Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 19


__ADS_3

"Siapa Niko tadi Sandra?" tanya Antonio.


"Itu teman sekolah aku , kak" jawab Sandra.


"Bukannya katanya , kamu ketemunya cuma sama Karin?" ucap Antonio.


"Awalnya aku pikir juga gitu kak , tapi ketika aku sampai disini , aku kaget ternyata bukan cuma Karin , tapi ada Riko dan Niko" jawab Sandra.


"Riko itu teman sekolah kamu juga?" tanya Antonio.


Setiap nama cowok yang disebutkan oleh Sandra , membuat Antonio merasa cemburu.


"Iya kak , teman sekolah aku juga , tapi Riko itu pacarnya Karin" ucap Sandra.


"Oh pacarnya Karin" kata Antonio dengan sedikit lega.


"Kak , hari ini kan hari Sabtu , pasti tempat makan pada ramai , kita mau makan dimana?" tanya Sandra.


"Kita makan di restoran masakan Asia aja ya" ucap Antonio.


"Boleh kak" jawab Sandra.


Mereka pun berjalan menuju ke restoran masakan Asia di mall tersebut , ketika mereka masuk ke restoran , sudah rame pengunjung di restoran tersebut.


"Apakah ada meja yang kosong?" tanya Antonio kepada pelayan yang berdiri di depan restoran tersebut.


"Ada pak , tapi di ruangan private , apakah bapak mau?" tanya pelayan tersebut.


Ruangan private restoran biasanya digunakan sebagai tempat acara-acara , seperti acara ulang tahun , bridal shower , arisan atau untuk tamu dengan jumlah yang banyak.


"Iya tidak apa-apa" jawab Antonio.


"Baik , silahkan lewat kesini pak" ucap pelayan tersebut sambil mengarahkan Antonio dan Sandra , ke ruangan private restoran.


Setelah masuk ke ruangan private restoran , Antonio dan Sandra melihat menu disana.


"Kamu mau makan apa?" tanya Antonio.


"Aku nasi kari aja kak" jawab Sandra.


"Apa mau beberapa dimsum?" tanya Antonio.


"Iya boleh kak , tapi jangan banyak-banyak ya , nanti gak habis" kata Sandra.


"Iya Sandra" ucap Antonio.


"Saya pesan nasi kari 1 , nasi putih 1 , tomyam 1 , manggo sticky rice 1 , untuk dimsum saya mau siomay 1 , hakau 1 dan bakpao 1" ucap Antonio.


"Untuk minumnya mau pesan apa pak?" tanya pelayan tersebut.


"Kamu mau minum apa Sandra?" tanya Antonio.


"Aku mau air mineral aja kak" ucap Sandra.


"Air mineralnya 2" kata Antonio kepada pelayan tersebut.


"Baik pak , silahkan ditunggu pesanannya" ucap pelayan tersebut sambil berjalan keluar.


"Baik" jawab Antonio.


"Sandra , tadi Niko temenin kamu buat nungguin kakak?" tanya Antonio.


"Awalnya begitu kak , tapi untung saja kakak cepat datangnya" ucap Sandra.


"Memangnya kenapa?" tanya Antonio.


"Sebenarnya tadi , Niko sempat mengutarakan perasaannya sama aku" ucap Sandra.

__ADS_1


Antonio terkejut mendengar Niko mengutarakan perasaannya pada Sandra , tapi Antonio masih bisa mengontrol emosinya , sehingga dia masih kelihatan biasa saja.


"Apakah kamu menerimanya Sandra?" tanya Antonio.


"Tentu tidak kak , aku sudah bilang aku gak bisa menerima dia , sempat ada yang mau dibicarakannya lagi , tapi kakak sudah datang duluan" ucap Sandra.


"Berarti kakak ganggu dong tadi" ucap Antonio.


"Gak kok kak , aku malah bersyukur kakak datang cepat , karena aku memang gak mau menerima dia kak" jawab Sandra.


Sejenak Sandra dan Antonio terdiam , sampai Antonio mulai berbicara.


"Sandra ada sesuatu yang mau kakak bicarakan , ini serius...apa kamu mau mendengarkan nya?" ucap Antonio.


"Iya aku mau kak" jawab Sandra.


Dari awal kita bertemu , kakak sudah pernah bilang kan , kalau kakak suka sama kamu.


Sampai kakak tau kalau Yogi , mengejar-ngejar kamu , jujur kakak merasa cemburu.


Hari ini lagi , lihat ada seorang cowok bersama kamu , dia pun menyatakan perasaannya kepada kamu.


Kalau kayak gini jujur kakak tidak bisa tenang , kalau kamu pergi kemana-mana sendiri.


"Kamu juga tidak tau kan , bagaimana mengenalkan kakak dengan teman-teman kamu? Kamu hanya mengatakan status kakak adalah teman mu , iya kan?" ucap Antonio.


Sandra menjawabnya dengan anggukan kepalanya , yang menandakan semua itu memang benar.


Sambil memegang tangan Sandra , Antonio menatap mata Sandra.


"Kakak benar-benar serius dengan hubungan kita , kakak sudah berumur , jadi pastinya... kakak tidak berpikir seperti kalian anak muda.


Kakak ingin menjalani hubungan ini , sampai ke jenjang yang lebih serius kedepannya.


Apakah kamu mau menjalani semua ini bersama kakak?" tanya Antonio , dengan perasaan yang berdegup dengan sangat kencang.


Terdengar suara "permisi pak" , Antonio dan Sandra langsung melihat kearah pintu , ternyata pelayan yang datang mengantarkan semua pesanan mereka.


Pelayan tersebut , menata semua pesanan mereka di meja dan setelah semuanya sudah di tata diatas meja , pelayan tersebut permisi untuk keluar.


"Makanannya sudah datang , ayo dimakan dulu" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra.


Mereka makan dengan hening , hanya terdengar suara sendok , garfu dan musik yang ada di restoran tersebut.


Selama makan Antonio dan Sandra sibuk dengan pikiran masing-masing.


"Apakah Sandra mau menerima aku?" batin Antonio dengan perasaan yang campur aduk dan berdebar-debar , di satu sisi Antonio juga takut ditolak oleh Sandra.


Dipikiran Sandra...


"Apakah kak Antonio adalah jodoh saya Tuhan? Selama bersama dengannya , saya merasa sangat bahagia dan selalu ingin bersamanya."


Sandra juga merasakan jantungnya berdebar tidak menentu.


Sampai makanan mereka habis , tetap tidak ada obrolan di antara mereka.


Antonio memanggil pelayan disana , meminta bill untuk membayar makanan mereka.


Setelah melakukan pembayaran , Antonio dan Sandra berjalan keluar restoran.


"Kamu mau kemana lagi Sandra?" tanya Antonio.


"Pulang aja ya kak , soalnya aku bawa mobil sendiri" ucap Sandra.


"Kalau gitu , kakak anterin kamu pulang ya pakai mobil kamu" ucap Antonio.

__ADS_1


"Lalu mobil kakak gimana?" tanya Sandra.


"Gak pa pa , hari ini kakak kesini bersama pak Maman , nanti pak Maman kakak suruh langsung menuju ke rumah kamu" ucap Antonio.


"Oh...ok kak" kata Sandra.


Mereka jalan menuju ke mobil Sandra di parkiran mall.


Begitu sampai di mobilnya Sandra langsung mau masuk arah kemudi.


"Kasih kuncinya ke kakak , biar kakak aja yang bawa Sandra" ucap Antonio.


"Oh iya...ini kak kuncinya , maaf sudah kebiasaan" jawab Sandra sambil tersenyum.


Antonio dan Sandra masuk kedalam mobil.


Didalam mobil Sandra , Antonio menelpon pak Maman.


"Pak Maman , jemput saya dirumah Sandra ya , rumahnya dekat rumah Citra" ucap Antonio.


"Baik pak" jawab pak Maman.


Antonio menyalakan mobil Sandra dan menjalankannya dengan kecepatan sedang , karena malam itu jalanan sudah sepi , jadi tidak terasa mereka sudah sampai di depan rumah Sandra.


Sebelum Sandra turun...


Antonio menanyakan kepada Sandra "jadi bagaimana Sandra?"


"Bagaimana apanya kak?" tanya Sandra.


"Apakah kamu mau , menjalankan hubungan yang lebih serius bersama dengan kakak?" tanya Antonio sekali lagi , sambil memegang dan menatap mata Sandra , menunggu jawaban Sandra dengan jantung yang berdegup sangat cepat sekali.


Sandra mulai membuka suaranya


.


.


.


.


.


"Iya , Sandra mau kak" jawab Sandra dengan jantung yang berdegup dengan cepat.


Antonio langsung bahagia mendengar jawaban Sandra , langsung ditariknya Sandra kedalam pelukannya.


"Terima kasih Sandra" ucap Antonio dekat telinga Sandra.


Setelah itu Antonio melepaskan pelukannya , dan mengucapkan "terima kasih sayang" sambil tersenyum bahagia.


"Iya kak" jawab Sandra dengan senyum yang bahagia.


"Ya udah sekarang udah malam , kamu masuk dulu , nanti ketika kakak sudah sampai di apartemen , kakak hubungi kamu lagi" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra.


Antonio dan Sandra turun dari mobil , Antonio memberikan kunci mobil Sandra.


"Kamu masuk dulu kerumah , setelah melihat kamu masuk kakak baru jalan pulang" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra sambil masuk ke rumahnya.


Setelah Sandra masuk ke dalam rumah , Antonio pun menuju ke mobil nya , yang sudah dari tadi terparkir disana.


"Kita langsung ke apartemen ya pak" titah Antonio.

__ADS_1


"Baik pak" jawab pak Maman.


__ADS_2