Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 7


__ADS_3

Sudah mulai siang , Sandra mulai siap-siap di kamarnya.


Sandra mengambil dress simple di dalam lemarinya dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah beberapa waktu , Sandra selesai mandi dan mulai berjalan ke meja riasnya , seperti biasa Sandra akan berdandan natural.


Selesai berdandan , Sandra mengambil tas nya dan berjalan keluar dari kamarnya menuju ke bawah.


"Mba Tuti , aku pergi dulu ya" , ucap Sandra.


"Iya nona muda" , ucap mba Tuti.


"Nona muda , tunggu sebentar" , ucap mba Ida.


"Iya mba Ida , ada apa?" , tanya Sandra.


"Itu , tikus putih tuan kecil Alvaro mati lagi" , ucap mba Ida yang sedang membersihkan taman belakang.


"Yang mati dibuang saja mba" , ucap Sandra.


"Itu tikus bisa gak dibuang saja semuanya nona muda , saya geli melihatnya setiap hari" , ucap mba Ida.


"Jangan mba , nanti Alvaro bisa marah-marah kalau tau tikus putihnya dibuang" , jawab Sandra.


"Baik nona muda" , ucap mba Ida.


"Ya sudah , kalau gitu saya pergi lagi ya , sebentar lagi sudah jam pulang sekolah Alvaro" , ucap Sandra.


"Bukannya tuan kecil Alvaro ada pak Kamil yang menunggu di sekolah nona muda" , ucap mba Tuti.


"Siang ini dia pergi dengan saya ke mall , makanya saya yang jemput" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab mba Tuti.


Sandra berjalan menuju ke luar dan memasuki mobilnya yang sudah dinyalakan oleh pak Maman.


"Pak , kita ke sekolah Alvaro dulu ya" , ucap Sandra.


"Baik nona muda" , jawab pak Maman sambil menjalankan mobil dengan kecepatan sedang menuju ke sekolah Alvaro.


********


"Tuti , kamu saja ya yang beresin tikus yang mati" , ucap mba Ida.


"Gak mau ah mba , aku juga geli lihatnya" , ucap Tuti.


"Kenapa tuan kecil Alvaro beli binatang-binatang yang menggelikan gitu sih" , ucap mba Ida.


"Setau aku , tuan kecil itu suka buat percobaan percobaan gitu kalau hari libur sekolah" , jawab Tuti.


"Memangnya percobaannya itu tugas dari sekolahnya?" , tanya mba Ida.


"Gak tau juga aku mba , besok-besok mba Ida tanya aja sendiri dengan tuan kecil Alvaro" , jawab Tuti.


"Gak berani aku nanya ke tuan kecil Alvaro , nanti marah lagi sama aku , lalu ngadu sama mamanya" , ucap mba Ida.


"Tuan kecil Alvaro gak seperti itu juga kali mba" , ucap Tuti sambil terkekeh.


"Coba saja kalau tuan kecil Alvaro seperti nona kecil Angelica , yang rapi , bersih dan gak pakai binatang-binatang begitu" , ucap mba Ida.

__ADS_1


"Ya mereka itu kembar tapi sifatnya beda , dari kecil juga sudah kelihatan" , ucap Tuti.


"Iya kamu benar juga" , ucap mba Ida.


"Udah mba , aku mau kerjain kerjaan aku lagi ya" , ucap Tuti.


"Ya terpaksa deh aku harus beresin kelinci putih yang mati" , ucap mba Ida.


"Selamat bekerja mba , yang semangat ya" , ucap Tuti sambil terkekeh.


"Iya" , jawab mba Ida dengan wajah lesu sambil berjalan ke taman belakang.


********


Bel pulang telah berbunyi , Alvaro langsung berjalan keluar dari kelasnya mau menuju ke kelas Angelica.


Alvaro yang baru keluar dari kelas , langsung di panggil oleh Esmeralda cantik.


"Alvaro".


"Iya" , jawab Alvaro sambil menghentikan langkahnya disana.


"Kita jalan-jalan yuk siang ini , ikut mobil aku aja , kebetulan aku dengan sopir pribadi aku" , ucap Esmeralda.


"Aku sudah janji sama mama aku , aku pergi dulu ya" , ucap Alvaro sambil melangkahkan kakinya dari sana.


Esmeralda terus mengikuti langkah Alvaro.


"Kamu ngapain ikutin aku" , ucap Alvaro.


"Aku gak percaya kalau kamu mau pergi dengan mama kamu" , ucap Esmeralda.


"Terserah kamu deh" , jawab Alvaro sambil terus berjalan.


"Kak Angelica" , panggil Alvaro.


"Iya dek , bukannya kamu di jemput mama?" , ucap Angelica.


"Iya kak , tapi kita jalan keluar bersama ya" , ucap Alvaro.


"Bukannya kamu jalan bersama cewek baru kamu" , ucap Angelica sambil melirik Esmeralda.


"Gak kakak , dia aja yang ngikutin aku terus" , ucap Alvaro.


"Nanti kakak cerita ke papa ya kalau kamu sudah punya pacar" , goda Angelica.


"Jangan kakak , dia bukan pacar aku" , ucap Alvaro.


Angelica langsung tertawa mendengar ucapan saudara kembarnya.


Sampai di depan sekolah , Sandra sudah berdiri di depan mobil menunggu anak kembarnya.


"Mama" , panggil Alvaro yang langsung berlari memeluk mamanya.


"Iya sayang" , ucap Sandra sambil mengecup kening Alvaro.


"Ma" , sapa Angelica.


"Iya nak" , ucap Sandra sambil mengecup kening anaknya.

__ADS_1


"Itu , mamanya Alvaro , kelihatan masih muda sekali dan sangat cantik" , ucap Esmeralda dalam hatinya yang melihat Alvaro dan mamanya.


"Ma , Alvaro sudah punya pacar sekarang?" , ucap Angelica.


"Benarkah sayang?" , tanya Sandra dengan mata yang berbinar.


"Iya ma , itu ceweknya" , ucap Angelica sambil menunjuk ke arah Esmeralda.


"Cantik pacarnya kamu sayang" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Bukan pacar aku ma , bukan....kakak , aku kan sudah bilang bukan pacar aku" , ucap Alvaro.


"Sudah ya ma , aku pergi ke All Star Hotel dulu" , ucap Angelica yang langsung melarikan diri dari sana dan masuk ke dalam mobilnya.


Sandra hanya tersenyum melihat anak kembarnya.


"Bukan ma" , ucap Alvaro.


"Ya sudah kita masuk ke dalam mobil dulu ya sayang" , ucap Sandra.


Alvaro menganggukkan kepalanya dan masuk ke dalam mobil mamanya.


Esmeralda yang masih berdiri disana....


"Ternyata Alvaro selain pintar , anak orang kaya juga , kalau papa bisa tau siapa orang tua Alvaro , aku bisa minta papa untuk menjodohkan aku dengan Alvaro" , ucap Esmeralda dalam hatinya sambil berjalan menuju ke mobilnya.


"Pak , kita ke perusahaan textile papa ya" , ucap Esmeralda kepada sopirnya.


"Baik non" , jawab sopir Esmeralda.


********


Selama di dalam mobil , Sandra selalu menggoda Alvaro.


"Gak mama , aku sudah bilang dia bukan pacar aku mama , aku maunya cari pacar yang seperti mama" , ucap Alvaro.


"Mama lihat dia cantik sayang dan sepertinya anaknya pintar juga , apa dia satu kelas dengan kamu?" , tanya Sandra.


"Gak satu kelas mama , dia di IPA 2" , jawab Alvaro.


"Berarti masih satu jurusan sama kamu , bisa cocok dong" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Gak cocok mama , udah ah jangan bahas Esmeralda lagi" , ucap Alvaro.


"Namanya bagus juga ya Esmeralda" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Udah mama , jangan bahas lagi , aku gak suka" , ucap Alvaro sambil memanyunkan bibirnya.


Sama persis dengan Sandra ketika ngambek suka memanyunkan bibirnya.


Sandra yang gemes melihat anak manjanya , langsung memegang bibir Alvaro yang sudah maju 5 cm ke depan itu dengan tangannya.


"Aduh , jangan digituin mama , nanti kalau bibir aku bengkak gimana" , ucap Alvaro setelah Sandra melepaskan tangannya.


"Habisnya gemesin deh liat bibir kamu manyun gitu" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Mamaaaaaaaa" , jerit Alvaro.


Yang membuat suaranya menggelegar di dalam mobil , membuat Sandra harus menutup telinganya , karena kerasnya suara jeritan anaknya.

__ADS_1


Pak Maman hanya tersenyum melihat Sandra dan anak manjanya.


"Iya...iya deh , mama gak akan menggoda kamu lagi" , ucap Sandra setelah Alvaro diam dan Sandra menurunkan kedua tangannya.


__ADS_2