
Perawat berjalan masuk ke kamar perawatan Sandra.
"Kita berikan Asi dulu untuk anak anaknya ya bunda" , ucap perawat tersebut sambil tersenyum.
"Iya suster" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.
Suster langsung menarik gorden yang ada di tempat tidur Sandra dan menutupnya.
Papa Chandra , papa Surya , mama Shinta dan mama Amel duduk di kursi sofa yang ada di dalam kamar rawat inap Sandra , sambil menunggu perawat selesai.
Antonio tetap bersama dengan Sandra untuk melihat bagaimana cara memberikan Asi buat anak-anaknya.
Perawat mengambil bayi cewek Sandra dan memberikannya kepada Sandra sambil membantu mengarahkan Sandra , bagaimana untuk menyusui bayinya.
"Dia masih belum bisa minum Asi nya suster" , ucap Sandra yang melihat anaknya belum bisa meminum susu dari bulatan kecil yang ada di dadanya.
"Gak apa apa bunda , pelan-pelan saja , kita tunggu saja , soalnya anaknya masih mencari-cari dimana Asi nya" , ucap suster tersebut sambil tersenyum.
Setelah beberapa waktu , akhirnya anak ceweknya bisa juga meminum Asi nya.
Sandra pun menjadi lega karena air Asi nya keluar dan anaknya bisa meminumnya.
Setelah itu perawat tersebut mengambil anak ceweknya dari tangan Sandra dan membawa kembali anak ceweknya ke ranjang bayi dan perawat tersebut membawakan lagi anak cowoknya untuk diberikan Asi.
Sama seperti anak ceweknya , awalnya agak susah meminum Asi nya , setelah beberapa waktu baru anak cowoknya bisa meminum Asi Sandra.
"Nanti untuk pemberian Asi nya bisa diberikan setiap 1,5 - 3 jam sekali ya , sekali menyusui selama 10 - 15 menit" , ucap perawat tersebut sambil mengambil dan meletakkan anak cowok Sandra ke dalam ranjang bayi.
"Berapa kali pemberian Asi nya dalam sehari suster?" , tanya Sandra.
"Sekitar 8 - 12 kali dalam sehari ya" , ucap perawat tersebut.
"Baiklah suster , terima kasih" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya bunda , sama sama" , jawab perawat tersebut sambil membuka gorden disana setelah Sandra merapikan bajunya.
Setelah itu perawat tersebut permisi dan keluar dari kamar perawatan Sandra.
"Jadi siapa nama anak kalian?" , tanya papa Chandra setelah perawat keluar dari kamar perawatan Sandra.
"Hubby sudah siapin nama belum untuk anak kita" , tanya Sandra.
"Sudah sayang" , jawab Antonio.
"Siapa namanya hubby?" , tanya Sandra.
__ADS_1
"Anak cowok aku kasih nama Alvaro supaya nanti dia bisa bijaksana dan yang anak cewek aku kasih nama Angelica karena dia malaikat kecil kita sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Jadi nama anak kita Alvaro Winata dan Angelica Winata , hubby" , jawab Sandra.
"Iya sayang , gimana?" , tanya Antonio.
"Aku suka hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Alvaro , Angelica , ini oma dan opa sayang" , ucap mama Shinta di dekat ranjang cucu kembarnya.
Papa Surya dan mama Amel juga melihat cucu nya , sekarang mereka sudah tenang , karena keadaan Sandra sudah baik-baik saja.
********
Beberapa hari pun berlalu , keadaan Sandra sudah pulih seperti sebelumnya , jadi hari itu Sandra sudah boleh pulang ke apartemen setelah 5 hari di rumah sakit , karena Antonio ingin memastikan istrinya benar-benar pulih , baru pulang ke apartemen mereka.
Mama Shinta dan mama Amel tidak datang ke rumah sakit hari itu , tapi mereka sudah di apartemen Antonio dengan 2 orang babysitter yang sudah mereka dapatkan dari yayasan.
Setelah membereskan semua administrasi di rumah sakit , Antonio dan Sandra membawa anak-anak mereka pulang.
Pak Maman membantu membawakan barang-barang Sandra selama mereka berada di rumah sakit , ada juga beberapa kado dari kolega dan teman-teman dari papa dan mama yang datang ke rumah sakit untuk memberikan selamat dan melihat anak mereka.
Sampai di mobil , pak Maman memasukkan semua barang-barang didalam bagasi.
Antonio dan Sandra yang sedang menggendong anak mereka sudah duduk di kursi belakang.
Setelah beberapa waktu mobil yang dibawa oleh pak Maman sudah sampai di apartemen Antonio.
Antonio , Sandra dan pak Maman turun dari mobil berjalan menuju ke lift sampai ke apartemen Antonio.
Setelah sampai di apartemen Antonio , pak Maman langsung meletakkan semua barang-barang nona muda di ruang tamu apartemen , setelah itu pak Maman langsung permisi dari sana.
"Saya permisi pulang dulu ya pak" , ucap pak Maman.
"Iya pak , terima kasih ya" , ucap Antonio dan Sandra.
"Iya sama sama" , jawab pak Maman sambil jalan keluar dari sana.
"Antonio...Sandra , ini Ina dan Ira , babysitter yang akan membantu kamu untuk menjaga Alvaro dan Angelica" , ucap mama Shinta.
"Mereka kembar ma" , ucap Sandra.
"Iya sayang , kebetulan mereka kembar" , ucap mama Amel.
"Lucu banget ya hubby , anak kita kembar , babysitter nya pun kembar" , ucap Sandra sambil terkekeh.
__ADS_1
"Iya , yang penting kalian tolong bantu jagain anak saya dengan benar ya" , ucap Antonio.
"Baik tuan" , jawab Ina dan Ira bersamaan.
"Kamu tenang saja nak , mereka ini sudah terlatih untuk menjaga bayi , mama kan mintanya yang profesional" , ucap mama Shinta.
"Baiklah ma" , jawab Antonio.
"Tuti" , panggil Antonio.
"Iya tuan" , jawab Tuti sambil berjalan mendekati Antonio.
"Kamu sudah memberitahukan kamar untuk Ina dan Ira nanti?" , tanya Antonio.
"Sudah tuan" , jawab Tuti.
"Baiklah" , ucap Antonio.
Sandra dan Antonio masuk ke kamar mereka diikuti oleh , mama Shinta , mama Amel berserta Ina dan Ira.
Antonio dan Sandra meletakkan anak mereka di dalam box bayi yang sudah di letakin di kamar mereka.
"Kamu istirahat dulu ya sayang , jangan terlalu capek" , ucap Antonio setelah mereka masuk ke kamar.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil mengambil bajunya di dalam lemari dan masuk ke kamar mandi untuk menganti bajunya.
Setelah selesai mengganti bajunya , Sandra masuk ke kamar dan naik ke atas kasur.
Antonio menjelaskan jam kerja kepada Ina dan Ira , setelah selesai memberitahukan pekerjaan Ina dan Ira , Antonio duduk di atas kasurnya.
Mama Shinta dan mama Amel sudah sibuk melihat cucu kesayangan mereka.
"Kalau seperti ini lebih baik kamu dirumah utama nak , jadi kan mama bisa bantu liatin juga" , ucap mama Shinta.
"Gak apa apa ma , ada Ina dan Ira juga kan yang akan bantuin , jadi nanti Sandra cuma tinggal kasih Asi saja , yang lainnya biar mereka yang bantu buat beresin" , ucap Antonio.
"Nanti kalau mama kangen dengan cucu cucu mama gimana sayang?" , tanya mama Shinta.
"Kita kan bisa datang kesini setiap hari Shinta , sekalian bantu bantu Sandra disini" , ucap mama Amel.
"Iya , kamu benar juga Amel" , ucap mama Shinta sambil tersenyum
"Aku rasa itu lebih baik ma , mama datang kesini saja setiap hari , jadi nanti ketika Sandra sudah mulai kuliah online mama bisa bantu buat lihatin anak anak kami" , ucap Antonio.
"Iya Antonio" , ucap mama Shinta.
__ADS_1
"Aku benar-benar sangat beruntung mempunyai suami , mama dan mertua yang selalu menjaga dan menyayangi aku" , ucap Sandra dalam hatinya.