Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 34


__ADS_3

Selesai makan siang , Sandra pun menuju ke kamarnya.


Sandra mengambil Hp nya , dan mulai chat Karin.


"Karin , nanti kamu ikut aku ambil ukuran badan 18 hari lagi ya , kamu mau aku jemput apa gimana?"


(Pesan terkirim)


Karin dan Riko sudah janjian bertemu dengan Niko hari ini.


Mereka ingin memberitahukan , masalah pernikahan Sandra kepada Niko.


Sebelum Karin memberitahukan Sandra akan menikah , Hp Karin berbunyi , masuk 1 chat dari Sandra.


Karin langsung membuka dan membaca isi chatnya , sebelum membalas chat Sandra , tanpa sadar Karin bertanya kepada Riko , "Sandra minta aku untuk ukur badan 18 hari lagi , kamu mau anterin aku gak?"


"Lihat nanti ya" , ucap Riko.


"Atau aku dijemput Sandra aja ya , biar bisa kenalan langsung , sama calon suaminya" ucap Karin yang lupa , kalau Niko belum tau Sandra mau nikah.


Mendengar kata calon suami , Niko langsung bicara.


"Calon suami Sandra? maksudnya gimana?" , tanya Niko.


"Upppsssss....kenapa sampai keceplosan gini sih gue" , batin Karin.


"Gini Niko , sebenarnya gue sama Karin hari ini mau kasih tau loe , kalau bisa loe jangan ngarepin Sandra lagi , dia udah mau menikah" , ucap Riko , menjelaskan kepada Niko.


M-E-N-I-K-A-H


"Gue gak percaya , gak mungkin Sandra akan menikah secepat ini , kata kalian dia gak pernah pacaran , masa udah langsung nikah aja" , ucap Niko.


"Sorry Niko , ini semua terjadi secara tiba-tiba , gue juga gak tau sebelumnya , gue taunya , Sandra sudah dekat dengan cowok , waktu kita ketemu dengan Sandra di mall waktu itu" , ucap Karin , mencoba menjelaskan.


"Waktu ketemu di mall waktu itu , berarti orang yang dia tunggu itu , sebenarnya pacarnya" , ucap Niko.


"Pantesan , Sandra menggandeng tangannya dengan mesra" , batin Niko.


"Ya kalau bisa , loe move on ya , jangan berharap lagi , perasaan juga gak bisa di paksain bro" , ucap Riko , mencoba menenangkan Niko.


"Ya mau bagaimana lagi , dari awal gue juga sudah ditolak" , ucap Niko dengan wajah sedih.


"Loe yang sabar ya , masih banyak kok cewek diluar sana , nanti kalau di kampus gue ada cewek cantik , gue kenalin ke eloe" , ucap Karin , mencoba menghibur Niko yang kelihatan sedih.


"Iya terima kasih Karin" , ucap Niko.


"Nanti kalau mau , kita pergi nya bareng aja ke nikahan Sandra , kebetulan gue yang jadi bridesmaids nya" , kata Karin.


"Gue belum tau , pergi apa nggak ke nikahan Sandra , memangnya kapan acara pernikahannya?" , tanya Niko , dengan lirih.


"Tanggal 25 juni " , jawab Karin.


"Berarti sebentar lagi ya , kenapa cepat banget" , ucap Niko , dengan nada yang agak tinggi karena terkejut.


"Ya...gue mana tau , itu kan keputusan Sandra dan pacarnya" , ucap Karin.


"Iya , gue rela deh Sandra bersama yang lain , asalkan dia bahagia" , ucap Niko , dengan tatapan yang nanar.


"Gitu dong bro , nanti loe pasti dapet seseorang yang lebih baik , yang bisa membuat loe jatuh cinta lagi" , ucap Riko , mencoba menghibur temannya.

__ADS_1


Niko hanya menganggukkan kepalanya.


"Meskipun...akan sangat sulit untuk aku , menerima kenyataan ini , tapi aku akan berusaha untuk menerimanya" , ucap Niko di dalam hatinya.


Setelah itu Karin membalas chat Sandra...


"Nanti aku kabari ya , kalau Riko mau nganterin aku , aku pergi sama Riko , kalau dia gak mau , baru aku pergi sama kamu."


(Pesan dikirim)


Dikamar , Sandra yang lagi menonton televisi , mendengar bunyi suara Hp nya , Sandra langsung membuka dan membalas chat dari Karin...


"Ok , nanti kamu kabarin aku aja" 🙂🙂🙂


(Pesan dikirim)


"Ok" 🙂🙂🙂


-Karin-


Tok...tok...tok... Sayang...panggil mama Amel.


"Iya ma" , ucap Sandra , sambil membuka pintu.


"Ini batik untuk Antonio ya , nanti kalau kamu ada keluar bawa ke tante Rita , minta tolong dijahitkan , buat seragaman untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap mama Amel.


"Ok ma , ntar aku antar ke butik tante Rita" , jawab Sandra.


"Ya udah , mama mau istirahat ke kamar lagi ya."


"Iya ma" ucap Sandra.


********


Sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Sandra , karena sibuk dengan pekerjaan di kantornya , membuat Antonio sudah tidak sabar ingin melihat bidadari cantiknya.


Antonio yang sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , tidak terasa mobilnya sudah terparkir di depan rumah Sandra.


Sandra yang sudah menunggu dengan cantik dari tadi , begitu mendengar suara mobil Antonio , langsung berjalan keluar dan masuk ke mobil Antonio.


"Halo sayang" , ucap Antonio , sambil mengecup kening Sandra.


"Halo kak , kangen banget ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Kangennnnn


...bangetttttt..." , ucap Antonio sambil memeluk Sandra.


Sandra membiarkan semua hal yang dilakukan Antonio kepadanya , karena dia pun bahagia , Antonio memperlakukannya seperti itu.


"Kak , kita ke butik tante Rita dulu ya" , ucap Sandra.


"Sudah bisa fitting baju sayang?'' , tanya Antonio , sambil melepaskan pelukannya dan menjalankan mobilnya.


"Bukan fitting kak , tapi aku mau mengantarkan kain batik , untuk kakak pakai nanti , pada saat acara pernikahan Ajeng , karena mama maunya kita seragam semua" , ucap Sandra.


"Oh... ok sayang , Ajeng kapan menikahnya?" tanya Antonio.


"Gak sampai sebulan setelah kita menikah" , ucap Sandra.

__ADS_1


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah berjalan melintasi jalan raya yang padat , akhirnya mobil Antonio sudah terparkir di depan butik tante Rita.


"Kak aku masuk sendiri aja ya , kan cuma nganterin aja" , ucap Sandra.


"Iya sayang , kakak tunggu kamu disini ya" , ucap Antonio.


Sandra turun dari mobil dan masuk ke dalam butik.


"Tante Rita nya ada?" tanya Sandra , kepada salah satu karyawan disana.


"Ada mba , saya panggilkan sebentar ya" , ucap petugas tersebut sambil berjalan.


"Halo Sandra , ada apa kesini , fitting nya minggu depan kan" , ucap tante Rita.


"Iya tante , aku cuma mau anterin kain batik ini ,tolong dijahitkan buat kak Antonio , untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap Sandra.


"Oh...ok Sandra" , ucap tante Rita.


"Kalau gitu aku permisi dulu ya tante" , ucap Sandra.


"Iya Sandra" , ucap tante Rita.


Sandra pun berjalan keluar menuju ke mobil Antonio.


"Sudah sayang" , ucap Antonio.


"Sudah kak" , jawab Sandra.


"Kak , kalau kita ke mall aja gimana? Aku belum punya sepatu , buat acara nikahan kita nanti" , ucap Sandra.


"Boleh sayang , apa sih yang gak buat kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum.


Karena Sandra sudah mulai terbiasa dengan gombalan calon suaminya , jadi dia hanya tersenyum , setelah mendengar kata-kata calon suaminya.


Sepanjang jalan menuju ke mall , mereka hanya mengobrol ringan , tidak terasa mobil sudah masuk ke parkiran mall.


Sandra dan Antonio seperti biasa berjalan sambil bergandengan tangan , selama di mall.


Sandra memasuki beberapa toko sepatu yang ada disana , mencoba satu persatu sepatu yang menurutnya menarik.


Sampai akhirnya , Sandra menemukan 2 sepatu yang sangat dia sukai dan cocok digunakan , untuk hari pernikahannya.


Sepatu putih yang bertabur swarovski didepannya itu , membuat sepatu itu pastinya sangat cocok dengan gaun putih pemberkatannya.


"Sepatu ini bagus ya kak" , ucap Sandra kepada Antonio.


"Iya sayang , sepatu itu sangat cantik di kaki kamu" , jawab Antonio.


"Kalau yang ini bagaimana kak , untuk acara resepsinya bagus gak?" , tanya Sandra , sambil menggunakan sepatu berwarna silver tali-tali dan ada swarovski juga di seluruh sepatu itu.


"Iya bagus sayang , kamu pakai apa aja bagus" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Makasih pacar kesayanganku" , ucap Sandra dengan manja.


"Aku ambil kedua ini aja" , ucap Sandra.


Antonio langsung menuju ke kasir , untuk membayar sepatu yang di pilih Sandra.

__ADS_1


"Kakak gak beli sepatu juga , untuk acara pernikahan kita?" , tanya Sandra.


"Gak sayang , kebetulan kakak masih punya 2 sepatu yang masih baru , warna putih dan abu-abu , cocok untuk digunakan nanti" , ucap Antonio.


__ADS_2