Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 199


__ADS_3

Robi langsung berjalan ke ruangan Antonio , sampai di dalam ruangan Antonio , Robi langsung terkejut melihat Sherly ada disana dengan pakaian minimnya sambil duduk di kursi kebesaran Antonio dan mencoret-coret foto Antonio dan istrinya.


"Kamu ngapain disini Sherly?" , tanya Robi.


"Sebentar lagi aku akan menjadi nyonya bos hotel ini , jadi wajar dong aku disini" , jawab Sherly dengan santai.


"Apa yang terjadi disini?" , tanya Robi kepada Susi.


"Aku gak tau , awalnya si Sherly ini datang ada yang mau di bahas sama bos katanya , tidak lama nona muda pun datang dengan tergesa-gesa dan langsung membuka pintu ruangan bos , lalu masuk keruangan bos , setelah itu....tidak lama nona muda keluar sambil menangis dan berjalan dengan cepat masuk ke lift , tidak lama nona muda pergi bos juga langsung keluar sambil berlari mengejar nona muda" , cerita Susi.


"Bagaimana kita mengatasi cewek gila ini sekarang?" , tanya Robi yang mulai kebingungan.


"Aku menyuruh Adel menelpon kamu , supaya kamu membereskan cewek gila ini , sekarang kamu malah nanya aku , ya aku gak tau juga dia mau diapain" , jawab Susi.


Robi langsung mengambil ponselnya dari dalam saku dan menyentuh nama Antonio disana.


Antonio yang sedang memeluk tubuh bidadari cantiknya , begitu mendengar suara ponselnya berbunyi , Antonio mengeluarkan ponselnya dari saku celananya dan melihat siapa yang menelponnya.


Antonio melihat nama Robi tertera di layar ponselnya dan Antonio pun langsung menjawabnya.


"Halo Robi" , jawab Antonio.


"Halo pak , ini Sherly masih berada di ruangan bapak dan dia juga mencoret-coret foto bapak bersama nona muda yang ada di atas meja kerja , sekarang mau diapain dia pak?" , tanya Robi.


"Saya sudah gak mau melihat Sherly ada di All Star Hotel lagi Robi meskipun di kota A ataupun di kota B , dia sudah membuat saya dan istri saya menjadi salah paham dan karena ulah dia yang gak jelas itu membuat istri saya sekarang menjadi sakit" , ucap Antonio.


"Jadi nona muda dirumah sakit sekarang pak?" , tanya Robi.


"Gak Robi , istri saya lagi istirahat di rumah , pokoknya kamu urus pemecatan Sherly , saya sudah tidak mau melihat dia lagi di All Star Hotel" , ucap Antonio dengan tegas.


"Baik pak" , jawab Robi sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Jadi bagaimana Robi?" , tanya Susi.


"Aku disuruh untuk memecat dia" , jawab Robi.


"Berarti bos gak kembali ke sini lagi?" , tanya Susi.


"Kayaknya gak , karena nona muda sakit" , jawab Robi.


"Kasihan nona muda , lagi hamil datang cewek gila seperti ini" , ucap Susi sambil menggelengkan kepalanya.


"Susi kamu tolong siapkan surat untuk pemecatan dia", ucap Robi.

__ADS_1


"Baik Robi" , jawab Susi sambil berjalan keluar dari ruangan bos nya.


Robi berjalan mendekati meja Antonio.


"Sherly , sekarang pakai nih baju kamu", ucap Robi sambil mengambil jas Sherly dari atas kursi dan melemparkannya ke wajah Sherly.


"Jangan kasar kamu , nanti kalau aku menikah dengan Antonio , kamu orang pertama yang aku pecat" , ucap Sherly dengan sombong.


"Apa , kamu mau pecat aku?" , ucap Robi sambil menyunggingkan senyumnya.


"Iya kenapa? Kamu takut ya" , ucap Sherly dengan sombongnya.


"Siapa bilang aku takut , karena sekarang kamu yang akan dipecat" , ucap Robi dengan tegas.


"Aku tidak percaya , Antonio tidak mengatakan apa-apa sama aku", ucap Sherly.


"Tapi bos menyuruh aku untuk memecat kamu hari ini juga" , ucap Robi.


"Aku tidak percaya", jawab Sherly dengan suara tinggi.


"Kamu jangan berkhayal untuk menggantikan posisi nona muda , itu tidak mungkin" , ucap Robi.


"Kamu lihat saja aku pasti bisa , Antonio menyukai aku , aku pasti gak akan di pecat , kalau saja nona muda kalian tidak datang kesini , aku pasti sudah berada di atas tubuh dia sekarang" , jawab Sherly.


"Orang ini benar-benar membuat sakit kepala" , ucap Robi dalam hatinya.


"Kamu tanda tangan ini sekarang dan pergi dari sini" , ucap Robi.


"Aku tidak mau , aku akan tanda tangan kalau Antonio yang mengatakannya langsung kepadaku" , ucap Sherly.


Robi yang sudah pusing menghadapi cewek gila itu , akhirnya memutuskan untuk menelpon Antonio.


Antonio yang mendengar suara ponselnya berbunyi , langsung mengangkat ponselnya begitu melihat nama Robi tertera disana.


"Halo Robi , apakah sudah beres?" , tanya Antonio.


"Belum pak , dia masih tetap melawan , dia tidak mau menandatangani suratnya pak , dia bilang dia mau tanda tangan kalau bapak yang mengatakan langsung kepadanya" , ucap Robi.


"Kenapa dia mau mencari masalah dengan saya?" , ucap Antonio sambil memegang pelipisnya.


"Dia bilang kalau bapak menyukai dia", ucap Robi.


"Apa , siapa bilang kalau saya menyukai dia , gila dia , untuk sementara kamu kurung saja dia di gudang hotel , saya masih mau melihat kondisi istri saya , kalau istri saya sudah baikan , baru akan saya urus dia", ucap Antonio yang sudah mulai geram.

__ADS_1


"Baik pak" , jawab Robi sambil memutuskan sambungan telpon.


Robi langsung mengangkat telpon yang ada di meja Antonio dan memanggil petugas keamanan hotel.


"Halo , tolong datang ke ruangan bos dua orang , sekarang" , ucap Robi.


"Baik pak" , jawab petugas keamanan disana.


Tidak lama datang dua petugas keamanan masuk ke ruangan Antonio.


"Kalian bawa cewek ini ke gudang sekarang" , titah Robi.


"Baik pak" , jawab kedua petugas keamanan.


"Apa-apaan ini Robi?", tanya Sherly ketika tangannya sudah dipegang oleh kedua petugas keamanan dengan sangat kuat sekali.


"Bawa sekarang" , kata Robi.


"Tidak , aku tidak mau" , ucap Sherly yang masih memberontak.


"Seret saja dia" , ucap Robi.


Akhirnya petugas keamanan itu menyeret tubuh Sherly membawanya keluar dari ruangan Antonio dan menuju ke gudang yang ada di sana.


"Awas kamu Robi , aku pasti akan membalas kamu" , ucap Sherly sambil berteriak.


Robi hanya diam saja sambil jalan mengikuti petugas keamanan dan tidak menghiraukan Sherly.


"Jadi dia mau diapakan?" , tanya Susi ketika Robi keluar dari ruangan Antonio.


"Dikurung di gudang untuk sementara" , jawab Robi sambil mengikuti petugas keamanan.


"Di gudang kan banyak kecoak ya , apa gak ketakutan cewek itu disana?" , tanya Adel.


"Biarin la , biar kecoak itu memuaskan nafsunya yang tertunda tadi", ucap Susi sambil tersenyum.


"Iya aku setuju , kurang ajar banget dia mau merusak rumah tangga bos dan sudah membuat nona muda jadi sedih seperti itu" , ucap Adel.


"Bukan hanya sedih , tapi lagi sakit sekarang , makanya bos gak kesini lagi" , ucap Susi.


"Kasian ya nona muda , belum masalah yang dialaminya sendiri , sekarang ditambah cewek gila menggoda bos" , ucap Adel.


"Iya kamu benar Adel , kasian nona muda , semoga anak yang dikandungnya tidak apa-apa ya", jawab Susi.

__ADS_1


"Iya semoga nona muda dan kandungannya baik-baik saja" , ucap Adel.


"Amin" , jawab Susi dan Adel bersamaan.


__ADS_2