
Angelica disibukkan dengan pelajaran dari sekolah yang mulai banyak tugas dan pelajaran tambahan karena sudah mau ujian akhir , membuat Angelica hanya berkomunikasi dengan James lewat ponsel saja setiap malam.
Sampai hari ulang tahun Sandra pun tiba , semua baju sudah di siapkan di kamar khusus keluarga Antonio Winata di All Star Hotel , termasuk baju untuk James.
James yang sudah diberitahu oleh Angelica untuk datang ke All Star Hotel , untuk bersiap-siap pada acara malam itu , berjalan menuju ke kamar sambil diantarkan oleh Robi.
Ketika James sampai di lobby hotel dan menanyakan kamar khusus Angelica kepada karyawan yang ada disana , Robi juga berada disana setelah dari restoran menanyakan makanan untuk acara malam itu sudah selesai atau belum.
Robi yang melihat James disana , datang menghampirinya dan mengantarkannya ke kamar Angelica.
Sampai di depan kamar , Robi menekan bel yang ada disana.
Ting...tong....
"Sayang , tolong bukain pintu ya" , ucap Sandra yang sedang dirias oleh Jolie.
"Iya ma" , jawab Angelica sambil berjalan keluar dari kamar dan membuka pintu.
"Makasih ya uncle sudah mengantarkan James kesini" , ucap Angelica ketika melihat ada Robi disana.
"Iya , sama-sama nona kecil" , jawab Robi sambil pergi dari sana.
"Sayang" , ucap James yang langsung memeluk tubuh Angelica dan mencium kening wanita yang sudah dirindukannya selama beberapa hari ini.
"Masuk dulu , nanti diliatin orang gak enak" , ucap Angelica.
"Iya sayang" , ucap James sambil mengikuti langkah Angelica masuk ke dalam kamar.
"Tante" , sapa James.
"Iya James , kamu di kamar Angelica dan Alvaro dulu ya" , ucap Sandra.
"Iya tante" , jawab James sambil mengikuti Angelica.
"Itu siapa Sandra?" , tanya Jolie.
"Calon menantu aku" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Gak berasa anak kamu sudah mau menikah saja" , ucap Jolie.
"Iya Jolie , kita sudah semakin tua" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Kamu masih kelihatan muda Sandra , aku yang sudah mulai tua" , ucap Jolie sambil terus merias wajah Sandra.
Sandra pun hanya tersenyum menanggapi perkataan Jolie.
.
.
"James kalau kamu mau mandi dulu , ini aku bawa baju kamu yang di lemari aku kemaren , kamar mandinya di situ ya" , ucap Angelica sambil memberikan baju James.
"Baiklah sayang" , jawab James sambil berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi.
"Kak , beneran kakak sudah mau menikah?" , ucap Alvaro yang sedang memainkan game yang ada di ponselnya.
"Iya dek , memangnya kenapa?" , tanya Angelica yang terkejut tiba-tiba adiknya bertanya dengan serius.
"Apa kakak gak mau melihat dunia kampus dulu? Katanya ketika kita kuliah banyak cowok ganteng dan cewek cantik" , ucap Alvaro.
"Gak dek , kakak sudah suka dengan James" , jawab Angelica.
"Apa nanti kakak gak akan menyesal kalau ada yang lebih ganteng dari James?" , tanya Alvaro yang matanya terus melihat ke layar ponselnya.
"Gak dek , kakak gak akan menyesal" , ucap Angelica.
"Baiklah kak" , ucap Alvaro.
Sandra yang sudah selesai didandani , langsung memanggil Angelica untuk didandani lagi.
"Sayang , ayo kamu di dandani dulu dengan aunty Jolie" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Iya ma" , jawab Angelica sambil berjalan menuju ke kamar mamanya.
Tidak lama Antonio yang sudah selesai kerja masuk ke kamar khusus miliknya.
"James sudah datang sayang?" , tanya Antonio.
"Sudah pa , sekarang sedang mandi" , jawab Angelica yang sedang di dandani.
Antonio pun menganggukkan kepalanya.
"Hubby mandi dulu" , ucap Sandra.
"Iya sayang , kamu sudah cantik saja" , ucap Antonio sambil mencium bibir istrinya sekilas.
"Kan aku ratunya malam ini" , ucap Sandra.
"Kamu selalu menjadi ratu di hati aku untuk selamanya" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Sudah ah hubby , ada anak-anak dan Jolie , gak enak diliatin" , ucap Sandra.
"Mereka kan sudah biasa melihat kemesraan kita sayang , iya kan Jolie" , ucap Antonio.
"Iya benar" , jawab Jolie sambil tersenyum.
"Udah ah hubby , mandi sana" , ucap Sandra sambil mendorong tubuh suaminya sampai ke kamar mandi.
"Kamu mau mandi bersama aku juga sayang" , goda Antonio.
"Gak mau , masuk sana cepetan" , ucap Sandra sambil membesarkan bola matanya.
"Baiklah sayang" , ucap Antonio sambil mengulum senyumnya.
James yang sudah keluar dari kamar mandi...
"Angelica mana dek?"
"Lagi di dandan sama aunty Jolie kak" , jawab Alvaro yang masih main game yang ada di ponselnya.
Antonio yang sudah selesai mandi , berjalan menuju ke kamar anak kembarnya.
"James , orang tua kamu sudah dibilang untuk datang cepat kesini kan?" , ucap Antonio.
"Sudah om" , jawab James.
"Nanti kalau Freddy datang lebih cepat , minta ke sini dulu saja ya" , ucap Antonio.
"Iya om" , jawab James.
Antonio berjalan kembali menuju ke kamarnya dan James mulai menelpon papanya.
Tidak lama terdengar suara dari sana.
"Halo James" , jawab Freddy.
"Halo pa , papa dan mama sudah jalan ke All Star Hotel belum?" , tanya James.
"Sudah nak , ini papa dan mama lagi di jalan. Ada apa nak?" , tanya Freddy.
"Kata om Antonio , nanti papa ke kamar om dulu ketika sudah sampai" , ucap James.
"Baiklah nak" , jawab Freddy sambil memutuskan sambungan telponnya.
Angelica yang sudah selesai berdandan , berjalan masuk ke dalam kamar untuk mengambil bajunya.
James yang duduk di atas kasur , langsung terpana melihat kecantikan calon istrinya pada malam itu.
"James , kamu ganti baju juga ya , ini baju kamu" , ucap Angelica.
James masih mematung disana , matanya tidak berkedip sedikit pun menatap Angelica yang cantik seperti putri di negeri dongeng.
"James , sayang" , panggil Angelica sambil menepuk bahu James.
__ADS_1
James pun langsung terkejut.
"Iya sayang" , ucap James.
"Kamu sedang memikirkan apa sayang?" , tanya Angelica.
"Kamu cantik sekali sayang" , ucap James sambil memeluk pinggang Angelica.
"Makasih sayang , sekarang kamu ganti baju ya , ini baju kamu , aku mau ganti baju di kamar mama" , ucap Angelica.
"Baiklah sayang , tapi aku mau dicium dulu sama kamu" , ucap James.
Angelica pun langsung mencium bibir James tanpa ada rasa canggung lagi.
"Gak tau ya kalau masih ada aku disini" , ucap Alvaro yang cemburu melihat kemesraan James dan Angelica.
"Maaf dek , lupa kalau ada kamu" , ucap James.
"Ih...jahat" , ucap Alvaro sambil melemparkan bantal ke arah James.
"Sudah , ayo ganti baju lagi , aku ganti baju di kamar mama ya" , ucap Angelica.
"Kenapa gak disini saja sayang?" , ucap James.
"Aku gak bisa pasang sendiri bajunya" , jawab Angelica.
"Aku bisa bantuin sayang" , ucap James.
"Gak usah deh , karena aku belum pe de buka baju di depan kamu" , ucap Angelica sambil berjalan pergi menuju ke kamar mamanya.
James hanya tersenyum melihat Angelica yang berjalan keluar dari sana.
Tidak lama terdengar suara bel di kamar Antonio berbunyi.
Ting...tong...
Antonio yang sudah siap dengan baju jas nya untuk acara malam itu , berjalan keluar dari kamar untuk membukakan pintu.
"Silahkan masuk Freddy , Heni" , ucap Antonio.
"Iya Antonio" , ucap Freddy dan Heni bersamaan sambil masuk ke dalam dan duduk di kursi sofa yang ada disana.
"Tunggu sebentar ya , aku panggil istri , anak aku dan James dulu ya , mereka sedang mengganti baju sekarang" , ucap Antonio.
"Baiklah , gak apa-apa , santai saja" , jawab Freddy sambil tersenyum.
Antonio pun menganggukkan kepalanya sambil berjalan menuju ke dalam kamarnya...
"Sayang sudah selesai belum?"
"Sudah hubby , tinggal pasangin resleting baju Angelica saja" , ucap Sandra yang sudah cantik dengan gaun malamnya berwarna pink muda yang mekar itu , sama dengan baju Angelica cuma beda model atasnya saja.
"Baiklah sayang , orang tua James sudah datang , ayo kita keluar" , ucap Antonio.
"Iya pa , aku panggil James dulu ya" , ucap Angelica.
"Iya nak , nanti langsung keluar saja ya , papa dan mama menemui orang tua James terlebih dahulu" , ucap Antonio.
"Iya pa" , jawab Angelica.
Angelica berjalan menuju ke kamarnya...
"Sayang , papa dan mama kamu sudah datang" , ucap Angelica.
"Iya sayang , aku sudah siap kok" , ucap James.
"Kamu sudah siap belum dek?" , tanya Angelica.
"Sudah kak" , jawab Alvaro.
Angelica , James dan Alvaro berjalan menuju ke ruang tamu.
__ADS_1
Mereka juga menyapa orang tua James yang sudah ada disana mengobrol dengan Antonio dan Sandra terlebih dahulu.