Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 248


__ADS_3

Yogi dan Katherine berjalan bersama naik ke atas menuju ke kamar papa Doddy.


"Mas Yogi , akhirnya mas Yogi pulang juga" , ucap Tio begitu melihat Yogi masuk ke sana.


"Iya Tio , terima kasih ya sudah merawat papa saya dengan baik" , ucap Yogi.


"Sudah tugas saya mas , untuk merawat bapak dengan baik" , jawab Tio.


Yogi pun menganggukkan kepalanya.


Yogi berjalan mendekati kursi roda papanya yang sedang duduk disana sambil menonton TV.


"Pa , Yogi sudah pulang pa , maaf ya selama ini Yogi pergi gak bilang sama papa" , ucap Yogi sambil menitikkan air matanya.


"Iya nak , gak apa apa" , ucap papa Doddy.


"Pa , sekarang Yogi pulang gak sendiri pa , Yogi membawa calon istri Yogi pa , ini Katherine pa , calon istri Yogi" , ucap Yogi.


"Om , saya Katherine" , ucap Katherine memperkenalkan dirinya dengan papa Yogi.


"Iya nak , papa ikut senang kamu akan menikah" , ucap papa Doddy yang sudah mulai lancar berbicara.


Setelah itu Yogi dan Katherine mengobrol bersama dengan papa Doddy.


Sampai hari sudah mulai sore , papa Doddy sudah mulai capek dan mau istirahat , Yogi dan Katherine keluar dari kamar papa Doddy dan berjalan menuju ke kamar Yogi.


Yogi membuka pintu kamarnya...


"Nanti setelah menikah kita akan tidur disini sayang" , ucap Yogi sambil masuk kedalam kamar dan meletakkan barang-barangnya di samping lemari.


"Aku bahagia suamiku" , ucap Katherine sambil memeluk tubuh Yogi.


Yogi pun mengangkat wajah Katherine dan mencium bibir Katherine.


Selama 1 tahun 4 bulan 5 hari Yogi tidak merasakan sentuhan dari Katherine , membuat Yogi tidak bisa untuk menahan hasratnya lagi.


Yogi langsung menciumi bibir Katherine dengan mendalam dan membawa tubuh Katherine ke atas kasurnya.


Yogi melampiaskan semua hasratnya dan kerinduannya yang tertahan selama ini bersama dengan Katherine , pada hari itu.


Katherine yang juga sudah merindukan sentuhan dan ciuman dari Yogi yang akan menjadi suaminya itu sebentar lagi , langsung menikmati setiap ciuman dan sentuhan yang di lakukan oleh Yogi di tubuhnya.


Sampai pada akhirnya tubuh mereka sudah polos , dan mereka menyatukan tubuh mereka berdua , sampai mereka mencapai kenikmatan yang sudah lama dirindukan oleh Katherine dan Yogi.


Setelah mencapai kenikmatan , Yogi melepaskan tubuhnya dari tubuh Katherine dan Yogi pun langsung memeluk tubuh polos Katherine.


"Apa aku harus meminum pil KB lagi suamiku?" , tanya Katherine.


"Gak usah sayang , sebentar lagi kita akan menikah , aku menginginkan anak dari kamu" , ucap Yogi.


"Baiklah suamiku" , ucap Katherine sambil tersenyum.


Katherine pun meletakkan wajahnya di dada polos Yogi dan tidak lama mereka pun ketiduran , setelah lelah melakukan aktivitas panas mereka.


Sore harinya Rangga mulai menutup bengkelnya.


Setelah menutup bengkel , Rangga berjalan menuju ke motornya.


Rangga naik ke atas motornya , menyalakan motornya dan menjalankannya menuju ke rumah Yogi.

__ADS_1


Sampai di rumah Yogi , seperti biasa Rangga akan masuk dulu ke kamar Yogi , untuk membersihkan dirinya , baru dia akan menemui papa Doddy.


Rangga berjalan masuk ke dalam rumah dan menuju ke kamar Yogi.


Rangga membuka pintu kamar Yogi.


Begitu pintu terbuka.....


Rangga langsung terkejut melihat ada tas dan baju yang berserakan di lantai.


Rangga berjalan masuk sampai ia melihat ke arah kasur....


Rangga pun langsung terkejut melihat Yogi dan Katherine tidur bersama sambil berpelukan dengan tubuh polos mereka , yang ditutupi dengan selimut.


"Bro" , panggil Rangga sambil menepuk bahu Yogi.


Yogi pun langsung bangun dan membuka matanya.


"Kenapa loe masuk-masuk aja ke kamar gue?" , ucap Yogi.


"Kan sebelumnya gue tidur disini sama loe" , ucap Rangga.


"Loe tolong keluar dulu bro , gue bangunin Katherine dulu , biar dia pakai bajunya dulu" , ucap Yogi yang masih menutupi tubuh polos Katherine dengan tubuh polosnya.


"Iya...iya bro" , ucap Rangga sambil berjalan keluar dari kamar Yogi.


"Katherine sayang", panggil Yogi sambil mengelus-elus punggung polos Katherine.


"Iya suamiku" , jawab Katherine yang baru bangun.


"Bangun dulu ya sayang , pakai baju kamu dulu , si Rangga sudah pulang" , ucap Yogi.


"Tadi sudah masuk kesini , tapi aku suruh keluar dulu , aku gak mau dia lihat tubuh polos kamu" , ucap Yogi.


"Baiklah suamiku" , jawab Katherine sambil bangun dan turun dari kasur mengambil bajunya yang berserakan di lantai dan menggunakannya.


Yogi juga turun dari kasur dan mengambil celananya dan menggunakannya disana.


Setelah melihat Katherine menggunakan bajunya , Yogi memanggil Rangga untuk masuk ke dalam kamarnya.


Yogi duduk di atas kasur sambil memeluk tubuh Katherine dan Rangga duduk di kursi yang ada di kamar Yogi.


"Jadi kapan loe bebas bro?" , tanya Rangga.


"Tadi siang , hukuman gue di potong , makanya gue jadi cepat keluar dari penjara" , jawab Yogi.


"Terus apa loe serius dengan Katherine?" , tanya Rangga.


"Iya gue serius , gak lama lagi gue akan menikah dengan Katherine , kak Amanda juga sudah tau" , jawab Yogi.


"Syukurlah bro , akhirnya loe tobat juga dan menikah" , ucap Rangga.


"Iya bro , mulai sekarang loe tidur di kamar tamu yang ada di sebelah ya , karena gue bakal sering berada disini bersama dengan Katherine , gue gak mau nanti loe lihat tubuh polos istri gue" , ucap Yogi.


"Iya...iya...gue ngerti , mulai malam ini gue tidur di kamar tamu yang ada disebelah , gue juga gak akan mengganggu loe lagi , gue juga sudah punya pacar bro" , ucap Rangga.


"Siapa?" , tanya Yogi yang penasaran.


"Niken" , jawab Rangga sambil tersenyum.

__ADS_1


"Baguslah , disaat gue sudah mau menikah loe sudah punya pasangan , kalau gak kasian juga loe jomblo sendiri" , ucap Yogi sambil tersenyum.


"Iya , akhirnya gue gak jomblo lagi" , ucap Rangga sambil terkekeh.


"Malam ini kita makan di luar aja ya bro , sudah lama gue gak keluar jalan-jalan" , ucap Yogi.


"Baiklah , kalau gitu gue mau mandi dulu", ucap Rangga.


Yogi pun menganggukkan kepalanya.


Rangga berjalan menuju ke lemari , mengambil bajunya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Sayang , kapan aku bisa bertemu dengan orang tua kamu?" , tanya Yogi.


"Entahlah suamiku , aku saja jarang banget ketemu dengan orang tua aku , mereka selalu berada di luar negeri untuk bekerja" , jawab Katherine.


"Kenapa kamu gak mencoba untuk menghubungi mereka dulu?" , tanya Yogi.


"Baiklah , aku akan mencobanya" , ucap Katherine.


Katherine mengambil ponselnya dan menyentuh nama mamanya di layar ponselnya.


Tidak lama terdengar suara dari sana...


"Halo Katherine , mama hanya punya waktu 10 menit untuk bicara sama kamu" , ucap mama Katherine.


"Baiklah ma , aku akan menikah dalam waktu dekat ini , apakah mama dan papa bisa pulang ke Indonesia?" , tanya Katherine.


"Kamu kan tau Katherine , mama dan papa disini sibuk banget , kalau kamu tiba-tiba akan menikah dalam waktu dekat ya kami tidak bisa datang , nanti kamu minta bibi Farida kamu saja ya yang wakilkan papa dan mama" , ucap mama Katherine.


"Iya ma" , ucap Katherine sambil menitikkan air mata.


Setelah itu sambungan telpon Katherine langsung diputuskan oleh mamanya.


"Kenapa kamu menangis sayang?" , tanya Yogi.


"Mama dan papa gak akan datang saat pernikahan kita , mama minta bibi aku yang mewakilkan mereka" , ucap Katherine sambil terisak tangis.


Yogi langsung memeluk Katherine.


"Sudah sayang , jangan menangis lagi , nanti aku akan selalu bersama dengan kamu" , ucap Yogi sambil membelai kepala Katherine.


"Aku sedih suamiku , di hari pernikahanku kedua orang tua ku tidak datang" , ucap Katherine dengan terisak tangis.


"Jadi , apakah kamu mau memundurkan pernikahan kita , menunggu sampai papa dan mama kamu pulang ke sini?" , tanya Yogi.


"Gak suamiku , kita akan tetap menikah , papa dan mama gak akan pulang , mereka gak pernah sayang sama aku , dari dulu aku selalu ditinggalin dengan asisten rumah tangga" , jawab Katherine.


"Baiklah , kalau gitu kamu jangan nangis lagi , aku akan selalu menjaga kamu" , ucap Yogi.


"Iya suamiku , terima kasih ya" , ucap Katherine.


"Sudah bro , jangan bermesraan terus , gue sudah siap , ayo jalan lagi" , ucap Rangga.


"Bukan bermesraan , loe gak liat calon istri gue lagi sedih" , ucap Yogi.


"Oh....maaf bro , gue kira kalian bermesraan lagi" , ucap Rangga.


Setelah beberapa saat Katherine mulai tenang dan mereka pergi keluar bersama , untuk makan malam diluar.

__ADS_1


__ADS_2