
Setelah teman-teman Sandra pulang , Antonio kembali duduk di sofa sambil melihat laptopnya.
Sandra yang manja pun , duduk di sebelah Antonio sambil menyandarkan kepalanya di bahu Antonio.
"Tadi kenapa setelah makan , obatnya gak diminum , sayang?" , ucap Antonio.
"Aku lupa kak , keasikan ngobrol" , ucap Sandra , sambil tersenyum.
"Lain kali gak boleh gitu lagi ya , untung tadi kakak cepat kesini , kalau gak teman-teman kamu pasti khawatir , mereka kan gak tau harus bagaimana , ketika sakit kamu kambuh" , ucap Antonio.
"Iya kak , memang cuma kakak yang terbaik" , ucap Sandra dengan manja.
Antonio hanya tersenyum melihat tingkah laku bidadari cantiknya.
********
"Karin , obat apa yang kita para cowok gak boleh lihat" , ucap Riko , yang dari tadi penasaran dengan hal itu.
Karin hanya tertawa mendengar pertanyaan pacarnya.
"Kamu mau tau atau mau tau banget?" , goda Karin.
"Ya beneran mau tau la , setau aku juga obat tinggal dimasukin ke mulut" , jawab Riko.
"Ya , ini obatnya beda , bukan dimasukin ke mulut , tapi ke tubuh" , ucap Karin.
"Maksudnya?" , tanya Riko , yang masih tidak mengerti.
"Tadi itu , kak Antonio lagi olesi salep , dipunggung Sandra yang sakit" , ucap Karin.
"Apa , kak Antonio sendiri yang melakukannya?" , ucap Riko dengan nada yang agak tinggi , karena terkejut.
"Iya , aku lihat sendiri kalau kak Antonio yang olesi" , ucap Karin.
"Aku gak menyangka , seorang pebisnis sukses seperti kak Antonio , mau melakukan hal seperti itu" , ucap Riko.
"Ya ini kan beda , yang dia urusin kan cewek yang dia cintai" , ucap Karin.
Riko hanya menganggukkan kepalanya.
Niko yang mendengar cerita Karin , hanya terdiam dalam lamunannya.
"Pantesan Sandra bisa menerima kak Antonio , karena rasa cinta Antonio memang lebih besar , kalau aku yang bersama Sandra , pasti tidak tau harus melakukan apa ketika hal ini terjadi" , ucap Niko dalam hatinya.
Setelah itu di mobil Riko tidak ada lagi obrolan sampai di rumah Niko.
"Thanks ya bro" , ucap Niko sambil turun dr mobil Riko.
"Melihat Sandra dan Antonio , aku rasa pasti Niko agak cemburu" , ucap Karin.
"Gak juga , malah dia jadi tau , kalau Sandra memang lebih pantas bersama Antonio , dari pada sama dia" , ucap Riko.
"Tadi Niko ngomong gitu ya , sama kamu" , ucap Karin.
"Iya , ketika kita disuruh tunggu diluar tadi" , kata Riko.
__ADS_1
"Ya baguslah , kalau dia sudah bisa menerimanya" , ucap Karin.
Dibalas dengan anggukan kepala oleh Riko tanda setuju.
2 minggu berlalu...
Pagi itu , seperti biasa Antonio melihat memar di punggung Sandra sambil mengolesi salep.
"Sudah tinggal sedikit sayang memarnya" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya kak , sakitnya juga sudah gak ada lagi" , ucap Sandra.
"Iya syukurlah , akhirnya kamu sudah sembuh sayang" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang Sandra dari belakang.
"Iya kak" , jawab Sandra.
"Hari ini , hari libur , kamu mau keluar gak sayang?" , tanya Antonio.
"Iya mau kak , sudah 2 minggu aku gak kemana-mana , bosen juga" , jawab Sandra.
"Kita mau kemana sayang?" , tanya Antonio.
"Kerumah aku ya kak , kemaren kan mama sudah bawain sepatu untuk acara nikah nanti sama baju-baju aku , masih ada barang yang mau aku bawa", ucap Sandra.
"Iya boleh sayang , nanti setelah menikah kita pindah ke apartemen kakak , atau mau mulai malam ini , kita di apartemen aja" , ucap Antonio.
"Aku terserah kakak aja , kalau kata om Chandra , aku disini saja sampai acara pernikahan nanti" , ucap Sandra.
"Gak apa-apa sayang , kita di apartemen aja ya , sekalian kamu bisa beresin barang-barang" , ucap Antonio.
"Iya kak , aku ikut kakak aja , kalau gitu aku beresin baju yang disini dulu ya kak" , ucap Sandra.
"Iya kak" , jawab Sandra.
Setelah semua baju yang mau di bawa ke apartemen sudah selesai di packing , Sandra langsung mandi dan siap-siap.
Tidak berapa lama , Sandra dan Antonio pun sudah siap mau pergi.
Antonio membawakan koper Sandra , sambil berjalan ke parkiran mobil.
Setelah sampai di mobil , Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , menuju ke rumah Sandra.
Selama dalam perjalanan , mereka hanya mengobrol ringan , tidak terasa mobil Antonio sudah sampai di depan rumah Sandra.
Bik Sumi yang sedang membersihkan halaman luar , langsung senang begitu melihat Sandra pulang.
"Sudah sehat non?" , tanya bik Sumi , setelah Sandra keluar dari mobil Antonio.
"Sudah bik , makanya sudah bisa kesini" , ucap Sandra.
"Papa dan mama , mana bik?" , tanya Sandra.
"Ada didalam non" , ucap bik Sumi.
"Aku ke dalam dulu ya bik" , ucap Sandra.
__ADS_1
Sandra dan Antonio masuk ke dalam rumah.
"Pa...Ma...om....tante..." , panggil Sandra dan Antonio bersamaan , ketika melihat papa Surya dan mama Amel diruang keluarga , sibuk melihat undangan pernikahan yang akan dibagikan nanti.
"Hi sayang....kamu sudah sembuh nak" , tanya mama Amel.
"Sudah ma...cuma tinggal bekas memarnya aja tinggal dikit lagi , iya kan kak?" , tanya Sandra kepada Antonio.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
"Jadi bagaimana dengan Yogi , Antonio?" , tanya papa Surya.
"Yogi itu anaknya Doddy om , aku sudah minta asisten aku , untuk mengawasi mereka , sampai sekarang Doddy tidak ada hubungannya dengan kejadian kemaren , tapi untuk berjaga-jaga , Sandra biar sama saya aja om" , ucap Antonio menjelaskan pada om Surya.
"Iya om percaya , kamu bisa menjaga Sandra dengan baik , om titip anak manja om ya sama kamu" , ucap om Surya.
"Iya om , aku pasti akan menjaga Sandra" , ucap Antonio.
"Ma...pa...hari ini , aku dan kak Antonio pindah ke apartemen kak Antonio" , ucap Sandra.
"Jadi kalian gak di hotel , sampai acara nanti?" , tanya papa Surya.
"Nanti sebelum acara , aku dan Sandra nginap di hotel lagi om , hari ini ke apartemen dulu , biar Sandra juga bisa susun barangnya di apartemen" , ucap Antonio.
"Iya kamu benar juga" , ucap papa Surya.
"Nanti om dan tante juga nginap di hotel hari jumat , aku udah atur semua , nanti kamar untuk om , aku pakai nama om" , ucap Antonio.
"Ok Antonio , nanti jumat malam om dan tante kesana" , ucap om Surya.
"Iya om" , jawab Antonio.
"Aku mau beresin barang-barang yang mau di bawa dulu ya , ma...pa..." , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.
"Aku bantu Sandra dulu ya om...tante..." , ucap Antonio.
"Iya Antonio" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.
Sandra dan Antonio sudah masuk di dalam kamar Sandra.
"Lucu juga kamar kamu sayang , kayak design shabby chic , apa mau nanti kamar kita , diganti dekor seperti warna di kamar kamu" , ucap Antonio.
"Kita lihat nanti aja kak , aku kan belum pernah lihat kamar kakak" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya sayang , kalau ada yang mau kamu ganti dekornya , bilang aja ya , nanti kakak urus semuanya" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra , sambil memilih barang apa yang akan dibawa.
Setelah beberapa jam Sandra dan Antonio packing barang , akhirnya selesai juga.
Antonio mulai menurunkan barang-barang Sandra dan memasukkan ke mobil.
"Kalian makan malam disini dulu aja ya" , ucap mama Amel.
__ADS_1
"Iya ma" , jawab Sandra.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.