
Didalam kamar terlihat Sandra yang masih tidur nyenyak dengan tubuh polosnya.
"Kamu nyenyak banget tidurnya sayang , aku jadi gak tega mau bangunin kamu" , ucap Antonio yang sudah duduk di atas kasurnya.
Antonio mengambil remote dan menyalakan TV yang ada dikamarnya sambil menunggu bidadari cantiknya bangun.
Setelah beberapa waktu , akhirnya Sandra bangun dari tidurnya.
"Hubby...jam berapa sekarang?" , tanya Sandra sambil mengucek matanya.
"Jam setengah enam sayang" , jawab Antonio.
"Kita kan harus beli kado hubby" , ucap Sandra sambil bangun dan duduk di kasur.
"Gak usah beli sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Masa kita gak bawa kado buat keponakan kita , hubby" , ucap Sandra yang sudah bersandar di tubuh Antonio dengan tubuh polosnya.
Antonio langsung memeluk dan mengelus-elus perut bulat Sandra yang tidak tertutup oleh sehelai benangpun.
"Iya gak apa apa sayang , sekarang kita masih mau disini atau mau mandi" , ucap Antonio.
"Kalau mandinya sebentar lagi boleh gak hubby , aku masih mau kumpulin nyawa aku dulu sebentar" , jawab Sandra.
"Boleh tapi sebentar saja ya sayang , kalau lama lama aku jadi tergoda sayang" , ucap Antonio.
"Tergoda sama siapa hubby?" , tanya Sandra dengan polos.
"Sama wanita cantik yang sedang memiliki tubuh polos di depan aku" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Hubby lagi , aku pakai baju aja hubby juga tergoda , kapan juga hubby gak tergoda" , ucap Sandra sambil membalikkan badannya dan memeluk leher suaminya.
"Makanya , kalau kita gak pergi kerumah utama hari ini , aku pasti sudah gak bisa menahannya sayang" , ucap Antonio.
"Ya udah , ayo kita mandi hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya.
"Ini namanya kamu menggoda aku sayang , kalau nanti on...kamu harus off kan ya" , ucap Antonio sambil tersenyum simpul.
"Ya udah , kita mandi air dingin aja ya...supaya gak on" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Udah bisa menjawab ya kamu sekarang" , ucap Antonio.
"Bisa dong hubby sayang , ya udah ayo mandi lagi" , ucap Sandra dengan manja.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Antonio dan Sandra turun dari kasur dan berjalan sambil berpelukan masuk ke kamar mandi.
"Kita mandi air hangat aja ya sayang , aku gak mau nanti kamu demam" , ucap Antonio yang sudah berada di bawah shower bersama dengan Sandra.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Tidak lama Sandra dan Antonio sudah selesai mandi , mereka mengambil baju yang ada di lemari dan menggunakannya disana , setelah itu Sandra mulai dandan natural seperti biasanya.
"Aku sudah siap hubby" , ucap Sandra setelah keluar dari wardrobe room.
"Ayo kita jalan sekarang sayang" , ucap Antonio.
Sandra dan Antonio berjalan keluar kamar , Antonio membawa travel bag yang sudah disiapkan oleh Sandra.
Sampai di ruang tamu....
"Wahhh....banyak banget kadonya hubby" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Iya , itu untuk keponakan kita" , jawab Antonio.
"Kapan belinya hubby?" , tanya Sandra.
"Tadi ada sinterklas yang mengantarkannya ke sini sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Kalau gitu aku juga mau dikirimin kado dari sinterklas hubby" , ucap Sandra.
"Nanti kamu letakin sepatu diisi dengan rumput dan menggantungkan kaos kaki di belakang pintu ya , terus buat satu permintaan" , ucap Antonio.
"Emangnya aku anak kecil hubby" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Iya... kamu kan anak kecilnya Antonio Winata" , ucap Antonio sambil tertawa.
"Ih...hubby gitu sih" , ucap Sandra.
"Tapi sifat anak kecilnya hanya boleh di depan aku saja ya sayang , gak boleh di depan cowok lain" , ucap Antonio.
"Memangnya kenapa kalau di depan cowok lain" , ucap Sandra.
"Gak boleh sayang , karena sifat anak kecil kamu itu sangat menggemaskan dan membuat orang ingin menciumi kamu" , jawab Antonio.
"Cuma hubby aja ya seperti itu kayaknya" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Iya , tapi memang kamu itu gemesin banget tau" , jawab Antonio.
"Iya hubby sayang , ayo kita jalan lagi" , ucap Sandra.
Antonio dan Sandra berjalan keluar dari apartemen , sambil membawa kado untuk keponakan mereka.
********
Antonio dan Sandra yang sudah sampai di rumah utama langsung disambut dengan hangat oleh papa , mama , saudara , saudara ipar dan keponakan Antonio.
Si lucu imut Kiki yang sangat menyukai Sandra dari saat pertama kali Antonio membawa Sandra ke rumah utama sebelum pernikahan mereka , langsung mendekati Sandra dan dan meminta duduk di pangkuan Sandra.
"Gak boleh Kiki , nanti kalau kena adek bayinya bisa berbahaya" , ucap Antonio.
"Apakah sekarang di perut aunty cantik ada adek bayi?" , tanya si lucu imut Kiki.
"Iya Kiki sayang , sekarang di perut aunty ada dua adek bayi" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Kapan aku bisa melihat adek bayinya aunty?" , tanya si lucu imut Kiki.
"Nanti ya sayang , kalau adek bayinya sudah lahir baru bisa dilihat" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Adek bayinya cowok atau cewek aunty?" , tanya si lucu imut Kiki.
"Adek bayinya cowok dan cewek sayang" , jawab Sandra.
"Hebat kamu Antonio , sekali jos langsung dapat anak sepasang" , ucap kak Angga.
"Ya iya la kak" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Dilihat-lihat pasangan yang belum setahun menikah ini mesra selalu ya , sekarang aja duduknya juga sambil meluk gitu" , ucap Bella yang melihat Antonio memeluk bahu Sandra.
"Antonio mana bisa jauh dari istrinya , mama culik sehari aja dia sudah marah marah" , ucap mama Shinta yang baru datang sambil membawa buah yang sudah dipotong.
Sandra hanya tersenyum mendengar mama mertuanya.
"Masa sih segitunya Antonio" , ucap Alex sambil menggelengkan kepalanya.
"Karena istri aku banyak yang mau menculiknya dari aku kak , makanya aku gak bisa jauh-jauh dari dia" , ucap Antonio secara spontan.
__ADS_1
Sandra yang mendengar kata-kata menculik , langsung memegang tangan Antonio dengan erat.
"Hubby" , ucap Sandra dengan tatapan yang mulai takut karena teringat dengan kejadian penculikan kemaren.
"Maaf sayang , gak apa apa , kamu sudah gak apa apa sekarang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh Sandra dan menciumi kening istrinya.
"Itu kan , kamu sih Antonio" , ucap mama Shinta.
"Sudah nak , gak apa apa , gak akan ada yang bisa menyakiti kamu lagi ya" , ucap papa Chandra.
"Memangnya ada kejadian apa pa?" , tanya Angga yang tidak mengetahui kejadian Sandra di culik.
Diikuti juga dengan tatapan Alex , Bella dan Dona yang juga penuh tanda tanya , melihat keadaan adik iparnya itu.
"Nanti ya papa kasih tau , jangan di depan Sandra" , ucap papa Chandra sambil berbicara dengan pelan di dekat anak dan menantunya yang besar.
Angga , Alex dan istri mereka pun menganggukkan kepala mereka tanda mengerti.
"Sudah...sudah...ayo kita makan lagi , kalau gak nanti kita bisa telat mengikuti misa malam ini" , ucap mama Shinta.
"Kakak juga ikut mama ke gereja malam ini?" , tanya Antonio.
"Iya Antonio" , jawab Angga dan Bella.
"Terus kak Alex juga ikut?" , tanya Antonio.
"Kayaknya iya , karena Penelope mau berfoto di pohon natal yang ada di gereja katanya" , jawab Alex.
"Kalau gitu ngapain aku disuruh kesini ma , lebih baik aku besok saja datang ke sini" , ucap Antonio.
"Biar kita bisa makan malam bersama nak , apa salahnya juga kamu nginap disini beberapa hari" , ucap mama Shinta.
"Rencananya besok sore aku pulang ke apartemen ma" , jawab Antonio.
"Kenapa begitu Antonio , kakak kamu disini sampai akhir tahun , supaya kita bisa merayakan malam tahun baru bersama" , ucap mama Shinta.
"Kamu gak ikut ke gereja Antonio?" , tanya Angga.
"Gak kak , Sandra belum masih belum mau keluar" , jawab Antonio.
"Kalau gitu kalian istirahat saja di rumah malam ini" , ucap Alex.
"Iya kak , kalau aku tau kalian semua pergi...aku besok saja pulang ke sini" , ucap Antonio.
"Aunty cantik gak pergi ke gereja ya?" , tanya si lucu imut Kiki.
"Iya sayang , aunty cantik belum bisa keluar dulu untuk beberapa waktu ini" , jawab Antonio.
"Kalau gitu Kiki juga gak pergi ke gereja , Kiki mau menemani aunty cantik aja ya dirumah" , ucap si lucu imut Kiki.
"Boleh nak , tapi kamu gak boleh merepotkan aunty ya , karena sekarang aunty sedang mengandung anak kembar , jadi aunty gak bisa terlalu capek" , ucap Bella.
"Iya ma , Kiki gak akan merepotkan aunty cantik kok" , jawab si lucu imut Kiki.
"Baiklah , berarti nanti Kiki tinggal dirumah ya" , ucap papa Chandra.
"Iya opa" , jawab si lucu imut Kiki.
Sandra langsung tersenyum mendengar Kiki mau menemaninya dirumah.
Berbeda dengan Antonio....
"Masa aku harus jagain si Kiki malam ini , lebih baik kalau aku bisa bermesraan dengan istri aku , dari pada jagain si Kiki" , ucap Antonio dalam hatinya.
__ADS_1
Setelah itu...keluarga besar Chandra Winata makan malam bersama pada malam itu sambil mengobrol bersama dengan bahagia.
Setelah selesai makan , papa , mama , kak Angga , Bella , Karen , kak Alex , Dona dan Penelope pergi ke gereja.