
Selesai makan siang , Sandra pun menuju ke kamarnya.
Sandra mengambil Hp nya , dan mulai chat Karin.
"Karin , nanti kamu ikut aku ambil ukuran badan 18 hari lagi ya , kamu mau aku jemput apa gimana?"
(Pesan terkirim)
Karin dan Riko sudah janjian bertemu dengan Niko hari ini.
Mereka ingin memberitahukan , masalah pernikahan Sandra kepada Niko.
Sebelum Karin memberitahukan Sandra akan menikah , Hp Karin berbunyi , masuk 1 chat dari Sandra.
Karin langsung membuka dan membaca isi chatnya , sebelum membalas chat Sandra , tanpa sadar Karin bertanya kepada Riko , "Sandra minta aku untuk ukur badan 18 hari lagi , kamu mau anterin aku gak?"
"Lihat nanti ya" , ucap Riko.
"Atau aku dijemput Sandra aja ya , biar bisa kenalan langsung , sama calon suaminya" ucap Karin yang lupa , kalau Niko belum tau Sandra mau nikah.
Mendengar kata calon suami , Niko langsung bicara.
"Calon suami Sandra? maksudnya gimana?" , tanya Niko.
"Upppsssss....kenapa sampai keceplosan gini sih gue" , batin Karin.
"Gini Niko , sebenarnya gue sama Karin hari ini mau kasih tau loe , kalau bisa loe jangan ngarepin Sandra lagi , dia udah mau menikah" , ucap Riko , menjelaskan kepada Niko.
M-E-N-I-K-A-H
"Gue gak percaya , gak mungkin Sandra akan menikah secepat ini , kata kalian dia gak pernah pacaran , masa udah langsung nikah aja" , ucap Niko.
"Sorry Niko , ini semua terjadi secara tiba-tiba , gue juga gak tau sebelumnya , gue taunya , Sandra sudah dekat dengan cowok , waktu kita ketemu dengan Sandra di mall waktu itu" , ucap Karin , mencoba menjelaskan.
"Waktu ketemu di mall waktu itu , berarti orang yang dia tunggu itu , sebenarnya pacarnya" , ucap Niko.
"Pantesan , Sandra menggandeng tangannya dengan mesra" , batin Niko.
"Ya kalau bisa , loe move on ya , jangan berharap lagi , perasaan juga gak bisa di paksain bro" , ucap Riko , mencoba menenangkan Niko.
"Ya mau bagaimana lagi , dari awal gue juga sudah ditolak" , ucap Niko dengan wajah sedih.
"Loe yang sabar ya , masih banyak kok cewek diluar sana , nanti kalau di kampus gue ada cewek cantik , gue kenalin ke eloe" , ucap Karin , mencoba menghibur Niko yang kelihatan sedih.
"Iya terima kasih Karin" , ucap Niko.
"Nanti kalau mau , kita pergi nya bareng aja ke nikahan Sandra , kebetulan gue yang jadi bridesmaids nya" , kata Karin.
"Gue belum tau , pergi apa nggak ke nikahan Sandra , memangnya kapan acara pernikahannya?" , tanya Niko , dengan lirih.
"Tanggal 25 juni " , jawab Karin.
"Berarti sebentar lagi ya , kenapa cepat banget" , ucap Niko , dengan nada yang agak tinggi karena terkejut.
"Ya...gue mana tau , itu kan keputusan Sandra dan pacarnya" , ucap Karin.
"Iya , gue rela deh Sandra bersama yang lain , asalkan dia bahagia" , ucap Niko , dengan tatapan yang nanar.
"Gitu dong bro , nanti loe pasti dapet seseorang yang lebih baik , yang bisa membuat loe jatuh cinta lagi" , ucap Riko , mencoba menghibur temannya.
__ADS_1
Niko hanya menganggukkan kepalanya.
"Meskipun...akan sangat sulit untuk aku , menerima kenyataan ini , tapi aku akan berusaha untuk menerimanya" , ucap Niko di dalam hatinya.
Setelah itu Karin membalas chat Sandra...
"Nanti aku kabari ya , kalau Riko mau nganterin aku , aku pergi sama Riko , kalau dia gak mau , baru aku pergi sama kamu."
(Pesan dikirim)
Dikamar , Sandra yang lagi menonton televisi , mendengar bunyi suara Hp nya , Sandra langsung membuka dan membalas chat dari Karin...
"Ok , nanti kamu kabarin aku aja" 🙂🙂🙂
(Pesan dikirim)
"Ok" 🙂🙂🙂
-Karin-
Tok...tok...tok... Sayang...panggil mama Amel.
"Iya ma" , ucap Sandra , sambil membuka pintu.
"Ini batik untuk Antonio ya , nanti kalau kamu ada keluar bawa ke tante Rita , minta tolong dijahitkan , buat seragaman untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap mama Amel.
"Ok ma , ntar aku antar ke butik tante Rita" , jawab Sandra.
"Ya udah , mama mau istirahat ke kamar lagi ya."
"Iya ma" ucap Sandra.
********
Sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Sandra , karena sibuk dengan pekerjaan di kantornya , membuat Antonio sudah tidak sabar ingin melihat bidadari cantiknya.
Antonio yang sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , tidak terasa mobilnya sudah terparkir di depan rumah Sandra.
Sandra yang sudah menunggu dengan cantik dari tadi , begitu mendengar suara mobil Antonio , langsung berjalan keluar dan masuk ke mobil Antonio.
"Halo sayang" , ucap Antonio , sambil mengecup kening Sandra.
"Halo kak , kangen banget ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Kangennnnn
...bangetttttt..." , ucap Antonio sambil memeluk Sandra.
Sandra membiarkan semua hal yang dilakukan Antonio kepadanya , karena dia pun bahagia , Antonio memperlakukannya seperti itu.
"Kak , kita ke butik tante Rita dulu ya" , ucap Sandra.
"Sudah bisa fitting baju sayang?'' , tanya Antonio , sambil melepaskan pelukannya dan menjalankan mobilnya.
"Bukan fitting kak , tapi aku mau mengantarkan kain batik , untuk kakak pakai nanti , pada saat acara pernikahan Ajeng , karena mama maunya kita seragam semua" , ucap Sandra.
"Oh... ok sayang , Ajeng kapan menikahnya?" tanya Antonio.
"Gak sampai sebulan setelah kita menikah" , ucap Sandra.
__ADS_1
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah berjalan melintasi jalan raya yang padat , akhirnya mobil Antonio sudah terparkir di depan butik tante Rita.
"Kak aku masuk sendiri aja ya , kan cuma nganterin aja" , ucap Sandra.
"Iya sayang , kakak tunggu kamu disini ya" , ucap Antonio.
Sandra turun dari mobil dan masuk ke dalam butik.
"Tante Rita nya ada?" tanya Sandra , kepada salah satu karyawan disana.
"Ada mba , saya panggilkan sebentar ya" , ucap petugas tersebut sambil berjalan.
"Halo Sandra , ada apa kesini , fitting nya minggu depan kan" , ucap tante Rita.
"Iya tante , aku cuma mau anterin kain batik ini ,tolong dijahitkan buat kak Antonio , untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap Sandra.
"Oh...ok Sandra" , ucap tante Rita.
"Kalau gitu aku permisi dulu ya tante" , ucap Sandra.
"Iya Sandra" , ucap tante Rita.
Sandra pun berjalan keluar menuju ke mobil Antonio.
"Sudah sayang" , ucap Antonio.
"Sudah kak" , jawab Sandra.
"Kak , kalau kita ke mall aja gimana? Aku belum punya sepatu , buat acara nikahan kita nanti" , ucap Sandra.
"Boleh sayang , apa sih yang gak buat kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Karena Sandra sudah mulai terbiasa dengan gombalan calon suaminya , jadi dia hanya tersenyum , setelah mendengar kata-kata calon suaminya.
Sepanjang jalan menuju ke mall , mereka hanya mengobrol ringan , tidak terasa mobil sudah masuk ke parkiran mall.
Sandra dan Antonio seperti biasa berjalan sambil bergandengan tangan , selama di mall.
Sandra memasuki beberapa toko sepatu yang ada disana , mencoba satu persatu sepatu yang menurutnya menarik.
Sampai akhirnya , Sandra menemukan 2 sepatu yang sangat dia sukai dan cocok digunakan , untuk hari pernikahannya.
Sepatu putih yang bertabur swarovski didepannya itu , membuat sepatu itu pastinya sangat cocok dengan gaun putih pemberkatannya.
"Sepatu ini bagus ya kak" , ucap Sandra kepada Antonio.
"Iya sayang , sepatu itu sangat cantik di kaki kamu" , jawab Antonio.
"Kalau yang ini bagaimana kak , untuk acara resepsinya bagus gak?" , tanya Sandra , sambil menggunakan sepatu berwarna silver tali-tali dan ada swarovski juga di seluruh sepatu itu.
"Iya bagus sayang , kamu pakai apa aja bagus" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Makasih pacar kesayanganku" , ucap Sandra dengan manja.
"Aku ambil kedua ini aja" , ucap Sandra.
Antonio langsung menuju ke kasir , untuk membayar sepatu yang di pilih Sandra.
__ADS_1
"Kakak gak beli sepatu juga , untuk acara pernikahan kita?" , tanya Sandra.
"Gak sayang , kebetulan kakak masih punya 2 sepatu yang masih baru , warna putih dan abu-abu , cocok untuk digunakan nanti" , ucap Antonio.