
Sandra membangunkan Antonio setelah bubur ayamnya diantarkan oleh Lia ke kamar mereka.
"Hubby , makan dulu ya" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sandra membantu suaminya untuk duduk dan bersandar di kepala kasur.
Setelah itu Sandra mengambil bubur yang sudah dipesannya dan menyuapi suaminya.
"Kamu sudah makan sayang?" , tanya Antonio.
"Nanti setelah hubby makan dan minum obat , baru aku makan ya" , jawab Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sandra dengan telaten menyuapi bubur ke mulut suaminya.
Sampai bubur sudah habis dimakan oleh Antonio , Sandra memberikan obat yang sudah di resep kan oleh dokter Reyhan kepada suaminya.
"Kamu makan lagi ya sayang" , ucap Antonio setelah meminum obatnya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berjalan menuju ke meja yang ada disana dan mengambil kotak makan siang yang sudah dipersiapkannya dari rumah.
"Anak-anak sudah pulang sekolah sayang?" , tanya Antonio.
"Sudah hubby , sekarang anak-anak sedang di kamar sebelah mengerjakan tugas mereka , nanti malam juga kita semua tidur disini" , ucap Sandra sambil memakan makanannya.
"Bagaimana anak-anak pergi sekolah besok sayang , baju sekolah mereka kan gak ada disini" , ucap Antonio.
"Aku sudah minta mba Tuti untuk menyiapkannya dan nanti diambil sama pak Kamil untuk dibawa ke sini hubby" , ucap Sandra.
"Baiklah sayang" , jawab Antonio.
"Hubby juga harus istirahat selama 3 hari kata dokter Reyhan" , ucap Sandra.
"Kenapa lama banget sayang?" , tanya Antonio.
"Kata dokter Reyhan hubby kecapean , jadi hubby harus istirahat yang banyak dulu supaya cepat sembuh" , jawab Sandra.
"Baiklah sayang" , ucap Antonio.
Setelah Sandra selesai menghabiskan makanannya , Sandra membawa semua kotak menuju ke dapur mini dan mencucinya disana.
Tidak lama terdengar suara bel berbunyi.
Ting...tong...
Sandra langsung berjalan dan membuka pintu kamarnya.
"Nona muda , ini baju tuan kecil dan nona kecil" , ucap pak Kamil sopir Alvaro dan Angelica.
"Iya pak , terima kasih ya" , ucap Sandra sambil mengambil baju yang diberikan pak Kamil.
"Iya sama-sama nona muda" , jawab pak Kamil sambil berjalan pergi dari sana.
Sandra membawakan baju Alvaro dan Angelica di kamar sebelah.
"Sayang , ini baju sekolah kalian ya" , ucap Sandra sambil menggantungkannya di lemari.
"Iya mama" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.
__ADS_1
"Papa sudah baikan ma?" , tanya Angelica.
"Papa baru gak lama minum obatnya , sekarang papa sedang duduk di kasur , Angelica mau melihat papa?" , ucap Sandra yang mengetahui anak perempuannya sangat mengkhawatirkan kondisi papanya.
"Iya ma" , jawab Angelica.
"Alvaro gak mau lihat papa juga?" , tanya Sandra.
"Meskipun papa jahat sama aku , tapi aku khawatir juga ma waktu dengar papa sakit" , jawab Alvaro.
"Kalian boleh lihat papa sekarang , papa sedang duduk di atas kasur" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya ma" , jawab Alvaro dan Angelica bersamaan.
Sandra bersama dengan Alvaro dan Angelica berjalan menuju ke kamar Sandra.
"Papa , papa gak apa apa kan?" , tanya Angelica yang sudah memeluk tubuh papanya.
"Papa gak apa apa sayang , nanti setelah istirahat papa juga sudah sembuh" , ucap Antonio.
"Iya pa" , jawab Angelica.
"Adek gak mau peluk papa juga" , ucap Sandra.
"Mau mama" , jawab Alvaro yang manja.
"Sini Alvaro" , ucap Antonio.
Alvaro berjalan dan memeluk papanya.
"Kamu khawatir ya papa sakit" , ucap Antonio.
"Makanya kalau kamu mau bantu perusahaan papa , jadi ketika papa sakit seperti ini kamu dan kakak bisa mengurus perusahaan papa" , ucap Antonio.
"Papa jangan sakit-sakit lagi dong" , ucap Alvaro.
"Kalau kalian berdua bantu papa di perusahaan , pasti papa gak sakit-sakit lagi , papa sakitnya karena kecapean kerja nak" , ucap Sandra sambil naik ke atas kasur dan duduk di samping suaminya.
"Benarkah papa?" , tanya Alvaro.
"Benar sayang , tadi dokter Reyhan yang kasih tau mama , ini saja papa disuruh istirahat selama tiga hari gak boleh bekerja dulu" , ucap Sandra.
"Iya nak , kamu mau ya bantuin papa , kalau nanti kakak sendiri yang mengerjakannya , pasti kakak juga bisa jatuh sakit seperti papa" , ucap Antonio mengambil kesempatan untuk membujuk anaknya.
"Tapi aku gak ngerti pa setiap angka dan grafik yang ada disana" , ucap Alvaro.
"Kamu kan anak papa yang pintar , di ajarin sebentar pasti juga sudah ngerti" , ucap Antonio.
"Kalau aku mau bantu kerjaan papa , mama jadi kan memenuhi permintaan aku yang waktu itu" , ucap Alvaro.
"Iya sayang" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Apa permintaannya Alvaro sayang?" , tanya Antonio.
"Dia minta dibuatkan labor mini hubby , waktu itu aku sudah janji akan membuatkannya kalau dia mau menjalankan All Star Hotel" , ucap Sandra.
"Ya ampun" , ucap Antonio sambil menggelengkan kepalanya.
"Ya gak apa apa ya hubby , yang penting dia mau menjalankan All Star Hotel ya" , ucap Sandra.
"Ya sudah sayang gak apa apa , aku mau tidur dulu ya , mata aku ngantuk banget , kayaknya karena pengaruh obatnya" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Iya hubby" , ucap Sandra.
Alvaro dan Angelica langsung berdiri begitu mendengar papa mereka mau tidur.
Sandra terus berada di samping tubuh suaminya selama suaminya tidur.
Sandra juga terus mengecek panas tubuhnya.
Alvaro dan Angelica sudah masuk ke dalam kamar mereka.
"Dek , beneran kamu mau menjalankan All Star Hotel?" , tanya Angelica.
"Iya kak , aku gak tega melihat papa sakit seperti itu" , ucap Alvaro.
"Baguslah dek , nanti kakak setelah selesai ujian akhir langsung masuk ke All Star Hotel , berarti kamu juga sama" , ucap Angelica.
"Iya kak" , jawab Alvaro dengan lemas.
********
Robi yang mau mencari Antonio , langsung di panggil oleh Susi.
"Robi , pak Antonio gak ada di ruangan kerjanya" , ucap Susi.
"Memangnya bapak kemana?" , tanya Robi.
"Bapak sakit , sekarang sedang istirahat di kamar atas bersama nona muda" , ucap Susi.
"Kenapa bapak bisa sakit?" , tanya Robi yang jarang melihat Antonio sakit.
"Gak tau , tadi ketika nona muda datang , bapak dipapah sama nona muda ke kamar atas dan aku diminta untuk menghubungi dokter Reyhan" , ucap Susi.
"Baiklah" , jawab Robi yang langsung berjalan pergi dari sana.
Robi berjalan menuju ke kamar atas.
Sampai di depan pintu Robi menekan bel yang ada disana.
Ting...tong...
Sandra yang mendengar suara bel berbunyi , langsung berjalan untuk membuka pintu.
"Ada apa Robi?" , tanya Sandra ketika melihat Robi yang berada di sana.
"Tadi saya mau minta tanda tangan bapak , nona muda , tapi ketika saya sampai di depan ruangannya , Susi bilang bapak sedang sakit" , ucap Robi.
"Iya Robi , bapak demam tinggi dan pusing , kata dokter Reyhan karena kecapean kerja , jadinya disuruh istirahat dulu selama beberapa hari" , ucap Sandra.
"Kalau gitu dokumen ini saya titipkan ke nona muda saja ya" , ucap Robi.
"Baik Robi" , ucap Sandra.
"Kalau gitu saya permisi dulu ya nona muda" , ucap Robi.
"Iya Robi" , jawab Sandra.
Robi berjalan pergi dari sana dan Sandra menutup pintu kamar dan berjalan masuk ke dalam.
Sandra meletakkan dokumen yang diberikan oleh Robi di atas meja dan berjalan menuju ke kasur.
Sandra naik ke atas kasur dan duduk di samping tubuh suaminya sambil terus memeriksa keadaan suaminya.
__ADS_1