
"Sayang , sebelum pulang ada yang mau di beli gak?" , tanya Antonio.
"Beli buah aja kak , di apartemen sudah habis" , ucap Sandra.
Antonio pun menjalankan mobilnya ke toko buah.
Ketika Sandra mulai turun dari mobil , terlihat oleh Yogi , yang sedang berada didepan toko buah membeli minuman bubble.
Yogi ingin mengejar Sandra , tapi langsung diurungkan niatnya , begitu melihat Antonio yang turun dari mobil dan memeluk pinggang Sandra , sambil masuk ke toko buah.
Toko buah itu di kelilingi oleh kaca di seluruh ruangannya , jadi apa saja yang ada di dalam toko buah itu bisa dilihat dari luar.
Yogi hanya melihat Sandra dari arah luar toko buah.
Antonio dan Sandra memilih buah dengan mesra , terlihat juga Sandra tersenyum manis kepada suaminya.
Melihat Sandra dan suaminya yang begitu mesra , membuat hati Yogi semakin sakit , tidak lama Yogi pun langsung pergi dari sana , mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.
Sampai di dekat danau yang sepi , Yogi mematikan mesin motornya.
"Kenapa bukan gue?" , teriak Yogi , mengeluarkan emosi yang ada didalam dirinya.
Setelah itu Yogi pun terduduk di samping danau , sambil mengacak-acak rambutnya.
"Kenapa bukan gue yang bisa mendapatkan loe , kenapa senyuman itu bukan untuk gue , kenapa...kenapa....kenapa...." , ucap Yogi.
Air mata Yogi pun keluar membasahi wajahnya.
Beberapa orang yang ada disana terkejut melihat Yogi berteriak dan menangis , tapi tidak ada satu orang pun yang berani untuk mendekatinya.
********
Sandra dan Antonio sudah selesai berbelanja buah , mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju ke apartemen.
Sampai di apartemen , Sandra langsung menyimpan semua buah yang sudah di beli ke dalam kulkas.
Antonio membawa koper mereka ke dalam kamar.
Setelah selesai memasukkan buah ke kulkas , Sandra pun menuju ke kamar.
Sandra mengambil baju piyamanya dan menuju ke kamar mandi untuk tukar baju.
Melihat Sandra membawa baju ke kamar mandi , Antonio pun bertanya.
"Mau mandi sayang?" , tanya Antonio.
"Gak kak , cuma mau tukar baju aja" , jawab Sandra.
"Kenapa gak ganti disini aja sayang?" , tanya Antonio sambil tersenyum simpul.
"Malu lah kak , masa ganti baju disini" , ucap Sandra.
"Ya gak apa-apa sayang , lagian juga kakak sudah melihat semuanya" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Gak deh kak , aku ganti di kamar mandi aja", jawab Sandra yang langsung berlari masuk ke kamar mandi.
Antonio hanya tertawa melihat bidadari cantiknya.
__ADS_1
Sandra yang sudah keluar dari kamar mandi , langsung menuju ke kasur dan merebahkan dirinya disana.
Antonio yang sudah mengganti bajunya dengan baju rumah , langsung naik ke atas kasur , menciumi dengan lembut bibir manis istrinya.
Setelah Antonio melepaskan bibir nya dan menciumi bagian leher bidadari cantiknya...
"Kak , aku ngantuk banget , boleh gak kalau aku tidur sebentar" , ucap Sandra.
Antonio pun menghentikan ciumannya.
"Kamu capek banget ya sayang?" , tanya Antonio dengan lembut.
"Iya kak" , ucap Sandra dengan manja.
"Ya udah , kalau gitu kita tidur aja ya" , ucap Antonio sambil memeluk Sandra.
Sandra yang sudah menempelkan kepalanya di dada Antonio , tidak butuh waktu lama , langsung tertidur.
"Sudah tertidur aja bidadari cantikku , pasti kamu capek banget ya sayang" , ucap Antonio sambil menciumi kening istrinya.
Setelah itu pasangan suami istri itu pun tidur bersama sambil berpelukan.
********
Sementara Chika yang mulai mual-mual , membuat Vivi mama nya mulai curiga.
"Chika , kamu sakit sayang?" , tanya mama Vivi.
"Aku gak apa-apa ma" , jawab Chika.
"Aku hamil ma...", ucap Chika dengan lirih.
"Apaaaaaa" , mendengar itu membuat Vivi menjadi terkejut.
"Kamu hamil sama siapa , apakah pria itu mau bertanggung jawab?" , tanya mama Vivi.
Chika menggelengkan kepalanya , dia malah mau aku aborsi anak ini ma...
Aborsi itu sangat berbahaya nak.
"Untuk sementara , papa jangan sampai tau dulu masalah ini" , ucap mama Vivi.
Chika menganggukkan kepalanya tanda dia pun setuju.
Teman mama ada yang punya anak cowok , lagi mau mencari jodoh untuk anaknya , apa kamu mau mama jodohkan dengan anak teman mama.
"Tapi aku mencintai pria yang sudah membuatku hamil ma" , ucap Chika dengan lirih.
"Sekarang bukan itu masalahnya nak , apa kamu mau perutmu semakin besar dan semua orang tau , kamu hamil diluar nikah" , ucap mama Vivi.
Untuk beberapa waktu Chika terdiam...
Apa yang dikatakan mamanya semuanya benar.
"Tapi , apakah mereka mau menerima aku , dalam kondisi hamil dengan anak orang lain ma?"
"Aku juga gak mau membohongi mereka ma , kalau aku hamil anak dari pria lain" , ucap Chika dengan lirih.
__ADS_1
"Ya...kamu benar juga sayang.
Nanti kita coba bahas dengan teman mama , ketika kita bertemu dengan mereka ya sayang" , ucap mama Vivi.
Akhirnya Chika menganggukkan kepalanya.
"Ok , nanti mama akan telpon teman mama" , ucap mama Vivi sambil keluar dari kamar Chika.
Mama Vivi menuju ke kamarnya , mengambil Hp di meja riasnya.
Di tekannya nama yang ada di layar Hp nya.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo jeng Vivi".
"Halo jeng Farah , kamu masih mencari jodoh untuk anakmu?" , tanya Vivi.
"Iya masih , aku sudah pusing dengan si Victor , kerjaannya keluyuran terus setiap malam , pulang pagi , jadi aku ingin menikahkan dia secepatnya , siapa tau dia akan berubah", jawab Farah sambil mengeluarkan curahan hatinya.
"Apa mau kita kenalkan dengan anak aku , Chika?" , tanya Vivi.
"Oh boleh sekali jeng , kapan kita kenalkan?" , tanya Farah.
"Kamu kapan bisa mengajak anak kamu , kalau aku bisa kapan aja" , ucap Vivi.
"Baiklah jeng , nanti aku kabari kamu lagi , setelah aku tanya Victor anakku" , jawab Farah.
"Ok jeng ditunggu ya kabarnya" , ucap Vivi.
"Iya jeng" , jawab Farah sambil mematikan sambungan telpon di Hp nya.
********
Sandra yang sudah bangun , melihat suaminya masih tertidur disampingnya.
Pelan-pelan Sandra turun dari kasur dan menuju ke dapur.
Sandra mencuci buah anggur dan apel yang baru mereka beli tadi.
Setelah mencuci buah anggur dengan bersih , diletakkan diatas piring , setelah itu Sandra mengambil beberapa buah apel yang sudah di cuci nya , lalu mengupas kulitnya dengan pisau dan memotong apel dengan rapi , sambil disusun ke piring.
Antonio yang bangun dari tidurnya , melihat ke arah samping , sudah tidak ada istrinya disana.
"Kemana bidadari cantikku" , gumam Antonio.
Antonio melihat ke kamar mandi , tidak ada bidadari cantiknya disana , lalu ia pun keluar kamar , melihat ke dapur.
Terlihat bidadari cantiknya sedang sibuk menata buah di dapur.
"Ternyata kamu disini sayang" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang Sandra.
"Iya kak , aku lagi potong buah" , jawab Sandra.
"Kakak mau" , tanya Sandra sambil memberikan buah anggur ke arah mulut suaminya.
"Mau dong sayang" , jawab Antonio sambil memakan buah dari tangan Sandra.
__ADS_1