Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 8


__ADS_3

Esmeralda yang sudah sampai di perusahaan textile milik papanya , langsung berjalan menuju ke ruangan kerja papanya.


"Pa" , panggil Esmeralda ketika membuka pintu ruangan kerja papanya.


"Tumben anak papa datang kesini , biasanya juga gak pernah mau datang kesini" , ucap papa Leo.


"Aku suka sama cowok di sekolah aku pa , kayaknya anak orang kaya , apakah papa kenal dengan orang tuanya?" , ucap Esmeralda sambil memperlihatkan foto Alvaro dan mamanya yang diambilnya tadi ketika melihat Alvaro dijemput oleh mamanya.


Papa Esmeralda mulai memperhatikan foto yang diperlihatkan oleh anaknya.


"Kayaknya papa pernah melihat mamanya , ini kan istrinya Antonio pemilik All Star Hotel" , ucap papa Leo.


"Berarti papa kenal dong dengan papanya" , ucap Esmeralda.


"Iya sayang , Antonio mengambil bahan di kita untuk seragam semua karyawan hotelnya" , ucap papa Leo.


"Bagus dong kalau gitu , berarti papa bisa membuat aku dekat dengan Alvaro" , ucap Esmeralda.


"Ya lihat nanti ya sayang , kalau masalah perasaan papa gak bisa memaksakannya , itu harusnya tergantung dari kamu dan Alvaro" , ucap papa Leo.


"Baiklah pa" , jawab Esmeralda.


********


Angelica yang sudah sampai di All Star Hotel langsung berjalan menuju ke ruangan kerja papanya.


Sampai di ruangan kerja papanya , Angelica langsung tersenyum begitu melihat bukan hanya papa nya saja yang ada disana , tapi juga ada opa Chandra.


"Opa" , sapa Angelica sambil berjalan mendekati opa Chandra , memeluknya dan mencium pipi opa nya.


"Iya cucu kesayangan opa , baru pulang sekolah Angelica?" , tanya opa Chandra.


"Iya opa" , jawab Angelica yang sudah berjalan mendekati papa Antonio dan mencium pipi papanya.


"Alvaro mana Angelica?" , tanya opa Chandra.


"Alvaro pergi sama mama ke mall opa" , jawab Angelica yang sudah duduk di kursi kosong di sebelah opa Chandra.


"Kenapa kamu gak ikut mama ke mall?" , tanya opa Chandra.


"Gak opa , aku lebih suka ikut papa bekerja" , jawab Angelica.


"Opa sangat suka sekali kalau itu , Angelica mau gak ikut dengan opa ke lapangan golf minggu besok , biar bisa opa kenalin dengan teman-teman opa disana" , ucap opa Chandra.


"Boleh opa , aku mau" , jawab Angelica.


"Baiklah , minggu besok opa jemput kamu di rumah ya sebelum opa pergi ke lapangan golf".


"Iya opa" , jawab Angelica.


"Kamu telpon mama buat belikan baju untuk bermain golf sayang" , ucap Antonio.


"Iya papa" , jawab Angelica sambil mengeluarkan ponselnya dari sakunya dan menelpon mamanya.


Sandra yang sedang makan di restoran steak bersama dengan anak manjanya langsung melihat ponselnya begitu mendengarkan suara ponselnya berbunyi.


"Halo nak" , jawab Sandra.


"Halo ma , belikan aku baju untuk main golf ya" , ucap Angelica.


"Kamu mau main golf sama siapa sayang?" , tanya Sandra.

__ADS_1


"Sama opa Chandra ma" , jawab Angelica.


"Baiklah nak , nanti mama belikan" , jawab Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Kakak mau main golf ya ma" , ucap Alvaro yang sudah mendengarkan percakapan mamanya.


"Iya sayang , kamu mau ikut main golf juga?" , tanya Sandra.


"Gak mau ma , nanti aku mau mencoba buat pembasmi kecoak dengan bahan alami" , jawab Alvaro.


"Sayang , bisa gak kalau kamu jangan jadi ilmuan , kamu bantu papa saja ya di All Star Hotel dan ASW Resort" , ucap Sandra.


"Tapi aku mau menjadi ilmuan ma , mana aku pengen minta dibuatin labor mini untuk aku" , jawab Alvaro.


"Tapi papa dan opa itu dari dulu sangat ingin kalian yang melanjutkan usaha yang sudah mereka bangun dari dulu" , ucap Sandra.


"Tapi aku juga mau menjadi ilmuan ma , bagaimana dong" , ucap Alvaro.


"Bisa gak jadi ilmuannya di batalkan saja sayang , sama seperti mama dulu yang mau menjadi apoteker , tapi mama meninggalkannya demi kalian dan papa" , ucap Sandra.


"Tapi aku gak mau ma , aku gak suka bisnis ma , melihat angka-angka yang panjang itu membuat kepala aku sakit ma" , jawab Alvaro.


"Anak mama kan pintar , masa cuma angka begitu saja gak bisa" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Beneran ma , aku langsung pusing kalau melihatnya , untung saja gak sampai pingsan" , jawab Alvaro.


"Kalau mama kabulkan keinginan kamu untuk buat labor mini , apa kamu mau membantu menjalankan perusahaan papa Antonio?" , tanya Sandra mencoba membujuk anaknya.


"Gak ada pilihan yang lebih bagus ma?" , tanya Alvaro.


"Gak ada sayang , cuma itu saja , kamu mau atau gak?" , tanya Sandra.


"Baiklah sayang , mama berikan waktu selama beberapa hari untuk kamu berpikir" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro dengan lemas.


Setelah Alvaro dan Sandra selesai makan , Sandra membayar semua makanan mereka.


Selesai transaksi , Sandra berjalan bersama dengan Alvaro menuju ke toko baju yang menjual baju kaos untuk anak muda.


Sandra memilihkan beberapa baju kaos untuk Alvaro dan Angelica.


"Kamu gambarnya mau samaan gak dengan kakak , sayang?" , tanya Sandra.


"Gak ma , aku mau gambar yang beda , gak mau samaan lagi" , ucap Alvaro.


"Kalau gitu kamu pilih sendiri ya sayang , mama pilihkan buat kakak" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro sambil mulai memilih baju untuknya.


Setelah Sandra mendapatkan beberapa baju untuk Angelica , Sandra langsung terkejut begitu melihat keranjang Alvaro yang sudah penuh.


"Kamu mau mengganti seisi lemari sayang?" , tanya Sandra kepada anak manjanya.


"Gak mama , cuma aku suka dengan gambarnya" , ucap Alvaro sambil tersenyum manis.


"Ya sudah , ayo kita bayar lagi" , ucap Sandra.


"Iya mama" , jawab Alvaro sambil membawa keranjangnya ke kasir.

__ADS_1


Sandra membayar semua baju yang sudah dipilih dan setelah itu Sandra meminta Alvaro untuk membawa barang belanjaannya sendiri.


"Kita kemana lagi mama?" , tanya Alvaro.


"Kita ke toko perlengkapan olah raga ya , mama mau membelikan baju golf dan sepatu buat kakak" , jawab Sandra.


"Aku mau sepatu juga ya mama" , ucap Alvaro.


"Iya boleh sayang , apa yang gak boleh , mau beli baju untuk mulai kerja di All Star Hotel juga pasti mama belikan sayang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Aku kan belum mau masuk ke All Star Hotel mama" , jawab Alvaro.


"Meskipun bukan sekarang , nanti kamu pasti juga akan kesana , papa dan opa pasti akan terus membuat kamu masuk ke All Star Hotel" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Kenapa mama gak kirim aku ke luar negeri saja untuk kuliah , siapa tau nanti aku bisa jadi ilmuan di luar negeri" , ucap Alvaro.


"Beneran kamu mau kuliah di luar negeri , nanti mama bilang sama papa ya" , ucap Sandra.


"Kenapa mama jadi bilang sama papa" , ucap Alvaro.


"Semua untuk urusan sekolah kalian itu papa yang urus sayang , bukan mama".


"Kalau papa pasti mau aku kuliah di luar negeri , papa malahan sangat senang karena gak akan ada lagi saingan dia" , jawab Alvaro dengan lirih.


"Papa gak pernah menganggap kamu saingan dia sayang , papa sangat sayang dengan Alvaro , makanya papa minta kamu masuk ke perusahaan papa supaya kamu bisa hidup tenang di masa depan" , ucap Sandra.


"Lihat nanti ya ma" , jawab Alvaro.


"Iya sayang" , ucap Sandra sambil masuk ke dalam toko yang jual perlengkapan olah raga.


Sampai di dalam toko , Sandra mulai sibuk memilih baju golf untuk Angelica.


Alvaro mulai sibuk mencari sepatu untuk dirinya sendiri.


Sandra yang sudah memilihkan beberapa baju golf untuk Angelica , mulai mencarikan sepatu golf.


Begitu Sandra sampai di tempat sepatu....


"Ya ampun sayang , kamu mau borong sepatu?" , ucap Sandra yang melihat banyak sepatu yang dicoba oleh Alvaro.


"Aku bingung mau pilih yang mana mama , semuanya aku suka" , jawab Alvaro.


"Mama kasih kamu untuk memilih beberapa sepatu saja ya , jangan beli semuanya" , ucap Sandra.


"Tapi aku suka semuanya mama" , ucap Alvaro.


"Ok , mama belikan , tapi ada syaratnya" , ucap Sandra.


"Apa syaratnya mama?" , tanya Alvaro.


"Mulai besok kamu harus masuk bekerja di All Star Hotel setelah pulang sekolah" , ucap Sandra sambil tersenyum simpul.


"Mama apa-apa suruh aku kerja di All Star Hotel" , jawab Alvaro sambil berpikir keras sepatu mana yang akan dia pilih.


Sandra mulai mencari 2 pasang sepatu golf yang cocok dengan baju yang sudah dipilihnya tadi buat Angelica.


Akhirnya Alvaro yang masih tidak mau masuk ke All Star Hotel , dengan berat hati hanya memilih 3 pasang sepatu dari 15 sepatu yang di cobainnya.


Sandra membayar semua barang yang sudah mereka beli.


Setelah itu Sandra menelpon pak Maman dan meminta untuk di jemput di lobby mall.

__ADS_1


Sandra dan Alvaro berjalan keluar dari toko menuju ke lobby mall.


__ADS_2