Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 33


__ADS_3

Mobil James sudah sampai di depan rumah Angelica.


"Kamu mau masuk ke dalam dulu gak James" , ucap Angelica.


"Gak usah ya , sudah malam , lain kali saja aku bertemu dengan orang tua kamu sayangku" , ucap James.


"Baiklah , aku pulang dulu ya" , jawab Angelica.


"Iya sayangku , sampai ketemu besok di lapangan golf ya" , ucap James.


Angelica pun menganggukkan kepalanya.


Angelica turun dari mobil James sambil membawa sebuket bunga besar di tangannya.


"Baru pulang dari pacaran ya nona kecil" , ucap pak Didit yang melihat Angelica turun dari mobil James , berjalan masuk ke dalam.


"Iya pak" , jawab Angelica sambil terus berjalan masuk sampai ke dalam rumah.


Pak Didit hanya tersenyum melihat nona kecilnya.


Sampai di depan pintu rumah , Angelica masuk dengan kunci yang dimilikinya sendiri.


Begitu Angelica masuk ke dalam rumah , terlihat papa , mama dan Alvaro sedang menonton di ruang keluarga.


"Pa...ma..." , ucap Angelica.


"Baru pulang nak?" , tanya Antonio.


"Iya pa" , jawab Angelica sambil duduk di kursi sofa yang ada disana.


"Wah...kakak dapat bunga besar , untuk aku mana kak?" , tanya Alvaro sambil bangun dan duduk di dekat kakaknya.


"Masa kamu juga minta bunga nak , yang ada nanti kalau kamu pacaran , kamu yang belikan bunga untuk pacar kamu" , ucap Antonio kepada anak manjanya.


"Tapi bunga ini kan mahal pa" , ucap Alvaro.


"Kalau kamu mau pacaran harus modal nak , kalau gak , mana ada cewek yang mau" , ucap Antonio.


"Memangnya mama dulu dibelikan bunga juga sama papa" , ucap Alvaro.


"Iya nak , saat papa melamar mama , tapi setelah itu gak pernah lagi kayaknya hubby" , ucap Sandra sambil menggoda suaminya.


"Besok ya sayang aku pesankan yang banyak , kapan perlu satu toko aku borong" , jawab Antonio.


"Gak usah hubby , aku cuma bercanda" , jawab Sandra sambil tersenyum.


.


.


"Jadi ceritanya tadi James nembak kamu nak?" , tanya Sandra.


Angelica langsung menganggukkan kepalanya.


"Terus kamu terima atau gak?" , tanya Sandra yang sangat ingin tau.


"Iya ma" , jawab Angelica.

__ADS_1


"Ya....aku kalah , masa kakak sudah punya pacar aku belum" , ucap Alvaro.


Sontak membuat mereka semua terkejut dan juga langsung tertawa.


"Kenapa mama juga ikutan menertawakan aku?" , ucap Alvaro yang sudah mulai duduk di sebelah mamanya.


"Habisnya kamu lucu sayang , kalau kamu mau punya pacar kan sudah banyak yang suka sama kamu , tinggal kamu pilih saja mana yang kamu mau" , ucap Sandra sambil mengelus pipi putih mulus anaknya.


"Soalnya gak ada yang seperti mama" , ucap Alvaro.


"Ya gak mungkin dong ada yang seperti mama , karena mama tercipta hanya untuk papa seorang" , jawab Antonio sambil tersenyum bangga.


"Kalau gitu gimana aku menikah papa" , ucap Antonio.


"Nanti ketika acara ulang tahun mama , kamu jangan makan mulu disana , kamu coba berteman dengan anak dari relasi papa ya , siapa tau kamu bisa menemukan cewek yang kamu sukai disana" , ucap Antonio.


"Ulang tahun mama akan dirayakan pa" , ucap Alvaro yang sangat suka dengan pesta , karena pastinya akan banyak makanan disana.


"Iya nak , makanya nanti hari senin , setelah kalian pulang sekolah kita pergi ke butik tante Rita ya buat jahit baju" , ucap Sandra.


"Gak bisa ma , karena aku ada kerja sama dengan James" , ucap Angelica.


"Kerja sama apa nak?" , tanya Antonio.


"Mau buat promo untuk akhir tahun pa , jadi buat 100 orang pertama yang membooking hotel kita untuk malam tahun baru , mendapatkan diskon 50% harga tiket di taman bermain milik James" , ucap Angelica.


"Hebat kamu nak , baru kalian pacaran , kalian sudah menjalin kerja sama bisnis , nanti papa minta Susi untuk buatkan surat kontrak kerjasamanya atas nama kamu dan James" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya pa , terima kasih" , jawab Angelica.


"Jadi nanti kalian akan menandatangi surat kontraknya di hari senin?" , tanya Sandra.


"Kalau gitu nanti senin kita makan di restoran hotel saja bersama dengan James , hubby" , ucap Sandra.


"Iya boleh sayang" , jawab Antonio.


"Baiklah , nanti aku bilang sama James" , ucap Angelica.


"Iya nak" , jawab Antonio.


"Aku pulang sekolah sendiri dong kalau gitu" , ucap Alvaro.


"Kan berdua nak sama pak Kamil" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Nanti aku akan sering sendiri dong ma , kalau kakak terus pergi bersama dengan James" , ucap Alvaro.


"Biarpun kakak gak punya pacar , kamu juga gak pernah sama kakak , kamu selalu sama mama" , ucap Angelica.


Alvaro hanya tersenyum mendengar perkataan kakaknya yang 100% benar itu.


"Besok kamu ke lapangan golf di jemput opa Chandra atau James nak?" , tanya Antonio.


"Awalnya James mau jemput aku pa , tapi aku bilang aku pergi bersama opa Chandra saja , jadinya James ngajakin aku pergi setelah dari lapangan golf , pa" , ucap Angelica.


"Kalau gitu kamu bawa baju ganti nak ketika ke lapangan golf besok" , ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica.

__ADS_1


"Aku ke lapangan golf juga besok ma , siapa tau aku bisa dapat pacar disana" , ucap Alvaro.


"Boleh banget anak manja papa" , jawab Antonio sambil tersenyum.


"Papa pasti bahagia aku pergi , karena bisa berduaan dengan mama kan" , ucap Alvaro.


"Pastinya iya sayang , jadi kan papa bisa bermesraan sama mama tanpa ada nyamuk yang mengganggu" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Papaaaaaaaaaa" , teriak Alvaro.


Mereka semua langsung menutup telinga.


"Jangan teriak-teriak sayang , sudah malam , nanti mba Tuti dan mba Ida yang sedang istirahat jadi terganggu" , ucap Sandra.


"Papa sih , ngapain bilang aku nyamuk" , ucap Alvaro sambil memanyunkan bibirnya.


Sandra langsung menarik bibir anaknya yang sudah maju 5 cm ke depan itu.


"Mama , nanti bibir seksi aku jadi jelek gara-gara mama" , ucap Alvaro setelah Sandra melepaskan tangannya disana.


"Soalnya kamu gemesin sih kalau seperti itu , mama gak kuat kalau gak menariknya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Angelica dan Antonio langsung tersenyum melihat Alvaro.


Tidak lama ponsel Angelica berbunyi.


Angelica mengambil ponselnya yang ada di dalam tas dan melihat siapa yang menelponnya.


Ternyata James yang video call Angelica.


"Ma...pa...aku ke kamar duluan ya" , ucap Angelica.


"Pasti James yang menelpon kamu ya sayang",. ucap Sandra.


"Iya ma" , jawab Angelica sambil tersenyum dan berjalan naik menuju ke kamarnya.


Sandra dan Antonio hanya tersenyum melihat anaknya yang akhirnya sudah memiliki pasangan.


Berbeda dengan Alvaro yang cemburu melihat kakaknya sudah memiliki pacar.


"Jadi ingat waktu kita pacaran hubby , hubby selalu menelpon aku ketika sudah sampai di rumah , meskipun baru mengantarkan aku pulang" , ucap Sandra.


"Karena saat itu pengennya melihat kamu terus atau mendengar suara kamu , baru aku bisa tidur dengan nyenyak sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya , kamu benar hubby , aku jadi kangen masa masa saat itu" , ucap Sandra.


"Kalau sekarang gak perlu lagi seperti itu sayang , kalau kangen sudah bisa langsung peluk cium , gak perlu nunggu lagi" , ucap Antonio yang sudah memeluk tubuh istrinya.


"Huft...sekarang malah papa sama mama yang bermesraan , aku ke kamar aja deh" , ucap Alvaro yang berjalan naik ke atas menuju ke kamarnya.


"Anak kita jadi cemburu tuh sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Hubby sih , suka banget godain dia" , jawab Sandra.


"Tapi yang mengenang masa masa kita ini aku beneran gak ada maksud ingin menggodanya sayang" , ucap Antonio.


"Ya sudah , kita istirahat juga yuk hubby , aku juga sudah mulai ngantuk" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil mematikan televisi yang sedang menyala di sana.


Setelah itu Antonio dan Sandra berjalan naik ke atas menuju ke kamar mereka untuk istirahat malam itu.


__ADS_2