Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 52


__ADS_3

Setelah teman-teman Sandra pulang , Antonio kembali duduk di sofa sambil melihat laptopnya.


Sandra yang manja pun , duduk di sebelah Antonio sambil menyandarkan kepalanya di bahu Antonio.


"Tadi kenapa setelah makan , obatnya gak diminum , sayang?" , ucap Antonio.


"Aku lupa kak , keasikan ngobrol" , ucap Sandra , sambil tersenyum.


"Lain kali gak boleh gitu lagi ya , untung tadi kakak cepat kesini , kalau gak teman-teman kamu pasti khawatir , mereka kan gak tau harus bagaimana , ketika sakit kamu kambuh" , ucap Antonio.


"Iya kak , memang cuma kakak yang terbaik" , ucap Sandra dengan manja.


Antonio hanya tersenyum melihat tingkah laku bidadari cantiknya.


********


"Karin , obat apa yang kita para cowok gak boleh lihat" , ucap Riko , yang dari tadi penasaran dengan hal itu.


Karin hanya tertawa mendengar pertanyaan pacarnya.


"Kamu mau tau atau mau tau banget?" , goda Karin.


"Ya beneran mau tau la , setau aku juga obat tinggal dimasukin ke mulut" , jawab Riko.


"Ya , ini obatnya beda , bukan dimasukin ke mulut , tapi ke tubuh" , ucap Karin.


"Maksudnya?" , tanya Riko , yang masih tidak mengerti.


"Tadi itu , kak Antonio lagi olesi salep , dipunggung Sandra yang sakit" , ucap Karin.


"Apa , kak Antonio sendiri yang melakukannya?" , ucap Riko dengan nada yang agak tinggi , karena terkejut.


"Iya , aku lihat sendiri kalau kak Antonio yang olesi" , ucap Karin.


"Aku gak menyangka , seorang pebisnis sukses seperti kak Antonio , mau melakukan hal seperti itu" , ucap Riko.


"Ya ini kan beda , yang dia urusin kan cewek yang dia cintai" , ucap Karin.


Riko hanya menganggukkan kepalanya.


Niko yang mendengar cerita Karin , hanya terdiam dalam lamunannya.


"Pantesan Sandra bisa menerima kak Antonio , karena rasa cinta Antonio memang lebih besar , kalau aku yang bersama Sandra , pasti tidak tau harus melakukan apa ketika hal ini terjadi" , ucap Niko dalam hatinya.


Setelah itu di mobil Riko tidak ada lagi obrolan sampai di rumah Niko.


"Thanks ya bro" , ucap Niko sambil turun dr mobil Riko.


"Melihat Sandra dan Antonio , aku rasa pasti Niko agak cemburu" , ucap Karin.


"Gak juga , malah dia jadi tau , kalau Sandra memang lebih pantas bersama Antonio , dari pada sama dia" , ucap Riko.


"Tadi Niko ngomong gitu ya , sama kamu" , ucap Karin.


"Iya , ketika kita disuruh tunggu diluar tadi" , kata Riko.

__ADS_1


"Ya baguslah , kalau dia sudah bisa menerimanya" , ucap Karin.


Dibalas dengan anggukan kepala oleh Riko tanda setuju.


2 minggu berlalu...


Pagi itu , seperti biasa Antonio melihat memar di punggung Sandra sambil mengolesi salep.


"Sudah tinggal sedikit sayang memarnya" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya kak , sakitnya juga sudah gak ada lagi" , ucap Sandra.


"Iya syukurlah , akhirnya kamu sudah sembuh sayang" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang Sandra dari belakang.


"Iya kak" , jawab Sandra.


"Hari ini , hari libur , kamu mau keluar gak sayang?" , tanya Antonio.


"Iya mau kak , sudah 2 minggu aku gak kemana-mana , bosen juga" , jawab Sandra.


"Kita mau kemana sayang?" , tanya Antonio.


"Kerumah aku ya kak , kemaren kan mama sudah bawain sepatu untuk acara nikah nanti sama baju-baju aku , masih ada barang yang mau aku bawa", ucap Sandra.


"Iya boleh sayang , nanti setelah menikah kita pindah ke apartemen kakak , atau mau mulai malam ini , kita di apartemen aja" , ucap Antonio.


"Aku terserah kakak aja , kalau kata om Chandra , aku disini saja sampai acara pernikahan nanti" , ucap Sandra.


"Gak apa-apa sayang , kita di apartemen aja ya , sekalian kamu bisa beresin barang-barang" , ucap Antonio.


"Iya kak , aku ikut kakak aja , kalau gitu aku beresin baju yang disini dulu ya kak" , ucap Sandra.


"Iya kak" , jawab Sandra.


Setelah semua baju yang mau di bawa ke apartemen sudah selesai di packing , Sandra langsung mandi dan siap-siap.


Tidak berapa lama , Sandra dan Antonio pun sudah siap mau pergi.


Antonio membawakan koper Sandra , sambil berjalan ke parkiran mobil.


Setelah sampai di mobil , Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , menuju ke rumah Sandra.


Selama dalam perjalanan , mereka hanya mengobrol ringan , tidak terasa mobil Antonio sudah sampai di depan rumah Sandra.


Bik Sumi yang sedang membersihkan halaman luar , langsung senang begitu melihat Sandra pulang.


"Sudah sehat non?" , tanya bik Sumi , setelah Sandra keluar dari mobil Antonio.


"Sudah bik , makanya sudah bisa kesini" , ucap Sandra.


"Papa dan mama , mana bik?" , tanya Sandra.


"Ada didalam non" , ucap bik Sumi.


"Aku ke dalam dulu ya bik" , ucap Sandra.

__ADS_1


Sandra dan Antonio masuk ke dalam rumah.


"Pa...Ma...om....tante..." , panggil Sandra dan Antonio bersamaan , ketika melihat papa Surya dan mama Amel diruang keluarga , sibuk melihat undangan pernikahan yang akan dibagikan nanti.


"Hi sayang....kamu sudah sembuh nak" , tanya mama Amel.


"Sudah ma...cuma tinggal bekas memarnya aja tinggal dikit lagi , iya kan kak?" , tanya Sandra kepada Antonio.


"Iya sayang" , jawab Antonio.


"Jadi bagaimana dengan Yogi , Antonio?" , tanya papa Surya.


"Yogi itu anaknya Doddy om , aku sudah minta asisten aku , untuk mengawasi mereka , sampai sekarang Doddy tidak ada hubungannya dengan kejadian kemaren , tapi untuk berjaga-jaga , Sandra biar sama saya aja om" , ucap Antonio menjelaskan pada om Surya.


"Iya om percaya , kamu bisa menjaga Sandra dengan baik , om titip anak manja om ya sama kamu" , ucap om Surya.


"Iya om , aku pasti akan menjaga Sandra" , ucap Antonio.


"Ma...pa...hari ini , aku dan kak Antonio pindah ke apartemen kak Antonio" , ucap Sandra.


"Jadi kalian gak di hotel , sampai acara nanti?" , tanya papa Surya.


"Nanti sebelum acara , aku dan Sandra nginap di hotel lagi om , hari ini ke apartemen dulu , biar Sandra juga bisa susun barangnya di apartemen" , ucap Antonio.


"Iya kamu benar juga" , ucap papa Surya.


"Nanti om dan tante juga nginap di hotel hari jumat , aku udah atur semua , nanti kamar untuk om , aku pakai nama om" , ucap Antonio.


"Ok Antonio , nanti jumat malam om dan tante kesana" , ucap om Surya.


"Iya om" , jawab Antonio.


"Aku mau beresin barang-barang yang mau di bawa dulu ya , ma...pa..." , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.


"Aku bantu Sandra dulu ya om...tante..." , ucap Antonio.


"Iya Antonio" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.


Sandra dan Antonio sudah masuk di dalam kamar Sandra.


"Lucu juga kamar kamu sayang , kayak design shabby chic , apa mau nanti kamar kita , diganti dekor seperti warna di kamar kamu" , ucap Antonio.


"Kita lihat nanti aja kak , aku kan belum pernah lihat kamar kakak" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya sayang , kalau ada yang mau kamu ganti dekornya , bilang aja ya , nanti kakak urus semuanya" , ucap Antonio.


"Iya kak" , jawab Sandra , sambil memilih barang apa yang akan dibawa.


Setelah beberapa jam Sandra dan Antonio packing barang , akhirnya selesai juga.


Antonio mulai menurunkan barang-barang Sandra dan memasukkan ke mobil.


"Kalian makan malam disini dulu aja ya" , ucap mama Amel.

__ADS_1


"Iya ma" , jawab Sandra.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


__ADS_2