Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 46


__ADS_3

Papa Surya dan mama Amel , sudah sampai di rumah mereka.


"Pa , apa kita harus cari tau siapa Yogi ini , kenapa hanya di tolak cintanya , jadi menyakiti anak kita?" , ucap mama Amel , yang sekarang sudah berada di kamar , bersama papa Surya.


"Antonio sudah minta asistennya , untuk mencari tau Yogi ma , nanti kita tunggu kabar dari Antonio saja" , ucap papa Surya.


"Mama benar-benar bahagia pa , Sandra memilih Antonio menjadi suaminya , Antonio benar-benar menyayangi dan mencintai Sandra" , ucap mama Amel.


"Iya ma , papa juga jadi tenang , melepaskan anak kesayangan papa , bersama dengan Antonio" , ucap papa Surya.


"Udah malam ma , kita tidur dulu" , ucap papa Surya.


"Iya pa" , jawab mama Amel.


Pagi harinya Sandra meringis kesakitan.


Rasa sakit di punggungnya mulai terasa kembali.


"Kak...kak..." , panggil Sandra , dengan suara yang agak bergetar , karena menahan rasa sakit.


Mendengar suara Sandra , Antonio pun langsung bangun dari tidurnya.


Begitu Antonio membuka matanya , Antonio kaget melihat Sandra yang sedang kesakitan.


"Ada apa sayang , sakit lagi?" , tanya Antonio.


"Iya kak , punggung aku sakit lagi" , ucap Sandra.


Tapi kamu belum makan sayang , bagaimana mau minum obat , kakak pesankan susu dan roti dulu ya.


Antonio langsung menekan nomor di telpon tersebut , tidak lama terdengar ada suara dari sana.


"Halo pagi" , ucap petugas restoran.


"Pagi , tolong bawakan susu dan roti ke kamar saya , sekarang" , titah Antonio.


"Baik pak" , jawab petugas disana , yang sudah mengenali suara bos nya.


Setelah menutup telpon , Sandra masih meringis kesakitan.


"Sabar ya sayang , sebentar lagi makanan datang kamu sudah bisa minum obat" , ucap Antonio , sambil mengelus lembut punggung Sandra.


Sandra hanya terdiam , bukannya tidak mau ngomong , tapi memang rasa sakit yang dirasakannya lebih besar.


Tidak lama bel kamar Antonio...


Antonio langsung membuka pintu kamar dan membiarkan petugas meletakkan susu dan roti di atas meja.


Setelah petugas itu selesai dan keluar dari kamar , Antonio langsung membawa roti dan susu ke kamar.

__ADS_1


"Sayang , ini di minum dulu susunya" , ucap Antonio sambil memegang badan Sandra , untuk bisa duduk di kasur.


Sandra meminum segelas susu yang dibawakan Antonio sampai habis.


"Makan rotinya juga ya" , ucap Antonio.


Sandra pun memakan roti yang di berikan Antonio , tapi tidak habis , hanya setengah nya saja.


Setelah itu , Antonio mengambil obat diatas lemari di sebelahnya , memberikannya kepada Sandra.


Sandra langsung meminum obat yang di berikan oleh Antonio dan duduk di kasur , sambil menyenderkan punggungnya di kepala kasur.


"Apakah , rasanya sakit sekali sayang?" , tanya Antonio.


"Iya kak , masih sakit banget" , ucap Sandra ,yang matanya masih berkaca-kaca karena menahan rasa sakitnya.


Antonio langsung memeluk Sandra dari samping , dan Sandra langsung meletakkan kepalanya , di bahu Antonio.


"Kurang ajar si Yogi ini , membuat bidadari cantikku menjadi kesakitan seperti ini" , ucap Antonio dalam hatinya.


Antonio mengambil Hp nya dan menekan nama Robi sang asisten pribadi di layar Hp nya.


"Halo pagi pak" , ucap Robi.


"Halo pagi Robi , nanti ketika kamu sampai kantor , bawakan laptop dan semua dokumen saya ke kamar atas" , titah Antonio.


"Nanti ada beberapa meeting , tolong kamu gantiin saya , untuk beberapa hari ini" , ucap Antonio.


"Baik pak", jawab Robi.


"Tugas yang saya berikan , apakah sudah kamu dapatkan?" , tanya Antonio.


"Masih belum sempurna pak , nanti setelah saya dapatkan semuanya , langsung saya berikan kepada bapak" , ucap Robi.


"Baik" , ucap Antonio sambil menutup panggilan telpon.


Dirumah mama Amel menelpon tante Shinta.


"Halo Shinta , aku boleh minta nomor Hp Antonio" , ucap mama Amel.


"Oh boleh , nanti aku kirimin nomor Antonio ya" , ucap tante Shinta.


"Kalau boleh tau , ada apa Amel?" , tanya tante Shinta.


"Kemaren Sandra dilukai sama seseorang , sekarang lagi istirahat di hotel , bersama Antonio , aku udah liatin kemaren malam" , cerita mama Amel.


"Apa , calon menantuku dilukai seseorang , bagaimana keadaannya sekarang?" , tanya Shinta.


"Kata Antonio , kemaren malam sudah di periksa dokter , katanya hanya luka dalam dan memar , butuh istirahat selama beberapa hari aja" , jelas Amel.

__ADS_1


"Oh ok deh...nanti aku ke hotel liatin Sandra" , ucap Shinta.


"Ok , makasih ya" , jawab Amel.


"Sandra kenapa ma?" , tanya papa Chandra kepada istrinya Shinta.


"Kata Amel , kemaren malam Sandra dilukai seseorang pa , sekarang sedang istirahat di hotel sama Antonio" , ucap mama Shinta.


"Apa , siapa yang berani menyentuh keluarga kita ma? Apa jangan-jangan orang suruhan Doddy? Papa gak bisa biarin ini , harus segera diurus kasus ini" , ucap papa Chandra.


"Sekarang , kita langsung ke hotel aja ya pa" , ucap mama Shinta.


"Iya ma" , ucap papa Chandra , sambil siap-siap mau ke All Star Hotel melihat calon menantunya.


Beberapa jam kemudian , papa Chandra dan mama Shinta sudah masuk ke hotel dengan tergesa-gesa.


Semua staf yang melihat bos besar datang , langsung menyapa papa Chandra dan mama Shinta.


Sapaan dari semua para staf disana , hanya dijawab dengan anggukkan kepala oleh papa Chandra dan mama Shinta , karena mereka sudah tidak sabar , untuk melihat kondisi calon menantunya.


Ting...tong... Terdengar bunyi bel di pintu kamar Antonio.


Antonio yang sudah rapi menggunakan baju kerjanya , langsung berjalan membuka pintu kamarnya.


"Pa...Ma..." , sapa Antonio , ketika membuka pintu , ternyata orang tuanya yang datang.


"Bagaimana Sandra nak?" , tanya mama Shinta , sambil berjalan menuju ke arah kamar melihat Sandra.


"Kata Reihan gak apa-apa ma , cuma luka dalam dan memar , istirahat beberapa hari ini saja cukup" , Antonio menjelaskan kepada mamanya.


"Sayang...kenapa bisa begini?", tanya tante Shinta , sambil duduk di samping Sandra.


"Iya tante , karena aku menolak untuk menerima perasaannya , makanya aku disakitin seperti ini" , jawab Sandra.


"Jahat banget sih cowok ini , tante gak bisa biarin , kamu sudah urus semuanya Antonio" , ucap tante Shinta.


"Sudah ma , aku juga gak bisa terima Sandra diginiin , mana sakitnya juga belum baik , tadi pagi aja masih sakit lagi , aku juga gak kuat ma , melihat Sandra kesakitan seperti itu" , ucap Antonio , menjelaskan kepada mama Shinta.


"Apa ini ada hubungannya dengan Doddy?" , tanya papa Chandra.


"Aku belum dapat data lengkapnya pa , Robi masih mencari tau , tapi kalau menurut cerita Sandra , ini cowok yang mengejar-ngejar dia dari dulu , tapi Sandra tidak pernah perduli sama dia , aku juga tau kalau si Yogi ini suka sama Sandra , dulu Sandra pernah cerita sama aku juga pa" , ucap Antonio , menjelaskan kepada papa Chandra.


"Semoga saja , ini benar-benar karena rasa sakit hati karena cintanya di tolak" , ucap papa Chandra.


"Iya pa" , jawab Antonio.


Sandra sangat terharu melihat calon mertuanya , yang sangat sayang dan perduli padanya.


"Aku bahagia , kamu yang menjadi pilihan hatiku kak" , ucap Sandra dalam hatinya.

__ADS_1


__ADS_2