Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 183


__ADS_3

Robi yang sudah berada di kantor polisi.


"Jadi bagaimana pak?" , tanya Robi.


Setelah kita melakukan interograsi selama 1 x 12 jam , akhirnya pelaku mengakui kalau dia memang membawa Sandra pergi bersamanya secara paksa.


"Apakah masalah ini bisa di proses secepatnya pak , suami dari korban sudah tidak mau berlama-lama lagi , beliau ingin kasus ini segera di proses" , ucap Robi.


"Karena pelaku sudah mengakui semuanya , jadi kasus ini juga sudah bisa naik ke persidangan , beberapa hari lagi kita akan melangsungkan sidangnya" , ucap pak Heri polisi disana.


"Baiklah pak , semoga pelaku mendapatkan hukuman yang sepantasnya" , ucap Robi.


"Iya pak" , jawab pak Heri polisi yang memegang kasus Yogi.


Setelah itu Robi pergi meninggalkan kantor polisi dan masuk ke mobilnya.


Sampai di dalam mobil Robi mengeluarkan ponselnya dan menelpon Antonio.


Antonio yang mendengar suara ponselnya berbunyi , langsung melihat ponselnya.


Terlihat nama Robi di layar ponselnya dan Antonio pun langsung mengangkatnya.


"Halo Robi" , jawab Antonio.


"Halo pak , akhirnya Yogi mengakui kalau dia memang membawa paksa nona muda pergi bersamanya , kasusnya susah naik dan beberapa hari lagi akan masuk persidangan" , ucap Robi.


"Baiklah Robi , semoga dia mendapatkan hukuman yang pantas" , jawab Antonio.


"Iya pak" , jawab Robi.


Setelah itu Antonio memutuskan sambungan telponnya.


"Itu Robi yang mengabarkan kasus Yogi nak?" , tanya mama Shinta.


"Iya ma , akhirnya dia mengakui kalau dia membawa Sandra secara paksa dan sidangnya akan berlangsung dalam beberapa hari lagi" , ucap Antonio.


"Baguslah , semoga setelah dia di penjara dia akan menjadi sadar dan gak akan mengganggu Sandra lagi" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab Antonio.


********


Yogi yang berada di kantor polisi meminta ijin untuk menelpon temannya.


Karena dia yang tidak melawan dan berbuat macam-macam dari ditangkap sampai sekarang , maka petugas polisi disana pun mengijinkannya untuk menelpon.


Yogi menyentuh nama Rangga di layar ponselnya.


"Halo bro , kemana aja loe semalaman , beli susu aja gak balik-balik , apa loe tidur lagi sama Katherine" , ucap Rangga begitu mengangkat telpon dari Yogi.


"Gue di kantor polisi bro , tolong beliin susu bokap gue ya bro dan tolong jagain bokap gue selama gue gak dirumah" , ucap Yogi dengan lirih.


"Loe ngapain di kantor polisi bro?" , tanya Rangga dengan penuh tanda tanya.


"Kemaren gue lihat Sandra jalan sendiri di mall , gue tarik tangannya dengan paksa dan gue bawa ke hotel" , ucap Yogi.


"Gila loe bro , apa Katherine gak cukup memuaskan loe , sampai loe masih menginginkan cewek yang sudah menikah" , ucap Rangga.

__ADS_1


"Gue masih menginginkannya bro , biarpun dia sudah menikah dan sedang mengandung anak orang lain , gue masih menginginkannya bro" , ucap Yogi.


"Gue gak habis pikir liat loe bro dan sekarang loe berurusan sama polisi , ini panjang ceritanya bro" , ucap Rangga.


"Iya bro , gue titip bokap gue dan bengkel ya" , ucap Yogi.


"Iya bro , jadi berapa lama loe ditahan?" , tanya Rangga.


"Belum tau , sidang gue beberapa hari lagi" , jawab Yogi.


"Kalau kakak loe nanya gue , gue harus jawab apa?" , tanya Rangga.


"Bilang aja gue pergi bersenang-senang dengan cewek cewek" , ucap Yogi.


"Gila loe bro" , jawab Rangga.


"Ya udah bro , waktu gue gak banyak , gue sudahi dulu ya , nanti gue kabari loe lagi" , ucap Yogi.


"Iya loe baik-baik ya disana , nanti gue akan sering-sering lihat loe disana" , ucap Rangga.


"Iya bro , terima kasih" , jawab Yogi.


"Iya bro" , ucap Rangga sambil memutuskan sambungan telponnya.


Rangga yang sudah berada di bengkel hanya menghela napasnya mendengar temannya di tahan di kantor polisi.


Dia yang mau membantu pun tidak bisa berbuat apa-apa , karena itu memang kesalahan Yogi , Yogi memang selalu gila kalau sudah melihat wanita yang dicintainya.


********


Katherine yang siang itu datang ke bengkel mencari Yogi...


"Dia sedang di tahan di kantor polisi" , ucap Rangga.


"Apa! Kenapa cowok ganteng ditahan , apa salah dia?" , tanya Katherine yang terkejut mendengar perkataan Rangga.


"Dia menculik cewek yang disukainya selama ini dan membawanya ke hotel" , ucap Rangga.


"Apa gue gak cukup memuaskan dia , kenapa dia harus menculik cewek yang disukainya dan membawanya ke hotel , apa tubuh gue kurang bagus dan gak bisa memuaskan hasratnya" , ucap Katherine.


"Dia cuma menjadikan loe pemuas nafsunya , tapi kalau cewek yang disukainya ini adalah cewek yang akan dijadikannya sebagai pendamping hidupnya , meskipun itu tidak akan pernah terjadi" , ucap Rangga sambil memperbaiki motor pelanggannya.


"Gue mau ke kantor polisi , gue mau mencari cowok ganteng dan minta penjelasan" , ucap Katherine.


"Percuma , sekarang loe gak akan bisa menemuinya , dia beberapa hari lagi baru disidang , nanti baru loe bisa menemuinya" , ucap Rangga.


Setelah itu Katherine langsung masuk ke mobilnya dan menjalankannya menuju ke pantai.


Sampai di dekat pantai , Katherine memarkirkan mobilnya disana.


"Kenapa...kenapa jadi begini cowok ganteng , gue suka sama loe , kenapa loe masih melihat cewek itu , apa gue gak bisa memuaskan loe , gue bisa melakukan apa aja asalkan loe bersama gue" , ucap Katherine dengan wajah yang sudah dipenuhi air mata.


Setelah beberapa waktu , akhirnya Katherine lebih tenang.


"Gue akan terus berada untuk loe cowok ganteng , gue akan menunggu loe , mau berapa lama loe ditahan gue akan menunggu loe" , ucap Katherine , lalu dia pun menjalankan mobilnya menuju ke rumahnya.


********

__ADS_1


Siang itu di rumah sakit Sandra sudah bangun dari tidurnya.


Sandra langsung tersenyum melihat suaminya duduk disampingnya sambil memegang tangannya.


"Sudah bangun sayang" , ucap Antonio yang sudah melihat istrinya bangun dan tersenyum dengan manis.


"Sudah hubby" , ucap Sandra.


"Aku senang kamu sudah mulai tersenyum lagi sayang" , ucap Antonio sambil menciumi tangan istrinya.


"Aku harus kuat demi anak kita hubby dan aku juga harus kuat demi hubby" , ucap Sandra.


"Iya sayang , kamu harus kuat demi kami ya sayang" , ucap Antonio sambil mengecup wajah istri kesayangannya.


"Akhirnya anak mama sudah baikan , mama jadi tenang sekarang" , ucap mama Amel yang juga berada disana.


"Iya ma , aku sudah baikan , asalkan ada hubby aku pasti akan baik-baik saja" , ucap Sandra.


"Iya sayang , tapi kalau ada apa-apa langsung kasih tau kepada kami ya nak , jangan dipendam sendiri" , ucap mama Amel.


"Iya ma" , jawab Sandra.


"Iya sayang , mama juga selalu ada buat kamu , jadi kamu jangan bersedih sendirian ya dan jangan memikirkan kejadian kemaren lagi , anggaplah semua itu hanyalah mimpi buruk" , ucap mama Shinta.


"Iya ma", ucap Sandra.


"Perut kamu masih sakit gak sayang?", tanya Antonio.


"Sudah gak sakit lagi hubby" , jawab Sandra.


"Baiklah , kalau gitu kita tunggu dokter Sarah datang kesini sebentar lagi , kalau kamu sudah gak apa-apa , maka kamu sudah boleh pulang" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


"Kamu mau minum sayang?" , tanya Antonio.


"Mau hubby" , jawab Sandra.


Antonio pun mengambil air minum untuk bidadari cantiknya dan memberikannya kepada bidadari cantiknya.


Tidak lama dokter Sarah pun masuk ke kamar rawat Sandra.


"Halo bu Sandra , bagaimana keadaannya siang ini?" , tanya dokter Sarah sambil tersenyum.


"Saya sudah mulai baikan dokter" , jawab Sandra.


"Kata suaminya kamu sudah minta untuk pulang ya" , ucap dokter Sarah.


"Iya dokter , saya pengen istirahat di apartemen saja" , jawab Sandra.


"Baiklah , perutnya bagaimana? Apakah masih merasa kram dan sakit?" , tanya dokter Sarah.


"Sudah gak ada rasa sakit lagi dokter" , jawab Sandra.


"Baiklah , setelah ini boleh langsung pulang ya , nanti obat dan vitaminnya terus diminum ya , jangan stress dan banyak pikiran lagi ya" , ucap dokter Sarah.


"Iya dokter , terima kasih" , jawab Sandra.

__ADS_1


"Iya sama sama , kalau gitu saya keluar dulu ya" , ucap dokter Sarah.


"Iya dokter" , kata Antonio dan Sandra bersamaan.


__ADS_2