Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 44


__ADS_3

Sandra , Karin dan pak Maman sudah sampai di hotel.


Semua staf kaget , melihat cewek bosnya menangis.


"Apa yang terjadi dengan cewek si bos , kata mereka dengan bertanya-tanya".


"Harus nanya pak Maman" , ucap salah satu karyawan disana.


Sandra , Karin dan pak Maman langsung menuju ke ruangan Antonio.


Sampai di depan ruangan Antonio , Sandra langsung membuka pintu ruangan Antonio , tanpa mengetuknya terlebih dahulu.


Begitu Sandra masuk ke ruangan , Antonio langsung bangun dari kursinya , berjalan mendekati Sandra dan memeluknya.


'Sakit kak , sakit banget" , ucap Sandra yang masih menangis.


"Yang mana , yang sakit sayang" , ucap Antonio , dengan perasaan yang sangat khawatir.


"Punggung aku kak , sakit sekali" , ucap Sandra sambil menangis.


"Kita ke kamar atas saja ya , sayang", ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


"Pak Maman , Karin , ayo ikut saya" , titah Antonio.


Ketika keluar ruangan , Antonio berhenti di meja Susi.


"Tolong kamu batalkan semua jadwal saya hari ini , nanti ketika dokter Reihan sampai ke sini , tolong suruh ke kamar atas" , titah Antonio.


"Baik pak" , jawab Susi , yang kebingungan melihat pacar bos nya menangis.


Antonio berjalan sambil memeluk Sandra , menuju ke kamar atas , diikuti oleh Karin dan pak Maman.


Sampai di kamar atas , Antonio membawa Sandra ke kamar.


Pak Maman dan Karin duduk di ruang tamu , yang ada di kamar tersebut.


"Nanti kalau dokter Reihan datang , tolong bukain pintu ya pak Maman" , ucap Antonio.


"Sementara kalian tunggu disini dulu ya" , ucap Antonio kepada Karin dan pak Maman.


Karin hanya mengikuti kata-kata Antonio , karena dia tau , kalau Antonio sangat mengkhawatirkan keadaan Sandra.


Antonio kembali masuk ke kamar melihat kondisi Sandra.


"Jadi apa yang sakit sayang?" , tanya Antonio dengan lembut.


"Punggung aku kak , sampai bahu aku juga sakit banget" , ucap Sandra yang masih terisak tangis , sambil berusaha menunjukkan dengan tangannya , tapi tidak kuat karena ketika dia mengangkat tangannya , rasa sakitnya semakin banyak.


"Kakak lihat dulu ya sayang" , ucap Antonio , dengan wajah yang khawatir.


Antonio menaikkan baju bagian belakang Sandra.


Antonio langsung kaget , melihat ada memar besar di bagian sebelah kanan punggung Sandra.

__ADS_1


"Kenapa bisa seperti ini sayang?" , tanya Antonio.


"Ini semua karena Yogi kak , Yogi mendorong aku dengan kasar ke pohon , lalu dia menahan bahu aku dengan kuat , padahal aku sudah bilang sakit , tapi gak mau dilepaskan kak" , ucap Sandra sambil menangis.


Antonio langsung memeluk Sandra.


"Udah tenang sayang , sekarang ada kakak" , ucap Antonio mencoba menenangkan Sandra.


Tidak lama terdengar bunyi bel di kamar Antonio.


Pak Maman membukakan pintu kamar , ternyata dokter Reihan yang datang.


"Ayo dokter langsung ke kamar aja" , ucap pak Maman.


Reihan langsung masuk ke kamar , melihat Antonio masih memeluk Sandra , yang menangis.


"Apa yang terjadi Antonio?" , tanya Reihan.


"Tolong kamu periksa cewek aku sekarang , ini punggungnya memar semua , ketika angkat tangan juga sakit katanya" , ucap Antonio.


Mendengar ucapan Antonio , Reihan langsung memeriksa Sandra.


Reihan membuka baju bagian belakang Sandra , dia pun langsung terkejut melihat memar , di setengah punggung Sandra.


Begitu Reihan memegang punggungnya , Sandra langsung meringis kesakitan.


Antonio gak tega , melihat bidadari cantiknya kesakitan seperti ini.


"Apa maunya si Yogi ini? Berani benar dia cari gara-gara sama aku" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Untungnya ini hanya memar dan luka dalam , tidak ada tulang yang geser atau retak , hanya butuh istirahat beberapa hari dan nanti aku akan kasih resep obat untuk luka dalamnya , obat penghilang rasa sakit dan salep untuk memarnya , diminum obatnya 3x sehari setelah makan ya" , ucap Reihan.


"Baiklah , apakah memarnya ini akan cepat hilang?" , tanya Antonio.


"Harusnya beberapa minggu lagi hilang dan mulai membaik" , ucap Reihan.


"Soalnya bulan depan aku akan menikah , aku ingin Sandra sudah baik pada saat pernikahan nanti" , ucap Antonio.


"Kamu akan menikah bulan depan , wah...akhirnya bro , selamat ya" , ucap Reihan sambil tersenyum.


"Selamatnya ntar aja , kamu juga aku undang kok nanti , pokoknya calon istri aku sembuh dulu sekarang" , ucap Antonio.


"Tenang , gak sampai sebulan juga sudah sembuh kok" , ucap Reihan.


"Ok , terima kasih ya" , ucap Antonio.


"Sama-sama , ini ya resepnya , ntar beli di apotik aja , aku pergi dulu ya , masih ada pasien di rumah sakit" , ucap Reihan.


"Ok Reihan , sekali lagi terima kasih" , ucap Antonio.


Dibalas anggukkan kepala oleh Reihan , sambil jalan menuju ke luar.


Setelah dokter Reihan keluar , Karin langsung menanyakan keadaan Sandra.


"Bagaimana keadaan Sandra kak?" , tanya Karin.

__ADS_1


"Untungnya gak ada luka yang serius , tapi butuh istirahat saja , untuk beberapa hari , kalau kamu mau lihat , silahkan" , ucap Antonio.


Karin langsung masuk ke kamar melihat Sandra.


"Maafkan aku ya Sandra , kalau aku gak ajak kamu jalan-jalan , pasti gak akan ada kejadian seperti ini" , ucap Karin.


"Gak apa-apa Karin , bukan salah kamu kok , ini salah si Yogi aja" , ucap Sandra.


"Yogi? , kamu kenal dengan cowok tadi" , ucap Karin.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


"Dari mana kamu kenal dia?" , tanya Karin.


"Besok-besok ya aku cerita , aku capek banget hari ini" , ucap Sandra sambil membaringkan badannya.


"Iya Sandra" , ucap Karin , yang mengerti dengan kondisi Sandra sekarang , gak mungkin dia mau menceritakannya.


Antonio masuk ke kamar...


"Karin , apa mau pulang sekarang , kalau iya , biar pak Maman yang anterin , sekalian mau pergi ke apotik" , ucap Antonio.


"Iya kak , aku pulang sekarang aja" , ucap Karin.


"Aku pulang dulu ya Sandra , kamu cepat sembuh ya" , ucap Karin.


"Iya Karin , terima kasih" , ucap Sandra.


Setelah Karin keluar dengan pak Maman , tinggal Antonio dan Sandra disana.


"Sayang kamu istirahat disini dulu ya" , ucap Antonio.


"Iya kak" , jawab Sandra.


Antonio langsung mengambil Hp nya dan menelpon rumah Sandra.


Mendengar bunyi telpon , mama Amel langsung mengangkatnya.


"Halo" , ucap mama Amel.


"Halo tante , ini Antonio".


"Iya ada apa Antonio?" , tanya mama Amel.


"Tadi sore , Sandra di lukai oleh seseorang ketika jalan-jalan sama Karin".


"Apa , kenapa bisa Antonio?" , tanya mama Amel yang langsung khawatir mendengar kabar anaknya dilukai seseorang.


"Untuk jelasnya saya juga belum tau tante , nanti setelah Sandra tenang , akan saya tanyain lagi , sekarang apakah boleh tante tolong siapin baju Sandra , nanti saya minta tolong pak Maman ambil kesana" , ucap Antonio.


"Jadi sekarang Sandra istirahat disana ya , nanti tante dan om saja yang bawa baju Sandra , sekalian kami mau melihat keadaannya" , ucap mama Amel.


"Iya boleh tante , nanti langsung ke All Star Hotel aja ya tante , begitu datang bilang aja kamar Antonio" , ucap Antonio.


"Baik Antonio , tolong jaga Sandra ya" , ucap mama Amel.

__ADS_1


"Iya pasti tante , pasti aku akan jagain Sandra" , ucap Antonio.


__ADS_2