
Yogi dan Rangga sudah sampai di kostan Rangga.
"Sorry ya bro kamar gue kecil" , ucap Rangga.
"Gak apa apa bro , yang penting ada AC jadi kita gak kepanasan" , ucap Yogi sambil terkekeh.
"Loe bisa letakin barang-barang loe di samping lemari , besok kita cari kasur lipat buat loe , sekarang tidur di tikar dulu gak apa apa kan bro" , ucap Rangga.
"Iya gak apa apa , loe santai aja bro , udah loe kasih tumpangan gue juga udah terima kasih" , ucap Yogi.
"Malam ini kita ke arena balap lagi yuk bro , gue harus ngumpulin uang yang banyak untuk biaya rumah sakit" , ucap Yogi sambil berbaring dilantai dan meletakkan lengannya di keningnya.
"Memangnya loe butuh berapa banyak bro?" , tanya Rangga.
"Gue juga gak tau , hari ini aja gue di tagih 10 juta , gak tau besok berapa" , ucap Yogi.
"APA!" , ucap Rangga yang terkejut.
"Makanya gue butuh banyak uang" , ucap Yogi.
"Ok , nanti malam kita balapan liar , kalau gitu kita istirahat aja sekarang , ntar sebelum ke arena balapan kita cari makan" , ucap Rangga.
"Ok" , jawab Yogi sambil menutup matanya.
********
Di All Star Hotel...
Antonio sudah terbangun sore itu , dilihatnya istrinya masih tidur dengan tubuh polosnya , sambil memeluknya.
"Kalau kayak gini terus aku senang sayang , tapi kalau sampai gak bisa kerja , susah juga sayang" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio mulai memindahkan tubuh polos istrinya disampingnya.
Setelah tubuh Sandra tidur disampingnya , Antonio mengelus perut polos bidadari cantiknya.
"Anak papa jangan nakal ya , jangan buat mama nempel terus sama papa , nanti papa gak bisa kerja sayang" , ucap Antonio dengan lembut sambil mengelus perut istri tercintanya yang masih datar itu.
Setelah itu Antonio turun dari kasur dan mengambil bajunya di lemari , masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tidak lama Antonio masuk ke kamar mandi , Sandra pun terbangun.
"Tidak ada hubby" , ucapnya dengan kesal.
Lalu dia duduk sambil bersandar di kepala kasur dengan tubuhnya yang masih polos dan menyalakan TV disana.
Beberapa saat kemudian Antonio keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Hubby...kenapa tinggalin aku" , ucap Sandra sambil melipat kedua lengannya di dadanya.
"Aku gak ninggalin kamu sayang , aku cuma mandi , tadi kamu masih tidur nyenyak , aku gak tega mau bangunin" , ucap Antonio sambil mengambil baju istrinya di lantai.
"Harusnya hubby bangunin aku" , ucap Sandra sambil memanyunkan bibirnya.
"Iya sayang , besok aku bangunin ya , supaya kita kemana-mana barengan ya , mandi barengan , tidur barengan juga" , ucap Antonio sambil terkekeh.
Antonio langsung memakaikan baju ke tubuh polos bidadari cantiknya.
"Iya hubby , harusnya begitu" , jawab Sandra setelah Antonio selesai memasangkan bajunya.
Karena bidadari cantiknya lagi hamil , jadi Antonio harus sangat ekstra sabar menghadapi istrinya.
"Kamu mau mandi gak sayang?" , tanya Antonio.
"Lagi gak mau mandi hubby" , ucap Sandra dengan manja.
"Ya udah , nanti cuci muka aja ya" , ucap Antonio sambil mengelus wajah bidadari cantiknya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Sekarang istri tercinta hubby mau makan apa?" , tanya Antonio dengan lembut.
"Mau sop iga aja hubby" , jawab Sandra.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Antonio menelpon ke bagian restoran dan memesan makanan untuk mereka.
Lia yang sudah menutup telpon dari bos Antonio , langsung menuju ke dapur untuk memberikan catatan orderan bos nya kepada pak Herman.
Setelah Lia sampai di dapur , Lia memberikan catatan orderan makanan pak Antonio kepada pak Herman.
Pak Herman bertanya , "ini pesanan buat siapa Lia?"
"Buat bos Antonio dan nona muda pak Herman" , jawab Lia.
"Ok...akan aku siapin pesanannya sekarang" , ucap pak Herman.
"Kalau dipikir-pikir sudah beberapa hari nona muda gak datang ke dapur ya" , ucap bu Nunung.
"Iya bener , gak ada nona muda sepi juga ya , kalau ada nona muda selalu rame dan penuh gelak tawa disini" , sahut Jeje.
"Mungkin nona muda sudah masuk kuliah atau ada kesibukan yang lain , makanya gak bisa belajar masak lagi disini" , ucap pak Herman.
"Mungkin juga ya" , ucap Jeje.
__ADS_1
"Lia , kamu kan nanti ke kamar atas , coba tanyain sama nona muda" , ucap bu Nunung.
"Iya bu , nanti saya coba tanya sama nona muda ya" , ucap Lia sambil tersenyum.
"Udah jangan tanya-tanya... gak enak nanti sama bos dan nona muda , ini makanannya sudah jadi kamu bawa keatas" , ucap pak Herman.
"Baik pak" , jawab Lia sambil membawa nampan makanan pesanan bos nya ke kamar atas.
Lia berjalan menuju ke lift dan menekan nomor kamar khusus Antonio.
Tidak berapa lama lift yang dinaiki Lia sampai di nomor yang di tuju , Lia keluar dari lift dan berjalan menuju ke kamar khusus bos dan nona muda.
Sampai di depan kamar khusus Antonio dan nona muda , Lia menekan bel yang ada di depan pintu.
Ting....tong.....
"Kayaknya makanan kita sudah datang sayang , aku bukain pintu dulu ya" , ucap Antonio sambil melepaskan pelukannya , dari tubuh istri tercintanya.
"Aku ikut ya hubby" , ucap Sandra sambil menggandeng lengan suaminya.
"Iya sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Antonio dan Sandra berjalan menuju ke pintu depan dan Antonio membuka pintunya.
Setelah pintunya terbuka , terlihat Lia sudah di depan pintu kamar khusus mereka.
"Selamat malam pak dan nona muda , saya membawakan pesanan makanannya" , ucap Lia.
"Iya malam" , jawab Antonio dan Sandra secara bersamaan.
"Makanannya tolong diletakin di meja ya Lia" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Lia sambil masuk dan menata semua makanan yang di pesan oleh bos nya di meja.
"Maaf nona muda , bu Nunung dan staf lainnya di dapur menanyakan kabar nona muda , karena sudah beberapa hari nona muda tidak datang ke dapur" , ucap Lia.
"Oh iya , saya lagi hamil muda Lia , jadi saya belum bisa belajar masak dulu , sampaikan salam saya buat pak Herman , bu Nunung dan semua staf yang ada disana ya" , ucap Sandra.
"Wah selamat ya nona muda dan pak Antonio , semoga anaknya dan ibunya sehat dan semoga lancar lancar aja ya sampai persalinan nanti....nanti saya juga akan menyampaikan salam dari nona muda untuk semua staf di dapur" , ucap Lia sambil tersenyum.
"Iya terima kasih ya Lia" , jawab Sandra dan Antonio bersamaan.
Setelah Lia selesai meletakkan makanan di atas meja , Lia pun permisi dari sana.
"Kalau gitu saya permisi dulu ya pak Antonio dan nona muda , silahkan menikmati makanannya", ucap Lia sambil tersenyum.
"Iya Lia" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
__ADS_1
Setelah Lia keluar dan pergi dari sana , Antonio dan Sandra makan sambil mengobrol ringan.