
"Yuk...sayang kita sarapan" , ucap Antonio yang berjalan , sambil merangkul pinggang Sandra menuju ke meja makan.
"Benar kata Robi , nona muda sangat cantik sekali , masih mudah lagi , dan kelihatannya juga baik" , ucap Tuti dalam hatinya , sambil melanjutkan pekerjaannya.
"Sayang , hari ini kan masih hari libur , kamu mau ngapain?" , tanya Antonio.
"Aku mau beresin barang aja kak , kemaren aku lihat kayaknya lemari kakak udah penuh , kalau ditambah baju aku gak cukup deh" , ucap Sandra.
"Ok sayang , nanti kakak telpon Citra , minta di buat design wardrobe room untuk kita , atau kita ganti design sekalian aja ya , buat kamar kita" , ucap Antonio.
"Gak usah ganti design kamar kak , cuma buat aja antara kamar utama dan wardrobe room bisa langsung terhubung , untuk kamar kakak yang sekarang aku sudah suka kok" , ucap Sandra.
"Baik sayang" , ucap Antonio.
"Itu kan banyak buku-buku aku kak , mau di letakin dimana ya?" ucap Sandra.
"Di ruang tamu ini ada lemari , itu dalamnya masih kosong sayang , nanti kamu susun disana dulu aja ya , kakak juga sudah bilang Tuti buat bantuin kamu nanti" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Kak , nanti ketika sudah mau masuk kuliah , aku ambil mobil di rumah ya" , ucap Sandra.
"Nanti kuliahnya di anterin pak Maman aja ya , pakai mobil kakak" , ucap Antonio.
"Mobil kakak kelihatan mewah , aku gak mau kak , ke kampus pakai mobil kakak , pakai mobil aku aja ya , biar aku bawa sendiri aja" , ucap Sandra , mencoba merayu pacar kesayangannya.
"Tapi tetap harus pakai sopir sayang , kakak gak mau kejadian kemaren terulang kembali" , ucap Antonio dengan lembut.
"Ya udah , tapi tetap pakai mobil aku ya" , ucap Sandra.
"Iya sayang , nanti kakak minta pak Maman , buat ambil mobil kamu di rumah mama ya" , ucap Antonio , yang kelihatan tidak mau di bantah lagi.
"Iya kak" , ucap Sandra.
Sandra memakan makanannya dan hanya diam , dia tau kalau sudah seperti itu , tandanya Antonio tidak mau di bantah , semuanya harus ikut dengan keinginannya.
Setelah selesai makan , Sandra langsung meletakkan piringnya di belakang dan mulai membuka kardus , yang berisi barang-barangnya.
Tuti yang melihat Sandra mulai membuka kardus , langsung mendatangi Sandra.
"Apa yang bisa saya bantu non?" , tanya Tuti.
"Bantu saya menyusun buku-buku ini ya mba , tapi saya bedain dulu mana yang buku untuk kuliah , mana yang gak" , ucap Sandra sambil mengeluarkan buku-bukunya dari kardus.
"Iya non" , ucap Tuti.
Sandra sibuk mengelompokkan buku-bukunya dan Tuti membantu untuk menyusun ke dalam lemari.
Antonio berjalan ke kamarnya , mengambil Hp nya menelpon Citra.
"Halo" , jawab Citra.
"Halo Citra , tolong kamu design kan wardrobe room untuk apartemen aku , wardrobe room nya terhubung dengan kamar utama , Sandra maunya designnya di sesuaikan dengan kamar utama aku" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Kalau gitu gue harus ke apartemen loe , buat menyesuaikan designnya" , ucap Citra.
"Ok , kapan loe bisa ke apartemen gue?" , tanya Antonio.
"Loe kapan ada di apartemen?" , tanya Citra.
"Hari ini gue di apartemen seharian", ucap Antonio.
"Ok , nanti siang gue kesana" , ucap Citra.
"Ok" , kata Antonio sambil menutup sambungan telpon di Hp nya.
Setelah menelpon Citra , Antonio keluar menemui Sandra di ruang tamu.
"Sayang , nanti siang Citra mau kesini buat lihat kamar kita , untuk buat wardrobe room" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra simple , sambil menyusun buku-bukunya.
Sandra sebenarnya pengen banget bawa mobil sendiri , ketika kuliah , tapi dia tidak mau berdebat dengan Antonio , jadinya dia memilih diam , tidak mau memperlihatkan rasa tidak sukanya pada Antonio.
Setelah semua buku-buku Sandra tersusun rapi di lemari , tinggallah kardus sepatu.
"Aku mau susun sepatu dimana ya" , ucap Sandra.
Tuti yang mendengar ucapan Sandra langsung mengatakan...
"Letakin disana aja non" , tunjuk Tuti kearah lemari dekat pintu.
Sandra berdiri melihat isi lemari sepatu disana.
"Jadi gimana non?" , tanya Tuti.
"Aku letakin yang sering aku pake dulu aja mba , nanti barang-barang lainnya yang masih ada di kardus , mau di simpan dimana ya mba" , tanya Sandra pada Tuti.
"Sementara masukin di kamar ujung dulu aja non , disana juga dijadikan gudang" , ucap Tuti.
"Iya boleh mba , nanti bantu masukin ke sana ya" , ucap Sandra.
"Iya non , nanti saya masukin kesana" , ucap Tuti.
"Makasih ya mba" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Iya sama-sama non , ini juga sudah tugas saya" , ucap Tuti sambil tersenyum.
"Iya mba , saya mau mandi dulu ya , katanya nanti siang kak Citra mau datang" , ucap Sandra sambil berjalan menuju kamar.
"Iya non" , jawab Tuti.
********
Antonio yang sudah berada dikamar dari tadi , melihat Sandra masuk langsung menanyakan...
"Sudah selesai beres-beres nya sayang?"
__ADS_1
"Sebagian sudah kak" , jawab Sandra simple , sambil mengambil bajunya dan masuk ke kamar mandi.
"Kenapa bidadari cantikku berubah ya , dari tadi setiap ditanya , jawabnya cuma simpel simpel aja , gak seperti biasanya" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio melanjutkan nonton TV dikamarnya.
Tidak lama Sandra keluar dari kamar mandi , menyisir rambutnya dan setelah itu langsung menuju ke arah pintu kamar.
"Mau kemana lagi sayang?" , tanya Antonio.
"Aku mau ke dapur kak" , ucap Sandra , sambil membuka pintu kamar.
"Ada apa dengan bidadari cantikku ya , apa ada kata-kata aku yang salah ya" , ucap Antonio dalam hatinya.
Sandra sudah sampai di dapur.
"Mba , masak apa buat makan siang?" , tanya Sandra.
"Ayam goreng sama sayur asem non , apa si non ada mau yang lain?" , tanya Tuti.
"Gak apa-apa mba , aku cuma nanya aja" , ucap Sandra.
Lalu Sandra berdiri di dapur sambil melihat Tuti kerja , padahal sebenarnya dia lagi males sama Antonio.
Tuti yang kebingungan melihat nona muda berdiri di sana , menanyakan kepada nona muda...
"Ada mau yang lain lagi non?" , tanya Tuti.
"Gak ada mba , aku cuma mau lihatin mba Tuti masak , karena aku gak bisa masak mba" , ucap Sandra.
"Gak apa-apa si non gak bisa masak , kan Tuti bisa masakin buat si non , semoga aja rasanya cocok sama si non" , ucap Tuti.
"Iya masakan mba Tuti enak kok , sarapan tadi pagi aja enak" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Syukurlah kalau si non cocok , saya jadi senang" , ucap Tuti sambil tersenyum.
Sandra hanya tersenyum mendengar ucapan Tuti.
Gak lama terdengar suara bel di apartemen Antonio berbunyi.
Sandra langsung membuka pintu , ternyata kak Citra yang datang.
"Halo Sandra" , sapa Citra , begitu melihat Sandra yang membuka pintu.
"Halo kak , silahkan masuk" , ucap Sandra.
"Kata tante Amel , kemaren kamu disakitin seseorang ya , sekarang gimana? Sudah baikan?" tanya Citra.
"Iya kak , sudah baikan , cuma tinggal tunggu memarnya hilang aja lagi" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Oh...syukurlah , kakak kaget juga waktu dengar kamu di sakiti , untung gak kenapa-kenapa ya" , ucap Citra sambil tersenyum.
"Iya kak , untungnya cuma luka ringan aja gak ada luka berat , aku panggil kak Antonio dulu ya , kakak duduk disini dulu aja" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Iya Sandra" , ucap Citra.