
Sorenya Angelica dan Antonio pulang ke rumah.
Begitu Antonio masuk ke dalam rumah , Antonio memanggil Tuti.
"Iya tuan" , jawab Tuti.
"Nona muda sudah pulang belum Tuti?" , tanya Antonio.
"Belum tuan" , jawab Tuti.
"Baiklah" , jawab Antonio sambil berjalan naik ke atas menuju ke kamarnya.
.
.
Mobil Sandra yang dibawa oleh pak Maman sudah sampai di depan rumah.
Pak Didit satpam rumah mereka langsung membukakan pagar rumah begitu melihat mobil Sandra sudah berada disana.
"Ternyata papa sudah pulang sayang" , ucap Sandra yang melihat mobil Antonio sudah terparkir disana.
"Tumben papa pulangnya cepat ma" , ucap Alvaro.
"Kamu yang belanjanya , lama milihnya" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Soalnya mama gak mau beliin aku semuanya , jadi aku kan susah buat memilihnya" , jawab Alvaro dengan manja.
"Kalau kamu mau beli banyak , kamu harus pinter cari uang sendiri , setelah kamu punya uang sendiri , baru boleh beli banyak" , ucap Sandra.
"Uang mama kan banyak , aku gak perlu dong susah susah cari uang lagi" , ucap Alvaro.
"Gak boleh gitu sayang , kamu itu cowok , harus bisa cari uang , nanti kalau kamu menikah , kamu harus bisa menghidupi istri dan anak kamu" , ucap Sandra sambil mengambil semua barang belanjaan mereka di bagasi mobil.
"Aku menikah dengan mama saja ya kalau gitu , jadi kan aku gak perlu cari uang lagi" , ucap Alvaro.
"Ini barang belanjaan kamu , bawa sendiri , nanti mama bilang sama papa kalau kamu mau menikah sama mama , biar papa cepat cariin kamu calon istri" , ucap Sandra sambil memberikan barang belanjaan anaknya.
"Tuan kecil Alvaro mana boleh menikah dengan mama sendiri , harusnya cari cewek cantik" , ucap pak Maman sambil tertawa.
"Ma , pak Maman kenapa ketawa in aku?" , ucap Alvaro.
"Ya kamu aja yang ngaco , masa mau menikah dengan mama sendiri" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Dari pada aku hidup susah nantinya , lebih baik sama mama , gak akan pernah susah" , jawab Alvaro sambil tersenyum.
"Yang benar itu kamu masuk ke All Star Hotel , kalau kamu menjalankannya dengan baik , mama jamin kamu gak akan hidup susah dan papa pasti akan memberikan semua yang kamu inginkan" , ucap Sandra.
"Benarkah ma" , ucap Alvaro.
"Ya benar dong sayang , mana pernah mama bohongi kamu" , ucap Sandra sambil masuk ke dalam rumahnya.
Sandra berjalan naik ke atas menuju ke kamar Angelica.
Alvaro langsung masuk ke dalam kamarnya sendiri.
Begitu sampai di depan pintu kamar Angelica , Sandra langsung mengetuk pintu kamar anaknya.
Tok...tok...tok...
Angelica yang sedang membaca buku pelajaran sekolahnya , langsung berdiri dan membuka pintu kamarnya.
"Mama" , ucap Angelica.
"Iya nak , ini mama bawakan baju dan sepatu untuk kamu" , ucap Sandra ketika sudah masuk ke dalam kamar anaknya.
__ADS_1
Angelica mengambil paper bag yang diberikan oleh mamanya dan melihat semua baju dan sepatu yang dibelikan Sandra.
"Bagus bagus semua ma , aku suka" , ucap Angelica sambil tersenyum.
"Syukurlah kalau kamu suka , tumben kamu mau ikut opa ke lapangan golf" , ucap Sandra.
"Karena disana aku bisa bertemu dengan pengusaha pengusaha juga ma , nanti ketika aku masuk ke All Star Hotel , aku kan harus bisa bergaul dengan para pengusaha yang lain" , ucap Angelica.
"Iya kamu benar sayang , mama bangga punya anak seperti kamu , coba saja Alvaro bisa seperti kamu sayang" , ucap Sandra.
"Mama sih terlalu manjain dia" , jawab Angelica.
"Iya karena dari kecil memang Alvaro sudah manja sama mama sayang , dulu saja kalau tidur maunya tidur sama mama , untung saja sekarang sudah besar sudah gak seperti itu lagi" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica.
"Ya sudah sayang , mama mau ke kamar mama dulu ya" , ucap Sandra.
"Iya ma , terima kasih ya" , ucap Angelica sambil tersenyum.
"Iya sama sama sayang" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Sandra berjalan keluar dari kamar Angelica dan berjalan menuju ke kamarnya.
Begitu Sandra membuka pintu kamar , terlihat suaminya sedang berdiri di depan jendela kamar.
Sandra berjalan mendekati tubuh suaminya dan memeluknya dari belakang.
"Hubby" , panggil Sandra.
"Kamu baru pulang sayang" , ucap Antonio sambil membalikkan tubuhnya.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
"Aku kangen banget sama kamu sayang" , ucap Antonio yang langsung menurunkan wajahnya dan menciumi bibir bidadari cantiknya.
"Aku mau mandi dulu ya hubby" , ucap Sandra.
"Kita mandi bersama ya sayang" , ucap Antonio.
"Hubby belum mandi?" , tanya Sandra.
"Belum sayang , aku menunggu kamu pulang" , jawab Antonio.
"Baiklah hubby" , ucap Sandra.
Sandra dan Antonio berjalan bersama sambil berpelukan sampai ke dalam kamar mandi.
Antonio dan Sandra mandi bersama seperti biasanya.
Selesai mandi , Antonio menanyakan kepada Sandra tentang Alvaro.
"Apakah Alvaro sudah mau masuk ke All Star Hotel sayang?" , tanya Antonio.
"Belum hubby , dia masih mau menjadi ilmuan , tadi juga dia minta aku buat kasih dia kuliah ilmuan di luar negeri" , ucap Sandra.
"Kalau dia maunya gitu , ya sudah aku kirim aja di ke tempat yang jauh sekalian , biar gak pulang pulang lagi" , jawab Antonio.
"Jangan gitu dong hubby , susah susah aku melahirkan , aku besarkan , masa sekarang mau dikirim ke tempat yang jauh" , ucap Sandra.
"Habisnya dia gak mau dengar perkataan orang tua , dia jadi ilmuan mau jadi apa coba" , ucap Antonio.
"Kamu sabar dulu ya hubby , aku akan membujuk dia pelan-pelan , nanti pasti dia mau menjalankan All Star Hotel" , ucap Sandra.
"Tapi kapan sayang , sebentar lagi mereka itu sudah mau tamat SMA , Angelica saja sekarang sudah mulai membantu aku , bahkan papa mau mengenalkannya dengan pengusaha yang lain" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Anak kita memiliki sifat yang berbeda hubby , kalau Alvaro agak telat masuknya gak apa apa ya" , ucap Sandra dengan lembut.
"Ya udah , pokoknya kamu bujuk dia terus ya sayang" , ucap Antonio.
"Iya hubby , sekarang kita makan dulu ya , perut aku sudah lapar" , ucap Sandra dengan manja.
"Baiklah sayang" , jawab Antonio.
Sandra dan Antonio berjalan bersama keluar dari kamar.
"Aku panggil anak-anak dulu ya hubby" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , jawab Antonio.
Sandra berjalan menuju ke kamar Angelica dan mengetuk pintunya.
"Angelica , ayo makan malam sayang" , ucap Sandra dari depan pintu.
"Iya ma" , jawab Angelica sambil berjalan keluar.
"Adek mana ma?" , tanya Angelica.
"Baru mama mau panggil adek kamu" , jawab Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica.
Sandra yang sudah sampai di depan kamar Alvaro , langsung memanggil anak manjanya.
"Alvaro , ayo makan malam lagi" , panggil Sandra.
"Iya mama" , jawab Alvaro sambil membuka pintu kamar dan keluar menggandeng tangan mamanya.
Antonio , Angelica , Sandra dan Alvaro turun ke bawah bersama sampai ke meja makan.
Seperti biasa Alvaro akan duduk di sebelah mamanya.
"Hari ini Alvaro senang gak jalan-jalan sama mama?" , tanya Antonio.
"Senang dong papa" , jawab Alvaro sambil mengambil makanannya.
Sandra mulai menyediakan makanan buat suaminya.
"Tadi sama mama beli apa saja?" , tanya Antonio.
"Beli baju sama sepatu pa" , jawab Alvaro.
"Kamu pasti belanja banyak lagi kan?" , ucap Antonio.
"Gak kok papa , cuma 15 baju dan 3 sepatu" , jawab Alvaro.
"Kenapa baju adek lebih banyak dari pada aku" , protes Angelica.
"Karena adek pilih sendiri tadi sayang , nanti mama belikan lagi ya" , ucap Sandra.
"Iya ma" , jawab Angelica.
"Nanti kamu kalau mau ke mall papa kasih jatah ya" , ucap Antonio.
"Jatah 10 sepatu pa?" , tanya Alvaro dengan mata yang berbinar.
"Bukan sayang , tapi 1 sepatu dan 2 baju" , jawab Antonio.
"Kenapa lebih sedikit papa?" , jawab Alvaro.
"Papa akan berikan banyak , kalau kamu mau membantu papa di All Star Hotel" , ucap Antonio sambil memakan makanannya.
__ADS_1
"Papa jahat!" , ucap Alvaro sambil memakan makanannya.
Sandra dan Angelica hanya tersenyum melihat papa dan Alvaro.