
"Ternyata dia hanyalah anak pengangguran , yang suka menghambur-hamburkan uangnya untuk cewek dan bermain , ikut balap liar juga , kalau kayak gini aku harus jauhkan Sandra dari dia , kalau tidak dia pasti bisa melakukan lebih dari ini" , ucap Antonio dalam hatinya.
Setelah melihat hasil penyelidikan tentang Yogi , Antonio langsung menuju ke kamar untuk melihat Sandra , karena setelah makan siang dan minum obatnya Sandra mulai mengantuk , memilih untuk tidur di kamar.
Antonio melihat Sandra tidur dengan pulas , dia pun hanya mengelus dan mengecup kening Sandra.
"Kakak gak akan biarkan satu orang pun , menyakiti kamu sayang" , ucap Antonio , dengan lembut di telinga Sandra.
Pastinya Sandra tidak akan mendengar ucapan Antonio , karena dia tertidur dengan sangat pulas.
Tidak lama Hp Sandra berbunyi , Antonio melihat siapa yang menelpon Sandra...
"Ternyata Karin" , gumam Antonio , sambil menjawab panggilan telponnya.
"Halo" , jawab Antonio.
"Halo...kak Antonio ya" , ucap Karin.
"Iya Karin , ada apa?" , tanya Antonio.
"Aku mau menanyakan kabar Sandra kak , gimana keadaan Sandra hari ini?" , tanya Karin.
"Sudah mulai membaik , tapi Sandra masih butuh istirahat dulu , sampai rasa sakitnya benar-benar hilang" , jawab Antonio.
"Apakah aku boleh melihat Sandra besok kak?" , tanya Karin.
"Boleh Karin , besok ketika sampai di All Star Hotel , kamu bilang di resepsionis , ke kamar Antonio , nanti mereka akan mengantarkan kamu kesini" , ucap Antonio.
"Baik kak , tolong sampaikan sama Sandra ya , besok aku kesana" , ucap Karin.
"Iya , nanti setelah Sandra bangun , kakak sampaikan" , ucap Antonio.
"Terima kasih kak" , ucap Karin.
"Sama-sama Karin" , ucap Antonio , sambil menutup panggilan telpon.
********
Karin menelpon Riko pacarnya.
"Riko , besok aku mau menjenguk Sandra , apakah kamu bisa mengantarkan aku?" , tanya Karin.
"Sandra sakit?" , tanya Riko.
"Iya , kemaren ketika pergi jalan-jalan sama aku , tiba-tiba ada cowok dengan kasar menarik Sandra dan mendorongnya dengan keras di pohon , makanya Sandra sakit , sekarang lagi dirawat di All Star Hotel" , ucap Karin.
"Sakit kok di rawatnya di hotel , bukan di rumah sakit?" , tanya Riko.
"Iya , karena hotel itu yang punya pacarnya Sandra , kemaren ketika sopir pacarnya melaporkan kejadiannya sama pacarnya Sandra , kita langsung di suruh ke sana , dan dia juga memanggil dokter pribadi , buat memeriksa Sandra" , ucap Karin , menjelaskan kepada Riko.
"Jadi... pacarnya Sandra pemilik All Star Hotel , wahhhhh....luar biasa , pantesan barangnya semuanya mewah" , ucap Riko , yang masih kaget mendengar status pacar Sandra.
"Jadi , kamu mau anterin aku atau gak?" , tanya Karin.
__ADS_1
"Iya...iya...besok aku anterin kamu , sekalian mau lihat kondisi Sandra juga" , ucap Riko.
"Ok , besok siang ya , jemput aku" , ucap Karin.
"Iya" , jawan Riko , sambil memutuskan panggilan telpon.
Niko yang ada disana bermain PS dengan Riko , langsung menanyakan.
"Siapa yang sakit?"
"Sandra" , jawab Riko.
"Apa....Sandra sakit apa?" , tanya Niko yang langsung khawatir , karena sebenarnya dia masih memiliki perasaan untuk Sandra.
"Katanya Sandra di dorong dengan kuat di pohon , sama cowok" , ucap Riko sambil main game.
"Hah....di dorong sama pacarnya" , ucap Niko yang mulai geram.
"Bukan pacarnya , tapi cowok lain" , ucap Riko.
"Kok bisa?" , tanya Niko.
"Aku juga gak tau jelas gimana ceritanya , kalau kamu mau tau , besok ikut aku dan Karin lihat Sandra" , ucap Riko.
"Ya boleh deh , besok aku ikut kalian" , ucap Niko.
Sementara di kamar hotel Antonio , Sandra sudah bangun , dilihatnya tidak ada Antonio di kamar.
Sandra mengambil gelas diatas lemari dan meminum air , setelah itu Sandra berjalan menuju ke ruang tamu.
Sampai Sandra duduk di sebelahnya dan bergelayut manja di lengan Antonio.
"Sudah bangun sayang?" , tanya Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
"Masih berasa sakit punggungnya?" , tanya Antonio.
"Masih kak" , ucap Sandra dengan manja.
"Sabar ya sayang , kata Reihan beberapa minggu lagi baru bisa baik" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya kak" , ucap Sandra.
"Sayang , tadi ketika kamu tidur , Karin telpon kamu , katanya besok mau kesini liatin kamu" , ucap Antonio.
"Jadi besok Karin mau kesini kak" , ucap Sandra.
"Iya sayang , besok siang" , jawab Antonio.
"Kalau gitu besok aku mandi cepat" , kata Sandra.
"Kamu gak mandi juga masih cantik sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.
__ADS_1
"Ya sama kakak , gak apa-apa , tapi kalau sama teman kan gak enak kak" , ucap Sandra.
"Iya besok kamu mandi cepat aja , setelah itu kakak bisa langsung kasih salep di punggung kamu , kalau Karin sudah datang , nanti kelamaan kasih salepnya , kan harus 3 x sehari di oleskan" , ucap Antonio.
"Kan bisa suruh Karin nunggu di luar dulu kak" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Jangan gitu juga sayang , kalau Karin datang sendiri gak apa-apa , karena dia sudah tau , tapi kalau dia datang dengan pacarnya gimana", ucap Antonio.
"Iya kakak benar juga , kadang-kadang Karin bareng Riko" , ucap Sandra.
"Kamu mau makan apa , malam ini sayang?" , tanya Antonio.
"Nasi goreng aja ya kak , pakai telor mata sapi" , ucap Sandra.
"Kamu mau minum jus apa?"
"Jus alpukat aja kak"
Ok...kakak pesan dulu ya.
"Iya kak , aku juga mau mandi dulu ya kak" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sandra masuk ke kamar , mengambil bajunya yang sudah tersusun rapi di lemari , bersamaan dengan baju Antonio.
Ketika Sandra masih mandi , makanan pesanan Antonio sudah datang.
Setelah Sandra selesai mandi , Antonio sudah menutup laptopnya dan duduk di kasur.
"Kak , mau mandi dulu gak?" , tanya Sandra.
"Kakak mandi , setelah mengolesi salep di punggung kamu ya" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra , sambil duduk di depan Antonio.
Antonio langsung mengangkat baju belakang Sandra , mengolesi salep di tempat yang memar , kelihatan sangat jelas warna ungunya , di kulit putih mulus Sandra.
"Kapan warna ungu ini akan menghilang" , ucap Antonio dengan pelan.
"Kata dokter Reihan , gak sampai sebulan kak" , ucap Sandra.
"Iya sayang , ini sudah beberapa hari , masih saja warnanya tetap sama" , ucap Antonio , yang sedih melihat memar di tubuh bidadari cantiknya.
Setelah selesai mengolesi salep.
Antonio menutup baju bagian belakang Sandra dan memeluknya dari belakang.
"Kakak gak akan biarkan hal ini terjadi lagi padamu , sayang" , ucap Antonio , sambil menciumi bahu Sandra dengan lembut.
Sandra sangat bahagia , dengan perhatian dan kasih sayang , yang diberikan oleh Antonio.
"Makasih ya kakak kesayangan" , ucap Sandra , sambil membalikkan tubuhnya , dan mencium pipi Antonio.
__ADS_1
"Ya udah , nanti ya lanjut lagi , sekarang kakak mau mandi dulu" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum malu , mendengar ucapan calon suaminya itu.