
"Hubby , nama tamannya mirip dengan nama anak kita ya" , ucap Sandra setelah mereka turun dari mobil.
"Masa sayang?" , ucap Antonio.
"Itu Al kan singkatan dari Alvaro dan Angel kan singkatan dari Angelica" , jawab Sandra.
"Sandra benar nak" , ucap papa Chandra.
"Maksudnya pa?" , tanya Antonio.
"Ini adalah taman mini yang papa buat khusus untuk hadiah kelahiran cucu kembar papa , sejak Sandra sudah hamil , papa sudah mempersiapkannya dan bulan lalu taman ini akhirnya sudah jadi" , ucap papa Chandra sambil tersenyum.
"Alvaro , Angelica , ayo bilang terima kasih sama opa dan oma" , ucap Sandra kepada anak kembarnya.
"Maacih opa oma" , jawab Alvaro dan Angelica yang masih belum banyak bisa menyebutkan kata-kata dengan benar.
"Sama-sama cucu kesayangan opa...oma..." , jawab papa Chandra dan mama Shinta bersamaan.
"Ayo kita masuk untuk melihat dalamnya" , ucap papa Chandra.
"Iya pa" , jawab Sandra dan Antonio bersamaan.
Sandra dan Antonio berjalan masuk kedalam taman mini yang dibuat oleh papa Chandra dan mama Shinta khusus untuk kelahiran cucu kembar mereka.
Dalam taman kelihatan sangat bagus , ada danau mini buatan , tempat bermain anak anak , ada taman bunga juga disana , pastinya disana juga ada rumah kayu besar 2 lantai yang dibuat dengan model yang menyatu dengan konsep alam.
"Nanti taman ini akan kita jadikan sebagai tempat rekreasi keluarga kita , nanti kapan kita mau kumpul keluarga atau mau buat acara kumpul bersama bisa disini sambil menikmati suasana alam" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.
"Iya ma , aku juga suka disini , bagus sekali , udaranya juga adem" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Terima kasih ya pa" , ucap Antonio.
"Iya sama-sama nak" , ucap papa Chandra.
Sandra , Antonio , papa Chandra dan mama Shinta beserta Alvaro dan Angelica , Ina dan Ira , berjalan memasuki rumah kayu 2 lantai yang dari awal pembangunan di minta papa Chandra dibuat khusus untuk keluarga besar mereka.
Rumah kayu 2 lantai itu memiliki 10 kamar di dalamnya , karena nanti kalau akhir tahun semua keluarga kumpul , mereka semua bisa istirahat bersama disana.
"Ini bagus banget hubby" , ucap Sandra setelah melihat design interior yang ada di dalam rumah.
"Iya sayang , aku juga suka dengan hadiah dari papa" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Papa Chandra memang meminta design interior minimalis tapi memberikan kesan alam yang asri dan nyaman bagi penghuninya.
"Ini kayaknya semua hadiah buat anak kembar kita , kita yang senang hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Mama senang kalau kalian menyukainya" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.
"Terima kasih ya ma...pa..." , ucap Sandra dan Antonio bersamaan.
__ADS_1
Setelah itu mereka semua keluar dari rumah kayu dan berjalan bersama menuju ke mobil.
Karena Antonio masih ada pekerjaan , jadi papa Chandra dan mama Shinta mengantarkan Antonio dan Sandra beserta anak kembar dan babysitter mereka ke All Star Hotel.
Tidak lama mobil papa Chandra yang dibawa oleh pak Danang sudah sampai di lobby All Star Hotel.
Antonio dan Sandra yang sedang menggendong Alvaro dan Angelica , beserta Ina dan Ira turun dari mobil.
"Kami masuk dulu ya pa...ma..." , ucap Antonio dan Sandra bersamaan.
"Iya nak" , jawab papa dan mama bersamaan.
"Da...da...opa...da...da...oma...." , ucap Alvaro dan Angelica.
"Da...da...cucu kesayangannya opa dan oma" , ucap papa Chandra dan mama Shinta bersamaan.
Setelah itu Antonio dan Sandra yang sedang menggendong Alvaro dan Angelica diikuti oleh babysitter mereka masuk ke dalam lobby masuk ke dalam lift , menuju ke ruangan kerja Antonio.
Papa Chandra dan mama Shinta juga pergi dari All Star Hotel.
Begitu Antonio dan Sandra sudah berjalan mendekati ruangan kerja Antonio.
Susi memanggil bos nya.
"Pak , dari siang tadi banyak kurir yang mengantarkan hadiah untuk tuan muda junior dan nona muda junior ke sini" , ucap Susi sang sekretaris.
Antonio dan Sandra masuk ke dalam ruangan kerja Antonio , terlihat ruangan Antonio sudah penuh dengan hadiah yang dikirimkan oleh komisaris , para petinggi perusahaan dan rekan bisnis Antonio.
Sandra yang memang menyukai hadiah langsung senang melihat banyak hadiah di dalam ruangan kerja suami tercintanya.
"Wow...banyak banget hadiah buat Alvaro dan Angelica" , ucap Sandra sambil tersenyum lebar.
"Iya sayang , ini sudah banyak banget , nanti kamu gak perlu belanja lagi" , ucap Antonio sambil terkekeh.
"Iya hubby , jadi hemat ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.
.
.
"Tapi hubby....bagaimana kita bawa pulang sebanyak ini , mau duduk aja sudah susah karena sudah penuh sama kado disini , dimasukin ke ke dua mobil kita pasti gak akan masuk semuanya" , ucap Sandra.
"Tenang sayang , aku minta pak Maman untuk membawa semua kado ke rumah kita dengan mobil box" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
Antonio mengambil ponselnya dari dalam saku dan menyentuh nama pak Maman disana.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
__ADS_1
"Halo pak" , jawab pak Maman.
"Halo pak Maman , tolong ke ruangan saya ya sekarang , bawa troli barang yang besar juga" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab pak Maman.
Setelah itu Antonio memutuskan panggilan telponnya.
Tidak lama terdengar suara ketukan pintu ruangan kerja Antonio.
Tok...tok...tok...
"Masuk" , jawab Antonio.
"Permisi pak" , ucap pak Maman.
"Pak , tolong semua hadiah ini dibawa ke rumah dengan mobil box ya" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab pak Maman.
Pak Maman mulai menyusun semua hadiah itu di atas troli dan membawanya ke lobby untuk dimasukkan ke dalam mobil box.
Karena hadiahnya banyak sekali , jadi pak Maman harus 3 kali bolak balik untuk mengambil semua hadiahnya , setelah semua hadiah masuk ke dalam mobil box , pak Maman menjalankan mobil menuju ke rumah mewah Antonio dan Sandra untuk mengantarkan semua hadiah kesana.
Setelah itu Antonio memulai pekerjaannya.
Sandra bermain bersama Alvaro dan Angelica sambil menunggu Antonio bekerja.
********
Siang itu Yogi dan Katherine pergi ke mall untuk membeli mas kawin dan cincin pernikahan mereka yang akan diadakan jumat depan.
Sampai di dalam mall , Katherine dan Yogi berjalan sambil berpelukan menuju ke toko perhiasan yang ada disana.
Karena Yogi sudah tidak memiliki uang yang banyak , jadinya mereka hanya memilih cincin emas yang bulat polos tanpa ada berlian , sebagai cincin pernikahan mereka.
Untuk mas kawinnya Katherine memilih kalung simple dengan model liontin love.
Setelah mencocokkan ukuran cincin dengan jari mereka , Katherine meminta petugas toko untuk mengukir nama mereka disana dengan nama Yo ❤️ Kathe , singkatan dari Yogi dan Katherine.
Tidak lama , petugas membawakan cincin yang sudah diukir sesuai permintaan Katherine.
"Benarkah seperti ini?" , tanya petugas tersebut.
"Iya benar" , jawab Katherine.
Setelah itu Yogi membayar semua perhiasan yang sudah mereka pilih , sudah selesai transaksi Yogi dan Katherine keluar dari toko perhiasan.
Yogi dan Katherine berjalan keluar dari mall , menuju ke tempat penyewaan baju kebaya penganten.
__ADS_1