Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 67


__ADS_3

"Sayang , sebelum pulang ada yang mau di beli gak?" , tanya Antonio.


"Beli buah aja kak , di apartemen sudah habis" , ucap Sandra.


Antonio pun menjalankan mobilnya ke toko buah.


Ketika Sandra mulai turun dari mobil , terlihat oleh Yogi , yang sedang berada didepan toko buah membeli minuman bubble.


Yogi ingin mengejar Sandra , tapi langsung diurungkan niatnya , begitu melihat Antonio yang turun dari mobil dan memeluk pinggang Sandra , sambil masuk ke toko buah.


Toko buah itu di kelilingi oleh kaca di seluruh ruangannya , jadi apa saja yang ada di dalam toko buah itu bisa dilihat dari luar.


Yogi hanya melihat Sandra dari arah luar toko buah.


Antonio dan Sandra memilih buah dengan mesra , terlihat juga Sandra tersenyum manis kepada suaminya.


Melihat Sandra dan suaminya yang begitu mesra , membuat hati Yogi semakin sakit , tidak lama Yogi pun langsung pergi dari sana , mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi.


Sampai di dekat danau yang sepi , Yogi mematikan mesin motornya.


"Kenapa bukan gue?" , teriak Yogi , mengeluarkan emosi yang ada didalam dirinya.


Setelah itu Yogi pun terduduk di samping danau , sambil mengacak-acak rambutnya.


"Kenapa bukan gue yang bisa mendapatkan loe , kenapa senyuman itu bukan untuk gue , kenapa...kenapa....kenapa...." , ucap Yogi.


Air mata Yogi pun keluar membasahi wajahnya.


Beberapa orang yang ada disana terkejut melihat Yogi berteriak dan menangis , tapi tidak ada satu orang pun yang berani untuk mendekatinya.


********


Sandra dan Antonio sudah selesai berbelanja buah , mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju ke apartemen.


Sampai di apartemen , Sandra langsung menyimpan semua buah yang sudah di beli ke dalam kulkas.


Antonio membawa koper mereka ke dalam kamar.


Setelah selesai memasukkan buah ke kulkas , Sandra pun menuju ke kamar.


Sandra mengambil baju piyamanya dan menuju ke kamar mandi untuk tukar baju.


Melihat Sandra membawa baju ke kamar mandi , Antonio pun bertanya.


"Mau mandi sayang?" , tanya Antonio.


"Gak kak , cuma mau tukar baju aja" , jawab Sandra.


"Kenapa gak ganti disini aja sayang?" , tanya Antonio sambil tersenyum simpul.


"Malu lah kak , masa ganti baju disini" , ucap Sandra.


"Ya gak apa-apa sayang , lagian juga kakak sudah melihat semuanya" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Gak deh kak , aku ganti di kamar mandi aja", jawab Sandra yang langsung berlari masuk ke kamar mandi.


Antonio hanya tertawa melihat bidadari cantiknya.

__ADS_1


Sandra yang sudah keluar dari kamar mandi , langsung menuju ke kasur dan merebahkan dirinya disana.


Antonio yang sudah mengganti bajunya dengan baju rumah , langsung naik ke atas kasur , menciumi dengan lembut bibir manis istrinya.


Setelah Antonio melepaskan bibir nya dan menciumi bagian leher bidadari cantiknya...


"Kak , aku ngantuk banget , boleh gak kalau aku tidur sebentar" , ucap Sandra.


Antonio pun menghentikan ciumannya.


"Kamu capek banget ya sayang?" , tanya Antonio dengan lembut.


"Iya kak" , ucap Sandra dengan manja.


"Ya udah , kalau gitu kita tidur aja ya" , ucap Antonio sambil memeluk Sandra.


Sandra yang sudah menempelkan kepalanya di dada Antonio , tidak butuh waktu lama , langsung tertidur.


"Sudah tertidur aja bidadari cantikku , pasti kamu capek banget ya sayang" , ucap Antonio sambil menciumi kening istrinya.


Setelah itu pasangan suami istri itu pun tidur bersama sambil berpelukan.


********


Sementara Chika yang mulai mual-mual , membuat Vivi mama nya mulai curiga.


"Chika , kamu sakit sayang?" , tanya mama Vivi.


"Aku gak apa-apa ma" , jawab Chika.


"Aku hamil ma...", ucap Chika dengan lirih.


"Apaaaaaa" , mendengar itu membuat Vivi menjadi terkejut.


"Kamu hamil sama siapa , apakah pria itu mau bertanggung jawab?" , tanya mama Vivi.


Chika menggelengkan kepalanya , dia malah mau aku aborsi anak ini ma...


Aborsi itu sangat berbahaya nak.


"Untuk sementara , papa jangan sampai tau dulu masalah ini" , ucap mama Vivi.


Chika menganggukkan kepalanya tanda dia pun setuju.


Teman mama ada yang punya anak cowok , lagi mau mencari jodoh untuk anaknya , apa kamu mau mama jodohkan dengan anak teman mama.


"Tapi aku mencintai pria yang sudah membuatku hamil ma" , ucap Chika dengan lirih.


"Sekarang bukan itu masalahnya nak , apa kamu mau perutmu semakin besar dan semua orang tau , kamu hamil diluar nikah" , ucap mama Vivi.


Untuk beberapa waktu Chika terdiam...


Apa yang dikatakan mamanya semuanya benar.


"Tapi , apakah mereka mau menerima aku , dalam kondisi hamil dengan anak orang lain ma?"


"Aku juga gak mau membohongi mereka ma , kalau aku hamil anak dari pria lain" , ucap Chika dengan lirih.

__ADS_1


"Ya...kamu benar juga sayang.


Nanti kita coba bahas dengan teman mama , ketika kita bertemu dengan mereka ya sayang" , ucap mama Vivi.


Akhirnya Chika menganggukkan kepalanya.


"Ok , nanti mama akan telpon teman mama" , ucap mama Vivi sambil keluar dari kamar Chika.


Mama Vivi menuju ke kamarnya , mengambil Hp di meja riasnya.


Di tekannya nama yang ada di layar Hp nya.


Tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo jeng Vivi".


"Halo jeng Farah , kamu masih mencari jodoh untuk anakmu?" , tanya Vivi.


"Iya masih , aku sudah pusing dengan si Victor , kerjaannya keluyuran terus setiap malam , pulang pagi , jadi aku ingin menikahkan dia secepatnya , siapa tau dia akan berubah", jawab Farah sambil mengeluarkan curahan hatinya.


"Apa mau kita kenalkan dengan anak aku , Chika?" , tanya Vivi.


"Oh boleh sekali jeng , kapan kita kenalkan?" , tanya Farah.


"Kamu kapan bisa mengajak anak kamu , kalau aku bisa kapan aja" , ucap Vivi.


"Baiklah jeng , nanti aku kabari kamu lagi , setelah aku tanya Victor anakku" , jawab Farah.


"Ok jeng ditunggu ya kabarnya" , ucap Vivi.


"Iya jeng" , jawab Farah sambil mematikan sambungan telpon di Hp nya.


********


Sandra yang sudah bangun , melihat suaminya masih tertidur disampingnya.


Pelan-pelan Sandra turun dari kasur dan menuju ke dapur.


Sandra mencuci buah anggur dan apel yang baru mereka beli tadi.


Setelah mencuci buah anggur dengan bersih , diletakkan diatas piring , setelah itu Sandra mengambil beberapa buah apel yang sudah di cuci nya , lalu mengupas kulitnya dengan pisau dan memotong apel dengan rapi , sambil disusun ke piring.


Antonio yang bangun dari tidurnya , melihat ke arah samping , sudah tidak ada istrinya disana.


"Kemana bidadari cantikku" , gumam Antonio.


Antonio melihat ke kamar mandi , tidak ada bidadari cantiknya disana , lalu ia pun keluar kamar , melihat ke dapur.


Terlihat bidadari cantiknya sedang sibuk menata buah di dapur.


"Ternyata kamu disini sayang" , ucap Antonio sambil memeluk pinggang Sandra.


"Iya kak , aku lagi potong buah" , jawab Sandra.


"Kakak mau" , tanya Sandra sambil memberikan buah anggur ke arah mulut suaminya.


"Mau dong sayang" , jawab Antonio sambil memakan buah dari tangan Sandra.

__ADS_1


__ADS_2