Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 13


__ADS_3

Sandra yang sudah selesai memasukkan semua makanan ke dalam kotak makanan , memasukkannya ke dalam tas khusus untuk kotak makanan.


"Mba Tuti , mba Ida , aku pergi ke All Star Hotel dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , jawab mba Tuti dan mba Ida bersamaan.


Sandra berjalan keluar menuju ke mobilnya.


"Ke All Star Hotel ya pak" , ucap Sandra.


"Baik non" , jawab pak Maman sambil menjalankan mobil menuju ke All Star Hotel.


Tidak lama mobil yang dibawa oleh pak Maman telah sampai di gedung hotel yang megah itu.


Sandra berjalan turun dan masuk ke dalam All Star Hotel.


Setiap karyawan yang bertemu dengan Sandra langsung menyapa nona muda mereka.


"Siang nona muda".


Sandra selalu menjawab sapaan dari setiap karyawan.


"Siang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Setelah itu Sandra terus berjalan menuju ke lift dan menekan tombol yang ada disana menuju ke lantai ruangan kerja suaminya.


Sampai di dekat ruangan kerja suaminya.


"Susi , bapak ada di ruangannya?" , tanya Sandra kepada sekretaris Antonio.


"Ada nona muda , dari tadi juga bapak hanya di ruangannya , semua meeting di cancel hari ini" , ucap Susi.


"Kenapa begitu?" , tanya Sandra penuh tanda tanya.


"Saya juga gak tau nona muda" , jawab Susi.


"Baiklah , kalau gitu saya keruangan suami saya dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , jawab Susi.


Sandra langsung membuka pintu ruangan kerja suaminya.


Sandra melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan kerja suaminya , terlihat suaminya sedang duduk bersandar sambil menutup matanya di kursi kebesarannya.


"Hubby" , panggil Sandra ketika sudah berada di dekat suaminya.


Antonio membuka matanya.


"Kita ke kamar atas yuk sayang" , ucap Antonio dengan suara yang lemah.


"Hubby kenapa? Apa hubby sakit?" , tanya Sandra.


"Gak tau sayang , kepala aku terasa sakit dari tadi" , ucap Antonio.


Sandra memegang tubuh Antonio.


"Panas banget hubby , hubby demam" , ucap Sandra.


Antonio hanya duduk disana dengan tubuh lemah nya.


"Ayo kita ke kamar atas hubby" , ucap Sandra sambil memapah tubuh suaminya.


Sandra memapah tubuh Antonio yang lemas keluar dari ruangan kerjanya.


"Susi , tolong panggilkan dokter Reyhan sekarang ya" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , ucap Susi yang merasa pasti ada yang gak beres dengan bos nya.


Susi langsung menghubungi dokter Reyhan dan Sandra memapah suaminya sampai ke kamar atas.


Begitu sampai di dalam kamar , Sandra memapah tubuh suaminya sampai ke kasur.

__ADS_1


Sandra membuka sepatu dan membuka kancing kemeja suaminya , juga membuka ikat pinggangnya begitu Antonio sudah berbaring di atas kasur.


"Hubby kenapa tubuhnya panas sekali?" , ucap Sandra yang mulai khawatir karena suaminya sangat jarang sekali sakit.


"Aku gak tau sayang , tadi gak lama aku sampai di kantor kepala aku pusing" , ucap Antonio.


"Kenapa kamu gak menelpon aku , aku kan bisa langsung datang ke sini" , ucap Sandra sambil mencari handuk kecil di lemari dan berlari ke dapur mini mengambil baskom dan mengisi air hangat disana.


Sandra membawa baskom ke dekat kasur dan mulai mengompres kening Antonio.


"Celana nya mau diganti dengan celana pendek gak hubby?" , tanya Sandra.


"Boleh sayang , gak nyaman juga pake celana begini" , ucap Antonio.


Sandra berjalan menuju ke lemari dan mengambil celana pendek suaminya yang memang ada di dalam lemari.


Setelah mendapatkannya , Sandra mulai menggantikan celana suaminya.


Tidak lama terdengar suara bel berbunyi di pintu kamar.


Ting...tong...


Sandra langsung berjalan untuk membukakan pintu.


"Siapa yang sakit Sandra?" , tanya dokter Reyhan ketika melihat Sandra baik-baik saja.


Biasanya kalau dia di suruh datang , pasti buat mengobati Sandra.


"Hubby aku yang sakit dokter Reyhan" , jawab Sandra.


"Apa!" , ucap Reyhan yang langsung bergegas masuk ke dalam untuk memeriksa sahabatnya Antonio.


"Sejak kapan panas seperti ini?" , tanya dokter Reyhan.


"Tadi ketika aku datang siang ke kantor hubby , tubuhnya sudah panas , kata hubby tidak lama dia sampai di kantor , kepalanya sakit" , jawab Sandra.


Dokter Reyhan mulai memeriksa kondisi Antonio.


"Kayaknya Antonio kecapean , nanti berikan obat yang aku resep kan ya dan biarkan Antonio istirahat dalam 3 hari kedepan , jangan biarkan dia bekerja dulu" , ucap dokter Reyhan.


"Baik dokter" , jawab Sandra.


"Baiklah , kalau gitu aku pergi dulu , nanti kalau ada apa apa langsung panggil aku saja ya" , ucap dokter Reyhan.


"Baik dokter , terima kasih" , ucap Sandra.


"Iya sama sama Sandra" , jawab dokter Reyhan sambil berjalan keluar dari kamar hotel.


Setelah dokter Reyhan keluar , Sandra langsung menelpon pak Maman dan meminta untuk ke kamar atas.


Tidak lama terdengar bel berbunyi di kamar Sandra.


Ting...tong...


Sandra langsung membuka pintunya.


"Pak , tolong belikan obat buat hubby ya" , ucap Sandra.


"Bapak sakit non?" , tanya pak Maman.


"Iya pak" , jawab Sandra.


"Baiklah non , saya pergi sekarang" , ucap pak Maman.


Setelah itu Sandra masuk ke dalam dan melihat kondisi suaminya.


Pak Maman yang sudah sampai di lobby , melihat tuan kecil Alvaro dan nona kecil Angelica baru sampai disana.


"Tuan kecil , nona kecil , langsung ke kamar atas saja" , ucap pak Maman.


"Memangnya kenapa pak?" , tanya Alvaro.

__ADS_1


"Pak Antonio sedang sakit" , ucap pak Maman.


"Baik pak" , jawab Alvaro dan Angelica yang langsung berjalan masuk ke lift dan menuju ke kamar atas.


Sampai di kamar atas , Angelica langsung membuka pintu dengan cardlock yang dimilikinya.


"Mama" , panggil Alvaro yang langsung berlari memeluk mamanya.


"Iya sayang" , ucap Sandra sambil mengecup kening Alvaro.


"Papa sakit apa ma?" , tanya Angelica ketika sudah masuk ke dalam.


"Kata dokter Reyhan papa kecapean sayang dan papa gak boleh kerja dulu selama 3 hari , nanti kalian pulang ke rumah ya , mama bersama papa disini sampai papa sehat" , ucap Sandra.


"Aku mau disini juga bersama mama" , ucap Alvaro.


"Tapi baju sekolah kamu gak ada disini nak" , ucap Sandra.


"Aku bolos sekolah saja ya ma , kan cuma sehari saja , lusa juga sudah kalender merah" , ucap Alvaro.


"Jangan sayang , kamu harus tetap masuk sekolah , sebentar lagi juga sudah mau ujian akhir kan" , ucap Sandra.


"Tapi aku mau sama mama disini" , ucap Alvaro dengan manja.


"Ya sudah , nanti mama minta mba Tuti untuk siapin baju sekolah kalian dan minta pak Kamil untuk ambil di rumah ya" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.


"Kalian makan dulu ya , itu mama sudah bawakan makanan dari rumah" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.


Alvaro dan Angelica makan makanan yang sudah dibawa oleh Sandra.


Sandra mengangkat telpon yang ada di dalam kamar dan menekan nomor yang ada disana.


"Halo" , jawab petugas restoran.


"Halo , tolong antarkan satu bubur ayam ke kamar atas ya" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab petugas yang sudah hafal betul dengan suara Sandra.


Setelah memesan makanan untuk suaminya , Sandra langsung menutup telponnya.


Tidak lama terdengar bel di kamar berbunyi.


Ting...tong...


Sandra berjalan menuju ke pintu dan membukanya.


"Ini obatnya bapak , nona muda" , ucap pak Maman.


"Iya pak terima kasih ya , nanti tolong bilangin pak Kamil untuk ambilkan baju sekolah anak-anak di rumah ya pak" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab pak Maman sambil berjalan pergi dari sana.


Sandra berjalan masuk ke dalam kamar sambil membawa obatnya dan meletakkannya di atas lemari yang ada di samping kasur.


Sandra mengambil ponselnya dan menelpon mba Tuti.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo nona muda" , jawab mba Tuti.


"Halo mba Tuti tolong siapin baju sekolah anak-anak ya , nanti berikan kepada pak Kamil ketika pak Kamil sampai di rumah" , ucap Sandra.


"Nona muda gak pulang ke rumah hari ini?" , tanya mba Tuti.


"Gak mba , tuan muda sedang sakit , aku dan anak-anak nginap di hotel untuk beberapa hari" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab mba Tuti.

__ADS_1


Setelah itu Sandra memutuskan sambungan telponnya.


__ADS_2