
Sandra , Karin dan pak Maman sudah sampai di hotel.
Semua staf kaget , melihat cewek bosnya menangis.
"Apa yang terjadi dengan cewek si bos , kata mereka dengan bertanya-tanya".
"Harus nanya pak Maman" , ucap salah satu karyawan disana.
Sandra , Karin dan pak Maman langsung menuju ke ruangan Antonio.
Sampai di depan ruangan Antonio , Sandra langsung membuka pintu ruangan Antonio , tanpa mengetuknya terlebih dahulu.
Begitu Sandra masuk ke ruangan , Antonio langsung bangun dari kursinya , berjalan mendekati Sandra dan memeluknya.
'Sakit kak , sakit banget" , ucap Sandra yang masih menangis.
"Yang mana , yang sakit sayang" , ucap Antonio , dengan perasaan yang sangat khawatir.
"Punggung aku kak , sakit sekali" , ucap Sandra sambil menangis.
"Kita ke kamar atas saja ya , sayang", ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
"Pak Maman , Karin , ayo ikut saya" , titah Antonio.
Ketika keluar ruangan , Antonio berhenti di meja Susi.
"Tolong kamu batalkan semua jadwal saya hari ini , nanti ketika dokter Reihan sampai ke sini , tolong suruh ke kamar atas" , titah Antonio.
"Baik pak" , jawab Susi , yang kebingungan melihat pacar bos nya menangis.
Antonio berjalan sambil memeluk Sandra , menuju ke kamar atas , diikuti oleh Karin dan pak Maman.
Sampai di kamar atas , Antonio membawa Sandra ke kamar.
Pak Maman dan Karin duduk di ruang tamu , yang ada di kamar tersebut.
"Nanti kalau dokter Reihan datang , tolong bukain pintu ya pak Maman" , ucap Antonio.
"Sementara kalian tunggu disini dulu ya" , ucap Antonio kepada Karin dan pak Maman.
Karin hanya mengikuti kata-kata Antonio , karena dia tau , kalau Antonio sangat mengkhawatirkan keadaan Sandra.
Antonio kembali masuk ke kamar melihat kondisi Sandra.
"Jadi apa yang sakit sayang?" , tanya Antonio dengan lembut.
"Punggung aku kak , sampai bahu aku juga sakit banget" , ucap Sandra yang masih terisak tangis , sambil berusaha menunjukkan dengan tangannya , tapi tidak kuat karena ketika dia mengangkat tangannya , rasa sakitnya semakin banyak.
"Kakak lihat dulu ya sayang" , ucap Antonio , dengan wajah yang khawatir.
Antonio menaikkan baju bagian belakang Sandra.
Antonio langsung kaget , melihat ada memar besar di bagian sebelah kanan punggung Sandra.
__ADS_1
"Kenapa bisa seperti ini sayang?" , tanya Antonio.
"Ini semua karena Yogi kak , Yogi mendorong aku dengan kasar ke pohon , lalu dia menahan bahu aku dengan kuat , padahal aku sudah bilang sakit , tapi gak mau dilepaskan kak" , ucap Sandra sambil menangis.
Antonio langsung memeluk Sandra.
"Udah tenang sayang , sekarang ada kakak" , ucap Antonio mencoba menenangkan Sandra.
Tidak lama terdengar bunyi bel di kamar Antonio.
Pak Maman membukakan pintu kamar , ternyata dokter Reihan yang datang.
"Ayo dokter langsung ke kamar aja" , ucap pak Maman.
Reihan langsung masuk ke kamar , melihat Antonio masih memeluk Sandra , yang menangis.
"Apa yang terjadi Antonio?" , tanya Reihan.
"Tolong kamu periksa cewek aku sekarang , ini punggungnya memar semua , ketika angkat tangan juga sakit katanya" , ucap Antonio.
Mendengar ucapan Antonio , Reihan langsung memeriksa Sandra.
Reihan membuka baju bagian belakang Sandra , dia pun langsung terkejut melihat memar , di setengah punggung Sandra.
Begitu Reihan memegang punggungnya , Sandra langsung meringis kesakitan.
Antonio gak tega , melihat bidadari cantiknya kesakitan seperti ini.
"Apa maunya si Yogi ini? Berani benar dia cari gara-gara sama aku" , ucap Antonio dalam hatinya.
"Untungnya ini hanya memar dan luka dalam , tidak ada tulang yang geser atau retak , hanya butuh istirahat beberapa hari dan nanti aku akan kasih resep obat untuk luka dalamnya , obat penghilang rasa sakit dan salep untuk memarnya , diminum obatnya 3x sehari setelah makan ya" , ucap Reihan.
"Baiklah , apakah memarnya ini akan cepat hilang?" , tanya Antonio.
"Harusnya beberapa minggu lagi hilang dan mulai membaik" , ucap Reihan.
"Soalnya bulan depan aku akan menikah , aku ingin Sandra sudah baik pada saat pernikahan nanti" , ucap Antonio.
"Kamu akan menikah bulan depan , wah...akhirnya bro , selamat ya" , ucap Reihan sambil tersenyum.
"Selamatnya ntar aja , kamu juga aku undang kok nanti , pokoknya calon istri aku sembuh dulu sekarang" , ucap Antonio.
"Tenang , gak sampai sebulan juga sudah sembuh kok" , ucap Reihan.
"Ok , terima kasih ya" , ucap Antonio.
"Sama-sama , ini ya resepnya , ntar beli di apotik aja , aku pergi dulu ya , masih ada pasien di rumah sakit" , ucap Reihan.
"Ok Reihan , sekali lagi terima kasih" , ucap Antonio.
Dibalas anggukkan kepala oleh Reihan , sambil jalan menuju ke luar.
Setelah dokter Reihan keluar , Karin langsung menanyakan keadaan Sandra.
"Bagaimana keadaan Sandra kak?" , tanya Karin.
__ADS_1
"Untungnya gak ada luka yang serius , tapi butuh istirahat saja , untuk beberapa hari , kalau kamu mau lihat , silahkan" , ucap Antonio.
Karin langsung masuk ke kamar melihat Sandra.
"Maafkan aku ya Sandra , kalau aku gak ajak kamu jalan-jalan , pasti gak akan ada kejadian seperti ini" , ucap Karin.
"Gak apa-apa Karin , bukan salah kamu kok , ini salah si Yogi aja" , ucap Sandra.
"Yogi? , kamu kenal dengan cowok tadi" , ucap Karin.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
"Dari mana kamu kenal dia?" , tanya Karin.
"Besok-besok ya aku cerita , aku capek banget hari ini" , ucap Sandra sambil membaringkan badannya.
"Iya Sandra" , ucap Karin , yang mengerti dengan kondisi Sandra sekarang , gak mungkin dia mau menceritakannya.
Antonio masuk ke kamar...
"Karin , apa mau pulang sekarang , kalau iya , biar pak Maman yang anterin , sekalian mau pergi ke apotik" , ucap Antonio.
"Iya kak , aku pulang sekarang aja" , ucap Karin.
"Aku pulang dulu ya Sandra , kamu cepat sembuh ya" , ucap Karin.
"Iya Karin , terima kasih" , ucap Sandra.
Setelah Karin keluar dengan pak Maman , tinggal Antonio dan Sandra disana.
"Sayang kamu istirahat disini dulu ya" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra.
Antonio langsung mengambil Hp nya dan menelpon rumah Sandra.
Mendengar bunyi telpon , mama Amel langsung mengangkatnya.
"Halo" , ucap mama Amel.
"Halo tante , ini Antonio".
"Iya ada apa Antonio?" , tanya mama Amel.
"Tadi sore , Sandra di lukai oleh seseorang ketika jalan-jalan sama Karin".
"Apa , kenapa bisa Antonio?" , tanya mama Amel yang langsung khawatir mendengar kabar anaknya dilukai seseorang.
"Untuk jelasnya saya juga belum tau tante , nanti setelah Sandra tenang , akan saya tanyain lagi , sekarang apakah boleh tante tolong siapin baju Sandra , nanti saya minta tolong pak Maman ambil kesana" , ucap Antonio.
"Jadi sekarang Sandra istirahat disana ya , nanti tante dan om saja yang bawa baju Sandra , sekalian kami mau melihat keadaannya" , ucap mama Amel.
"Iya boleh tante , nanti langsung ke All Star Hotel aja ya tante , begitu datang bilang aja kamar Antonio" , ucap Antonio.
"Baik Antonio , tolong jaga Sandra ya" , ucap mama Amel.
__ADS_1
"Iya pasti tante , pasti aku akan jagain Sandra" , ucap Antonio.