
James yang sudah selesai makan malam langsung berdiri dan berjalan menuju ke tangga.
"Kamu kenapa cepat sekali naik keatas nak?" , tanya papa Freddy.
"Aku mau menelpon pacar aku dong pa" , ucap James.
"Kamu gak mau melaporkan masalah perusahaan sama papa dulu?"
"Perusahaan kan gak ada masalah yang serius juga pa , kalau aku ke kamar baru masalah serius" , jawab James.
"Masa menelpon pacar saja masalah serius?" , tanya mama Heni.
"Ya iya la ma , kan aku mau melamar Angelica sabtu ini , jadi ini masalah untuk masa depan aku" , jawab James.
"Kenapa cepat sekali mau melamar Angelica , bukankah Angelica belum lulus SMA" , ucap mama Heni.
"Sudah nak , kamu pergilah ke atas , urus masalah masa depan kamu" , ucap papa Freddy sambil tersenyum.
James langsung berjalan naik ke atas menuju ke kamarnya.
"Kenapa cepat sekali sudah mau melamar pa?" , tanya mama Heni yang belum mengetahui hubungan James dan Angelica.
"Sebenarnya masalah ini papa sudah membicarakannya dengan Antonio dan om Chandra ma , berawal dari papa mendengar mereka berdua sedang di hotel sampai melihat mereka semakin mesra dan lengket di lapangan golf , jadi papa dan om Chandra sepakat mau supaya mereka menikah secepatnya" , cerita papa Freddy.
"Kenapa mereka bisa di hotel pa?" , tanya mama Heni.
Papa Freddy langsung menceritakan kejadian ketika James sedang cek lapangan di waterboom.
Mama Heni langsung ketawa begitu mendengarkan cerita suaminya.
"Itu karena dia gak mandi sih saat itu , jadinya disiram air deh" , ucap mama Heni.
"Memangnya dia masih suka gak mandi ya ma?" , ucap papa Freddy.
"Iya masih pa , gak tau deh anak itu , kebiasaan jeleknya gak bisa lepas" , ucap mama Heni.
"Semoga saja Angelica gak masalah dengan kebiasaan dia yang satu ini" , ucap papa Freddy.
"Iya pa , semoga saja James jadi menikah dengan Angelica" , ucap mama Heni.
"Iya ma , semoga saja dia bisa melamar Angelica dengan benar , sesuai dengan keinginan Angelica" , ucap papa Freddy.
Mama Heni pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.
********
James yang sudah berada di kamarnya langsung mengambil ponselnya dan menyentuh video call disana.
Angelica yang sedang membaca buku pelajaran sekolahnya , langsung melihat siapa yang menelponnya ketika suara ponselnya berbunyi.
Begitu terlihat nama James disana , Angelica pun langsung tersenyum sambil menyentuh tombol terima panggilan disana.
Terlihat wajah James yang sedang duduk di atas kasurnya.
"Halo sayangku" , ucap James sambil tersenyum.
"Halo James" , jawab Angelica sambil meletakkan ponselnya di tempat dudukan handphone yang ada di atas meja belajarnya.
"Kamu lagi ngapain sayang?" , tanya James.
__ADS_1
"Aku cuma lagi membaca buku pelajaran , karena sebulanan lagi sudah mau ujian akhir semester" , jawab Angelica.
"Rajinnya pacar kesayangan aku" , ucap James.
"Ya harus dong , aku gak mau kalau nilai aku jadi jelek kalau gak belajar , mana setiap sabtu dan minggu kamu ngajakin aku keluar terus" , jawab Angelica.
"Iya sayang , aku gak bisa kalau gak bertemu dengan kamu" , ucap James.
"Makanya setelah pulang sekolah aku belajar dulu" , jawab Angelica.
"Baiklah sayang , sabtu ini aku mau memberikan kejutan buat kamu , kamu harus dandan yang cantik ya" , ucap James.
"Kejutan apa James?" , tanya Angelica.
"Kalau aku kasih tau gak jadi kejutan dong sayang , pokoknya kamu dandan yang cantik ya sabtu ini" , ucap James.
"Baiklah James" , jawab Angelica.
James dan Angelica mengobrol terus sampai tidak terasa hari sudah tengah malam.
Melihat Angelica yang sudah mulai menguap disana...
"Kamu tidur lagi sayang , besok masih sekolah kan" , ucap James.
"Iya James , aku juga sudah ngantuk" , jawab Angelica.
"Selamat malam sayangku , tidur yang nyenyak dan mimpikan aku dalam tidur kamu ya" , ucap James.
"Iya James" , jawab Angelica.
Angelica berjalan menuju ke kasurnya setelah James memutuskan sambungan telponnya.
********
Ketika Antonio mendekatkan wajahnya untuk menciumi wajah istrinya...
"Kenapa terasa panas?" , gumam Antonio.
Antonio langsung meletakkan tangannya di kening Sandra dan ternyata benar Sandra demam tinggi.
Antonio langsung berlari kebawah dan mencari obat demam yang di sediakan dirumah mereka.
"Cari obat apa tuan?" , tanya Tuti.
"Obat demam Tuti , nona muda tubuhnya panas" , ucap Antonio.
Tuti yang mendengar nona muda sakit , langsung mencarikan obat demam dan memberikannya kepada Antonio.
"Ada makanan yang bisa nona muda makan gak sebelum minum obat?" , tanya Antonio.
"Ada roti tuan" , jawab Tuti sambil mengambilkan roti di meja makan.
Antonio mengambil roti yang diberikan oleh Tuti dan langsung berjalan ke kamarnya dengan cepat.
"Ada apa pa?" , tanya Angelica yang sudah mau turun ke bawah.
"Mama sakit nak" , ucap Antonio.
Angelica langsung berjalan menuju ke kamar orang tuanya.
__ADS_1
"Mama sakit apa pa?" , tanya Angelica yang melihat papanya sedang membangunkan mamanya.
"Tubuh mama panas sekali nak" , ucap Antonio.
Angelica melihat Antonio membangunkan Sandra.
"Sayang , bangun sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra dengan suara lemahnya.
"Kamu demam sayang , kamu minum air dulu lalu makan roti ya" , ucap Antonio.
Sandra meminum air dari gelas yang diberikan oleh suaminya , setelah itu dia memakan roti yang dibawa oleh suaminya.
Saat itu Sandra tidak bisa makan sampai habis , karena dia sudah merasa kenyang.
"Minum obatnya ya sayang" , ucap Antonio.
Sandra pun meminum obat yang diberikan oleh suaminya.
Alvaro yang baru keluar dari kamarnya , melihat pintu kamar orang tuanya terbuka , Alvaro pun langsung masuk ke dalam kamar orang tuanya.
"Kak , kenapa disini?" , tanya Alvaro kepada Angelica yang masih berdiri disana melihat mama nya.
"Mama sakit dek" , jawab Angelica.
"Mama sakit apa?" , tanya Alvaro sambil berjalan mendekati tubuh mamanya.
"Mama demam nak , kalian sarapan dulu , lalu pergi ke sekolah ya" , ucap Antonio.
"Aku mau menjaga mama dirumah pa" , ucap Alvaro yang manja.
"Jangan nak , sebentar lagi kamu sudah mau ujian akhir semester , jadi kalian harus pergi ke sekolah ya , mama biar papa yang jaga dirumah" , ucap Antonio.
"Iya pa , ayo dek kita sarapan" , ucap Angelica.
Akhirnya Alvaro menganggukkan kepalanya.
"Mama cepat sehat ya , nanti ketika aku pulang sekolah , mama harus sudah sembuh ya" , ucap Alvaro.
"Iya nak , mama gak apa apa kok , mama cuma demam" , ucap Antonio.
Setelah itu Alvaro dan Angelica berjalan bersama keluar dari kamar orang tuanya menuju ke meja makan untuk sarapan.
"Pagi ini gak ada ciuman dari mama dong kak" , ucap Alvaro.
"Ya mau gimana lagi dek , mama lagi sakit begitu" , jawab Angelica.
"Aku gak mau ke sekolah kak , aku mau jagain mama dirumah" , ucap Alvaro sambil menitikkan air matanya.
"Mama gak apa-apa dek , mama cuma demam , kamu jangan nangis dong , kan papa juga jagain mama , sudah jangan nangis , nanti gantengnya jadi hilang" , ucap Angelica.
Alvaro pun menghapus air matanya...
"Mama harus sehat ya , ketika aku pulang sekolah nanti siang" , ucap Alvaro sambil melihat kamar mamanya yang ada diatas.
Setelah itu Alvaro dan Angelica berjalan bersama menuju ke mobil mereka.
Angelica juga sedih melihat mamanya sakit , tapi dia gak bisa seperti Alvaro yang bisa langsung mengekspresikan perasaannya.
__ADS_1