawab papa Chandra.


"Sandra sudah sembuh pa sore ini" , ucap Antonio sambil berjalan masuk dan duduk di kursi sofa ruang tamu dengan kedua papa dan mamanya.


"Pa...ma..." , panggil Sandra ketika sudah keluar kamar dan melihat kedua papa dan mama sudah duduk di sofa ruang tamu.


"Kamu sudah sehat nak , mama dan mama Shinta khawatir dengan keadaan kamu" , ucap mama Amel.


"Mama tenang aja , aku sudah sehat...apalagi yang jagain aku kak Antonio" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang , kalau gitu mama jadi lega sekarang" , ucap mama Amel dan mama Shinta bersamaan.


"Happy birthday ya anak manjanya mama , ini mama bawain kado sama beberapa kebutuhan untuk ibu hamil" , ucap mama Amel sambil mencium pipi Sandra.


"Terima kasih ya ma" , jawab Sandra sambil mengambil paper bag yang diberikan oleh mamanya.


"Happy birthday buat menantu mama tersayang , kadonya sudah dipegang sama suami kamu ya" , ucap mama Shinta sambil mencium pipi Sandra.


"Terima kasih ma" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Happy birthday buat anak kesayangan papa , sebentar lagi sudah mau jadi mami , jangan suka marahan lagi ya sama suaminya" , ucap papa Surya sambil mencium kening Sandra.


"Ih...papa buka-buka rahasia aku" , jawab Sandra yang mengundang gelak tawa semua orang yang ada disana.


"Happy birthday buat menantu kesayangan papa yang cantik dan pintar , kado dari papa dan mama gak boleh di tolak ya" , ucap papa Chandra sambil mencium kening Sandra.


"Iya pa , terima kasih ya pa...ma..." , ucap Sandra.


"Iya sayang , sama sama" , jawab papa Chandra dan mama Shinta.


"Kalau gitu aku sudah boleh nih berikan kado dari papa Chandra dan mama Shinta untuk kamu" , ucap Antonio.


"Iya harus kasih sekarang dong" , kata papa Chandra.


Sandra melihat suaminya mengeluarkan kunci dan surat-surat.


"Apa kado dari papa Chandra dan mama Shinta hubby?" , tanya Sandra.


"Kamu tadi sudah janji kan , kalau kamu gak akan menolak kado dari papa Chandra dan mama Shinta" , ucap Antonio untuk memastikan lagi , karena dia tau kalau nanti bidadari cantiknya bisa menolak hadiah dari orang tuanya.


"Iya hubby , kan tadi aku sudah bilang gak akan menolak" , jawab Sandra yang sudah tidak sabar ingin tau apa hadiah dari mertuanya.


Antonio pun memberikan kunci dan surat-surat mobil Bxx atas nama Sandra Darmawan disana.


Begitu Sandra melihat kunci dan membaca surat-surat mobilnya , Sandra pun terkejut.


"Ini...."


"Kamu sudah janji kan sayang gak akan menolak" , ucap Antonio yang langsung memotong omongan Sandra.


"Iya hubby , tapi ini...."


Ucapan Sandra terputus lagi karena papa Chandra yang langsung buka suara.


"Itu kado yang sangat pantas untuk menantu Chandra Winata , jadi kamu harus menerima nya ya nak" , ucap papa Chandra.


"Wah...papa keduluan sama mertua kamu nih , kemaren papa juga mau ganti mobil kamu sayang , tapi takut nanti kamu akan menolaknya jadinya mama mencarikan kado yang lain buat kamu , tidak disangka mertua kamu memberikan kamu mobil , kamu harus menerima niat baik dari mertua kamu sayang" , ucap papa Surya.

__ADS_1


"Iya pa , aku akan menerimanya , terima kasih ya papa Chandra dan mama Shinta" , ucap Sandra.


"Iya sama sama sayang" , jawab papa Chandra dan mama Shinta bersamaan.


__ADS_2