Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 24


__ADS_3

Vincent yang sudah mendengarkan cerita opa Wijaya , langsung kepikiran sepanjang jalan.


"Kalau Angelica beneran suka dengan cowok yang di kenalin dengannya itu , aku harus bagaimana?" , ucap Vincent dalam hatinya.


Setelah beberapa waktu , motor yang dibawa oleh Vincent telah sampai di sekolahnya.


Vincent langsung berjalan menuju ke lapangan basket.


"Vincent" , panggil Charllote yang sengaja datang untuk melihat Vincent.


"Iya , ada apa?" , tanya Vincent sambil menghentikan langkahnya.


"Kamu yang semangat latihannya ya , kalau tim kalian menang , ada yang mau aku bilang kepada kamu" , ucap Charllote.


"Kamu mau bilang apa?" , tanya Vincent.


"Nanti saja ya , setelah kamu menang bertanding" , ucap Charllote.


"Baiklah" , jawab Vincent sambil berjalan menuju ke lapangan basket.


Sampai disana...sudah terlihat para pendukung Vincent , yang pasti para cewek-cewek semua.


"Hi bro , tumben loe telat , para fans loe udah nungguin loe disini dari sejam yang lalu" , ucap Satrio salah satu teman tim basket Vincent.


"Biarin aja , bukan gue juga yang menyuruh mereka untuk datang" , jawab Vincent sambil meletakkan tasnya di kursi batu yang ada disana.


"Gile loe bro , banyak cewek cantik disana , kenapa loe gak jadiin pacar loe salah satunya" , ucap Satrio.


"Gue gak suka dengan mereka" , jawab Vincent sambil berlari masuk ke dalam lapangan.


Satrio melihat Vincent sambil geleng-geleng kepala.


"Kalau gue jadi Vincent pasti udah gue gilir itu cewek-cewek setiap hari buat kencan" , ucap Satrio.


Selama latihan pikiran Vincent selalu memikirkan Angelica yang sedang dikenalkan dengan cowok lain , membuat Vincent menjadi tidak fokus selama latihan.


Sehingga bola yang di pegang oleh Vincent dengan sangat mudahnya direbut oleh lawan.


Pritttttttt....


Pak Hengki pelatih mereka mulai meniupkan peluit nya dan menyuruh mereka beristirahat.


"Ada apa dengan kamu hari ini Vincent , gak seperti biasanya bola kamu dengan mudahnya di rebut oleh lawan" , ucap pak Hengki.


"Maaf pak , saya sedang banyak pikiran hari ini" , ucap Vincent.


"Baiklah , kalau gitu latihan kita cukup sampai disini untuk hari ini , besok kita akan latihan lagi setelah pulang sekolah" , ucap pak Hengki.


"Baik pak" , jawab semua anak-anak tim basket.


Mereka semua langsung bersiap-siap untuk pulang , termasuk Vincent.


"Kamu kenapa hari ini Vincent?" , tanya Charllote yang dari tadi melihat permainan Vincent di lapangan.


"Aku cuma sedang banyak pikiran" , jawab Vincent.


"Bagaimana kalau kita pergi bermain dulu supaya kamu bisa lebih rileks" , ucap Charllote.


"Maaf Charllote , aku mau pulang saja dan istirahat" , jawab Vincent sambil berjalan pergi dari sana setelah memasang resleting tas nya.


********

__ADS_1


Angelica yang sudah mandi setelah dari lapangan golf , berjalan ke bawah menemui papa dan mamanya yang sedang duduk di taman belakang rumahnya.


"Bagaimana tadi di lapangan golf nak?" , tanya Sandra kepada Angelica yang sudah duduk di dekatnya.


"Tadi aku di kenalin dengan anak dari temannya opa ma" , jawab Angelica.


"Cowok atau cewek?" , tanya Sandra.


"Cowok ma" , jawab Angelica.


"Ganteng gak orangnya?" , tanya Sandra.


"Ganteng ma" , jawab Angelica.


"Anaknya siapa nak?" , tanya Antonio.


"Anaknya om Freddy pa" , jawab Angelica.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya karena dia juga sudah kenal baik dengan Freddy , salah satu pemilik taman bermain yang terbesar disana dan pastinya teman baik dari papa Chandra.


"Apa aku boleh berteman dengan dia pa?" , tanya Angelica.


"Tentu boleh sayang , kalau dengan anaknya Freddy , papa gak masalah" , jawab Antonio.


"Terus di lapangan golf tadi ngapain aja?" , tanya Sandra yang penasaran.


"Tadi James mengajarkan aku bermain golf ma", jawab Angelica.


"Wow....berarti James sudah memeluk kamu dari belakang dong" , ucap Sandra dengan mata yang berbinar karena saking antusiasnya.


"Iya ma , tapi bukan memeluk , cuma karena begitu cara mengajarinya" , ucap Angelica.


"Ternyata anak kita sudah dapat cowok yang romantis ya hubby" , ucap Sandra.


"Ih...hubby , gak bisa lihat aku senang sedikit saja" , ucap Sandra.


"Memangnya kamu mau anak kita cepat-cepat menikah?" , tanya Antonio.


"Aku gak masalah hubby , sedangkan aku saja menikah sama hubby di umur aku yang 17 tahun" , ucap Sandra.


"Iya juga ya sayang , tapi kalau anaknya benar-benar baik , baru papa setuju Angelica bersama dengan James" , ucap Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica.


"Sebentar lagi kan aku sudah mau ulang tahun hubby , kita undang saja keluarga James dan keluarga Esmeralda , bagaimana?" , tanya Sandra.


"Gak biasanya kamu mau merayakan ulang tahun kamu sayang" , ucap Antonio.


"Aku pengen melihat bagaimana cowok yang dikenalkan dengan Angelica dan cewek yang menyukai Alvaro" , ucap Sandra.


Angelica yang mendengarkan perkataan mamanya , terbesit perasaan senang di dalam hatinya.


"Ya baiklah , untuk acara ulang tahun kamu kali ini , aku akan mengundang semua relasi aku di ballroom All Star Hotel , jadi biar lebih banyak anak-anak kita bisa kenalan dengan anak dari teman relasi aku" , ucap Antonio.


"Terima kasih hubby" , ucap Sandra sambil berdiri dan menciumi bibir suaminya karena saking kesenangannya.


"Bisa gak kalau ciuman jangan di depan aku , merusak mata aku saja" , ucap Angelica.


"Kalau kamu jadian dengan James gak lama lagi juga bakal sering diciumi sama dia" , ucap Sandra.


"Masa pacaran sudah ciuman ma?" , tanya Angelica.

__ADS_1


"Dulu papa selalu menciumi mama ketika kami masih pacaran sampai menikah" , jawab Sandra.


"Tapi kamu harus bisa memilih cowok mana yang benar-benar serius sama kamu nak , jangan mau langsung di cium-cium begitu saja" , ucap Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica.


Tidak lama Alvaro manja mulai datang ke taman belakang.


"Mamaaaaaa , dari tadi aku panggil gak menyahut-nyahut , ternyata disini" , ucap Alvaro yang langsung memeluk dan menciumi wajah mamanya.


"Iya sayang , kamu ngapain cari mama?" , tanya Sandra.


"Aku pengen dipeluk sama mama" , jawab Alvaro yang manja.


"Minta di peluk sana sama Esmeralda , pasti dengan senang hati dia mau memeluk kamu seharian" , ucap Angelica sambil terkekeh.


"Eh , ternyata kakak sudah pulang , asik gak kak di lapangan golf" , ucap Alvaro.


"Asik la , makanya kamu ikut kesana , banyak cewek cantik dan seksi lho disana" , jawab Angelica.


"Beneran kak" , jawab Alvaro dengan mata yang berbinar.


"Iya bener" , jawab Angelica.


"Ma....beliin aku baju golf dan sepatu golf , aku mau ikutan juga ke lapangan golf" , ucap Alvaro yang manja.


"Kamu siap gak nanti dikenalin sama anak perempuan dari temannya opa?" , ucap Antonio.


Alvaro langsung mengerutkan keningnya...


"Memangnya kalau pergi kesana dikenalin dengan anak dari temannya opa pa?" , tanya Alvaro.


"Tanya aja sama kakak kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.


"Iya kah kak?" , tanya Alvaro.


"Iya dek , kakak aja tadi dikenalin sama anak dari temannya opa , untung saja orangnya ganteng" , ucap Angelica.


Sandra dan Antonio langsung tersenyum mendengar anaknya mengobrol.


"Apakah nanti aku bisa mendapatkan wanita yang cantik seperti mama disana?" , ucap Alvaro.


"Ya...gak tau , nanti kamu lihat saja sendiri" , jawab Angelica.


Mendengar perkataan Angelica , Alvaro jadi ribut mau pergi membeli sepatu golf dan baju golf.


Akhirnya Antonio memutuskan....


"Baiklah , kalau gitu sekarang kita pergi ke mall saja carikan baju golf dan sepatu golf buat Alvaro , sekalian kita jalan-jalan" , ucap Antonio.


"Asikkk" , jawab Alvaro sambil mencium wajah papanya.


"Kalau ada maunya aja baru mau mencium papa" , ucap Antonio.


Alvaro hanya tersenyum sambil melihat papanya.


"Nanti aku boleh belanja juga kan pa?" , tanya Angelica.


"Boleh nak , kamu boleh beli apa saja yang kamu inginkan" , ucap Antonio.


"Baiklah pa" , jawab Angelica sambil tersenyum.

__ADS_1


Antonio bersama istri dan anak-anaknya berjalan bersama keluar rumah menuju ke mobil.


Setelah mereka semua masuk di dalam mobil , Antonio menjalankannya menuju ke mall.


__ADS_2