Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 155


__ADS_3

Sampai di mobil , pak Maman membuka pintu mobil dan menyalakan AC mobil.


Sandra duduk sambil makan dan membaca buku nya.


Tidak lama kepala Sandra terasa sedikit pusing dan dia memutuskan untuk beristirahat.


Tidak lama Sandra pun terbangun dari tidurnya , dilihatnya jam menunjukkan pukul satu kurang 10 menit.


"Aduh , sudah mau masuk kelas" , ucap Sandra.


Sandra langsung turun dari mobil dan berjalan menuju ke kelasnya.


Selama pelajaran mata kuliah yang kedua , Sandra mulai berasa ada yang gak enak di tubuhnya , tapi dia tetap mencoba untuk fokus , sampai akhirnya jam pelajaran berakhir.


Niken yang melihat ada yang lain dari raut wajah Sandra langsung menanyakan...


"Sandra apakah kamu sakit?" , tanya Niken.


"Gak tau Niken , tubuh aku gak enak banget rasanya" , jawab Sandra.


"Aku bantu kamu ke mobil ya" , ucap Niken.


"Iya terima kasih Niken" , jawab Sandra.


"Sandra kamu keringatan ya... banyak banget lho , badan kamu juga terasa panas" , ucap Niken yang sudah memegangi tangan Sandra.


"Dari masuk mata kuliah kedua aku sudah gak enak badan" , ucap Sandra.


"Ayo aku anterin ke mobil kamu" , ucap Niken sambil memapah tubuh Sandra berjalan keluar dari kelas , menuju ke parkiran mobil.


Bodyguard yang diminta untuk mengawasi Sandra langsung mengambil foto Sandra dipapah sama Niken dan mengirimkannya kepada Antonio.


Setelah beberapa waktu , Sandra dan Niken akhirnya sampai di parkiran mobil.


"Ada apa dengan nona muda?" , tanya pak Maman ketika melihat Sandra dipapah oleh Niken.


"Sandra lagi gak enak badan pak" , jawab Niken.


"Ayo langsung masuk ke mobil aja , kalau kayak gini kita harus langsung ke All Star Hotel nona muda" , ucap pak Maman yang langsung menutup pintu belakang dan masuk ke pintu pengemudi.


"Terima kasih ya temannya nona muda" , ucap pak Maman kepada Niken.


"Iya pak , sama sama" , jawab Niken.


Setelah itu Niken pun berjalan menuju ke parkiran motornya dan menjalankan motornya menuju kerumahnya.


Antonio yang baru kembali ke ruangannya setelah meeting , melihat ponsel yang ada di mejanya.


Begitu Antonio menyentuh layar ponselnya , terlihat ada notifikasi yang masuk dari bodyguard utusannya , Antonio pun langsung membukanya dan terlihat beberapa foto Sandra dipapah oleh temannya.


"Ada apa dengan bidadari cantikku" , ucap Antonio.


Antonio langsung keluar dari ruangannya dan menuju ke lobby hotel.


"Apa istri saya sudah sampai?" , tanya Antonio di meja resepsionis.

__ADS_1


"Belum pak" , jawab Erik yang bertugas di meja resepsionis.


"Baiklah" , jawab Antonio.


Antonio menunggu di lobby dengan perasaan yang khawatir.


Tidak lama mobil Sandra sampai di depan lobby , pak Maman tidak memarkirkan mobilnya , tapi langsung memberhentikan mobilnya tepat di depan lobby hotel.


Pak Maman keluar dari mobil dan langsung membantu Sandra turun dari mobil.


Antonio langsung berjalan keluar lobby begitu melihat mobil Sandra sudah sampai disana.


"Pak Maman , nona muda kenapa?" , tanya Antonio ketika sudah sampai diluar lobby.


"Nona muda kayaknya sedang sakit pak" , jawab pak Maman.


Antonio langsung memegang tubuh Sandra.


"Badan kamu panas sekali sayang" , ucap Antonio sambil mengangkat tubuh bidadari cantiknya dan langsung membawanya menuju ke kamar atas.


Petugas keamanan yang melihat bos nya mengangkat tubuh istrinya yang sedang sakit , langsung membukakan kedua pintu kaca yang ada disana supaya bosnya yang sedang menggendong istrinya bisa langsung masuk kedalam.


Erik yang melihat juga langsung mengikuti bosnya untuk membantu memberikan akses ke kamar atas.


Sampai di kamar atas , Erik juga membantu membukakan pintu kamar khusus bos nya itu.


"Terima kasih ya Erik" , ucap Antonio ketika pintu kamarnya sudah terbuka.


"Iya sama-sama pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Erik.


Setelah itu Antonio membawa istrinya ke kamar dan meletakkannya di atas kasur.


Antonio memegang kening bidadari cantiknya....


"Panas sekali sayang" , ucap Antonio.


Lalu Antonio langsung menelpon Reihan.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo bos" , jawab Reihan.


"Halo Reihan , tolong ke hotel sekarang...istri aku badannya panas sekali" , ucap Antonio.


"Baik bos , aku jalan kesana sekarang" , jawab Reihan.


"Iya" , ucap Antonio sambil memutuskan panggilan telponnya.


Sambil menunggu Reihan datang , Antonio membasahi handuk dengan air hangat dan meletakkannya di kening Sandra.


Tidak lama Sandra bersuara....


"Hubby....hubby....", panggil Sandra dengan suara yang lemas.


"Iya sayang , aku disini" , jawab Antonio sambil memegang wajah istri tercintanya.

__ADS_1


"Aku haus hubby" , ucap Sandra pelan.


Antonio langsung membantu Sandra duduk dan memberikan segelas air minum kepada Sandra.


Setelah Sandra meminum airnya , Antonio membantu membaringkan tubuh Sandra di kasur.


Tidak lama terdengar suara bel pintu kamar Antonio berbunyi.


Ting....tong....


Antonio langsung berjalan keluar dan membuka pintu kamarnya.


"Reihan , tolong periksa istri aku" , ucap Antonio setelah melihat Reihan di depan pintunya.


"Iya Antonio , kamu tenang dulu...jangan panik begitu" , ucap Reihan sambil mengikuti Antonio ke kamarnya.


Sampai di dalam kamar , Reihan langsung memeriksa Sandra.


"Istri kamu demam tinggi , kayaknya kecapean juga" , kata Reihan.


"Iya sejak masuk kuliah dia sibuk mengerjakan tugas kampus dan belajar untuk kuis dan ujian yang diberikan dosen" , ucap Antonio.


"Ini aku berikan resep obatnya ya , untuk obat demamnya boleh langsung diberikan setelah obatnya dibeli , untuk yang lainnya nanti di minum setelah makan , kamu tenang aja...setelah istirahat selama beberapa hari istri kamu pasti sudah sehat seperti biasanya" , ucap Reihan.


"Iya terima kasih ya Reihan" , jawab Antonio.


"Iya sama sama Antonio , kalau gitu aku kembali ke rumah sakit lagi ya" , ucap Reihan.


"Iya Reihan" , jawab Antonio sambil mengantarkan Reihan ke depan pintu.


Setelah Reihan pergi dari sana , Antonio langsung menelpon pak Maman.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo pak" , jawab pak Maman.


"Halo pak Maman , tolong ke kamar saya sekarang , saya mau minta tolong bapak belikan obat untuk nona muda" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab pak Maman.


Setelah mendapat telpon dari Antonio , pak Maman langsung berjalan menuju ke kamar atas.


Tidak lama pak Maman sudah sampai di depan pintu dan menekan tombol bel yang ada disana.


Ting...tong...


Antonio langsung membuka pintunya begitu mendengar bel berbunyi.


"Pak ini ya resepnya dan ini uangnya" , ucap Antonio ketika melihat pak Maman yang di depan pintu kamarnya.


"Iya pak" , jawab pak Maman sambil mengambil resep obat dan uang yang diberikan oleh Antonio , setelah itu pak Maman langsung jalan keluar dari hotel untuk membeli obat nona muda.


Antonio berjalan menuju ke kamarnya dan melihat istrinya yang sedang terbaring lemah disana.


"Kenapa bisa sakit sayang? Padahal tadi pagi kamu baik-baik saja" , ucap Antonio sambil membelai kepala istri tercintanya.

__ADS_1


__ADS_2