
"Iya kita sudah ketahuan Sherly , buktinya sudah ada dengan Antonio dan Robi" , ucap Adam.
"Apa! Antonio sudah mendapatkannya bukti kalau kamu mengirimkan uang perusahaan ke aku , bukankah kamu bilang kalau kita tidak ketahuan , Robi saja yang memeriksa sedetail itu tidak bisa mengetahuinya" , ucap Sherly.
"Iya Antonio datang ke sini dan Robi juga bersamanya memperlihatkan semua bukti transferan yang aku lakukan dan bos Antonio pun langsung membuat keputusan" , jawab Adam dengan lirih sambil duduk di atas kasur Sherly.
"Antonio gak minta aku untuk mengganti uang itu juga kan" , ucap Sherly.
"Dia mau aku yang bertanggung jawab untuk menggantikan semua uang perusahaan yang aku kirimkan kepada kamu , aku hanya dikasih waktu satu tahun untuk menggantinya , sekarang aku sudah tidak punya pekerjaan , kamu harus membantu aku , kan kamu juga yang lebih banyak mengambil uangnya , aku hanya mengambil 40 juta , kamu 120 juta" , ucap Adam.
"Kalau gitu , itu urusan kamu , kamu yang harus bertanggung jawab kan , bukan aku" , jawab Sherly dengan santai.
"Tapi kan karena kamu yang menyuruh aku , makanya aku mau melakukannya" , jawab Adam.
"Tapi kan aku sudah bayar dengan tubuh aku , hari ini hari terakhir kamu bisa menikmati tubuh aku , nanti kamu harus tinggalin cardlock apartemen yang aku berikan kepada kamu sebelum kamu pulang" , ucap Sherly.
"Gak bisa gitu Sherly , aku dari mana bisa mendapatkan uang segitu banyak dalam waktu satu tahun" , ucap Adam.
"Itu urusan kamu , kamu minta saja sama istri kamu , aku sudah memberikan tubuh aku kepada kamu , hari ini aja aku masih mau melayani kamu udah bonus buat kamu" , ucap Sherly.
"Apa! Bonus kamu bilang , memang sudah sepantasnya kamu melakukannya wanita murahan" , ucap Adam yang mulai emosi.
Adam mulai membuka seluruh bajunya , dan menarik tubuh polos Sherly.
"Kamu bilang ini hari terakhir aku , kamu beneran tidak mau membantu aku , baiklah aku akan melakukan permainan yang akan membuat kamu puas , sangat puas dan tidak akan terlupakan" , ucap Adam dengan penuh emosi.
Adam membalikkan tubuh Sherly dan memukul bokong Sherly sekuat tenaga dengan tangannya.
"Sakit Adam , ini bukan memuaskan aku tapi menyiksa aku" , ucap Sherly.
Tapi ini memuaskan aku , setelah bokong Sherly terlihat merah , lalu Adam membalikkan tubuh Sherly dan mulai menggigit dada montok Sherly sampai mengeluarkan sedikit darah.
"Awwwwwww....gila kamu Adam" , jerit Sherly yang kesakitan.
"Iya aku sudah gila , gara-gara kamu aku kehilangan pekerjaan aku dan sekarang aku harus mengganti uang 160 juta itu sendiri , apa itu tidak membuat aku semakin gila" , ucap Adam.
Adam memainkan miliknya dengan tangannya sampai miliknya siap.
Sherly hanya bisa terdiam sambil melihat apa yang Adam lakukan.
Tanpa menggunakan karet pengaman , Adam memasukkan miliknya yang sudah siap dengan paksa ke dalam milik Sherly yang belum siap.
__ADS_1
"Awwwww sakit banget , gila kamu , paling gak kamu harus membuatnya siap dulu" , ucap Sherly dengan nada tinggi.
"Aku suka lihat kamu kesakitan seperti ini , apa kamu mau membantu aku atau tidak , kalau kamu masih tetap tidak mau membantu aku , aku akan menyiksa kamu lebih dari ini" , ucap Adam sambil tersenyum.
"Aku pikir Antonio lebih kejam karena sudah mengurung aku di gudang bersama kecoak , tapi bermain-main dengan Adam ternyata lebih tidak baik , aku telah salah memilih orang , sekarang malah aku ketemu orang gila , kalau aku tidak membantunya , dia pasti akan lebih menyiksa aku lebih dari ini" , ucap Sherly dalam hatinya.
"Baiklah....baiklah....aku akan mengembalikan uang yang sudah aku ambil , tapi tolong kamu keluarkan dulu punya kamu , sakit sekali...." , ucap Sherly.
"Kali ini aku tidak main-main Sherly , kalau kamu macam-macam , aku pasti akan terus mencari kamu" , ucap Adam sambil mengancam Sherly.
"Aku mau kabur juga tidak bisa , uang aku juga sudah habis , baru juga uang itu aku beliin tas" , jawab Sherly.
Akhirnya Adam mengeluarkan miliknya dari Sherly.
"Gila kamu , kenapa kamu gak pakai karet pengaman , kalau aku hamil bagaimana" , ucap Sherly yang melihat milik Adam yang polos tanpa apapun.
"Aku memang sengaja mengeluarkannya di dalam , biar kamu gak bisa lari dari aku" , ucap Adam.
"Gila kamu , benar benar gila kamu" , ucap Sherly.
Setelah itu Adam berdiri dan mengambil kotak obat yang ada di apartemen Sherly.
"Ini akibatnya kalau kamu bermain-main dengan aku , kalau kamu mengikuti aku dengan manis , aku gak akan menyiksa kamu seperti ini sayang" , ucap Adam sambil mengoleskan obat luka di dada Sherly yang lecet.
"Kenapa aku jadi ketemu orang gila seperti ini?" , ucap Sherly dalam hatinya.
"Apakah disini kamu masih sakit sayang?" , tanya Adam saat memasukkan jarinya dibawah sana.
"Kamu tidak bermain-main dulu disana , ya sakit la" , ucap Sherly.
Setelah itu Adam langsung bermain-main dibawah sana.
"Kamu mau apa lagi?" , tanya Sherly yang sudah takut Adam akan melakukan hal gila lainnya di tubuh yang menjadi asetnya untuk mencari uang.
"Kali ini aku akan benar-benar memuaskan kamu sayang" , ucap Adam dengan lembut sambil terus memainkan mulutnya disana.
"Terpaksa aku harus mengikuti permainan Adam untuk kali ini , kalau tidak bisa-bisa aset berharga di tubuh aku akan sakit semuanya" , ucap Sherly dalam hatinya.
********
Pagi itu , setelah selesai breakfast di All Star Hotel kota B , Antonio langsung jalan pulang ke kota A dengan pak Maman.
__ADS_1
Di apartemen , Sandra sangat bahagia karena suaminya akan pulang hari itu.
Mama Amel yang masih berada di apartemen Sandra memasakkan brownis dan pudding coklat kesukaan Sandra.
Tidak lama ponsel Sandra berbunyi , Sandra melihat layar ponselnya , terlihat nama Karin disana , Sandra pun menjawabnya.
"Halo Karin".
"Halo Sandraaaaaa , kamu sudah melahirkan belum?" , tanya Karin.
"Sudah Karin tanggal 3 kemaren" , jawab Sandra.
"Aku pengennnnn lihat anak kamu , kamu di All Star Hotel atau dirumah?" , tanya Karin.
"Aku di apartemen Karin" , jawab Sandra.
"Besok aku kesana yaaaaa" , ucap Karin dengan bersemangat.
"Iya boleh Karin , jam berapa kamu mau datang kesini?" , tanya Sandra.
"Jam makan siang yaaaaa , minta suami kamu buat menyediakan makanan yang enak ya buat kami" , ucap Karin sambil tertawa.
"Iya beres , kamu datangnya sama siapa?" , tanya Sandra.
"Seperti biasa , sama Riko dan Niko" , jawab Karin.
"Baiklah , nanti aku share lokasi ke kamu" , ucap Sandra.
"Iya Sandra , sampai ketemu besok siang" , jawab Karin.
"Iya" , jawab Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Karin sudah ada disini sayang?" , tanya mama Amel yang mendengar percakapan Sandra.
"Kayaknya sudah ma , besok dia mau kesini" , jawab Sandra sambil share lokasi apartemennya lewat chat kepada Karin.
"Kalau gitu besok mama kesini lagi ya buat bantuin kamu , kalau gak kamu pasti ribet kedatangan teman-teman kamu" , ucap mama Amel.
"Iya ma , makasih ya ma" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya sayang" , jawab mama Amel.
__ADS_1