
Pagi harinya Sandra bangun dan melihat suaminya masih tertidur sambil memeluknya.
"Jangan pernah tinggalin aku ya hubby" , ucap Sandra dengan lembut sambil menciumi bibir suaminya.
"Aku gak akan meninggalkanmu sayang" , ucap Antonio ketika Sandra akan turun dari kasurnya.
"Hubby sudah bangun ya" , ucap Sandra.
"Iya sayang , sudah dari tadi , tapi aku gak mau melepaskan pelukanku darimu" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Sandra hanya tersenyum dan langsung turun dari kasur , berjalan menuju ke kamar mandi dengan tubuh polosnya.
"Mau mandi ya sayang" , ucap Antonio sambil turun dari kasur dan mengejar istrinya.
"Kita mandi barengan ya sayang" , ucap Antonio setelah berhasil memeluk pinggang ramping bidadari cantiknya dari belakang.
"Iya hubby sayang" , ucap Sandra dengan lembut.
Mereka pun masuk ke kamar mandi dan mandi bersama pagi itu.
Setelah selesai mandi , Antonio dan Sandra menggunakan bathrobe yang ada di kamar mandi.
Antonio mengambil baju kerjanya di lemari dan menggunakannya disana.
Sandra juga mengambil bajunya di lemari dan menggunakannya juga disana.
Setelah memakai bajunya , Sandra langsung menuju ke meja rias untuk dandan seperti biasanya.
"Aku sudah siap hubby" , ucap Sandra yang melihat suaminya sudah rapi duduk di sofa sambil melihat Hp nya.
"Ayo sayang , kita sarapan , setelah itu ke kantor" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Antonio dan Sandra sarapan donat dan roti yang mereka beli kemaren dengan minum susu.
Setelah selesai sarapan , mereka pun berjalan ke lift menuju parkiran mobil dan menuju ke All Star Hotel.
"Kamu mau langsung belajar masak dengan pak Herman pagi ini sayang?" , tanya Antonio.
"Iya hubby , aku langsung belajar masak aja" , jawab Sandra.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
Tidak lama mobil yang dikendarai Antonio sudah sampai di All Star Hotel.
Begitu masuk ke All Star Hotel , Antonio mengantarkan Sandra ke dapur restoran , dimana pak Herman bekerja.
"Pagi pak Herman" , sapa Antonio.
"Pagi pak" , jawab pak Herman.
"Mulai hari ini saya titip istri saya ya , tolong diajarkan masak sampai bisa" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab pak Herman.
"Aku ke ruangan ku dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil mencium kening istrinya.
"Iya hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
Setelah itu Antonio berjalan keluar dari dapur dan menuju ke ruangannya.
__ADS_1
"Ternyata bos dan istrinya mesra banget ya" , ucap salah satu staf yang ada di dapur.
"Iya ya , adem lihatnya" , ucap staf yang lainnya.
Sampai di dekat ruangannya , Antonio bertanya kepada Susi sekretarisnya.
"Apa jadwal saya hari ini?" , tanya Antonio.
"Pagi ini bapak ada janji ketemu dengan pak Wijaya dan siang nya ada meeting dengan bagian keuangan" , jawab Susi.
"Ok terima kasih" , jawab Antonio sambil menuju masuk ke ruang kerjanya.
"Iya sama sama pak" , jawab Susi.
********
Pak Herman mulai mengajarkan Sandra dari dasar-dasar memasak.
Pertama kali pak Herman mulai memberitahukan satu persatu jenis-jenis bumbu dapur.
Setelah itu pak Herman mulai menjelaskan kegunaan dari bumbu dapur tersebut.
Karena Sandra memiliki kecerdasan yang baik , maka tidaklah sulit bagi Sandra untuk mengingat setiap penjelasan yang diberikan oleh pak Herman.
Setelah pak Herman selesai menjelaskan tentang bumbu dapur...
"Sekarang nona muda mau belajar masakan apa?" , tanya pak Herman.
"Masakan untuk rumahan dulu pak" , jawab Sandra.
"Baiklah , kita akan mulai dengan belajar membuat nasi goreng seafood dulu ya" , ucap pak Herman.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
"Ok , kita langsung praktek ya" , ucap pak Herman.
"Iya pak" , jawab Sandra.
Sandra melakukan setiap hal yang diarahkan oleh pak Herman , dari mengiris bawang , membersihkan udang , memotong ayam dan bakso , sampai mencuci dan memotong sayur.
Setelah itu mulai menyalakan kompor , memasukkan sedikit minyak sayur dan memasukkan telur yang sudah dikocok lepas , ke dalam kuali.
Sandra dengan fokus mengerjakan semua arahan yang diberikan oleh pak Herman.
Sampai sudah menumis bawang , ayam , udang , bakso dan sayur , lalu memasukkan nasi.
Setelah itu memberikan sedikit cabe halus , kecap asin dan kecap manis sesuai arahan , ditambah dengan memasukkan garam dan kaldu jamur.
Sandra mengerjakannya dengan sangat telaten , sampai akhirnya nasi goreng yang di masak sudah jadi.
"Ternyata nona muda bisa memasak dengan baik , dilihat dari warnanya semua bahan sudah tercampur rata" , ucap pak Herman.
"Kan belum dicoba rasanya pak , bagaimana bisa tau enak atau tidak nya" , ucap Sandra.
Pak Herman mengambil sendok dan mencoba hasil masakan Sandra.
"Rasanya enak dan sudah pas nona muda" , ucap pak Herman.
"Saya juga mau cobain pak" , ucap Sandra sambil mengambil sendok nya.
Sandra mengambil sedikit nasi goreng di kuali dan mencobanya.
__ADS_1
"Iya enak pak rasanya" , ucap Sandra sambil tersenyum bahagia.
"Nona muda sangat berbakat memasak , kalau gitu besok kita akan mulai belajar masak daging ya" , ucap pak Herman.
"Baik pak" , jawab Sandra dengan bersemangat.
"Ini nasi gorengnya buat berapa porsi pak?", tanya Sandra.
"Ini untuk 2 porsi makan nona muda" , jawab pak Herman.
"Kalau gitu saya mau berikan buat suami saya" , ucap Sandra sambil mengambil 2 piring dan meletakkan nasi goreng buatannya disana.
"Pasti pak Antonio sangat bahagia makan nasi goreng buatan nona muda" , ucap pak Herman sambil tersenyum.
"Iya ya pak , doain semoga suami saya suka ya pak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Pasti nona muda , saya saja suka dengan masakan nona muda" , ucap pak Herman sambil tersenyum.
"Terima kasih pak" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya sama sama nona muda" , jawab pak Herman.
********
Pagi itu pak Wijaya sudah datang ke kantor Antonio.
Tok...tok...tok...
"Permisi pak , pak Wijaya sudah datang" , ucap Susi.
"Iya persilahkan masuk" , jawab Antonio.
"Halo Antonio" , sapa pak Wijaya ketika sudah memasuki ruangan Antonio.
"Halo pak Wijaya , ada apa bapak mencari saya?" , tanya Antonio.
"Saya mau menyewa gedung ballroom untuk acara pernikahan anak saya tanggal 1 agustus nanti" , ucap pak Wijaya.
"Oh...bisa pak , untuk WO dan dekornya apakah bapak mau pakai dari rekomendasi kami?" , tanya Antonio.
"Iya boleh Antonio , saya juga sudah gak tau mau cari dimana lagi" , ucap pak Wijaya.
"Baiklah pak , ini nomor telpon Timmy bagian dekor dan ini nomor telpon Andre WO , bapak bisa langsung menghubungi mereka untuk membahas tentang acara nanti", ucap Antonio.
"Terima kasih ya Antonio , saya juga mau minta tolong , pada saat acara nanti , tolong kamu perketat keamanan selama acara , saya tidak mau Yogi membuat masalah ketika acara berlangsung" , ucap Antonio.
"Iya pasti pak , saya akan menjamin Yogi tidak akan bisa merusak acara pak Wijaya nanti" , ucap Antonio.
"Iya saya juga sudah tau kalau Yogi pernah melukai istri kamu" , ucap pak Wijaya.
"Iya benar pak , itu rasa sakit yang masih tertinggal di dalam diri istri saya sampai sekarang" , ucap Antonio yang mulai teringat kasus Sandra dilukai oleh Yogi.
"Saya turut prihatin Antonio" , ucap pak Wijaya.
"Iya tidak masalah pak , yang terberat adalah masalah bapak , karena anak bapak menikahi wanita yang sedang mengandung anaknya Yogi" , ucap Antonio.
"Iya , itu juga yang menjadi salah satu pikiran saya sampai saat ini , makanya saya tidak mau acara pernikahan ini gagal" , ucap pak Wijaya.
"Iya bapak tenang saja , selama acaranya disini , akan saya pastikan acaranya berjalan dengan lancar" , ucap Antonio.
"Ok terima kasih ya Antonio , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap pak Wijaya.
__ADS_1
"Iya sama sama pak" , jawab Antonio sambil mengantarkan pak Wijaya keluar dari ruangannya.