
Akhir tahun pun tiba , seperti biasa di akhir tahun mereka akan merayakan ulang tahun Antonio.
Kali ini acara ulang tahun Antonio di rayakan secara sederhana , hanya acara makan malam bersama keluarga. Bedanya kali ini ada James dan orang tuanya di acara ulang tahun Antonio tahun ini.
"Coba kalau Angga dan Alexa bisa datang hari ini , maka pasti akan tambah ramai ya pa" , ucap mama Shinta.
"Mereka kan menunggu sampai anak-anaknya libur kerja ma" , ucap papa Chandra.
"Akhir tahun ini kan kita masih bisa berkumpul juga dengan semuanya saat acara malam tahun baru" , ucap mama Amel.
"Iya , kamu benar Amel. Kali ini Kiki membawa calon istrinya" , ucap Shinta.
"Jadi tambah ramai ya acara malam tahun baru kita tahun ini" , ucap papa Surya.
"Iya , cucu sudah semakin besar dan kita bersyukur masih diberikan kesehatan di usia yang sudah tua ini dan masih bisa melihat cucu cucu kita menikah" , ucap papa Chandra.
"Iya kamu benar" , jawab papa Surya.
"Cucu oma bisa nih tinggal sendiri di Singapura nanti" , ucap oma Amel.
"Gak tau oma" , jawab Alvaro.
"Gak apa-apa , tinggal sendiri itu juga bagus kok , kamu bisa belajar lebih mandiri" , ucap oma Amel.
"Iya oma" , jawab Alvaro dengan lemas.
Antonio dan Freddy mengobrol bersama sambil membahas kerja sama baru.
Sejak mereka pulang dari Singapura , Angelica ingin membuat hotel yang dekat dengan taman bermain.
Kebetulan di tempat waterboom milik Freddy masih ada lahan kosong disana.
Jadi malam itu juga mereka manfaatkan untuk membahas kerja sama All Star Hotel dengan Arthur Waterboom.
Angelica menginginkan konsep hotel yang dia inginkan kepada Freddy dan James.
Freddy sangat mengagumi kepintaran yang dimiliki oleh Angelica.
Setiap hal yang di jelaskan oleh Angelica , benar-benar akan sangat menguntungkan buat perusahaan mereka berdua.
Akhirnya Freddy setuju akan bekerja sama dengan Angelica.
"Baiklah , kalau gitu selesai liburan akhir tahun , kita bisa langsung tanda tangan kontrak kerja samanya" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Iya Antonio , tapi saya akan menyerahkan semua ini kepada James saja" , ucap Freddy.
"Saya juga menyerahkan proyek ini kepada Angelica , nanti James langsung berurusan dengan Angelica saja ya" , ucap Antonio.
"Baik om" , jawab James yang sangat suka bekerja sama dengan calon istrinya karena dia akan menjadi banyak alasan untuk sering bertemu dengan Angelica.
Opa Chandra sangat bangga melihat cucu perempuannya yang masih diusia remaja , tapi sudah memiliki pemikiran yang bagus untuk bisnis.
"Kalau gitu toko elektronik opa siapa yang mau menjalankan?" , ucap opa Surya yang melihat kalau Angelica sudah sangat ingin melanjutkan bisnis dari Antonio.
"Masih ada aku opa" , jawab Alvaro.
"Baiklah sayang , nanti toko opa buat kamu ya , setelah kamu pulang kuliah dari Singapura , opa akan mengajarkannya" , ucap opa Surya.
"Bukankah itu hanya menerima laporan barang masuk dan barang keluar , terus terima uang. Begitu saja kan opa" , ucap Alvaro.
"Masih ada yang harus kamu pelajari lagi , tapi nanti saja setelah kamu selesai kuliah. Baru opa akan memberitahukannya" , ucap opa Surya.
Alvaro pun menganggukkan kepalanya.
"Kamu yakin bisa mengerjakan dua kerjaan di waktu yang sama?" , ucap Antonio.
"Kalau toko elektronik kan harusnya gak ribet seperti All Star Hotel pa" , jawab Alvaro yang sudah akan memiliki uang yang banyak setelah dia lulus kuliah.
"Ya sudah , kalau kamu mau...papa juga gak bisa melarangnya , karena memang cuma kalian berdua cucu dari papa Surya. Jadi harus ada yang mau membantu papa Surya juga" , ucap Antonio yang selama ini gak pernah ingat kalau mertuanya juga memiliki toko besar yang harus dijalani juga.
"Iya nak" , jawab Antonio.
"Kamu memiliki anak-anak yang hebat Antonio" , ucap Freddy.
"Terima kasih Freddy , kamu juga memiliki anak yang hebat. James diusia muda juga sudah menjalankan bisnis kalian kan" , ucap Antonio.
"Iya kamu benar" , ucap Freddy.
"Untung saja James itu pintar di urusan bisnis , kalau gak bisa malu masuk ke keluarga Antonio. Mana dia memiliki kebiasaan jelek yang susah untuk di perbaiki lagi" , ucap mama Heni dalam hatinya.
Selesai makan malam bersama , mereka semua mulai berjalan bersama keluar dari restoran.
"Nanti kita bertemu lagi di Al Angel Park ya , untuk merayakan malam tahun baru bersama" , ucap opa Chandra.
"Baiklah" , jawab mereka semua.
Setelah berpamitan , mereka semua masuk ke mobil masing-masing dan pulang menuju ke rumah masing-masing.
__ADS_1
"Sayang , aku beneran lupa kalau masih ada bisnis papa kamu" , ucap Antonio setelah mereka masuk ke dalam kamar.
"Iya hubby , aku juga tadi baru sadar setelah papa mengucapkannya. Aku lagi berpikir untuk membantu papa di toko hubby. Melihat papa yang umurnya juga sudah semakin tua. Aku rasa sudah saatnya harus membantu papa" , ucap Sandra.
"Iya boleh sayang , aku gak masalah kalau kamu mau menjalankan usaha papa kamu. Kalau kamu sudah masuk kesana , Alvaro nanti juga gak terlalu pusing untuk mengerjakannya. Aku nanti mau Alvaro juga di All Star Hotel" , ucap Antonio.
"Aku merasa Alvaro menyetujuinya karena memikirkan uangnya saja hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Aku juga merasa begitu , anak itu kan hanya menginginkan bisa mendapatkan uang yang banyak tanpa bersusah payah untuk bekerja" , ucap Antonio sambil mengganti bajunya.
"Kamu juga yang sudah memberikan semuanya dari anak-anak masih kecil hubby" , ucap Sandra.
"Iya sayang , karena aku gak mau anak aku merasa kekurangan sedikit pun. Lagian aku juga bisa memberikan segalanya" , ucap Antonio.
"Iya hubby sayang , aku tau maksud kamu baik. Semoga Alvaro bisa berubah ya setelah kuliah di Singapura" , ucap Sandra yang sudah mengganti bajunya dengan piyama dan naik ke atas kasur untuk merebahkan tubuhnya.
"Iya sayang , aku juga berharap nanti setelah dia pulang kesini , dia menjadi anak yang mandiri dan gak manja lagi seperti sekarang" , ucap Antonio yang sudah naik ke kasur dan memeluk tubuh ramping bidadari cantiknya itu.
Sandra pun menganggukkan kepalanya.
"Aku kagum dengan Angelica hubby , dia benar-benar seperti kamu" , ucap Sandra.
"Apanya yang seperti aku , sayang?" , tanya Antonio sambil mengerutkan keningnya.
"Dia jago dalam berbisnis dan pintar mencari peluang. Sama seperti hubby" , jawab Sandra.
"Kan anak aku sayang , jadi pasti sama la" , ucap Antonio sambil membelai kepala istrinya.
"Iya hubby , Angelica anak hubby , Alvaro anak aku , makanya jadinya manja dan mau enaknya saja" , ucap Sandra.
"Aku gak bilang seperti itu lho sayang , tapi kalau dipikir-pikir benar juga ya" , ucap Antonio.
Sandra langsung mencubit perut suaminya.
"Sakit sayang" , ucap Antonio.
"Hubby sih pakai iya in juga" , ucap Sandra sambil memanyunkan bibirnya.
Antonio langsung tersenyum melihat istrinya yang manja itu.
"Sudah sayang , mereka berdua anak kita , kalau gak ada aku dan kamu , mana ada Angelica dan Alvaro. Sekarang kita harus memikirkan cara untuk Alvaro bisa lebih dewasa dan mandiri" , ucap Antonio sambil mengeratkan pelukannya.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
__ADS_1
"Sudah , kita tidur lagi ya. Sudah capek seharian ini" , ucap Antonio sambil mencium kening istrinya.
Sandra pun menganggukkan kepalanya.