
"Eh ternyata anak mama sudah pulang" , ucap mama Shinta , begitu melihat yang buka pintu kamar Antonio.
"Mama kenapa sih pakai culik culik istri aku , mana gak bolehin angkat telpon dari aku lagi" , ucap Antonio yang sudah kesal dengan mamanya dari tadi di kantor.
"Upsss.....Sandra kasih tau sama kamu ya" , ucap mama Shinta.
"Iya ma , istri aku gak pernah bohong sama aku" , ucap Antonio.
"Ya kan...mama cuma mau kalian sering-sering disini" , ucap mama Shinta.
"Tapi kan gak pakai acara culik istri aku ma" , ucap Antonio.
"Kalau mama gak buat seperti itu , kamu pasti gak mau kan kesini" , ucap mama Shinta.
Sandra yang mendengar perdebatan suaminya dengan mama mertuanya , langsung turun dari kasur dan berjalan mendekati suaminya.
"Hubby" , panggil Sandra dengan lembut.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
"Hubby , mama gak salah kok , mama cuma mau kita disini" , ucap Sandra dengan lembut.
"Iya nak , kalau mama gak culik istri kamu , kamu pasti gak akan datang secepat ini kan dan kamu juga belum tentu mau menginap disini" , ucap mama Shinta.
"Malam ini aku juga gak menginap disini kok ma , nanti setelah makan malam aku pulang lagi ke apartemen bersama istri aku" , jawab Antonio.
"Ya baiklah , tapi kapan-kapan nginap disini ya , mama gak ada temannya nak" , ucap mama Shinta.
"Iya ma , nanti kapan-kapan aku nginap disini sama Sandra , tapi mama gak boleh culik istri aku lagi kayak hari ini , sampai telpon aku juga gak boleh di angkat" , ucap Antonio yang merasa kesal dengan mamanya karena melarang istrinya menerima telpon darinya.
"Iya Antonio..."
"Sandra mau makan apa malam ini?" , tanya mama Shinta.
"Apa aja ma , aku gak ada masalah" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Baiklah , nanti ketika papa pulang mama panggil lagi ya , sekarang kalian istirahat dulu aja" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
Antonio dan Sandra kembali masuk ke kamar setelah mama Shinta pergi dari sana.
"Hubby , kenapa hubby gak mau menginap disini?" , tanya Sandra ketika mereka sudah diatas kasur.
"Bukannya gak mau sayang , tapi karena aku sudah terbiasa tinggal sendiri sejak kuliah , jadi aku gak suka kalau segala aktifitas aku diganggu" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Oh" , jawab Sandra.
"Makanya aku gak mau tinggal rame-rame , seperti tadi....baru juga aku mau bermesraan dengan kamu , udah dipanggil mama aja" , ucap Antonio.
"Pantesan hubby kesal sekali tadi , tapi di apartemen juga suka ada gangguan hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Tapi gak akan sesering kalau kita tinggal di rumah orang tua sayang" , ucap Antonio sambil mengecup kepala istrinya.
"Iya deh hubby , aku gak masalah mau tinggal dimana aja , yang penting selalu sama hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Makasih ya sayang" , ucap Antonio sambil mencium leher istrinya.
"Mau lanjut lagi gak hubby?" , goda Sandra.
"Gak deh sayang , nanti diganggu lagi , nanti aja ya kita lanjutin ketika sudah sampai di apartemen kita" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh istrinya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil meletakkan kepalanya di dada suaminya.
"Sayang...tadi setelah aku pergi , Feri masih ganggu kamu gak?" , tanya Antonio.
"Dia masih mengikuti aku hubby , sampai ke kelas" , jawab Sandra.
"Aduh mau ngapain lagi dia , masih kurang cukup ya melihat aku mencium kening kamu , apa perlu sampai aku mencium bibir kamu didepan dia , baru dia gak mengganggu kamu lagi" , ucap Antonio dengan geram.
Sandra langsung duduk dan melihat wajah suaminya.
"Kenapa kamu suka banget sayang?" , tanya Antonio.
"Karena ini wajah yang selalu mengatakan kalau hubby benar-benar mencintai aku" , ucap Sandra sambil mencium bibir suaminya dengan lembut.
Untuk beberapa saat mereka pun larut dalam ciuman lembut dan penuh perasaan cinta itu.
"Tapi hubby tenang saja , dia pasti gak akan mengganggu aku lagi , karena aku sudah membuat dia patah hati" , ucap Sandra dengan lembut , setelah melepaskan bibirnya dari bibir suaminya.
"Iya sayang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh bidadari cantiknya dengan erat.
Papa Chandra yang baru pulang kerumah malam itu....
"Ma , papa lihat ada mobil Sandra yang kita belikan di depan , apa Sandra dan Antonio kesini?" , tanya papa Chandra kepada mama Shinta yang sedang duduk di sofa ruang keluarga.
"Iya pa , tadi mama culik Sandra setelah dari butik Rita" , kata mama Shinta.
"Maksudnya gimana ma?" , tanya papa Chandra.
"Setelah dari tempat Rita sebenarnya Sandra minta diantarkan ke All Star Hotel pa , karena katanya diminta sama Antonio begitu , tapi mama gak mau...tadi ketika mama telpon Antonio , dia juga minta mama anterin Sandra ke hotel , tapi mama gak mau , mama kan mau jalan-jalan juga sama menantu kesayangan mama , kebetulan ada Amel juga , jadi kita jalan-jalan dulu ke mall... belanja-belanja , mama kan gak punya anak perempuan , jadi mama senang kalau Sandra mau pergi sama mama , makanya setelah itu mama bawa Sandra kesini , sebenarnya mama pengen mereka tinggal disini pa" , cerita mama Shinta.
__ADS_1
"Tapi kan Antonio gak mau ma , sejak Antonio lulus kuliah dan pulang kesini aja dia sudah memilih untuk tinggal sendiri di apartemen , kita gak bisa memaksakan keinginan kita kepada mereka ma" , ucap papa Chandra.
"Apa yang papa bilang itu benar ma" , ucap Antonio yang sudah turun dari atas bersama dengan Sandra dan mendengar perkataan papa Chandra.
"Tapi Antonio , mama kan pengen kalian tinggal disini , mama kesepian kalau sendirian di rumah" , jawab mama Shinta.
"Nanti kalau mama mau jalan-jalan dengan Sandra boleh , tapi jangan pakai acara culik culik lagi , aku gak suka ma" , ucap Antonio.
"Iya deh , nanti kalau mama mau jalan-jalan dengan Sandra , mama telpon kamu dulu" , ucap mama Shinta.
"Ya udah , kalau gitu ayo kita makan malam , papa sudah lapar" , ucap papa Chandra.
Papa Chandra , mama Shinta , Antonio dan Sandra pun berjalan menuju ke meja makan.
"Sandra makan yang banyak ya" , ucap papa Chandra.
"Iya pa" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Anak kalian cewek atau cowok?" , tanya mama Shinta.
"Kemaren terakhir di cek belum kelihatan ma , mungkin cek kali ini baru kelihatan" , jawab Sandra.
"Mama sudah gak sabar pengen gendong cucu mama" , ucap mama Shinta.
Sandra pun tersenyum melihat mama mertuanya.
"Apa kalian gak ada rencana untuk pindah dari apartemen setelah punya anak?" , tanya papa Chandra.
"Aku lagi mau bangun rumah di tanah yang aku beli dekat All Star Hotel pa" , ucap Antonio.
"Iya baguslah kalau kamu sudah merencanakan semuanya , soalnya apartemen terlalu kecil kalau nanti kalian sudah punya anak" , ucap papa Chandra.
"Iya pa" , jawab Antonio.
Setelah itu papa Chandra , mama Shinta , Antonio dan Sandra makan sambil mengobrol santai.
Setelah selesai makan , Antonio dan Sandra pamit pulang ke apartemen mereka.
"Pa...ma... aku dan Sandra pulang ke apartemen dulu ya" , ucap Antonio.
"Iya nak" , ucap mama Shinta sambil mencium pipi Sandra.
"Kalian hati-hati di jalan ya" , ucap papa Chandra.
"Iya pa" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
__ADS_1
Setelah itu Sandra dan Antonio masuk ke mobil yang dikasih papa Chandra , lalu Antonio menjalankannya menuju ke apartemen mereka.